You Now Here »

Daripada Cuma Protes RUU Cipta Kerja, Mendingan Bikin Koperasi Pekerja.  (Read 170 times - 104 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,526
  • Poin: 23.604
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Roedy Siswanto:
om Tony memang top kalau soal Koperasi . Pak Teten Masduki, sdh pernah kepikir blm yg beginian . Om Tony sdh bicara soal ini sejak 5 tahun lalu lho ...Semoga ada pihak terkait yg baca artikel ini. Menurut saya om, salah satu penghalangnya adalah elit serikat buruh sendiri karena kalau seperti konsepnya om Tony ini, kenikmatan yg selama ini mereka daparkan bisa hilang tak berbekas .

Aan Widjaya:
Dengan adanya Koperasi ini, maka tidak diperlukan lagi yg namanya serikat buruh, lho koq bisa begitui? ya iyalah kan, betul toh! Jawabannya karena semua sdm dari yg bawah sampai yang atas adalah Pemilik Perusahaan  tidak ada buruhnya.

Tony Gede:
Soal elit serikat buruh ini gimana maksudnya?

Mereka suka nyelewengin duit serikat buruh, gitu???

Atau kalau para buruh bisa berkoperasi, mereka ga diperlukan lagi?

Tony Gede:
Hahahaha, padahal baru mau saya share di Whatsapp, ternyata si om udah duluan baca artikel saya.

Roedy Siswanto:
Artikelnya om Toni kan selalu aku tunggu ... ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???

Budi Armansyah:
Dalam bayangan saya produk2 sembako macam ; mie instan/indomie, gula, minyak goreng, produk teh, kopi, sabun deterjen, pasta gigi dan lainnya, itu semua pabrik2 produksinya dimiliki oleh koperasi. Mungkin koperasi petani, koperasi nelayan, atau koperasi yg anggotanya pekerja dari pabrik/perusahaan itu sendiri. Bahkan barang2 impor pangan seperti tepung terigu dan sejenisnya, perusahaan pengimpornya juga koperasi rakyat.
Toko2 ritel besar juga dimiliki koperasi macam alfa mart, indomaret. Mungkin juga koperasi2 yg jadi pemilik SPBU-SPBU di daerah2.

Begitu maksudnya ya bung Tony...?
Mohon pencerahannya☺️☺️☺️

Dulu saya pernah baca, bahwa koperasi itu sebenarnya sebuah bentuk kapitalisme rakyat (kalo gak salah ingat lho mas)

Tony Gede:
Bisnisnya bisa apa saja.

Bedanya koperasi pekerja dngn koperasi jenis lainnya adalah bahwa anggota koperasi pekerja juga terima gaji dari koperasi.  Krn mrk jdi anggota sekaligus pekerja.

Sedang dalam koperasi jenis lain, anggota tidak terima gaji.

Mereka dapat manfaat dri koperasi, dan jg dapat pembagian sisa hasil usaha.

Tony Gede:
Ada caranya agar bahkan para pekerja pun bisa menciptakan lapangan kerja sendiri.

Yaitu dengan mendirikan koperasi pekerja.

Sebagai sumber permodalan, para pekerja bisa memodali sendiri, atau mengakses permodalan dari sumber lain (Misal:  Dana Desa, kerjasama dengan koperasi simpan pinjam, atau bantuan pemerintah).

Dengan begini, bahkan para pekerja pun bisa membangun perusahaan dan pabriknya sendiri, tanpa harus menunggu datangnya investor.

Untuk memajukan perusahaan yang dibentuk, para pekerja juga bisa bekerja sama dngn sistem bagi hasil dngn perusahaan atau ahli pemasaran.  Dengan demikian, produk dari koperasi pekerja tersebut bisa dibantu dilempar ke pasaran.

Kalau rakyat biasa bisa membangun pabrik / perusahaan besar mrk sndiri dngn cara berkoperasi pekerja, mrk jdi punya pilihan.

Pilihan tidak hanya pada saat lulus harus cari kerja.  Tapi jg bisa menciptakan lapangan kerja.

Saat ini, bentuk koperasi pekerja memang belum diakomodasi UU perkoperasian Indonesia.

Jadi saat ini, apa yg bisa dilakukan? Bisakah kita dirikan koperasi pekerja?

Bisa.

Dirikan koperasi sebagai holding company, dan jadikan sebagai holding company.

Lalu, dirikan anak-anak usaha berbentuk perseroan terbatas alias PT.  Dengan koperasi sebagai pemegang saham tunggal.

Jangan kuatir dengan modal minimal, karena dalam paket ekonomi pemerintah, syarat pendirian PT dipermudah.  Tak ada lagi batas minimal modal awal bagi UMKM yang akan mendirikan PT.

Nah, anak-anak usaha inilah yang akan menjalankan bisnis apapun yg dipilih para anggota koperasi.

Lalu, semua anggota koperasi akan jadi pekerja dalam anak-anak usaha koperasi yang berbentuk PT ini.

Gaji mereka juga akan dibayar oleh anak-anak usaha ini. 

Dan profit anak-anak usaha koperasi ini akan dibayarkan kepada koperasi dalam bentuk deviden.  Karena koperasi yang jadi pemegang saham satu-satunya, alias pemilik anak-anak usaha ini.

Deviden dari anak-anak usaha ini nantinya akan dibagikan kepada semua anggota koperasi sbg sisa hasil usaha.

Dengan begini, para pekerja akan menikmati hasil kerja mereka dlm membangun perusahaan tersebut.

Rosita:
Siap!

Tony Gede:
Siap apanya, mbak Rosita?

Roedy Siswanto:
Mbak Rosita ini tetangganya om Toni lho ...beliau di Aussie .

Tony Gede:
Tetangga selisih ratusan kilometer? ??? ??? ?????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Daripada Cuma Protes RUU Cipta Kerja, Mendingan Bikin Koperasi Pekerja. yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/ekonomi/daripada-cuma-protes-ruu-cipta-kerja-mendingan-0Aonu161Yt

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: