You Now Here »

Pizza Hut Dijual Di Jalan, Pemerintah Diam? Seword #1 Opini Indonesia  (Read 134 times - 77 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,537
  • Poin: 23.615
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Iwan Setiawan GP:
Hal yang ga perlu diperdebatkan oleh si mas jenderal atau siapa pun yg lagi diskusi disitu...apalagi sampai mendorong pemerintah untuk mengatur dagangan penjual makanan skala besar dan kecil....karena dalam kenyataannya keberadaan pizza hut dalam berjualan dipinggir jalan juga ga mengganggu pedagang kecil lainnya kok...

juga ga pernah ada berita tentang antrian yg mengular utk dapatkan pizza 100rb/4 pan sehingga membuat iri pedagang gorengan misalnya....

Semua tergantung konsumen...termasuk mas jenderal dan peserta diskusi yg lain apakah membeli dan menikmati pizza tsb sambil berdiskusi?...kalau memang ga membeli ya ga usah beropini

Rotten sob:
100ribu / 4 pan tetap saja tidak memenuhi syarat untuk kantong orang kecil, apalagi dibandingkan dengan gorengan 1000an. Bisa dapat 100 gorengan itu. Ditukar mendoan 3000an bisa dapat 33 potong. Jadi turun ke jalan pun kelasnya beda. Mungkin klo sekali2 ya oke, tapi rasanya sminggu skali pun para pelanggan gorengan takkan tergoda berpindah. Saya pribadi mengganggap strategi PH takkan bgitu efektif, lebh baik mereka fokus di online/ jasa antar.

Anti Prakerja:
Setuju sob, walaupun didiskon 100% saya lbh milih beli sorabi dan gorengan. Semua ada pasarnya sendiri

Tony Gede:
Saya ikut nimbrung semalem.

Saya sendiri bisa lihat apa yang dijadikan isu sama bung Alif.

Ini isunya adalah pemain bermodal besar tetiba nongkrong di satu2nya ruang yang tersisa buat usaha2 rakyat kecil.

Sekarang gini aja:  Kenapa banyak pedagang itu berjualan di pinggir jalan alias kaki lima?

Ya seringkali karena mereka nggak punya modal cukup buat nyewa ruko / gerai / lapak di bangunan2 komersil.

Syukur2 kalo Pemda ngasih ruang khusus utk pedagang kaki lima.  Misalnya ada pusat wisata kuliner kaki lima, atau yg semacamnya.

Kalau nggak?

Itu makanya mereka berjualan di pinggir jalan.

Bisa dibilang, itu satu2nya ruang tersisa buat mereka nyari makan.

Lalu sekarang, Pizza Hut, yang punya gerai di mana-mana, jaringan di banyak kota dan negara, tetiba ikutan nongkrong di ruang tersebut?

Itu istilahnya kayak empang yang udah penuh sama ikan kecil, tau2 ditongkrongin sama ikan barakuda.

Adanya ya ikan2 kecilnya habis.

Liat aja kasus Indomart yg akhirnya menyingkirkan banyak toko2 keluarga di banyak kota.

Di kota kelahiran saya, untungnya Pemdanya rada waras.  Indomart hanya boleh buka di pinggir kota atau wilayah2 yg memang nggak ada toko tradisionalnya.

Jadi semua masih diberi ruang utk hidup, tanpa harus saling bunuh rebutan wilayah.

Walaupun saya lebih pilih kolaborasi, tapi saya juga nggak anti kompetisi atau pasar bebas.

Tapi syaratnya, lapangan permainannya rata.  Dan pemain2 yang bersaing di lapangan yang sama harus sama kuat.

Artinya, semua yang bersaing punya akses dan kesempatan yg sama.  Ke permodalan, jaringan, pasar, dsb.

Sedangkan kalo tetiba Pizza Hut ikut jualan di satu2nya ruang jualan rakyat kecil seperti itu, apa bisa dibilang lapangan permainannya rata?  Apa bisa dibilang persaingan yang sama kuat?

Ya enggaklah.  Pedagang2 kaki lima itu dari awal udah kalah modal, kalah jaringan, kalah promosi, kalah franchise.

Persaingan yang terjadi akhirnya malah predatorik.  Dan biasanya, cuma yang bermodal kuat yang menang.

Pizza Hut kalau mau bersaing, adilnya ya silakan bersaing dengan gerai2 seperti McD, KFC. Atau yang sebangsanya.

Bukan dengan pedagang makanan kaki lima.

Musti diingat, Indonesia itu bukan negara yang menganut pasar bebas murni.  Ada saatnya di mana kebebasan pasar bisa mencederai rakyat banyak, maka pemerintah harus intervensi.

Kalo ditanya, apa dasar hukumnya?

Pancasila sila ke lima.

UUD pasal 33.

Jadi saya sendiri bisa ngerti apa alasan bung Alif semalam tetiba ngangkat isu begitu.

Gabener:
Ternyata sejak jaman jebot bangsa (sebut aja pedagang) cuma bisa iri dengki dengan pedagang sebelah, dulu McD / KFC jualan nasi ndak begitu ribut, palah dijiplak ayam2 goreng nya sekarang hampir disetiap pelosok jualam "kfc". Pizza juga banyak jiplak kelas emperan toko banyak jualan ndak pada ribut? Lha sekarang PH bikin KREATIFITAS jualan di jalan jemput bola kok pada ribut, kan semua tergantung pilihan konsumen. Ayo brow bangun bangsa ini untuk lebih berkreasi kerja keras tidak instant gitu loh.
Kan enak beli pizza di jalan ntar buat nemeni nonton pelem g30s yang digass om ntoot, cling..!

Aganis:
Kalau menurut saya pengaruhnya kecil. Kalau tahu harga pasar, harga pizza personal dengan harga yang disebutkan masih relatif mahal. Belum lagi diskonnya berlaku jika beli dalam jumlah tertentu.

Kalau mau datanya betul, tongkrongin aja penjual pizzanya seharian. Mereka bisa jual berapa dalam sehari. Bukan dengan dugaan yang belum tentu benar.

Anti Prakerja:
Saya lebih sepakat dgn penulis. Gak ada hukum positif yg dilanggar. Kalaupun perda ketertiban PKL, pizza hut pun berkedudukan sama dg PKL lain, bisa diuber satpol PP.

Rasanya persaingan pizza hanya antara pemain itu juga. Ada sih pizza mini biasanya nyampur sm tuk kebab tapi ya sejak sekolah tutup gak ada lg tuh. Beda lah sama alfa indo da da warung kelontong.

Sila ke 5 dan pasal 33? Harusnya negara ini sosialis/komunis, kan tidak! karena yg berlaku positif ya turunannya yg bernilai hukum. 

Bicara keadilan harusnya odading mang oleh pun dikenakan pajak PPn 10%.

FAUZi:
aku ga kenal siapa mas jendral, cuma kesimpulannya satu : "beliau tidak suka pizza" mungkin hanya suka martabak telor saja

firman proindo:
Kalo mau setara Sebaiknya Pizza hut, nasi bungkus, rokok,kopi, gorengan, lalapan dilarang dijual di pinggir jalan. ????

Tony Gede:
Kalau mau setara, Pizza Hut ya tetap bersaing sama McD, KFC, atau gerai2 besar sejenis.

Itu setara.

Kalau sekarang Pizza Hut tetiba turun ke jalan, saingan sama pedagang kaki lima, dan ikutan nongkrong di satu2nya ruang mencari nafkah PKL tsbut?

Ya itu bukan persaingan yg setara, sob.

Ingat lho.  Sistem yang adil itu bukan artinya memperlakukan semua secara.  Tetapi memberikan kepada semua akses dan kesempatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Parlindungan Panggabean:
Pertama, dilarang berjualan dijalan karena dapat menimbulkan kekacauan lalu lintas, kecelakaan, lalu mengakibatkan mati.

Kedua, Pizza Hut adalah produk haram yang dapat mengakibatkan gigi ompong dan pikiran mengadrun.

Rotten sob:
Yang pasti pizza dituding jadi salah satu penyebab obesitas di amerika hehe apalagi di masa WFH

Tony Gede:
Dan pornhub sbg salah satu penyebab meledaknya angka kehamilan di tengah pandemi? ??? ??? ?????

Joe aja:
Kl ente kan jomblo, aktifitas apa yg dilakukan dgn mengakses web pornhub itu..? (Pertanyaan yg sulit tp kudu dijawab)

Tony Gede:
Jangan gitu sob.  Saya doyan Pizza Hut, tapi saya nggak pernah jadi kadrun? ??? ??? ?????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Pizza Hut Dijual Di Jalan, Pemerintah Diam? Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/pizza-hut-dijual-di-jalan-pemerintah-diam-mAWjpShUBc

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: