You Now Here »

Arianti Membongkar Kejahatan Medis Dan Rapid Tes Seword #1 Opini Indonesia  (Read 155 times - 39 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,701
  • Poin: 23.779
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Barbarian King:
Alasan utk mengeruk duit pasien. Alasan klasik itu sdh biasa .. tujuannya cuma 1. Agar kita keluar duit lebih byk.. Teman saudara,kerabat, tetangga semua mengeluh begitu. Hanya karena kuliah dkter biaya mahal, buru'' nyari balik modal. Samaa kyk caleg,yg gagal stres dan yg diangkat buru'' nyari balikan modal.
BAGAIMANAPUN CARANYA..
SAMA KOQ KAKAK..
??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???

TUgiyo:
Selama sistem pendidikan seperti sekarang saya yakin kasus2 ini akan terus terjadi.
Orang jadi dokter sekarang tujuannya apa ? Cari duit. Sumpah dokter meskipun ga semua tp sebagian besar adalah sumpah kosong.

Paijo:
Benar Pakdhe Tugiyo

septian rc:
Kalo kacung who mungkin terlalu tinggi lah ya.. kacung mafia obat tepatnya

Paijo:
Bukannya sdh rahasia umum banyak oknum dokter yg dpt komisi dr industry farmasi jika obatnya ditulis di resep

Anti Prakerja:
Itulah gambaran gelap dunia medis kita. Dunia yg seakan milik mereka belaka sehingga kita hanyalah objek mati baginya.

Teringat petuah bapak saya tentang 3 profesi wakil tuhan: Dokter, Hakim,dan Guru. Jika rusak kepercayaan kita pada 3 profesi itu maka rusaklah sebuah peradaban. Mereka lupa, dibalik profesi tersebut ada pertanggungjawaban berat yg akan diminta.

Untuk kasus jerinx, perlulah belajar membedakan kritikan dengan hinaan.

«§»:
jerinx tidak berkutik karena IDI bisa menekan menkes apalagi IDI diisi kadrun dan mulai berpolitik.

«§»:
makanya ketika ada berita banyak dokter mati karena covid, gw sih gak terlalu sedih karena mengingat kasus dokter komersil, banyaknya "dosa2" dokter yg menzolimi pasien.
bahkan gw cenderung geram melihat dokter yg manja, mengeluh karena banyak dokter yg mati karena covid ...
dokter manja yg tidak siap menerima resiko pekerjaan.

sedangkan tentara tidak pernah mengeluh ketika ditugaskan terjun ke perang yg pasti akan menewaskan tentara.
dokter cengeng ketakutan menghadapi covid.
dokter mengutamakan keselamatan diri sendiri daripada keselamatan pasien makanya walau dalam keadaan darurat, pasien diwajibkan harus melakukan test covid sehingga sangat sering pasien meninggal karena lambatnya penanganan karena harus menunggu hasil test covid.

ABC:
Mana lebih penting prosedural rapid test atau penanganan medis dan penyelamatan nyawa manusia? Bila kedua2nya penting ya ditangani dengan baik sesuai tingkat urgensi dan prioritasnya, jangan satu tindakan medis menjegal dan menghancurkan tindakan medis lainnya,
Kedua2nya harus dibuat sinkron dan perlu diingat RS dan dokter itu kegiatannya pada aktifitas sosial dan komersial, buatlah regulasi yang waras biar semua terjaga kewarasannya demi mengeliminir kekonyolan yang sudah nyata telah menimbulkan korban sia2. . . .
Cerita diatas adalah suatu kejadian yang tragis dan ngenes, bukanlah kejadian yang normal lagi.

«§»:
mengutamakan test covid daripada keselamatan pasien karena dokter lebih mengutamakan keselamatan diri sendiri daripada keselamatan pasien --> dokter melanggar sumpah dokter

ABC:
Sedemikian parahnya kah? berarti jiwa sosialnya diparkir & materinya tetap dikejar ya? Lupa atau nglupa kalau sumpahnya disaksikan Tuhan.

erik:
makasih udh berbagi rahasia umum ????

sumsumMerahPutih:
SUDAH UMUM..

MATINYA HATI DOKTER INDONESIA (estimated 95%).
(analisa oleh rakyat biasa)

Parganago Lumbannahor:
Gak peduli jual kerbau atau singlet, orang medan senengnya berobat ke Penang,Malaysia. Mau banyak cerita takut diJERINXkan ama IDI.

Benny Joe:
Jgn percaya dunia kedokteran indonesia

kurakuat:
sudah jadi rahasia umum ,makanya orang2 yang berduid lebih senang lari ke singapura kalo keluarganya sakit

Besler:
Pas! Di Penang dokter2nya gak mau tipu2.

Oen:
Klo di Penang dokternya yang bertanya ,ada apa lagi bpk ibu yang mau ditanyakan , terbalik dengan dokter di Indonesia , pura pura sibuk cukup ya bpk ibu hehehe

Awam Wahono:
Kelahiran anak saya yg ketiga juga begitu di tempat bidan didiemin sampai ketuban kering lalu dirujuk ketempat bersalin relasi bidan ybs ujung ujungnya dioperasi kerumah sakit ! Setelah itu dibawa lagi kerumah bersalin rujukan bidan itu, pertanyaan saya kenapa bidan itu kok ga merujuk lgs kerumah sakit waktu itu , yg membuat pikiran kalau ingat waktu itu koq agak aneh istri saya harus dioperasi cesar ?! padahal anak pertama dan kedua tidak dioperasi ! Setuju harus ditertibkan dan dilibas ! Tuman .

«§»:
lebih tepatnya, dokter adalah kacung mammon.

utk kasus darurat, apakah test covid masih diwajibkan?

mafia rumahsakit, mengutamakan penanganan ug berbiaya paling tinggi yaitu operasi, dan mewajibkan pasien melakukan serangkain prosedur tes yg tidak ada kaitannya dgn penyakit.

pasien selalu berada pada pihak paling lemah ... dan dokter-rumahsakit memanfaatkan IDI dan menggoblok2i pasien yg awam dgn istilah medis.
menkes? dibungkam oleh IDI.

Paijo:
Kalau ga salah, Terawan itu dulu tentara berpangkat letjen, tp sepertinya tidak bertaji

Suharsono:
Mari kita berfikir sedikit bijak.....
Saya yakin, tidak semua dokter di IDI yg punya prinsip "money is the first"..... Masalahnya ada elit2 IDI yang punya prinsip seperti saya tulis diatas, sehingga mereka menekan anggota lainnya.
Semoga dokter2 yg masih punya hati nurani bisa membuka mata hati yang salah jalan dan tidak menjalani sumpah sebagai dokter.
Jadilah pelayan yang baik bagi masyarakat.
Tuhan memberkati. Ylu.

«§»:
berapa banyak dokter yg baik dan jujur?
bagi pasien, untung2an kalo ketemu dokter yg baik dsn jujur.

Rifan Hasbullah:
Rapid tes itu Dagangan nya siapa sih , kok masih di pertahankan padahal kurang akurat hasilnya

Lanina:
Wow... emejing banget, duit di atas segala nya.

bayu:
Pepatah jawa mengatakan golek pitik kelangan sapi, si ibu gak mau ikuti ptosedur rapid tapi kehilangan buah hati tercinta, sungguh ironi. Hanya 150rb aja resiko anak meninggal ditempuh, buanglah ego, istri saya awal juli juga bersalin dan memang saat ini hrs rapid, ya dijalani to, untuk kepentingan bersama

Abdul Kahar:
itu kan meninggal karena lambat penanganan.. boleh aja rapid test, tapi yang utama tolong tangani dulu pasien to..bukan rapid test dulu???

«§»:
ya betul.
justru si dokter tidak mau menangangi pasien kalo hasil test rapid belom keluar ... pasien keburu makin parah bahkan mati.

Oma Acel:
Kalau mau disalahkan,  bukan keharusan rapid testnya,  tapi lebih kepada kenapa tidak dilakukan pemeriksaan dulu oleh dokternya. Rapid test itu untuk screening ibu hamil yg akan segera melahirkan, terhadap kemungkinan bayinya terpapar kalau ternyata ibunya positif . Karena menurut data,  di 2 RS di Newyork dari 215 ibu melahirkan,  13,7% ternyata positif  tanpa gejala. Jadi sebenarnya adalah untuk melindungi bayinya terhadap paparan virus covid dari ibunya,  seperti ibu dg HIV yg melahirkan.
Googling aja covid rapid test for giving birth mother...banyak infonya... Jadi bukan akal2an dokter di indonesia, duuh...

Tony Gede:
Yang jadi masalah di kasus Arianti ini, ketuban sudah pecah, tapi dokter tetap nggak mau bergerak menolong.

Sudah gitu, RS tersebut nggak bisa ngelakukan rapid test pula, sehingga Arianti terpaksa ke puskesmas.

Odank Sagala:
akibat jadi kacung ibu ibu yang mau melahirkan maka Jerinx masuk bui... bravo Jerinx..

Andy Wijaya:
Semoga Jerinx cepat dibebaskan

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Arianti Membongkar Kejahatan Medis Dan Rapid Tes Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/arianti-membongkar-kejahatan-medis-dan-rapid-tes-XFj8wcsgSR

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: