You Now Here »

Ibadah Online, Lanjut Atau Berhenti ?(bagian 2)  (Read 128 times - 57 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,225
  • Poin: 23.302
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Ibadah Online, Lanjut Atau Berhenti ?(bagian 2)
« on: June 20, 2020, 12:36:44 PM »




FAUZi:
Beda 1 bar dalam level penularan itu tipis lho.........

karena aku suka ke bar, suka musik, suka minum.. sejak merebaknya si covid, membuat mini bar, mengisi pelan pelan dengan berbagai jenis dan merk yang kusukai, setting smart tv dan lain lain..lalu bersantai menikmati minuman sambil mendengarkan konsernya andre rieu, andrea bocelli,katherine jenkins,sarah brightman dan jenis lainnya.. (kalau pop Indonesia yang lawas, broery/dewi yull/dan yang sejamannya, kalau keroncong ya soendari soekoco, kalau rock, ya mulai dari eranya nazareth, led zeppelin dll), maaf kalau dangdut menurutku bukan musik, cuma bikin tensi naik dan hanya yang kurang beres mentalnya yang suka


nah soal ibadah, ya sama saja... untuk yang beribadah ngapain cari resiko........... toh terbukti Tuhan tak mencegah yang beribadah terhindar dari covid... (maka aku tak beribadah, tak ada bukti kata kata di kitab)........ as simple as that

Cahkene:
Waww... Led Zepp... Mantappp

ngadiman:
wah..  ternyata generasi stairway to heaven iki

Cahkene:
Renyah eh. Haha

Barkah Adi:
Wah, kesenangannya mirip², malah sekarang punya kesempatan "ngoplos" di bar mini, sambil dengerin band² yang sebagian besar dah bubar, terus, ibadah ol ya jalan terus, maklum, lansia. Khusu? Sama kok. Bergantung kita sendiri, mau khusu apa "slengean".

FAUZi:
ayo om.. kita siapkan bloody mary...

vodka,jus tomat, ½ sendok teh kecap inggris, ¼ sendok teh celery salt, 3 tetes saus Tabasco, dan perasan air dari 1 buah lemon.

masukkan es batu. Kemudian campurkan jus tomat, vodka, kecap inggris,
celery salt, Tabasco, dan perasan air lemon ke dalamnya. Jangan lupa
tambahkan lada dan garam, dibuat dingin dan nikmati sambil mendengarkan nazareth melantunkan love hurts dengan volume tinggi

ngadiman:
asal jgn ibadah online sambil minum pasti khusuk pak sob wkwkw

Zeffanya N Zeevanka:
Klu sklh saja bisa menerapkan study from home sampai thn DPN KNP greja ga bisa? Msh byk OTG berkeliaran. Walaupun standard protocol kesehatan diterapkan.

Odank Sagala:
sharing pendapat, saya muslim, ibadah (pada semua agama) adalah melaksanakan apa yang disuratkan di kitab suci untuk diaplikasikan dalam setiap sendi kehidupan bersosial sehingga mendapat hasanah didunia maupun akhirat, Tuhan mah g butuh disembah. Maaf kalau tidak berkenan dengan pendapat saya ini.

iam hêylêl:
Ada maksud Tuhan hingga Bait Allah Jerusalem hancur.. Agar iman batubata tidak ada..  Covid juga sama.. Ahaha

Cahkene:
Ibadah seharusnya memang berkumpul bersama umat untuk menyatu dalam Tubuh dan DarahNya. Ketentuan jumlah umat yang hadir itu kebijakan Gereja, sesuai dengan protokol kesehatan

Kristen dan Katholik? Bukankah Katholik itu Kristen atau gimana?

Sita W:
Supaya nggak ngelu mungkin kita realistis saja, Tuhan mendengarkan doa kita di manapun kita berada, bahkan 'seolah' tanpa syarat, dalam kondisi luar biasa dan kepepet bisa jadi  tidak dalam kondisi berpakaian terbaik ato wangi, mungkin saat kita terjerembab di comberanpun doa itu terlontar dan Tuhan takkan pernah mencibir. Yang ke dua toh kondisi beribadah daring tidak untuk selamanya, hanya saat wabah yg belum teratasi seperti saat ini. Namun semua itu tentu butuh kebesaran hati bagi jemaatnya, di sinilah tantangan beratnya. Apakah bersedia dan ikhlas? Harusnya iya, karena ini menyangkut keselamatan orang banyak. Dan bila kita mulai berpikir untuk keselamatan orang lain juga, itu adalah ibadah dan Tuhan pasti tersenyum melihatnya, lalu apakah pantas kita yang cemberut? Heheeheee ngelu boleh, cemberut jangan, karena bikin yg ngeliat nggak bahagia, bukankah membahagiakan orang lain juga ibadah?

ngadiman:
untungnya umat kita sangat paham bahwa Tuhan sangat toleran dan Dia menerima ibadah fisik maumun online. ditempat saya psbb sdh lama berakhir tapi paparan covid tiap hari terus bertambah signifikant, gereja & jemaat sama-sama tdk mau ambil resiko, jd kita teruskan ibadah online saja sampai batas wkt yg tdk ditentukan

Zeffanya N Zeevanka:
Yg penting hati online trs sob? ??? ????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Ibadah Online, Lanjut Atau Berhenti ?(bagian 2) yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/spiritual/ibadah-online-lanjut-atau-berhenti-bagian-2-bwJVx7IjGr

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: