You Now Here »

Kita Semua Pada Dasarnya Rasis  (Read 112 times - 50 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,112
  • Poin: 23.189
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Kita Semua Pada Dasarnya Rasis
« on: June 18, 2020, 12:23:59 PM »




si memble:
Menghilangkan 100% ga mungkin krn rasisme adalah basic instinct dari makhluk hidup, tapi manusia, sbg makhluk tertinggi derajatnya, bisa menekan sampai level tertentu yg dinamakan toleransi.
Kalo mo dilanjutkan, toleransipun beda2 kadarnya tergantung affiliasi spt agama, suku, ras, organisasi, partai, daerah, negara dsb dan tergantung jg pd tingkat intelektual.
Intinya, benarlah kita pada dasarnya rasis tapi kita bisa berbangsa dan bernegara krn founding fathers negri ini punya tingkat toleransi yg tinggi dgn merumuskan Pancasila sbg dasar negara bukannya piagam Jakarta.
Itu sejarah masa lalu yg tercatat di lembaran emas walaupun ada terselip beberapa lembaran hitam dan selanjutnya tergantung kita sendiri karena sekarang giliran kita yg pegang pena.
ps: buat penulis, ojo ngelu terus. ????

dave:
Benar sekali ..., kalau boleh ditambah kemampuan literasi dari zona pendidikan juga sangat berpengaruh pada tingkat adaptasi dan toleransi terhadap sesama, semakin tinggi harusnya makin mampu beradaptasi dan makin mampu bertoleransi.... kecuali salah memilih "guru" wkwkwk, pilkada DKI dapat menjadi bahan study yang baik soal korelasi antara rasisme dan tingkat pendidikan

Kolik2000:
Ngelu is my life

Tq, komennya. Memperkaya

Onta Punuk dua:
kuncinya milikilah hati spt anak kecil
anak kecil ga peduli temennya mau dr mana saja! mrk cmn taunya main


Barang siapa tidak menyambut Kerajaan Allah sebagaimana layaknya seorang anak kecil maka dia tidak akan dapat memasukinya" (Markus 10:13-16)
it yg saya pegang! saya hrs pny hati spt anak kecil supaya bs masuk ke dalam kerajaan-Nya

si memble:
Sy setuju dgn kutipan injil tsb, tp realitanya?
Berapa banyak dari kita yg bisa kembali spt anak kecil yg polos tanpa prejudice?

Makibau:
Nah ini mungkin salah satu alasanya kenapa mahluk bejad bernama manusia itu di pandang mulia oleh sang pencipta..

si memble:
Dipandang mulia, entahlah.
Tp kalo diciptakan paling sempurna dari yg lain, memang benar.
Lebih sempurna blom tentu lebih mulia dimataNYA.

Glent Lim:
Perbedaan bukan artinya memberi tempat bagi pengkhianat2 bangsa spt khilapret & anarkis, mahluk2 hina spt itu harus dihabisi demi negara

Kolik2000:
Sikaaaaaattt

Indri Giber:
Maaf mas penulis yg ngelu, saya tidak setuju. Rasisme adalah sebuah conditioning, yang sayangnya banyak ditanamkan tanpa sengaja baik oleh keluarga dan masyarakat sejak kecil. Tapi buat kita2 yg sudah dewasa, ini bisa diperbaiki. Dibutuhkan humility, kejujuran, dan keberanian setiap hari untuk membersihkan diri kita dari rasisme.

We can do this, and it's easier if we can do this TOGETHER!

Kolik2000:
Biarpun tidak setuju, asal tidak ada kebencian dan permusuhan. It's okay

#tetap semangap

harriz salim:
Kita harus berani bilang sm Anak ,,- Cucu arti perbedaan.....anak2 masih polos...mari dek masuk...ga boleh sm ibu , kenapa..?  dirumah om ada patungnya....dilemari pajangan ada Patung Bunda Maria , padahal hanya untuk hiasan tdk lebih tidak kurang hasil pemberian teman Katholik...apa salahnya...

Indri Giber:
Betul! Banyak sekali contoh2 kecil sewaktu kita kanak2. Orang tua tanpa sadar menanamkan bibit2 prejudice dan diskriminasi, kebanyakan melalui narasi2 US vs THEM.

firman proindo:
Banyak pacaran beda agama,suku,ras
anehnya mereka tidak pernah mempermasalahkan perbedaan ras, suku, agama pada saat mereka bercinta dan berhubungan seks, Knp ya? ??? ?????

Kolik2000:
Cinta memang buta

Walaupun terang, tapi tetap me-raba2

Indri Giber:
ROFL!!!

.:M:.:

(click to show)


Karta Rahayu? ???

valiant:
negara kita memang paling rasis .... panggilan seseorang sesuai sukunya ... mas untuk jawa, ajo untuk minang, koko untuk chinice, dst .

ABC:
Akan panjang uraiannya, singkatnya semangat kompetisi yg ditanamkan keluarga, guru, lingkungan setempat berubah menjadi persaingan kelompok dan muncul solidaritas dalam kelompok masyarakat. Solidaritas menjadi tidak terkendali bila apa saja dijadikan ajang kompetisi dan akhirnya akan muncul semangat berlebihan untuk merasa hebat, paling benar, lebih kuat, lebih pandai, lebih eksis dll atau timbul nafsu untuk selalu mencari kemenangan.

Semangat ini akan menjadi negatif bila tidak terkendali yang akan menjadi anti sosial secara egois dengan memakai segala cara dan kadang2 secara barbar2 dengan memusuhi yang diluar kelompoknya sehingga tidak ada lagi toleransi yang humanis.

Akhirnya salah satunya akan berakibat menjadikan rasis dan mabuk terformalin. Akan perlu waktu lama untuk mengembalikan jiwanya agar menjadi lebih bijaksana dan menerima realitas bahwa semua perbedaan itu adalah anugerah, dimana dibalik perbedaan itu akan tetap ada persamaannya yang bila dijaga dengan baik akan menjadikan persatuan dan perdamaian serta kenyamanan bersama. Salam sehat selalu sob. . .

Saoloan Naiborhu:
memang pada sat lahir kita itu polos dan tidak ada perasaan rasis.., setelah itu kita mulai mendapatkan pengajaran dari orang tua kita, dari lingkungan kita bergaul dan dari komunitas agama kita.., Jadi darimana kita mendapat pengajaran dari situlah kita itu menjadi rasis.

harriz salim:
Kuncinya...ajarkan Anak2 kita sedari kecil bahwa kita bukan sendirian tp banyak ...jika banyak berarti ada yg beda...Sunday School sdh diajarkan saling menyayangi , menghormati yg berbeda , begitu juga di ibadah Remaja makin dikuatkan arti perbedaan , di ibadah Pemuda makin mengerti perbedaan....sdh tua ga ragu mengasihi yg berbeda...dengan menghormati yg berbeda niscaya NKRI makin Jaya...

Givern Miricle:
sampai hari ini saya tidak pernah rasis kepada rupiah maupun dollar beserta kawan kawannya

ABC:
sangat cerdas dan terukur. . . wkkk...wkw..wk

DC:
"Netralitas adalah bohong."
Tergantung konteksnya, karena dalam hal seperti moralitas anda diharuskan menjadi objektif.

"jangan benci orangnya, bencilah tindakannya"
Logika yang sama digunakan oleh Inggris dan Amerika, menyebabkan genosida besar - besaran di daratan Eropa pada PD2. Karena tindakan berasal dari hati seseorang, logika ini tidak selalu benar. Apa gunanya hukum kalau bukan untuk mengubah sikap, kepribadian, karakter dan hati subjek hukum?

Kolik2000:
Walau tidak netral, tidak boleh kehilangan obyektifitas. Dalam kasus OJ Simpson, walau semua yakin OJ salah, kalo bukti obyektifnya gagal, ya bebas


Membenci tindakan, bukan membenci pelakunya, seharusnya membuat kita berpikir lebih jernih. Justice, bukan revenge

DC:
Betul, maka dari itulah tergantung konteksnya saja....


Justice memang bukan revenge, namun justice juga bukan berarti memberikan kesempatan bagi seorang individu untuk dapat menutupi kesalahan. Semua ada garis besarnya......

Fsasosi:
Kalo di sini mach.... jangan kan soal rasis yg sama ras serumpun ja bisa cekcok koq krn masalah beda suku...

Kolik2000:
Sesama suku, kalo ada marga yang dianggap rendah, juga bisa titik titik lho

Fsasosi:
Iya sampe marga aja bisa diributkan...

firman proindo:
Yg paling laris digoreng itu Isu penduduk pendatang vs penduduk lokal

Fsasosi:
Iya.... pola2 nya kurang lebih aja dgn ras dan agama...

Jay:
Mengucapkannya itu mudah sekali tpi melakukannya itu yang sangat sulit. Akan tetapi marilah kita trus berusaha agar tetap rukun dan saling mengasihi satu sama yg lain.

Kolik2000:
Jangan pernah berhenti

Jangan menyerah

Didi MJ:
Ojo ngelu mas Kolik...
Kalau yang lain milih rasis, aku sih milih reisa...eh dr Reisa ????

Kolik2000:
Ojo memilih raiso

Didi MJ:
Rasis raiso rasio
Reisa raiso rasis rasane

Makibau:
Saya setuju ni..  manusia adalah mahluk yg sempurna SEPAKET dgn sifat2 buruknya  termasuk di dalamnya rasis ini.. sadarilah hal ini, tak ada manusia yg lebih unggul dri yg lain,  itu berarti anda, dia dan kalian semua sama2 jeleknya. Kecuali saya tentunya.. ,? ??? ??? ?????

Kolik2000:
Wah, ini bagian dari SARAS

Sita W:
Nggak punya kata lain selain....setujuuu!! Disadari atau tidak kita memang saras, cuma levelnya beda-beda, persis seperti ngelu...ada ngelu ringan, sedang, berat? ???.Ada yang ngaku nggak pernah ngelu...aah bukan nggak pernah, cuma belum aja aahahaahaaaa....

Kolik2000:
Saya memang ngelu permanen

Tq, neng Sitaaaaa

Onta Punuk dua:
manusia tdk dilahirkan Rasis! tapi dalam perkembangan manusia bisa menjadi rasis krn kegagalan hidup dan keangkuhan!

anak kecil it ga ad yang rasis, mrk cmn taunya ingin main dgn siapa saja! mana paham mrk dilahirkan dr ras apa warna kulit spt apa atau agama apa!
anak kecil punya hati yg tulus!

maka dr it Yesus pernah berkata

Barang siapa tidak menyambut Kerajaan Allah sebagaimana layaknya seorang anak kecil maka dia tidak akan dapat memasukinya" (Markus 10:13-16)

kalo kamu ga punya hati spt anak kecil yang tulus kamu ga akan bs msk ke dalam kerajaan Allah!

saya rasa it pelajaran buat semua org bkn cmn bt yg kristen
MILIKILAH hati spt ANAK KECIL

Kolik2000:
Wow

FAUZi:
Kalau aku benci lihat wanita kep[alanya di kantong kresek dan atau di pakaian karung goni atau gombal bau... harus benci orangnya, tindakannya, atau apanya ?

misalkan orangnya baik, pintar
tindakannya baik, peduli dan sesuai aturan


tapi tetap saja karena kepalanya dibungkus membuat sebal karena takut kena virus 'bau'....


jadi gimana ? soalnya ditanya ajaran Walisanga mana selaku penyebar agama yang mewajibkan tetap tidak bisa jawab

Kolik2000:
Menurut saya, anda harus memutuskan sendiri, mau tetap mengisi hati dengan kebencian, atau menggantinya dengan kasih

BritneyYang:
ga jadi Komen, Andy Lau Aja ngelu, apalagi Yang baca.

Kolik2000:
Saya ngelu itu cuman akting
Aslinya, saya itu cuman mumed

si memble:
Ayo kita ngelu bareng...
??? ??? ??? ???

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Kita Semua Pada Dasarnya Rasis yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/kita-semua-pada-dasarnya-rasis-DNT9Nnzbsq

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: