You Now Here »

Nadiem Murid Baru Seword #1 Opini Indonesia  (Read 119 times - 72 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,421
  • Poin: 23.498
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Nadiem Murid Baru Seword #1 Opini Indonesia
« on: August 09, 2020, 08:19:52 AM »




Han:
IMHO, penunjukan Nadiem sebagai mendikbud ini salah sejak awal. Harusnya biarkan dulu Nadiem fokus membesarkan bisnisnya. Lalu bolehlah pemerintah bermitra dengannya (dan juga unicorn2 lain) untuk bagaimana caranya dapat membantu bisnis UMKM, mirip seperti Jack Ma yang membantu UMKM di China sana. Dengan demikian, ia jadi lebih berperan nyata dalam pendidikan dalam arti lain kepada masyarakat. Pendidikan jaman sekarang tak melulu berupa pendidikan formal saja. Sementara dunia pendidikan formal adalah hal yang sama sekali asing baginya.

Ibarat anak jago matematika disuruh ikut lomba nyanyi.

ivanhoo:
setuju....

Paspisan Haneutna:
sedih

Teha Sugiyo:
miris.

Zeffanya N Zeevanka:
Perlu diingat Mpok ????siapapun mentrinya Pasti gagap fungsi saat pandemic. Jelas bgt smua kena semprot Pak De! Alias raport Merah. Ingat negara setangguh Singapore saja sdh resesi tgl kita nunggu kpn ???? jadi bicara yg urgent ketahanan ekonomi & pangan saja kita kembang Kempis apalagi pendidikan? ???

Barbarian King:
Mancung mirip2 arab .. Takutnya titipan sblh.

Zeffanya N Zeevanka:
Nasionalis sob? ??? ????istrinya seorg katolik. Bhkn beliau ikut baptisan putrinya digereja.

ABCDEFGHI:
Sumber air sudah besar, tapi air ga sampai ke dalam rumah-rumah. Perkiraan paling logis ada masalah dengan pipa salurnya. Mungkin ada yang tersumbat, atau bisa juga bocor. Yang begini paling cocok cek ke lapangan untuk cek realita supaya tidak disuguhi laporan ABS semata. Sidak, inspeksi, terjun langsung mendengar keluhan rumah-rumah yang ga dapat air. Gerakkan anak-anak buah yang bisa dipercaya. Beri tugas itu dan pengertian pentingnya inspeksi dilakukan sebaik-baiknya.

Sambil analisa dan aksi membereskan yang mampet atau bocor. Jangan ragu-ragu copot bawahan yang tidak kooperatif atau yang menyembunyikan sesuatu. Kalau yang dihadapi adalah perangkat daerah yang di luar kewenangan tegas departemen, kerja sama dengan bosnya sob daerah itu untuk mengeluarkan tekanan supaya program berjalan. Toh ada sejawatnya sama-sama pemegang kekuasaan departemen, cuma beda bidang saja membawahi sob-sob daerah.

Di masa krisis kiranya perlu terobosan itu.

Roedy Siswanto:
mpok , menurut aku nggak fair kalau hanya menyalahkan Nadiem. Ada peran kepala daerah yg secara UU harus mengalokasikan 20% apbd untuk pendidikan.

Mpok Desy:
Hehe...aku nggak sedang nyalahin Nadiem pak.  Justru aku merasa Nadiem berada di tpt yg salah.  Harusnya tdk di Kemendikbud.  Lbh pas misalnya ngurus UMKM spy kedongkrak lbh cetar dgn teknologi digital misalnya.  Sama2 berbau pendidikan, tp beda kemasan.

Fakta dana sob itu benar adanya.  Meskipun Nadiem berhati baik memikirkan kuota, tp nyatanya tdk begitu dlm aplikasi di sekolah2 pak.

Jelas bkn salah Nadiem. Namanya maling ada dimanapun. Tp intinya Dana sob tdk bs dianggap solusi kuota.

Begitu loh pak.

Anti Prakerja:
Saya sering berpikir, seandainya bukan Nadiem yg menjadi Mendikbud sekarang apa solusi sekolah di masa pandemi ini? Kalau akhirnya PJJ juga berarti bukan masalah Nadiem nya tapi keadaan yg memaksa seperti itu.

Dalam krisis seperti ini jika hanya jalan satu sektor saja tidak berdampak besar. Sudah seharusnya semuanya miliki sense of crisis. Semua menanggung bukan menghakimi. Seperti contoh di atas. Desa membuka akses internet dgn dana desa. Mereka yg di desa lebih memiliki sense of crisis drpd yg di kota.

Mpok Desy:
Benar sekali.  Nadiem sdh berbuat dgn ide PJJ meskipun terkendala byk hal.  Sense of crisis itulah yg jd brg langka krn nggak semua punya.

Termasuk dana sob yg harapannya bs membantu, tp endingnya muter2 nggak jelas.  Itulah faktanya, meski bkn salah Nadiem.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Nadiem Murid Baru Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/pendidikan/nadiem-murid-baru-uzxMFLRAok

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: