You Now Here »

Dua Kelompok Penyeru Jokowi Tidak Tegas Pada HTI , Termasuk Yang Mana Anda? Seword #1 Opini Indonesi  (Read 116 times - 68 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,693
  • Poin: 23.771
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Noval Adianto:
Mba Erika, Tulisannya bijak, .tapi juga provokatip...
Kenapa saya katakan bijak ? Dilukiskan Jokowi harus sangat hati2 soal HTI.
Tapi juga propokatif, apa mungkin Jokowi memburu dan membunuhi HTI ?
Mungkin saya kurang jeli menyimpulkan posisi Mba Erika..dikelompok mana ?
Kalau boleh tanya Mba Erika masuk kelompok mana ?

ronin_indo:
Itu retorik dari argumen kelompok yang ada dalam analisisnya tsb, IMHO

Noval Adianto:
Benar, itu argumen atau komentar2 dari tulisan yang lalu...
Maka  dalam analisisnya dalam tulisan ini, tidak perlu menulis ada kata " 
memburu dan membunuhi HTI " , Karena tidak mungkin Jokowi melakukan
cara  itu dalam  menindak HTI...

ronin_indo:
Kelompok ketiga yang melawan sembari meminta perangkat hukum dari Pemerintah. Itu posisi Mas Sa'ad kalau melihat komentarnya.

Salam

Joe aja:
Nah ini posisi yg benar. Melawan tetapi sesuai koridor hukum. ??? ?????

Bossi Thian:
Ngak ada pilihan ke3 l, yang ada piihannya 1 atau 2 ????

Agung Nugroho:
#Jokowi tidak tegas, dia tidak bisa biarkan penyebaran faham anti pancasila kemana-mana...Coba pikir itu

Agung Nugroho:
#Dibilang hilang akal gak urus.....jkw tetap aja gak tegas, terus ada pembiaran pembibitan penggemukan penernakan akidah2 yg radikal anti pancasila di semua sektor...itu disebut apa..?
#Apa ada hubungan jg itu oknum tentara korban kecelakaan motor tunggal nebar hoax berujung penyerbuan polsek...?  Akibat Lembek....bangun..!!!

Ivan Budiutama:
Gw kelompok ke-3 deh, gw curiga Jokowi diem2 suporter HTI. Kalo pembubaran dan penutupan rumah ibadah agama lain (yg jelas2 gak terlarang dan diakui negara) dengan embel2 pasal karet dianggap "bentrokan yg biasa dalam demokrasi", sedangkan organisasi yg jelas2 terlarang msh bebas menjalankan kegiatan bahkan punya yayasan dan bisa dengan santai melawan negara bahkan menolak pancasila? Gw rasa wajar orang greget, kecuali Jokowi ternyata diam2 pendukung HTI, bubar di kertas doang semua kegiatan bebas jalan. Gitu?

Di:
Hanya bisa memberikan apresiasi, mantap Bu tulisannya, dua jempol untuk Anda!!

Dan pada akhirnya, saya pun hanya bisa dan terus berdoa, semoga Tuhan menyelamatkan Indonesia

Aamiin...

Love The Truth:
Tulisan mbak Erika bagus...Memang kita sadar President tidak bisa semena mena, Tetapi pemerintah (siapapun..kan mereka juga rakyat juga pejabat)...mereka harus tegas dan keras...kan kalo sudah Jelas landasan hukumnya Bahwa HTI terlarang...maka ngak usah nunggu laporan org per orang lagi...Pemerintah juga bisa Proactive langsung tangkap...ini kan sama saja dengan mencuri atau membunuh...apa polisi nunggu laporan dulu kalo ada pembunuhan ? Kan ngak . Ya kalo dilakukan...Langsung Tangkap..buat kapok, penjara, Dll.

Bossi Thian:
Saya sih ikut kategori no 1 sj. Karrna komen2 sy di sini kayak gitu ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? apakah tidak pantas?
Karena komen2 spt itu (kategori 1) adalah bentuk dukungan kepada Presiden agar tidak ragu dlm mengambil tindakan. Karena masalah spt ini bukan hanya terjadi di era JKW sj, tp (mkn) akan berlanjut ke presiden berikutnya jk tidak sesuai dg xpektasi kelompok ini. Dan dampaknya(analisa cocoklogi) kepada kehidupan bermasyarakat di negeri ini.
Maaf, tidak semua wn bisa menindak HTI ini, Banser aja yg jelas muslim bisa di cap musuh , apalagi bg minoritas yg menindak? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? Bisa jadi perkedel besoknya.
Menghormati dan mencintai seorang Presiden (apalagi seorang Jokowidodo) adalah kewajiban seorang warga negara, walaupun dlm keputusannya adayg pro dan kontra. Mendukung seorang presiden, bukan berarti mendewakan (mengkultuskan) si presidren.
Begitulah cocoklogi

Awam Wahono:
Hti itu gerakan politik yg berkedok agama yg ingin mengganti pancasila dan mau makar kepada pemerintah sudah selayaknya rakyat Indonesia yg mencintai negara ini berkewajiban membubarkan dan melarang kegiatan HTI yg sudah dilarang ada di Indonesia apapun kegiatannya dan bagi siapa saja yg menghalangi pembubaran dan pelarangan kegiatan HTI sekalian saja digaruk dan dilaporkan kepada yg berwajib sebab patut diduga simpatisan dan bagian dari mereka yg ingin mengganti pancasila dan mau makar kepada negara ! Salam NKRI harga Mati !

Alex Cris:
TOUGH DECISION

Joe aja:
Bagai makan buah simalakama. Pilih 1 jadi oon,  pilih 2 disangka bunglon HTI. Jadi aku harus apaaaa...?

Pikir- pikir apanya, apanya, ????
a...pa nya dong? ???
Dang-ding-dong
Ke-don-dong ????

(Biar gak stress ane nyanyi aja deh tuk meningkatkan imunitas tubuh)

TMP2020:
Rakyat seperti ini, tak mau menerima penjelasan bahwa di Jaman Orde Baru, Soeharto "memesan" undang-undang subversive kepada DPR agar segala tindakan yang dia lakukan pada manusia-manusia PKI menjadi benar dilihat dari sisi landasan hukum.


Apakah UU yg dimaksud ini adalah UU No. 11/PNPS/1963, yg artinya sdh ada dr jaman Sukarno, sebelum ORBA ??

Chuck Longthong:
Waduh, pilihannya nggak ada yang enak.
Kelompok 1: orang yang kehilangan akal.
Kelompok 2: orang HTI yang nyaru.

Sama saja dengan memaksa orang untuk tidak mengeritik.
Kalau yg seperti ini harus ada yang lapor polisi dulu baru ditindak???

Artikel di melekpolitik: Parade Khilafah, Netizen: Mana Gubernur Sumut, Mana Penengak Hukum?

Ivonne:
saya ikut kelompok yang tidak menyeru "Jokowi tidak tegas pada HTI" :D

karena pilihannya cuman untuk yang ikut menyeru dengan kalimat itu  ;)

Bossi Thian:
Berbaris dong ????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Dua Kelompok Penyeru Jokowi Tidak Tegas Pada HTI , Termasuk Yang Mana Anda? Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/dua-kelompok-penyeru-jokowi-tidak-tegas-pada-hti-CfQ98UVZFr

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: