You Now Here »

Jika Menang Di Solo, Gibran Capres 2024  (Read 188 times - 40 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,563
  • Poin: 23.641
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Jika Menang Di Solo, Gibran Capres 2024
« on: August 01, 2020, 04:53:43 PM »




MasErik Bhe:
...buatku, Gibran itu pilihan logis buat PDIP...

Snipersiantar:
Pancen oye.. ??? ??? ??? ???

mbahkung:
aku
kok
suka
sekali
~~~

Didi MJ:
"Memang sebagian orang akan bilang terlalu prematur. Terlalu terburu-buru. Tapi bukankah kita juga pernah mendengar alasan yang sama di Jakarta 2014 lalu?"

Maaf KK pembina membandingkan Jokowi dan Gibran tidak apple to apple. Tahun 2014 Jokowi maju pilpres dari sebelumnya sebagai gubernur DKI Jakarta. Sebelum menjadi gubernur DKI Jakarta Jokowi adalah walikota solo dua periode. Jadi bisa dilihat disini Jokowi saat maju pilpres 2014 bukan langsung loncat dari walikota solo tapi dari gubernur DKI Jakarta dahulu. Jokowi melewati proses yang tidak singkat menuju pilpres, sebagai walikota solo dia jalani dua periode. Dan selama menjadi walikota solo, masyarakat Indonesia telah menilai dan melihat banyak prestasi dan kredibilitas yang ditunjukkan Jokowi. Dari modal itulah Jokowi diusung sebagai gubernur DKI Jakarta dan berhasil lagi menunjukkan prestasinya dalam waktu singkat. Dari jejak prestasi sebagai walikota hingga menjadi gubernur inilah yang membawanya diusung rakyat Indonesia untuk menjadi presiden.

Jadi menurut saya ini bukan masalah terburu-buru atau prematur mengusung Gibran 2024, tapi lebih bijak dan rasional kalau Gibran bisa tunjukkan prestasi nya di walikota solo dulu (paling tidak 1 periode dengan prestasi yang menonjol), lalu setelah itu maju konstelasi provinsi sebagai gubernur, baru kemudian bisa dijadikan modalnya untuk diusung ke pilpres. Belajar mencari pengalaman dan lewati proses seperti halnya Jokowi dulu.

Pilpres 2024 dan 2029 PDIP kalau bijaksana dan rasional harusnya mengusung Ganjar sebagai RI 1 dua periode (RI 2 terserah siapa aja yg penting sejiwa seirama dengan Ganjar).

Begetoo loh cak..

YOSEP Official:
Yang penting "ABK" (asal bukan kadrun)  Pilihlah yg bisa mewakili suara "Rakyat Kecil" (Nasionalis) dan suara "Islam Nusantara" (NU)

DonGandul:
Wahhh,,, klu mw lanjut pilpres2024,  itu sih takabur namanya,,, menurut gw sih.   Lawan2ny siapa dl ....   jngn ke pede an !

Han:
Mau Gibran 2024 atau Puan 2024 atau siapapun, ada baiknya PDI-P sebagai partai nasionalis besar yang masih paling waras dibanding partai2 lain tidak salah pilih orang sebagai calon pemimpin terutama presiden. Nepotisme atau bukan nepotisme, itu adalah argumentasi yang selalu dapat dicari pembenaran dan juga "pengsalahannya". Terlepas dari argumentasi apapun, secara riil hanya perlu satu kesempatan saja bagi kelompok kadrun untuk berkuasa untuk kemudian mengubah arah ideologi dan sistem negara.
Bercermin dari Turki, setelah bertahun2 partai nasionalis sekuler tak becus memerintah akhirnya naiklah seorang Erdogan dengan kapabilitas yang memang lebih bagus dibanding kelompok nasionalis sekuler. Setelah berkuasa, dengan bertahap namun pasti arah negara diubah termasuk masa kepemimpinannya yang tak jelas kapan akhir waktu ia berkuasa. Semoga hal serupa tak terjadi di Indonesia.

Han:
"Begitu juga dengan Gibran. Kalau ada yang bilang lebih baik menunggu Jokowi menyelesaikan kepemimpinannya, itu artinya sudah kehilangan momentum. Dan lagi-lagi, itu artinya Gibran harus melawan pertahana."

Lho fokusnya ini untuk menjadikan Gibran jadi presiden atau untuk memajukan seluruh rakyat Indonesia (siapapun presidennya)? Kalo yang pertama, memang iya secara logis pernyataan Cak Alif di atas betul. Tapi kalo demi Indonesia, biarpun 10-20 tahun lagi atau bahkan 30 tahun pun masih belum terlambat bagi Gibran untuk menjadi presiden. Usianya masih sangat muda. Yang penting dia harus membuktikan dulu kemampuannya dan menjawab keraguan orang2 termasuk membalikkan suara2 miring orang karena statusnya sebagai anak Jokowi.

T39uh T39uh:
Gibran Capres 2024... terlalu dini..
Sebaiknya PDIP preparing Pak Ganjar sebaik mungkin menuju RI-1 di 2024

Knight:
Jangan kata politik yang sangat dinamis, yg kemarin ngaku arab saja sekarang jadi jawa.

Ari Kurnia:
Walkot okelah, kalau capres sepertinya masih terllau cepat Dan dia masih terllau muda untuk itu. Paling ga 2 periode sbg walikota, mungkin bisa juga untuk melatih pengalaman Dan birokrasinya yg Tau sendiri di Indo masih rada sulit, belum lagi nantinga bakal diderai badai fitnah Serta isu negatif lain selain politik dinasti, *mudah2an bisa setabah Dan setenang bapaknya*

Sita W:
Kata kuncinya 'momentum' ya....itu yang mengubah impian menjadi kenyataan☺️

Snipersiantar:
Pak Jokowi banget jika melakukan sesuatu itu jeng..menggunakan momentum yang ada, walau itu tidak populis/familier bahkan nekad/ngawur bagi yang tidak mengerti apa itu momentum..tapi terperangah saat melihat hasil akhirnya.

Sita W:
Beliau memang selalu mengagetkaan....cuma kalo pas lagi seloow, kita yang nggak sabar yaa hahaaa

Snipersiantar:
??? ????? jeng Sita.

Leo Vargaz:
Wkwkwk, mau lanjut kepemimpinan rezim seperti sekarang? Yang tanpa beban membiarkan para penghasut berjubah agama menebar kebencian?
Intoleran tak kunjung surut, budaya bangsa tergerus, KKN didepan mata, memperkaya pribadi dan golongan tak ubahnya jaman ORBA. Bedanya dijaman ORBA, keamanan, budaya dan toleransi begitu kuat tanpa ada manipulator agama.
Buah jatuh takkan jauh dari pohonnya, hanya keledai yang bisa terperosok kedalam lubang yang sama.

Anggun Nidyanto:
Gibran bisa maju di 2029.2024 gibran masih 37 tahun.syarat jadi caprea cawapres  itu 40 tahun jadi gibran ga bisa.kalau menurut saya sudah walikota jadi gubernur jateng dulu.baru 2029 nyalon capres cawapres

HARIARA:
Gibran?
Jadi ingat KAHLIL GIBRAN, penulis Lebanon itu. Banyak orang Indonesia tidak percaya, seperti teman kerja di kantor dulu yang mengaku mengoleksi buku-buku karya KAHLIL GIBRAN tapi tidak percaya KAHLIL GIBRAN seorang Kristen.

Maju terus Gibran! Buatlah kesempatan untuk Indonesia semakin maju!

FAUZi:
sayap sayap patah
sang nabi
cinta sepanjang masa

DLL

Paspisan Haneutna:
Bu Mega ternyata sangat visioner ya..

DC:
Dinasti politik tidak bergantung kepada siapa ditunjuk oleh siapa,melainkan dari garis keturunan. Seperti Bu Mega dan Tommy Soeharto yang otomatis dilihat memiliki kekuasaan karena satu garis keturunan dari presiden sebelumnya. Hal ini akan menjadi sangat toxic, mengingat sudah
ada sejarah dan hasilnya dari sejarah kerajaan di Eropa dan Korea berserta kekaisaran di China yang akhirnya tumbang oleh demokrasi.


Memang betul kompetensi sangat penting dalam ajang pemilihan presidensi dan hal inilah yang menjadi permasalahn mengingat Gibran tidak memiliki kualitas yang sama Pakdhe baik dari segi pengalaman, kompetensi maupun karakter. Biarlah Gibran membesarkan nama Markobar dan Chilli Pari hingga tingkat Asia agar bisa memiliki pandangan yang lebih lagi. Pada saat itu pastilah pemilih akan mampu memantapkan hati untuk mempertimbangkan Gibran jika diperbolehkan maju kepada pilpres selanjutnya. Untuk apalah momentum jika pilpres di Indonesia bisa dibuat lebih mengandalkan kepada kemampuan di real life dibandingkan popularitas semata ala pencitraan gabener?

Tia:
Pak Ganjar presiden 2 periode, mas Gibran wapres 2 periode, abis itu Gibran presiden 2 periode, Indonesia selamet dari kadrun.

valiant:
THAT RIGHT SIS.... kadal kadrun bakal musnah sampai telur - telurnya .......

Samson Hakim:
Bahwa Gibran adalah anak Presiden Jokowi, itu FAKTA. Tapi Kalo dibilang Politik Dinasty, tunggu dulu. Gibran tidak ditunjuk oleh bapaknya, bapaknya juga bukan penguasa partai, beda dgn yg disebelah ????

***

"...misal Gibran sukses membuat terobosan-terobosan baru, kreatif dan menggugah masyarakat, hampir pasti Gibran akan langsung menjadi sorotan sebagai Calon Presiden 2024." I LIKE IT

Aryk:
Bila Gibran dalam waktu 4 Thn sukses apalagi melebihi jokowi ( saat mimpin )  di Solo  dan Wan Abud gagal total di DKI .....kagak bisa dibendung dah....

Snipersiantar:
Semoga ini bukan menjadi sesuatu yang lebih mengerikan, bagi mereka yang Gibran baru jadi cawalkot sudah merasa ngeri..
??? ??? ??? ??? ????

valiant:
gibran capres ....... saya pasti " PROGRIB " pro gibran ..............

Patrick Jahja:
Chance gibran ada dan timely banget, karna 2024 nanti indonesia menghadapi ancaman (baru ancaman doang yah) terjadinya manuver politik untuk meng-goal-kan head2head wowopuan vs anies.

Rull Pakasi:
Kalo sampe kinerja Gibran bagus sperti katanya kerja lompatan berhasil memikat rakyat Solo krn ada keberhasilan mengapa tdk dia dicalonkan presiden 2024 nnti.
Ini bukan sesuatu yg mustahi.

yoseph:
Benar tagline HP (Hewlett Packard), "everything is possible"

Wenas:
kalo 2024 belum ya...entah kalo 2029...kalo emang OK pasti kita mendukung...tapi si Gibran ini kayak kurang trengginas gitu...pengennya profil agak keras dikit

Barbarian King:
Wahyu keprabon ada gak..? Wkkk blm2 udh bicara mistik. Tergantung niat, asal mau cpt bljr dan Ikhlas knpa ga..? Yg kedua tergantung nasib, Tuhan menuliskan gak di garis nasibnya. Mgkn bgtu dlu..

Stevanes Ariffin:
Gibran capres di 2024?? Masih kejauhan lah....

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jika Menang Di Solo, Gibran Capres 2024 yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/jika-menang-di-solo-gibran-capres-2024-JNeaWUSbTH

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: