You Now Here »

Begini Caranya Mendirikan Perusahaan Yang Dimiliki Para Pekerjanya Sendiri.  (Read 242 times - 116 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,527
  • Poin: 23.605
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




doodleramen:
Ini kan best case scenario nya sob. Kalau yg gagal itu gimana? Mungkin artikel selanjutnya membahas kiat2 agar koperasi bisa sukses. Dari pemberitaan banyak koperasi yg anggotanya gagal bayar: https://bisnis.tempo .co/read/1364325/marak-koperasi-gagal-bayar-teten-masduki-akui-pengawasan-kurang

Tony Gede:
sob.  Koperasi2 yg gagal bayar itu biasanya koperasi simpan pinjam.

Sedangkan yg saya bahas di sini itu koperasi pekerja.  Beda tipe.

Klo utk koperasi simpan pinjam, supaya jgn gagal bayar, ya jgn dikorupsi.  Kita punya kok contoh koperasi simpan pinjam yg sukses di Indonesia.  Misalnya credit union di Kalbar.

Tpi ya gpp.  Nanti saya bahas kiat2 sukses koperasi, tpi khusus utk koperasi pekerja dulu.

Btw, sebagian kiat sukses utk koperasi pekerja sudah saya bahas di sini.  Tpi ntr sy bahas lgi lebih detail.

doodleramen:
Mantap sob. Ditunggu artikelnya...
Ya memang korupsi itu penyakit utama. Mungkin kiat2 untuk mencegah korupsi juga sob, kaya misalnya pakai auditor terpercaya untuk laporan keuangan, dll.

Rifan Hasbullah:
Mantul Bung , sering sering bahas ekonomi kerakyatan jangan politik terus biar pada Rukun adem ayem dan bisa jaga stabilitas , perut yg kelaparan seperti kayu bakar yg kering , gampang di bakar

Tony Gede:
Saya termasuk penulis yg paling jarang bahas soal politik.

Lebih sering bahas ekonomi kerakyatan atau potensi koperasi.

Budi Armansyah:
Bagaimana perkembangan koperasi di Indonesia..? Setau saya belum semaju seperti di luar negeri, khususnya seperti negara2 maju macam Amerika Serikat. Sebagian masyarakat belum ada kesadaran untuk berkoperasi dan mungkin disebabkan mereka tidak memiliki pengetahuan apa sebenarnya koperasi itu dan bagaimana koperasi bekerja.

Tony Gede:
Satu hal yg menghambat kemajuan koperasi di Indonesia adalah tidak dikenalnya bentuk koperasi pekerja dalam UU.

Itu.

Makanya saya bikin modifikasi seperti dlm artikel ini utk menyiasati kelemahan UU kita tersebut.

Dan soal kesadaran masyarakat soal berkoperasi, saya jelas akan menyalahkan pemerintahan orba.  Yg terlalu berkiblat pada korporasi dan ekonomi kapitalistik.

Padahal sistem ekonomi yg dicita2kan pendiri bangsa harusnya adalah ekonomi koperasi.

Di artikel saya sblum2nya, sy pernah bahas soal konsep pendidikan kewiraswastaan berbasis koperasi.

Tpi ttp saja, kt bisa mulai sekarang.  Tidak harus tunggu semua kondisi ideal dulu.

Budi Armansyah:
Sementara ini Saya melihat 2 hal dulu.
Pertama faktor ketertarikan masyarakat thd koperasi. Saya yakin masyarakat kebanyakan yg awam tidak mengenal, mengetahui & memahami apa dan bagaimana sesungguhnya koperasi itu. Bagaimana mereka bisa tertarik kalau mereka tdk memahami.

Yg kedua, faktor informasi mengenai koperasi yg mudah didapat dan dipahami masyarakat. Saya ada membaca suatu tulisan di salah satu blog di medsos yg intinya kira2 begini....

 "Hingga kini, belum ada analisis serius tentang sebab-sebab koperasi tidak maju, hingga tidak ada seorangpun yang paham mengapa koperasi tidak maju. Karena itu tidak ada yang dapat menyalahkan jika ada orang yang mengatakan bahwa koperasi tidak maju karena para pemimpinnya tidak punya niatan untuk maju".

Dan saya merasa setuju dg statement tsb. Ketika saya sendiri coba mencari informasi mengenai koperasi di internet, informasi2 itu nyaris semuanya berupa paparan2 yg teoretis dan normatif saja. Padahal masyarakat butuh informasi yg praktis, implementatif & gampang dipahami. Yg langsung memberikan kasus & contoh di lapangan.

Budi Armansyah:
Ya misalnya dg anggota koperasi minimal 20 orang, berapa minimal jumlah simpanan pokok & simpanan wajib yg harus disetorkan. Terus bisa bikin usaha apa dg modal yg terkumpul. Trus kalo modal belum mencukupi utk misal buka toko sembako, apakah harus tambah anggota lagi misalnya.
Saya pikir informasi model begini sangat dibutuhkan oleh Masyarakat awam.

BlusBet:
Kerjasama bisa berhasil jika anggotanya terdiri dari orang-orang yang pada dasarnya mampu mandiri. Seperti pendaki gunung yang bekerja dalam tim untuk mencapai puncak. Anggota koperasi juga haruslah orang-orang yg terampil, para "anggota serikat kerja" yg masih bekerja atau sudah jobless (baru kena PHK) yg bersatu dan bersepakat untuk membangun kerjasama mandiri. Problem yg paling nyata adalah, selama proses transisi itu, dapur harus tetap ngebul...

Tony Gede:
Iya sih.

Tpi terlalu ribet klo saya musti bahas soal apa yg musti dilakukan orang per orang selama masa transisi.

xenakis2:
konsep penjabaran koperasi pekerja ini bisa dipakai untuk kampanye next preside...
smooa sudah dipaparkan dengan sangat jelas

Tony Gede:
Mungkin nanti diminta konsepnya sama om Prabowo? ??? ??? ?????

Ivonne:
Bravo. Saya sepaham dengan tulisan ini.

PERDANAX...xixixixi

Tony Gede:
Baguslah kalau begitu.

Semoga dengan semakin banyak yang paham, banyak yang bisa memulai mendirikan koperasi pekerja di Indonesia.

Contoh dari Mondragon sudah menggambarkan bagaimana koperasi pekerja sukses mensejahterakan pekerjanya.

Saat krisis ekonomi 2012 dulu, Mondragon adalah daerah di Spanyol dengan tingkat pengangguran terendah.  Walaupun Spanyol krisis, tapi perusahaan koperasi Mondragon sukses melewati krisis tersebut tanpa memecat satupun pekerjanya.

Tony Gede:
Waah, konsepnya jenius banget...

(Muji diri sendiri gara-gara artikelnya sepi komentar... ??? ??? ??? ??? ??? ?????)

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Begini Caranya Mendirikan Perusahaan Yang Dimiliki Para Pekerjanya Sendiri. yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/begini-caranya-mendirikan-perusahaan-yang-dimiliki-H6tbqoXNLb

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: