You Now Here »

Perlahan Namun Pasti, Pemerintah Tiongkok Mulai Kelihatan Wajahnya Seword #1 Opini Indonesia  (Read 187 times - 76 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,694
  • Poin: 23.772
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Han:
"Di saat yang sama, bandara di Wuhan tetap dibuka dan melayani ratusan penerbangan pada saat lockdown. Sungguh aneh bukan kalau misalnya kita baru tahu hal-hal tersebut?"

Mohon maaf, kali ini penulis sepertinya salah informasi untuk paling tidak satu hal spesifik ini. Memang kalau kita merujuk media dan forum2 diskusi Amerika, banyak yang mem-forward narasi senada sehingga seolah sudah menjadi "kebenaran": "Wuhan di-lockdown tapi penerbangan internasional keluar China malah diperbolehkan berarti ini adalah bukti kuat rencana jahat China untuk menghancurkan dunia".

Namun kalau kita cari informasi yang lebih dapat dipercaya. Tak perlu jauh2, kita ke Wikipedia saja (salah satu sumber informasi netral yang diluar kontrol pemerintah China) dengan artikel berjudul "COVID-19 pandemic lockdown in Hubei":
Di alinea pertama: "On 23 January 2020, the central government of China imposed a lockdown in Wuhan and other cities in Hubei in an effort to quarantine the center of an outbreak of coronavirus disease 2019 (COVID-19)"
Di bagian lockdown timeline:
23 January, transport in Wuhan, Huanggang and Ezhou severely restricted, including closure of public transit, trains, airports, and major highways
Juga, di halaman "Wuhan Tianhe International Airport", disitu juga disebut tanggal yang sama untuk penutupannya.
"On January 23, 2020, the airport was closed due to the 2020 Hubei lockdowns in response to the COVID-19 pandemic, which originated in Wuhan.[6] The airport reopened on April 8, 2020 following a large-scale disinfection.[7]"

Atau mungkin khusus untuk hal ini sob Manuel punya sumber data yang lebih sahih? Mungkin bisa dicantumkan karena saya juga jadi curious.

Hal2 lain yang perlu jadi catatan:
1. Sumber media: Fox news (tepok jidat), yang kalau di Indonesia ekuivalen seperti "TV ono". Boro2 tentang China, Obama pun juga nasibnya serupa dengan Jokowi di "TV ono". 
2. Saat ini apapun hal2 negatif tentang China laku keras di Amrik, sama seperti topik2 seputaran agama yang laku keras di Indonesia. Apalagi saat ini sedang masa2 panas kampanye pemilu dimana baik Trump maupun Biden sedang "bitching contest" adu keras mengkritik China untuk meraih suara.
3. "Tapi permasalahan utamanya adalah, Pemerintah Tiongkok sangat represif kepada kebenaran. Dan ketika kebenaran itu ditekan, dia akan muncul terus."
Disini sepertinya dalam benak penulis sudah terpatri "kebenaran" seperti apa yang diinginkan. Sehingga di dalam pikiran penulis hanya ada dua kemungkinan: 1). Either pemerintah China mengakui "kebenaran" itu, atau kalau tidak maka 2). Mereka berbohong.

Note: saya adalah warga keturunan double minority jadi mungkin kesannya saya membela "negara leluhur" saya :D haha. Walau sebenarnya ada banyak hal2 yang saya kritisi dari pemerintah China (soal LCS adalah salah satunya). Sebaliknya, juga ada banyak hal2 yang saya puji dari Amerika. Disini saya hanya ingin menyuarakan apa yang menurut saya benar. Karena saya tak ingin membabi-buta ikut "herd mentality" dengan menelan bulat2 berita2 dari media2 yang jelas memiliki agenda tersendiri.

Sean:
Penulis bukan salah info tapi sdh ngaco benar, menulis berdasarkan asumsi belaka padahal pengetahuannya soal China nol besar.
Tidak ada salahnya membela negara leluhur bila memang benar dan itulah kesalahan maupun kelemahan warga keturunan double minority utk mengakui leluhurnya secara terbuka yg mana adalah hak asasi setiap manusia walaupun dilahirkan di Indonesia. Kenapa yg etnis Chinese tidak boleh mengakui keterkaitannya dgn leluhurnya di China yg memang jelas2 keturunan China.
Ingat ya...NKRI tdk didirikan oleh satu etnis saja dan pada masa perang kemerdekaan banyak sekali pelaku sejarah adalah dari etnis Tionghoa yg telah membantu dan berjasa dalam mendirikan NKRI...ironisnya byk dilupakan dan memang tdk byk disinggung dlm sejarah dgn berbagai alasan.

Han:
Well, pada intinya saya akan membela pihak manapun yang menurut pendapat saya benar, terlepas dari negara mana atau siapapun orangnya. Dan pada tulisan penulis kali ini saya menemukan beberapa hal yang menurut saya perlu pelurusan.

Sean:
Hehehe....yg jelas komen saya yg jg opini saya utk mengcounter penulis sdh diblok krn dianggap spam oleh admin

Chuck Longthong:
Waduh, ternyata admin seword main blok-blokan juga ya. Kemarin saya mencoba reply komen orang terhadap komen saya, juga tidak bisa, kayaknya diblok. Sepertinya yang tanggapin komen saya itu admin ya wkwkwkwk

Sean:
Hehehe....ternyata kita senasib seperjuangan ya sob...pada saat kita menyampaikan opini dlm komen kita diblok krn tdk sesuai selera "admin" padahal kita2 ini di seword justru yg berusaha mengimbangi apa yg ditayangkan di seword spy berimbang dan adil bukan berita hoax baik itu artikel penulis maupun yg komen yg sering2 baper berasumsi belaka tanpa fakta dan data yg jelas dan valid.
Iya sih boleh2 saja bebas beropini maupun berkomen tapi semua hrs bisa dipertanggung jawabkan bukan asal komen atau opini doang.
Kalo memang seword media yg benar2 bebas beropini apa saja kenapa kog boleh ya opini/komen pembaca diblok....itu namanya MUNAFIKUN

Sita W:
Saya pernah mengalami spam beberapa kali dan sudah pernah dibahas di sini mas, kalo itu tidak berkaitan dgn admin, mungkin dari para pembaca/penulis yg paham bisa menjelaskan ulang

Love The Truth:
Wow...Ulasan yg TOP

Han:
"Di saat yang sama, bandara di Wuhan tetap dibuka dan melayani ratusan penerbangan pada saat lockdown."

Catatan lain tentang hal diatas: saya jadi ingat tulisan dari mahasiswa kita yang berada di Wuhan di Seword juga yang menceritakan detik2 proses evakuasi yang dinisiasi oleh pemerintahan Pak Jokowi. Disitu ia menceritakan bahwa saat di airport sebelum naik pesawat, tiap orang dites suhu badannya. Kalau tidak salah ada dua orang yang tak lolos tes dan tak diijinkan oleh petugas bandara setempat untuk naik pesawat. Sempat terjadi ketegangan dengan petugas penjemputan kita yang memaksa untuk membawa seluruh WNI sementara pihak China tetap bersikeras. Pada akhirnya diceritakan kalau petugas kita akhirnya mengalah dengan pertimbangan tak ingin nantinya Indonesia dituduh ikut terlibat menyebarkan virus covid ke luar China.

Kalo sob penulis membaca ini, marilah kita berbicara logika. Kalau memang betul bandara Wuhan tetap dibuka seperti biasa dan pemerintah China memang tak peduli dengan penyebaran virus ke luar negaranya, untuk apa mereka susah2 melakukan tes temperatur segala kepada orang2 yang akan dievakuasi bahkan bersikeras untuk menolak kepulangan mereka? Please note bahwa mereka ini akan langsung meninggalkan China, bukan hendak bepergian ke Beijing, Shanghai, atau kota2 di China lainnya. Sebaliknya dengan menggunakan logika narasi tersebut, bukankah semakin banyak orang yang terpapar virus lolos keluar akan semakin bagus?

Sementara ada berita lain dari media Amerika sendiri yang saat proses evakuasi warganya dari China terjadi, justru saat mendarat di Amerika para petugasnya sama sekali tak melakukan protokol kesehatan yang memadai.

Menurut saya: 1). Ada sejumlah kesalahan pemerintah China dalam hal penanganan virus terutama pada saat2 awal. Namun juga 2). Amerika kini sedang membutuhkan kambing hitam untuk melimpahkan seluruh ketidakbecusan mereka dalam hal menangani penyebaran virus di negaranya dan juga hal2 lain. Bahkan urusan demo anarkis BLM pun juga mereka menyalahkan China dan Rusia. Jadi pada intinya, take any news about China, either from western media or chinese media, with the grain of salt. :D

Sean:
Itulah penulis ngaco....dia tdk tahu samasekali stlh dilock down Wuhan jadi tertutup dari dunia luar...yg menulis narasi bandara Wuhan tetap dibuka itu cuma hoax propaganda media barat

Roedy Siswanto:
sob MM , sebaiknya jangan cepat mempercayai media manapun yg memberitakan hal ini . Perang Narasi antara AS dan China ini sdh sampai pada level puncak dengan adanya pilpres di AS tahun ini . Media atau apapun bisa dibeli dan digunakan untuk memperkuat narasi mereka . Kita lihat saja. Aku percaya bshwa kebenaran akan mencari jalannya sendiri untuk mengungkap apa yg terjadi.

Jepri Yip:
Sangat menyedihkan ulasan begini bisa di keluarkan di seword. Jelas jelas airport d lockdown, bagaimana tanpa bukti anda bs dengan yakinnya mengatakan airport di buka dengan dengan airport di buka pula. Please admin seword harusnya di filter dl sebelum di keluarkan tulisan begini. Tambah lama tambah ngaco nih seword

Han:
Mungkin karena Seword memang adalah media opini bukan berita faktual jadi ya memang sah2 saja penulis mau nulis opini apapun, termasuk fiksi atau imajinasi yang dianggapnya sebagai informasi faktual sekalipun. Saya membela kebebasan berpendapat dari sob penulis @Manuel Wawengkang. Meanwhile, siap2 dikritisi saja kalau opininya dianggap kurang logis. Kira2 11/12 dengan pidato "2030 Indonesia bubar" gitu deh.

Sean:
Komen saya yg jelas opini saya dlm mengcounter penulis kog dihapus oleh admin.....apakah itu namanya kebebasan beropini dan berpendapat model seword....pingin nanya aja sob ??? ?????

Sean:
Iya sih....yg pasti tdk ada pemfilteran berita hoax oleh admin seword, seharusnya admin seword melakukan tindakan blokir tayang bagi artikel yg isinya hoax dan penulisnya diperingatkan bukan malah komen sy yg mengcounter penulis dihapus krn dianggap spam....
Beropini dan berasumsi itu dua hal yg berbeda ya...itu jelas
Mana kebebasan beropini di seword yg selalu dibanggakan....komen saya itu jelas opini

Sean:
Ini sdh benar bung Roedy, seharusnya penulis check n recheck sbl beropini apalagi sampai bernarasi bias begitu dan ini bukan pertama kali penulis menulis artikel berdasarkan asumsi belaka

Chuck Longthong:
Terus terang, saya meragukan orang ini. Pertama dia "generasi muda Hongkong". Kedua dia tidak berdomisili di Wuhan. Mirip2 si Koman gitulah

........:
gw kira si komo

Bells Bellz:
ya lewat aja

Lanina:
Minta green card

FAUZi:
Bisnisku banyak berkaitan dengan Tiongkok, jadi kadang bisa stay lumayan lama di berbagai kota disana...

Penulis ngaco belo...

Represif itu perlu terhadap yang tidak sejalan dengan ideologi negaranya...

Hasilnya disana maju dan makin banyak warga yang menjadi kaya serta berkecukupan, beda dengan disini, presidennya takut, menyerah dan sembah sujud kepada kadal gurun, dan gerombolan berjubah hasilnya ya kita lihat ... makin lama makin goblog kita dibuatnya...

Sean:
Bener sob...ini penulis bukan cuma ngaco tapi sdh menyebarkan berita hoax.
Setuju...represif itu bukan saja perlu tapi harus utk pengkhianat2 negara dan sikap China sdh benar terhadap pengacau2 negara tdk seperti di sini makin ga karuan kadrunnya krn memang tdk ada kehadiran negara yg mengawasi apalagi menghukum.
Btw i do stay n live in China...

Robin Thenandez:
Kirain jauh2 ke amerika membawa bukti2 penting, misalnya dokumen rahasia atau formula pembuatan virus atau vaksin. Ternyata cuman cerita2 doank ttg keadaan di china...Itupun tidak ada video atau bukti autentik lain yang menguatkan cerita si li meng yan. Berarti ini kisahnya bisa juga disamakan dengan teori konspirasi lainnya yang sudah beredar...

Sean:
itu org cuma provokator pemfitnah China gimana dia bisa bawa bukti....yah pasti omong kosong lah yg dibawa lari kesana dan memang itu yg dimaui oleh amerika

TUgiyo:
Yg harus diwaspadai di cerita konspirasi ini sih justru donalt trump...bisa jadi dia cari kambing hitam umtuk menyatakan perang guna tetap jadi presiden.
Narasi anti cina saat ini sedang gencar2nya dikumandangkan oleh media2 barat.

TMP2020:
Dari panjang lebar artikel ini, dibagian mana yg menjadi kebenaran/fakta ??

Cape deh....

Robin Thenandez:
jauh2 ke amerika cuman bawa cerita ttg pengelasan rumah warga tiongkok. Kirain bawa dokumen rahasia. Atau sampel virus awal wkwkwk...

Abdul Kahar:
lha yang dokter..yang intel..bilangnya "sepertinya" "mungkin"  mana bisa dipertanggung jawabkan.. ??? ?????

Arif Soetanto:
Donal tram juga bilang punya bukti kuat, tapi ga pernah menunjukkan bukti tsb. Alias pengibulan

Panda:
DT sama aja kelas nya kadrun
Menang juga Karena rasis, sekarang mau pilpres lagi jadi ya Di ulang narasi anti China.

........:
semua msh sebatas teori konspirasi
ad yg blg
elite global
jews
bill gates
soros
wkwkwkkwkw! kl masalah pintu di las, jgn salah lho, org sana mirip bgt am org sini, susah diatur, serampangan kl di jalan raya, belagu makanya pemerintah sana tegas bgt! liar siap digulung hehe!

FAUZi:
Mungkin karena di China dalam menghadapi virus Covid tidak ada yang 'menyerahkan diri' kepada Tuhan dan berjuang dengan kekuatan dan logika waras manusia maka penulis merasa marah kepada China, maklum biasa kan selalu sedikit sedikit bawa bawa Tuhan dalam opininya...



Belum ada kan GKW - Gereja Kristen Wuhan misalnya :D

Sean:
Apakah kita juga harus kasi tahu ke penulis kalo dalang biang kerusuhan di Hongkong itu adalah pastor/pendeta yg disusupkan oleh agen2 cia fbi nerd utk membrainwash anak2 sekolah dan warga disana...
Orang mabuk agama ya begitu dikit2 bawa agama apa2 bawa Tuhan...

Sean:
Saya kira MM itu penulis yg asal nyablak....msh ingat penulis terkencing2 buat pernyataan maaf soal wapres, seharusnya itu jadi best teacher utk tdk mengulangi kesalahan bukannya menjadi lebih baik malah menjadi penulis hoax beneran dan provokatif.
Firstly i need to ask how well do u know about China....only based on news from CNN, FOX News, Google etc? Ternyata nalar penulis hanya segitunya percaya dgn apa yg diberitakan oleh media propaganda barat. These media are rubbish and so do u...
Sbg penulis pernahkan anda tahu siapa wanita yg anda ceritakan dlm opini sampah anda...yg jelas wanita tsb adalah warga Hongkong yg pro kerusuhan atas nama demokrasi jadi bukan seperti yg sengaja ditulis oleh media barat sbg warga China dan org ini sdh dipecat dari institusinya krn sbg pengkhianat yg kemudian "melarikan diri" ke US meninggalkan keluarganya yg "tidak mau ikut kabur" bersamanya. Pelarian tsb atas nama demokrasi yg dibiayai barat dan tujuan dia cuma utk mendapatkan "GREEN CARD". Pengakuan soal kerjaannya di institusinya yg menyatakan terlibat dlm penelitian yg berkaitan dgn virus di Wuhan hanyalah khayalan dan cerita omong kosong dia belaka, itu hanya akal2an spy dia bisa diterima di US...Cobalah cari tahu knp institusinya memecatnya dan tlg deh jgn cari tahu dari sumber barat yg bias terhadap China.
Kemudian pernyataan penulis pemerintah China "sangat represif" terhadap kebenaran juga rakyatnya adalah opini goblok dan tidak bernalar dan juga menguatkan kenyataan penulis tdk lebih dari penulis hoax dan provokator. Once again i want to ask the writer "how well do u know about China, do u ever live n stay in China at least a while or many months maybe"
Penulis dgn nafsunya menggebu2 menggambarkan pemerintah komunisme China yg represif yg begitu mengekang kebebasan rakyatnya adalah khayalan kosong penulis belaka tanpa ada dasar bukti yg menguatkan hanya berdasarkan katanya....sekali lagi katanya belaka.
Utk kesekian kalinya penulis sdh menuliskan artikel opini berdasarkan asumsi belaka tanpa check n recheck.
Di Seword saya yakin byk silent reader yg tdk pernah komen hanya memantau saja dan mrk2 ini byk yg lebih tahu byk dari apa2 yg ditulis oleh penulis Seword.
Sebagai masukan juga kpd pembina Seword cak Alif sekiranya harus ada batasan yg jelas utk penulis yg sdh menulis bila tdk berdasarkan fakta dan data yg jelas harus diperingatkan dan bila berkali2 mengulangi harus disuspend. Jangan sampai menulis artikel hanya berdasarkan asumsi dgn mengabaikan fakta dan data yg valid.
Btw i do live n stay in China so long that i can speak mandarin fluently n my family are also in China now....so no matter what i do know China better than this writer.

Buaya2009:
Tenang, sob Sean, tenaannggg ... kepala harus tetep ademm ..... hehehheehhhehehehhh
Banzaaiii !!

Sean:
Ya ya...teennaanngggg sih dan hasilnya opini komen saya sdh diblok oleh admin krn dianggap spam, katanya di seword bebas beropini bebas berkomen bukannya yg salah diluruskan malah dianggap bukan masalah.
Tidak ada batasan jelas mana yg hoax yg tdk boleh ditayangkan....katanya Seword anti hoax

Buaya2009:
Syukurlah, broh, itu yang penting, hati boleh panas, kepala tetep adem, saya ajj pernah komen dan langsung 'ditahan' Seword tanpa bisa sempet tayang itu komen, yah biarin ajj .... take it easy .... hehehehhhh.... ok, broh, God bless you yach

iam hêylêl:
China tidak akan sampe ke level USA dan Russia berada, china cuma tetangga sebelah dengan uang sekarung.. Ahaha

hoetomo:
Benar , Pemerintah dan rakyat disuatu negara memang bisa berbeda ;
Misalnya : Pemerintah mau perang (irak) , Rakyat tidak setuju (demo).
Lihat saja Hongkong , padahal mereka juga China tetapi melawan dengan gigih.

Sean:
Saya bantu luruskan sob itu Hongkong adalah bagian yg tdk terpisah dari China, yg melawan di Hongkong atas nama demokrasi adalah zombie2 brainwashed barat dan belakangan ini sdh byk agen2 barat dari CIA,FBI,NED yg jadi provokator dan pendana yg ditangkap di Hongkong, apa yg terjadi di Hongkong adalah jelas didanai oleh US, byk bukti keterlibatan konsulat US dan bahkan Konjen US secara diam2 berkali2 bertemu dgn pihak rioter Hongkong.
Semisal satu daerah di Indonesia yg memberontak melawan dibantu provokasi asing apa sikap dan tindakan pemerintah Indonesia....mendiamkan saja? atau memberangus pemberontakan? dimana sikap pemerintah China dlm hal ini selalu dianggap represif dan dikaitkan dgn keburukan komunisme yg tdk ada dasar kaitannya.

Panda:
Haha, media AS Di Percaya, ya jelas aja jelek kan pemerintah China.
Ga usah jelek2 kan Pemerintah orang.
Coba Bung MM kasih komen tabiat Presiden DT sendiri dlm ngurus corona maupun pemerintahan nya.

Sean:
Itu seharusnya yg dibahas bukannya ikut2an bias sampai menjelek2an pemerintah China

si memble:
Kalo ada negara yg sengaja memyebarkan virus mematikan kerakyatnya sendiri, bisa dipastikan negara itu akan ditumbangkan oleh rakyatnya sendiri apapun ideologinya atau sekuat apapun tentaranya.
Kalo bicara konspirasi, menurut artikel yg pernah sy baca, virus ebola dan hiv yg pernah mengganas di afrika adalah hasil rekayasa labolatorium negara maju yg ingin tahu tingkat penyebaran dan tingkat kematian, karena dirancang  sbg  senjata biologi.
Kecil kemungkinannya suatu negara menyebarkan virus yg mematikan dinegrinya sendiri.

Chuck Longthong:
Pemerintah US bisa memberi tempat bagi orang ini tapi tidak bagi Mikovits.

........:
mikovits sapa si

Hendra Sulindra:
li meng yan  itu bukan orang penting ,tapi sengaja diblow up seolah2 orang penting yg membuka rahasia  tapi ga bawa dokumen/data penting? sama halnya ngomong mendapat visa unlimited tapi didenda karna over stay lucu ya

Sean:
Bukan hanya lucu dan penulis yg merasa lebih tahu malah menunjukkan ketidaktahuannya dlm menulis artikel ini....itu namanya apa ya...goblok unlimited....kan begitu sob

Rosita:
Setuju, click bait "Judul" nya serem, isinya KOSONG!

Buaya2009:
Tenang, kawan2, tenang, saya perhatikan sebagian dari kita mulai terbawa perasaan neh disini, hehehehhh, boleh baper siyh, tapi hati2, takut kebablasan... hehehheehhh .
Banzaaiii !!

AK-47:
Baru-baru ini beredar kabar bahwa ada seorang Tiongkok yang memiliki gelar yang sangat tinggi di negara tersebut kabur ke Amerika untuk mendapatkan perlindungan karena ia merasa terancam akan dimusnahkan oleh pemerintah Tiongkok.


bikin tulisan panjang lebar bla..bla.bla..... ternyata dasarnya cuman dari kalimat "beredar kabar................" alamakjaaaang....! ngana ada bagosip sto?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Perlahan Namun Pasti, Pemerintah Tiongkok Mulai Kelihatan Wajahnya Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/perlahan-namun-pasti-pemerintah-tiongkok-mulai-tF9QqUeZkf

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: