You Now Here »

Analisa Politik : Membidik Telkom, Menembak Denny Siregar. Besok Mau Menembak Seword?  (Read 222 times - 43 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,563
  • Poin: 23.641
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Daniel Toba:
Penyesalan Selalu Datang Terlambat, Ketika Kaum Islam Moderat dan Nasionalis Berpangku Tangan Memantau Kaum Radikal Mempertontonkan Superioritas nya di Negara Arab Spring, Afganistan, Pakistan, Afrika dan Amerika.
Lihat Foto Dibawah

Ayat1403:
benar sekali dan kejadian sekarang ini memang seperti itu. dua organisasi islam terbesar di NKRI ini hanya memamantau saja ....

Daniel Toba:

(click to show)


Isworo Josef:
Kalimat terakhir artikel ini membuat saya berpikir, setelah 2024 siapa yang akan memimpin republik ini, dengan kualitas, minimal sama dengan Presiden Joko Widodo, untuk memimpin bangsa ini dalam melawan kaum pengkhianat tersebut. Orang yang miliki ketulusan, keberanian, kecerdikan, dan keberuntungan, seperti Presiden Jokowi, sangat sangat sangat langka.

xenakis2:
seword di nuklir nge 'down' or apaan dah, masih bisa re-make,....bikin lagi dengan platform yang ebih wokeh......


tapi kalo telkom itu masalah besar, dengan member yang buanyaaak
kalo seword hanya lebih cenderung para orang" waras yang terhimpun di mari untuk mengutarakan pendapat/pikiran dan opini dengan elegant penuh data dan wawasan yang akurat

Oen:
Ntar data data seworders yang suka komentar  di Seword juga dimaling dibuka kepublik berikut pembantu nya inem, icih, terus anjingnya semuanya wkwkwk

Roedy Siswanto:
Analisa yg logis, walaupun tetap debatable....maturnuwun mbakyu.

Robin:
PERDANAX

"...yang pasti mereka tidak akan berhenti sampai Indonesia kembali dikuasai."

Yg pasti mereka tidak akan berhenti sampai pemerintah mengambil tindakan tegas membersihkan sampah sampah radikal umumnya di masyarakat dan khususnya di institusi pemerintahan sendiri

Erika:
yang namanya sampah, hanyabisa dibersihkan ketika SI PEMBUANG paham bahwa sampah itu berbahaya. selama si pembuang sampah tidak paham, sebesar apapun upaya pemerintah indonesia untuk membersihkan, tak akan pernah berhasil menjadikan indonesia bersih!!

catat itu !!!

Fsasosi:
Di buang dan di bakar...asal jangan coba di daur ulang lagi kayak isu pki ala orba..

San Tuy Wele Wele:
gue catet pakai robot

Robin:
Siappp, tak catet dulu ????

C Jon:
IMO analisis mbak cukup masuk akal. Maka seharusnya ini jadi momentum utk MenBUMN mencopot semua jajaran Direksi dan Dekom dan mengganti dgn darah segar yg sanggup membuang 2 layer managerial yg kadung terinfeksi kadrun.
Menkominfo juga harus membersihkan eselon satu dan eselon dua Kementeriannya dari kadrun. Bukan waktunya lagi bawa2 tas si brewok, walaupun ada hutang budi kpd belio.

Han:
Setuju. Kalo ada staf nyeleneh lalu sang petinggi membela dan pasang badan berarti petinggi tsb juga nyeleneh. Kementrian BUMN harus bertindak tegas menginvestigasi dan kalau terbukti mencopot petinggi ybs. Kalo kemudian kementrian malah ikutan membela dan pasang badan pula, berarti mereka juga ikutan nyeleneh.

San Tuy Wele Wele:
oya kalau terlihat bumn (bukan cuma telkom) banyak yg dibuat lebih bersih lagi maka anti tesis terjadi. isu ini mungkin bisa batal jadi momentum utk serang jokowi

Han:
Terlepas dari analisa politik apalagi sampai mengarah ke Pak Jokowi segala, inti permasalahannya adalah perlindungan data customer. Kedua, pihak telkomsel sendiri yang unnecessarily cari masalah. Alih2 distancing themselves dari oknum pelaku dengan berjanji untuk melakukan penyelidikan internal dan menindak tegas oknum pelakunya (kalau pada akhirnya memang betul adanya), petingginya malah pasang badan menutupi. Tanpa perubahan sikap dari telkomsel dan tanpa adanya tindakan dari kementrian BUMN, kalau sampai DS melakukan gugatan dan menang di pengadilan, maka itu adalah karena kesalahan dari perusahaan dan kementrian BUMN itu sendiri.

Perlu dibedakan antara teriakan "BUMN sampah" hanya sekedar untuk menjelek2kan tanpa sebab dengan teriakan karena memang tindakannya betul2 sampah. Hal yang terlihat sama tapi memiliki makna yang jauh berbeda.

Dumpy Cheeks:
terlepas dari DS yang akan menuntut telkomsel....sejatinya telkomsel harus mengakui klo sistem keamanan mrk  akhirnya ditembus, dengan berdalih sistem yang baik dan predikat ISO malah makin bikin blunder dan akhirnya menunjukkan SDM di BUMN itu buruk dengan membocorkan data.

Han:
Setuju. Harusnya Telkomsel melakukan investigasi internal bukan malah pasang badan dan mempertaruhkan nama baik perusahaan hanya demi satu cecunguk.

jeremy edy d:
Opini yg membingungkan.
Penulis menunjukkan ketidak stabilan dalam berpihak.
Apakah berpihak kepada teman seperjuangan dalam hal ini DS atau berlogika terlalu jauh untuk membela menteri yg membidangi dgn melibatkan jokowi yg seolah olah hanya utk menguatkan.
Dalam hal ini nggak ada hubungannya dgn jokowi jauuuuuuh.....

Stevanes Ariffin:
Bodohlah kalo Telkomsel memilih ngebelain kadrun kadrun disono.... kecuali para pimpinan Telkomsel ternyata kadrun juga.. bukan bodoh, tapi salah satu bibit makar...

GustiMbotenSare:
Kita juga ga akan berhenti melawan kadrun yang berniat menguasai negri ini...

Simon Kwan:
Menurut saya, seperti opini penulis wajar saja jika publik menyalahkan pemerintah saja karena memang pemerintah itu loyo menghadapi yang beginian.

harriz salim:
beda dg Seword , malah sob besar Seword nantang untuk dibobol , bravo Seword

Sriwedari:
Telkomsel memang harus dituntut dan mudah2an DS menang, saya kira tidak akan menjatuhkan nama Jokowi, krn Jokowi juga sudah tau kalo BUMN Telkom dan anak perusahaannya 85 % anti Jokowi, bahkan media2 online pendukung Jokowi kadang sulit di akses melalui indihome

n8 Sepakatsukses:
hmmmmm.....itulah gunanya penyusup, bunuh diri agar pimpinannya tercoreng mukanya,, wow....

hengky harianto:
Cacingnya setidaknya dikeluarin tuh yg bocorin data kasih garam buang 1 orang  utk selamatkan jutaan yg laen

Supreme Leader:
Sy gagal paham klo sampe jokowi kena imbas. Kasus ecek adul Gini palingan mentok sampe ke mentri ybs, extreme nya. Klo si petinggi telkomsel dan Telkom g mau jadi bemper kesalahan anak buahnya, berarti mereka g paham jobdesk masing2, bagusnya mengajukan Surat pengunduran diri saja, drpd malu d pengadilan, apalagi sampe mentrinya yg Turun tangan.

Dan Di satu hal ini sy sependapat dengan penulis, bahwa kadrun g Akan paham ato menolak paham logika beginian.

San Tuy Wele Wele:
bisa aja kena jokowi karena kadrun itu membesar2kan hal itu lewat kampanye gelap, demo, cyber army dll
kadrun gak boleh dianggap enteng, tapi bunuhlah kadrun dgn dosis racun tepat tanpa merusak yg lain

Bisro:
Dengan kata lain dibuat skenario: DS melawan Pemerintah( BUMN)...haha, sisi lain Kominfo dibuat bingung berperan sebagai apa? mandulnya kominfo tak berdaya  tdk ada terobosan atas liarnya hujatan dan fitnah di medsos ,sementara sob BUMN berteriak Akhlak , bersih bersih Dirut Telkom maupun Telkomsel akankah begitu..? reposisi jabatan , siapa yg memetik nya,lagi lagi  nuansa makelar  politik ikut bermain, saling menjatuhkan merebut posisi,memang virus corona membahana seakan membuat   semua tertular virus egoisme kekuasaan , virus pecah belah manusia Indonesia,  semua issue mengalihkan isssue lain , sasaran target operasi selalu berubah untuk menggolkan kepentingan.

Froditus:
Hmmm....... Jadi supaya Telkom sampai dengan Jokowi tidak merasakan imbas kekalahan jika DS menang persidangan maka Pemerintah dengan cara apapun harus mengusahakan kemenangan Telkom.

Begitukah ???

San Tuy Wele Wele:
bisa kalau win-win solution. tapi dalam bentuk apa, bukan dari gue. gue gak punya wewenang

Froditus:
Menurut saya tidak boleh ada win-win solution dalam masalah ini.
Di antara kedua pihak pasti ada yang salah. Karena dalam hal ini win-win solution sangat identik dengan kongkalikong jual beli hukum dan konsekuensi hukum.
Jokowi sendiri beberapa waktu lalu berkata "Kalau untuk kepentingan rakyat saya tidak takut mempertaruhkan reputasi politik saya".
Jadi jelas, kalau memang Telkom/telkomsel yang salah ya konsekuensi nya adalah siap di hujat dan segera melakukan perbaikan manajemen SDM dan Infrastruktur.
Kalau Deny Siregar yang salah, ya sama konsekuensi nya harus siap di hujat dan melakukan perbaikan agar ke depan kritik nya lebih tajam dan berbisa lebih lagi.

San Tuy Wele Wele:
gue setuju kok sama pendapatmu. gue lebih demen sih gitu.
tapi kenyataan nanti bisa pahit. kita lihat aja sambil bersiap utk yg terburuk, yaitu bakalan ada kong kali kong sama dengan kong pangkat dua...

Froditus:
Sepahit apapun kenyataan nya, nyatanya kopi pahit masih nikmat kan ?
bukan begitu ?
hahaha....

hoetomo:
Semuanya tergantung TNI.
Kalau ada jendral yang bermental suharto memang gawat , tetapi kalau   ada dan tidak kuat masih aman.

Arumanis:
manteb...sasaran gemuk nya keliatan..tinggal skr gebuk balik nya gmn?masa otak nya dibiarin terus?mau ampe kapan tuh otak nya manfaatin celah

San Tuy Wele Wele:
gue kaget.. kirain tembak beneran pakai pistol atau senapan waktu baca judul haha joke

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Analisa Politik : Membidik Telkom, Menembak Denny Siregar. Besok Mau Menembak Seword? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/analisa-politik-membidik-telkom-menembak-denny-WS8UN7BdoC

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: