You Now Here »

Sertifikat New Normal: Pemerasan Di Tengah Pandemi Seword #1 Opini Indonesia  (Read 143 times - 63 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,693
  • Poin: 23.771
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Fsasosi:
Kayaknya terinspirasi dari sertifikasi halal..

Wele Wele Machih Learn To Joke:
bullseye! kena sambungan langsung jarak jauh

Johny Tan:
maksud pemerintah juga untuk membantu para asn atau petugasnya yg selama pandemi juga sedang susah sepi pungli

«§»:
ingin mengulangi kesalahan gereja katolik yg menjual sertifikat pengampunan dosa ...
ingin menjadi seperti mui yg menjual sertifikat halal ...
sekarang kemenpar jualan sertufikat new normal hahaha

covid menjadi ladang duit :
1. bidang medis : jualan rapid tes, swab test, tpk, vaksin,
2. bidang pariwisata : jualan sertifikat new normal
3. bidang agama, jualan sertifikat halal covid
4. bidang pertanian, jualan kalung covid
5. bidang IT, jualan pulsa, gadget utk wfh
6. bidang birokrasi : punya alasan minta utang ke pemerintah pusat utk covid
7. bidang perdagangan, jualan bumbu yg katanya bisa melawan covid, masker, hand-sanitizer

apalagi yaa ....

si memble:
Budaya buruk yg terus dipupuk, cari kesempatan dalam kesempitan, waktu orang lain kecepit malah dicopet.

Mr. Anonimus:
Sebenarnya tujuan awal sertifikasi adalah untuk meyakinkan masyarakat bahwa sesuatu yang disertifikasi sudah diawasi dan diyakinkan keamanannya, sehingga masyarakat tidak takut lagi untuk menggunakannya dalam aktivitas hidup seperti biasa, namun melihat kelakuan oknum dan ketidakdisiplinan masyarakat, menurut saya sertifikasi itu menjadi malapetaka laten... tapi itu pendapat pribadi saya saja...

firman proindo:
Ternyata sehari hari kita jadi pemberi uang suap. Contoh urusan surat tanah.
Bisa gak belenggu setan itu kita lepas?

Dan gw baru tau kalo ngurusin surat tanah itu gratis

Rosita:
Ini ulah PemDa, seperti di Bekasi!  Jalan umum dijadikan areana jajan pasar!

Jesse Sihombing:
Bah cemmana nih pejabat di negaraku ini kok pake sertifikat ya Semua.
Sertifikat halal,,,New Normal,, Tanah.
Jadi nanti semua urusan harus ada sertifikat. Memang kalau otak cari duit itu ada aja ya nyangkut di otak mereka ini

sutan saja:
Pengalaman mengurus surat2, barusan 2 bulan yang lalu ngurus surat pindah, e KTP, KK baru, KIA, akte kelahiran anak, semuanya gratis kok, dan tidak ada pungutan sepeserpun, kecuali biaya parkir hehe. Semoga sertifikat new normal, kalaupun benar-benar perlu, juga benar-benar gratis.

«§»:
urusan dukcapil gak minta pungutan karena takut dilaporin dan dukcapil gak berurusan dgn bisnis ....
sedangkan urusan industri kan berurusan dgn bisnis makanya dianggap wajar jika ada pungutan dan gak mungkin dilaporkan karena akan merugikan nama baik bisnis

Teddy rukmantara:
Apakah ada bukti bahwa sertifikasi new normal hotel ini ada biaya atau punglinya? Kalau ada ya laporkan saja tapi jangan beropini negatif terhadap usaha pemerintah dalam mencegah penyebaran corona, terlebih lagi menuduh pemerintah lebih membebani lagi pengusaha hotel yg sekarang ini bebannya sudah berat

TR Kurniawan:
Menurut saya Sertifikat itu penting sebagai bukti telah menerapkan protokol kesehatan ..... karena Pelanggan akan lebih yakin terhadap protokol kesehatan Hotel atau Tempat Wisata sehingga Pariwisata bisa hidup kembali ...............
Sebagai contoh adalah Kolam Renang (baik di wisata atau di hotel).......... kolam renang harus ada proses pengolahan dengan menggunakan bahan kimia tertentu untuk membunuh bakteri .......... ini penting karena pihak hotel tidak bisa memastikan pelanggan nya penderita atau tidak sehingga jika pelanggannya OTG tidak menulari pelanggan lain karena Air kolamnya sdh mengandung anti bakteri ......
Hasil dari penerapan sertifikat ini adalah saat ini tempat wisata dan hotel sudah mulai kembali normal  .... di Jawa Timur Malang dan Batu macet terus setiap sabtu minggu .......
Dan sertifikat ini memang gratis ...............

«§»:
bukankah sebelumnya sudah ada sertifikasi standar ISO 9001 dan ISO 14001 ?

Panca P:
Ini nama sertifikasinya ARISE, sbg prasyarat industri pariwisata akan beroperasi di kondisi new normal dan ada BUMN yg menyediakan jasa tsb

«§»:
thx atas penjelasannya

Zolda:
Harusnya pengajuan sampai penerbitannya gratis. Tapi kalau dimintai duit, sungguh ter..la..knat

Blusukan Jakarta:
Susah ya punya pemerintahan yang pura-pura jujur, tapi meres?

Anwar bunawar:
Cek oknumnya siapa dan oknum tsb dari parpol mana...viralkan

«§»:
pasti salah jokowi hahahaa
kadrun demen banget yg begini hahahhaa

Lanina:
Omnibus law? Boro-boro! Yg ada saja di perah...

Oen:
Semua harus ada sertifikat new normal ,sertifikat halal , sertifikat bebas Covid , sertifikat bisa berdiri bagi laki laki yang mau nikah hehehe

Anwar bunawar:
Sertikat ijin menghirup oksigen

Ronaldy Albert:
Yaah,..... Amplop lagi mas Arif, tapi di berita mainstream kayanya sepi

afarinah:
Sebenarnya tindakan ini harus dilaporkan. Biasanya seperti ini ulah oknum pns yang memeras dalam kesusahan. Saya juga gak pernah dengar namanya sertifikat new normal.

Alex R.:
Pemerintah bukannya memberikan bantuan tapi malah menambah beban, sungguh keterlaluan!

«§»:
birokrat minta jatah "uang jago" hahahha

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Sertifikat New Normal: Pemerasan Di Tengah Pandemi Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/sertifikat-new-normal-pemerasan-di-tengah-pandemi-5Il3FXaqQh

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: