You Now Here »

Sekali Lagi, Pemerintahan Jokowi Sudah Bertindak Tegas Terhadap HTI, Sekarang Giliran NU Seword #1 O  (Read 125 times - 59 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,421
  • Poin: 23.498
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Fidi W:
Ini tempat beropini, berargumen dan diskusi, bukankah sebaiknya kita hindari penggunaan kata² yg bisa menyinggung yg lain. Seperti Agama Onta, kantong kresek dan gombal bau...  Bukankah ada masa dlm sejarah yg mkn bkn di Indonesia pemeluk agama² lain bertikai. Itu pemeluknya bukan ajaran agamanya.
Kepala wanita berkerudung tdk hanya penganut Islam, adakah kerusakan kulit kepala para Biarawati ?
Sebaiknya kita memperbaiki kerusakan tdk dgn menimbulkan kerusakan lain.
Salam damai dari hati apapun agama yg dianut.

«§»:
justru itu, demi menghindari penyebutan kata "suatu agama" makanya dipilih diksi "agama onta" utk menyatakan ketidaksukaan terhadap kadrun

serupa tapi tak sama, pemakaian tutup kepala biarawati bertujuan beda dengan jilbab yg dipromosikan kadrun.
jilbab adalah simbol arabisasi sedangkan pakaian biarawati adalah "seragam dinas".

Alex R.:
Kalau aksi gruduk menggruduk menjadi cara penyelesaian masalah apakah tidak akan berakibat meluasnya konflik horisontal di masyarakat?

Erika:
Komentarnya sama dgn Munarman ??? ??? ??? ???

Alex R.:
Sebagai orang awam dalam hukum saya sebetulnya ingin bertanya apakah ada konsekuensi hukum terhadap HTI yang dibubarkan pemerintah. Namanya organisasi kan ada pengurus dan pengikutnya. Lalu kalau organisasinya dibubarkan tapi pengurusnya tetap bebas melakukan kegiatan menyebarkan paham organisasi tersebut lalu apa artinya pembubaran organisasi yang bersangkutan.

FAUZi:
Sudah akut takutnya Om... maka cuma organisasinya yang dibubarkan tapi penggagas, pengurus dan semua yang terlibat tetap didiamkan dan dibiarkan

«§»:
ibaratnya hanya sebatas mengacak acak sarang preman sementara preman nya sendiri tidak dibasmi

Fsasosi:
Bikin pelem lagi...

«§»:
itu hanya reaksi spontan dan segera utk menanggapi aksi brutal dari zombie penyembah khilafah.
menunggu presiden bertindak ?  sampe lebaran monyet kelesss

Erika:
BACA makanya... kok ngotot amat nunggu presiden

TR Kurniawan:
Pendukung Calon Presiden Lain sepertinya .... ngotot amat ke Presiden :)

«§»:
justru mengharapkan langkah presiden.
jika pihak selain presiden maka dianggap langkah institusional, langkah anarkis

FAUZi:
Untuk membubarkan HTI saja, pemerintah membutuhkan sebuah Perppu yang mengubah UU No.17 tahun 2013 tentang Ormas.

Nah terbitkanlah perppu untuk mengembalikan UU subversif, untuk membentuk institusi seperti "Laksus", Litsus dan sejenisnya.... Lalu bertindaklah

HAM seperti juga demokrasi, seperti yang selalu kukatakan adalah the biggest bullsh*t, persetankanlah HAM yang penting negara aman, tenteram dan tidak ada gesekan karena masalah keyakinan

Memangnya dengan mendiamkan akan selesai ? yang ada Indonesia akan hancur, budaya nusantara akan musnah digantikan budaya onta dan kadal gurun, wanita Indonesia akan rusak kulit kepalanya karena dibungkus kantong kresek dan gombal bau..., keindahan tarian tarian nusantara akan musnah, dan yang paling berat adalah para onta gurun akan menghabisi semua yang tak sepaham

Sadarilah kalau saat ini dunia pendidikan sudah hampir sepenuhnya dikuasai para kadal dan onta gurun dengan ajaran ikhwanul musliminnya karena pembiaran selama hampir 20 tahun ini...

Kalau tidak sekarang dihabisi apakah mau menunggun Indonesia 'habis" ?

Ibnu Gunawan:
wanita Indonesia akan rusak kulit kepalanya karena dibungkus kantong kresek dan gombal bau
Bahasa Anda sangat memprovokasi dan melecehkan .....

Erika:
That's ok... dia seorg pemuja orba. Dimaklumi saja... anggap saja hiburan. ??? ??? ??? ???

FAUZi:
sebelum 1998 tak banyak wanita Indonesia yang kepalanya dibungkus begitu, sejak ajaran ikhwanul muslimin setelah reformasi nan bodoh itu , mereka menyusup ke dunia pendidikan, semua terjadi, dan semakin masif..

SEBUT ajaran Walisanga selaku penyebar Agama Islam di nusantara yang mewajibkan itu...

Rara Dayatri:
Nama Fauzi yg kamu pakai telah melecehkan menghina kami muslimat nahdliyin juga.. Diam ato kami diamkan

FAUZi:
Faktanya memang begitu....................

SEBUT AJARAN WALISANGA yang mewajibkan

«§»:
memang tidak mungkin walisongo ujuk ujuk datang ke tanah jawa langsung mewajibkan budaya arab hahaha.
justru pake "cara licik", sementara menerima budaya lokal bahkan budaya dari agama lokal seperti misalnya wayang, bahkan memakai wayang dari ajaran hindu sebagai alat menyebarkan agama arab.
ini adalah contoh pembajakan agama terhadap ajaran agama lain.

FAUZi:
Apapun cara dan sistim yang digunakan jelas para Wali lebih faham tentang itu, dan beratus tahun setelahnya semua baik baik saja sampai reformasi 1998 ..............

Kelemahan pemerintah yang cenderung membiarkan membuat mereka mampu mencuci  ajaran Para Wali dan akibatnya ya lihatlah sekarang ini

Ibnu Gunawan:
Kalau anda tidak mengerti syariat Islam jangan sok sok an analisa.
Jelas sekali si Fauzi ini dan Mayoritas komentar disini adalah bukan Anti Khilafah...tapi sebenarny Anti Islam.

FAUZi:
SEBUT AJARAN WALISANGA YANG MEWAJIBKAN ...................

Kalau tak bisa sebaiknya akui kalau ajaran Ikhwanul Muslimin memang sudah merasuk

«§»:
islam sekarang adalah islam karena kadrun.
kelompok islam dari walisongo cenderung diam bahkan malahan berubah menjadi kadrun.

walisongo memulai, kadrun memodifikasi

«§»:
menolak jilbab dianggap anti islam --> inilah ciri khas kadrun, menggunakan jilbab sebagai simbol mereka.

sedangkan sejak zaman dulu wanita indonesia yg beragama islam tidak menggunakan jilbab

Erika:
Sebaiknya kamu diam... semakin kamu berlomentar ttg penutup kepala semakin orang akan menyoroti sisi lain dr isi kepalamu. Aliran islam saya juga tdk mewajibkan wanita menutup kepala tp kita tak perlu juga ekstrim. Harus ada prioritas sikon disini.

Ingat silent is golden.

FAUZi:
Diam agar budaya nusantara semakin rusak ?

«§»:
aksi mendiamkan justru membuay kadrun leluasa menyebarkan racun khilafah ... sementara pemerintah (presiden rezim apapun) telah dibuat paralyzed, ternsandera politik oleh kadrun.

ketika pemerintah tidak bisa diandalkan, justru rakyat harus bertindak melawan kadrun seperti yg dilakukan nu.

tentukan sikapmu !!!  either with us or against us ...

«§»:
jilbab adalah simbol kadrun makanya kadrun mati2an memperjuangkan simbol tsb.
semakin banyak pemakai jilbab adalah simbol keberhasilan kadrun.

apakah islam harus dgn jilbab ?
apakah islam nusantara dgn kebaya dan konde (bukan jilbab) adalah islam aliran sesat ?

kita perlu "berperang" dgn simbol, gunakan kebaya dan konde, atau apapun pakain yg sopan asalkan bukan jilbab demi memerangi simbol kadrun.

jika tidak berjilbab berarti kafir, maka kafirlah semua pahlawan wanita muslimah indonesia yg tidak berjilbab. (cut mutia, ra kartini dll)

Joe aja:
Dan gue rindu lihat anak2 perumpuan dan wanita dewasa memakai konde seperti dahulu. Itulah budaya leluhur yg sangat adi luhung. Bukan budaya arab yg hrs tertutup (maaf jgn tersinggung). Budaya nenek moyang kita dahulu  wanita hanya memakai kerudung saja.

Alex R.:
Setuju banget, sayang sekali masyarakat tidak paham perbedaan antara esensi ajaran agama dan pemaksaan budaya lewat agama.

FAUZi:
Itulah... maka dalam lingkup kecil kita masing harus kita perangi pemaksaan budaya onta yang dipaksakan itu, karena tujuan utamanya adalah khilafah dan musnahnya budaya asli


Ingat bagaimana ISIS merusak, menghancurkan semua simbol budaya dan membakar buku buku ajaran yang tak sepaham

FAUZi:
Itulah...

Maka aku sejak awal tegas... istri pakai = talak 3 tanpa basa basi

«§»:
menurut kadrun, konde adalah kafir
jilbab telah dijadikan simbol kadrun ....
sama seperti palu arit dijadikan simbol komunis

ajaran kadrun menolak budaya luhur nusantara, hanya budaya onta yg disembah kadrun.

Erika:
Iya monggo... jgn cuma berteori... rakyat bergerak. Minta DPR dong... mau tapi nunggu ya ga dtg2... dibilangin utk membunuh 1 HTI itu perlu UU. Bukan perppu dll.... jgn menyepelekan nyawa ma usia. Kita tdk di dalam masa orba

TR Kurniawan:
PerPu atau UU kalau bertentangan dengan UUD pasti KO di MK ..........  UU represif yg bertentangan dengan UUD pasti akan kalah di MK ..............
Solusinya kepolisian memang harus lebih berani dan lebih cepat bertindak jika ada potensi makar.......
karena itu pemerintah memperkuat Kepolisian dengan bantuan TNI untuk terkait tindak Terorisme agar mereka tidak mudah diadu domba ....  agar jangan sampai seperti beberapa tahun lalu

TMP2020:
Ga hrs DPR saja....

Perppu adalah hasil inisiatif Pemerintah/Presiden yg dg pertimbangan subyektif memandang adanya kegentingan yg memaksa. Dan Perppu akan menjadi UU setelah disetujui dan disahkan DPR.

«§»:
presiden berganti tapi gak pernah menyentuh ideologi anti pancasila.
makanya khilafah semakin gemuk ... seperti memelihara lintah di dalam tenggorokan

«§»:
si erika gak setuju kalo antek hti dibunuhi tapi gak mengatakan apapun tentang setan khilafah yg bergentayangan mau diapain ?

Erika:
Kamu itu tolol kelewatan. Hanya setan yg setuju membunuh dgn dugaan. Kamu pemuja orba jd maunya apa2 kayak suharto main cabut main culik...

«§»:
lah sejak kapan gw sarankan pembunuhan ?  gw hanya menyebut menghabisi ideologi khilafah

Brian:
Betul sekali, pembiaran ideologinya secara sistemik selama belasan tahun ini tidak boleh dibiarkan.

Berharap ormas atau massa menggeruduk sembari menunjuk2 hanya ke pihak legislatif untuk membuat aturan, apakah ini tepat?

Pihak lain sebagai pemegang kekuasaan (alias eksekutif & yudikatif) juga perlu bertindak nyata. Oke lah dimengerti kalau masih ada dilema untuk "memusnahkan" makhluk2 ekstrimis-radikal ini secara literal.

Tapi apa yang sudah dilakukan untuk menangkal ideologi ekstrimis-radikalnya?
a. Apakah sudah dilakukan koreksi menyeluruh thd materi2 pelajaran sisipan ideologi tsb di kurikulum pendidikan formal?
Jawabannya "belum terlihat"

b. Apakah sudah diberikan dukungan resmi thd pihak2 yang selama ini bertindak nyata melawan ideologi ekstrimis-radikal?
Jawabannya "belum terlihat"

c. Apakah pihak yg bertindak nyata melawan ideologi ekstrimis-radikal sudah diberi panggung yg lebih luas untuk counter-propaganda?
Jawabannya juga "belum terlihat"

d. Apakah minimal sudah mengeluarkan sikap yang tegas dan jelas untuk melawan ideologi ekstrimis-radikal ini?
Jawabannya (sayangnya) "belum terlihat, baru sebatas pernyataan normatif yang sangat main aman"

Dengan realita seperti ini, justru belum tepat kalau keluar kesimpulan bahwa pemerintah (baca: eksekutif) sudah bertindak tegas.

Erika:
HTI masuk Indo dan menguasai mesjid sejak tahun 1983, NU dan muhammadiyah dan MUI yg harusnya ngawasin mesjid2 pengajian2 KEMANA? skrg HTI sdh berevolusi bertransformasi kalian baru ngoyak2 pemerintah.

FAUZi:
Dan sejak 1983 sampai 1998 mereka tak berdaya ...

Baru setelahnya mereka unjuk gigi karena lemahnya pemerintah...

Dan pemerintah saat ini yang diharapkan tegas malah makin diam, makin takut dan makin pasrah sampai tiarap sembah sujud

Brian:
Pendapat mba ini seakan-akan menyatakan solusi untuk ideologi pengkhianat adalah menyerahkan ke ormas-ormas.

Apakah benar begitu? Kalau memang benar, hati nurani mba sebenarnya menyadari loh kalau pemerintah & penegak hukum memang cenderung lembek menghadapi ideologi ini & pengikutnya.

Pemerintah & penegak hukum tetap harus bertindak nyata menangkal ideologi ekstrimis-radikal, coba deh minimal 1-2 saja dari pertanyaan a, b, c, d sebelumnya itu ada yang dilaksanakan atau tidak?

Kalau memang tidak sepakat dengan tindakan represif, counter-propaganda adalah salah satu solusi lainnya. Tapi pihak yg melakukannya apakah sudah di-support, atau hanya dibiarkan berjuang sendiri?

Desakan bagi pemerintah untuk bertindak tegas ini justru untuk mencegah makhluk2 ideologi tsb mengoyak negara kita lebih besar, karena minimal selama 5-15 tahun terakhir cenderung dilakukan pemakluman atau pendiaman.

«§»:
erika emang gak jelas.
mempertanyakan kemana nu yg seharusnya mengawasi mesjid2 pengajian2 .... tapi juga menyangkal telah menyerahkan tanggungjawab kepada nu
liat di caption ini.
(click to show)


«§»:
loh koq menyerahkan tanggung jawab ke ormas, emangnya mereka punya wewenang ?
seharusnya fungsi pengawasan dan pengendalian (terhadap ideologi anti pancasila adalah tanggungjawab dan wewenang pemerintah.
kalopun nu bertindak, itu adalah bentuk tindakan warga ketika tidak ada tindakan dari pemerintah.

Joe aja:
Yang pasti  harus ada sinergitas antara pemerintah,aparat penegak hukum, partai politik, ormas agama yg nasionalis, dan rakyat untuk bahu membahu memerangi paham yg tdk sesuai dgn ideologi bangsa. Kalau salah satu dr mereka tdk mendukung, akan berat sekali untuk membumi hanguskan eksistensi paham2 yg merugikan bangsa dan negara.

Contoh nyata adalah paham HTI yg berafiliasi dgn satu atau dua partai politik. Walaupun kecil persentase pendukungnya, namun demikian ibarat sel kanker yang menggerogoti tubuh pelan namun pasti yg berakibat pada kematian itu sendiri. Itulah kenapa Indonesia skrg sedang "sakit" karena paham radikal terus merongrong  tubuh persatuan dan kesatuan dan jika tidak diobati dgn serius, maka keruntuhan ada di depan mata.

Untuk saat ini kita hanya berharap banyak pada seluruh elemen bangsa yg masih mencintai Pancasila dan NKRI utk menjadikan HTI dan turunannya sebagai musuh bersama. Begitulah ninja turtles.

Budi Armansyah:
Saya memang sependapat dg mbak Erika. Jokowi itu bukan mao zedong, josef stalin atau kim jong il.

«§»:
bagaimana dgn saudi dan beberapa negara arab yg terang2an memerangi ideologi khilafah ?

Budi Armansyah:
Kalau utk saudi itu jelas karena sistem mereka monarki absolut. Yah.. 11-12 lah macam Komunis cina. Kekuasaan mutlak di satu tangan

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Sekali Lagi, Pemerintahan Jokowi Sudah Bertindak Tegas Terhadap HTI, Sekarang Giliran NU Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/sekali-lagi-pemerintahan-jokowi-sudah-bertindak-SAKhxYEa6L

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: