You Now Here »

Corona: 1 Persen Virus, 99 Persen Propaganda Seword #1 Opini Indonesia  (Read 115 times - 43 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,537
  • Poin: 23.615
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Dudung Kertawijaya:
Lalu para pakar bilang kalau orang tanpa gejala, yang sehat-sehat saja tapi badannya mengandung virus, katanya bisa menyebarkan ke orang lain. Ini gimana cara berpikirnya ya? Kalau orang yang tidak flu, tidak batuk, tanpa gejala, lalu bagaimana cara menularkannya?
-->
Sepertinya anda yg kurang mau berpikir mas Alif. Penularan covid tidak harus karena anda dibatukin sama orang yg bawa virus. Droplet yg keluar dari mulut orang pembawa virus yg gak bermasker waktu bicara (gak usah batuk) pun bisa bawa virus dan nemplok ke pernapasan anda.
Saya setuju pemerintah memang sangat gagap menangani pandemi ini, tapi menafikan fakta bawa ada orang pembawa virus tapi tanpa gejala dan bisa menulari orang lain adalah kebodohan yang tidak perlu dipelihara.

Awam Wahono:
Yg membingungkan  belum ada obatnya tapi banyak yg sembuh ?!

Anti Prakerja:
Karena virus terbunuh oleh antibodi bukan oleh obat-obatan

Awam Wahono:
Orang kecil yg harus bekerja diluar rumah berpikir sederhana orang gila yg ada dijalanan saja aman dan sehat sehat saja ! kalau korona itu bahaya pasti disikat semua baik orang gila yg ada dijalanan maupun orang biasa , begitulah kura kura setuju dg pakar mantan !

Anti Prakerja:
Masalahnya bisa orang gila gak di test kena korona atau tidak

Awam Wahono:
Coba ditest dong

Anti Prakerja:
Coba tanya ke dinkes

Alex R.:
Angka kasus COVID -19 secara global sampai hari ini adalah sekitar 30 juta dan korban meninggal mendekati 950,000 jiwa. Yang mengkhawatirkan belum ada vaksin ampuh untuk menghentikan penyebaran wabah ini sehingga menimbulkan kebingungan semua negara dalam menanggulanginya. Ada negara yang keras seperti RRT, ada yang liberal seperti Amerika dan ada yang maju mundur seperti negara kita. Tapi semua pihak sepakat bahwa  melaksanakan langkah basic seperti pakai  masker, cuci tangan, jaga jarak, makan bergizi, cukup istirahat dan berolah raga ringan akan sangat membantu untuk menghambat penyebaran virus ini. Daripada membingungkan masyarakat dengan istilah aneh-aneh, efek kejut, narik rem darurat dan segala macam kenapa tidak menerapkan secara konsisten langkah basic tersebut diatas saja.

Idris Sudjono:
Corona: 1 Persen Virus, 99 Persen Propaganda??

Waduh tulisan ini kurang mendidik .. siapa yang mau tiap hari di rumah ..  siapa yang mau sulit cari nafkah ...

Pilihan sulit antara kesehatan dan ekonomi ..

Jika ekonomi didahulukan, mengabaikan kesehatan . bisa terjadi ledakan besar kasus Covid-19. Seperti banyak kasus di Amerika Selatan .

Jika kesehatan didahalukan, covid-19 segera berakhir, putus rantai penyebaran Covid-19 . diharapkan jika masyarakat terbebas covid-19 ekonomi cepat tumbuh ..



Dari kasus covid-19 ada hikmah yang bisa dipetik:
1. masyarakat: mendidikan sikap hemat, kreatif, dan inovatif. Sikap optimis dan pantang menyerah.

2. dunia usaha: menciptkan usaha baru yang sebelumnya belum terpikirikan. UMKM berkreasi. Muncul UMKM baru dengan berbagai bentuk dan usaha.

3. pemerintah: berhati-hati dalam mengelelola pandemi covid-19, atau jenis virus yang lebih ganas dari covid-19. Menggalakkan lembaga peneltiian. Menuju kemandirian bangsa. Swadaya, Swakarta, dan Swasembada.

BENZ GUN:
Buat rakyat keciL yang harus tetap keluar
untuk cari Nafkah keluarga mereka tidak ada Pilihan....
Hukum Rimba berlaku ..biarlah Seleksi Alam terjadi ...
Buat Masyarakat yang tidak ada kepentingan mendesak dan merasa tidak sehat juga tingkat imunitasnya sedang rendah lebih baik dirumah saja...

doodleramen:
Lagi2 penulis memakai kacamata kuda dalam menulis...cape deh.

Prijohandono Kristanto:
Kasus di Indonesia, kalau dibandingkan dengan 200 lebih negara2 di dunia, termasuk menengah, kalau dihitung dari jumlah penduduk, yang terkena dan tambahan Indonesia terdiri dari 17.000 pulau dan Jokowi yang mau dijatuhkan.

Apakah pemerintah negara-negara lain itu dari awal mau dijatuhkan? ???
Perhitungan kesulitan pemerintah pusat Indonesia dalam kasus Virus Corona ini.

Ini hitungan saya tanggal 13 September kemarin.
Indonesia dengan 270 juta penduduk, yang saya hitung 100% dan 218.382 pasien.

Ini negara negara top dunia, dan berapa kali lipat dengan kasus di Indonesia, kalau bukan Jokowi yang mengurus.

Amerika 334 juta orang dan 6.504.676 pasien.
(270:334) X 29.78 = 24 kali kasus Indonesia.

Spanyol 46 juta orang dan 566.326 pasien.
(270:46) X 2.59 = 15 kali Indonesia.

Arab Saudi 33 juta orang, pasien 325.651.
(270:33) X 1.49 = 12 kali Indonesia.

Uni Emirat Arab 9 juta orang, pasien 79.489.
(270:9) X 0.363 = 10.9 kali Indonesia.

Rusia 146 juta orang, pasien 1.062.811.
(270:146) X 4.86 = 9 kali Indonesia.

Karena Anies Baswedan yang siap dari Januari, dimana dunia belum siap dan memasok pasien, Jokowi dibandingkan dengan negara top dunia seperti ini.

Lihat yang Anies Baswedan lakukan terhadap alm Sekda nya. Mengumpulkan orang terus menerus.

Itu penyebab utama, sehingga melihat peristiwa di Indonesia, seperti hanya di Indonesia saja.

Padahal negara top dunia, berkali lipat kasus Virus Corona yang terjadi, dibandingkan dengan Jokowi yang mengurus Indonesia.

Kalau saja bukan Anies Baswedan di Jakarta, PASTI pasien di Indonesia, tidak seperti yang menyebabkan tulisan ini.
Pasien di Jakarta 24.9% dari Indonesia. Propinsi terkecil dengan wilayah JELAS dan 10.57 juta penduduk, 3.92% dari penduduk Indonesia.
Dan awal mula dan 24.9% dari 34 propinsi2 itu.

Sehingga mengira hanya rekayasa penyakit Virus Corona saja.

doodleramen:
Haha sori man... bukannya saya membela gabener dan juga bukan menyerang Jokowi, tapi sekedar menunjukkan fakta. Di AS jumlah tes 288 orang per 1000 penduduk, sedangkan Indonesia 10 orang per 1000 penduduk. Kali kan saja itu, matematika sederhana. Kalau Indonesia mentes sebanyak AS, ya jumlah konfirmasi covidnya hampir sama dengan AS. ????

.:M:.:
Ada apa dengan Indonesia (Nusantara), 2020 & 1441 H, dan kemasan covid19?

Hehehehehe..

JaS MeRah, Pancasila "Bhinneka Tunggal Ika".


Mugia Rahayu Sagung Dumadi.

Di:
Semoga RI1 membaca ulasan ini, agar segera mengambil tindakan serta kebijakan yang condong ke rakyat

Anti Prakerja:
Berarti presiden kena propaganda alifurrahman

Di:
Salah, justru media-media mainstream-lah yang mempropaganda masyarakat

Anti Prakerja:
Sama saja, lihat pengertian apa itu propaganda
(click to show)


Manuel Mw:
Coba dicek di RS inisial SKD, adakah anaknya Gabener lagi dirawat karena bergejala? Stt

SOS:
Entahlah apakah ini propaganda atau memang Para Pemimpin dan termasuk Media di Negeri ini yang memang sedang pada GAGAP BESAR2an ...

Melihat semua saluran TV juga Berita Online ... Semakin sini Negeri ini seperti sudah semakin tidak punya waktu untuk mikir dan untuk memberitakan hal lain kecuali hanya masalah yang terkait Covid dan Covid dan Covid saja ...

Apa mereka lupa bahwa semakin di-blow-up "kegagalan" Melawan Covid di dalam negeri maka akan semakin menjadi-jadi tuh keinginan Dunia Internasional melakukan "EMBARGO" kepada Negeri+Warga +62 ?!

Mana kok tidak terlihat sedikitpun strategi perang (Operasi penanggulangan bencana Covid) yang TEPAT, TERUKUR namun secara SENYAP dan BERHASIL ?

... Duh jadi gatel pengen ngasi masukan ke PakDe dan jajarannya nih ... hehehe !

Popeye:
Nah... coba buat surat terbuka buat pakde, bung. Seperti yang dilakukan oleh Buya S. Mungkin Langsung direspon.

Anti Prakerja:
Tulis artikel posting di sini kalau gak posting di medsos beliau. Mudah-mudahan sampai masukannya. Kalau cuma gatel aja ya diguruk saja lah

Sandra:
bebaskan JRX !!!

Jay:
Penyakit gak ad gejala......aneh ya? Mikir kata cak lontong.

Anti Prakerja:
Kena virus belum tentu sakit

Awam Wahono:
berarti sehat

Anti Prakerja:
Yoi orang sehat bukan berarti tidak ada virus di tubuhnya

Awam Wahono:
Ada viruskan belum tentu sakit wkwkw

Anti Prakerja:
Nah akhirnya ngerti juga

BENZ GUN:
Kaya bahas Ayam sama Telor duluan mana...he
..he..he.. ??? ??? ??? ???

Samiun:
mas Alif, dari mentri sampai proffesor palsu jualan obat, pejabat proyek in vaksin, polisi dan satpol pp jualan surat ijin, sidak, razia di jalan, belum lagi pejabat gadungan razia ke restaurant, hotel yg hanya untuk memeras......pandemi ini proyek besar hanya modal muka tebal dan untung besar. dan di perparah karena semuanya sdh di luar kendali jokowi, semua di kendalikan oleh raja raja kecil......jadi kita kita rakyat jelata hanya bisa wait and see sambil menunggu mati

Anti Prakerja:
Berani tidak situ melawan? Itu pertanyaannya

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Corona: 1 Persen Virus, 99 Persen Propaganda Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/corona-1-persen-virus-99-persen-propaganda-xdIqa9WdWq

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: