You Now Here »

Salah Pengasuhan Jokowi Pada Bawahan Dan Rakyat Indonesia Seword #1 Opini Indonesia  (Read 77 times - 79 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,549
  • Poin: 23.627
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Ook Sasmitaloka:
Menyalahkan = Minta Pertanggung-jawaban.
===

Bukan berarti tidak  respect dengan segala prestasi yg sdh dicetak oleh pak Jokowi selama menjadi Pimpinan Tertinggi di Negeri ini, krn faktanya ... Negeri ini secara fisik sudah menjadi jauh lebih maju dibandingkan pemerintahan yg sebelum2nya kok ...

Namun rasanya bukan hal yg salah2 amat juga apabila ada sebagian rakyat yg "menyalahkan" Presiden di saat ada hal yg tidak beres di Negeri ini dibiarkan exist berlama-lama  (Misalnya dibiarkannya para Pelaku Fitnah yg bermaksud memecah-belah bangsa dan para Pelaku Korupsi)... karena memang itu adalah salah-satu resiko yg hrs diambil oleh seorang Pimpinan.

Sama seperti halnya saat kita diberi tanggung-jawab sebagai Pimpinan di suatu Perusahaan ... apabila terjadi sesuatu yg kurang baik pd Perusahaan tsb akibat kesalahan/kelalaian bawahan maka tetap saja yg "dimintai pertanggung-jawaban" adalah Pimpinannya, bukan ?

Awam Wahono:
ibaratnya Jokowi diberi radio rusak yg sudah 32 thn ditambah 10 th mesti sabar sebab jokowi bukan superman atau punya lampu aladin tinggal digosok simsalabim lgs terwujud keinginannya .

........:
susah mbak! mau pemerintah sebagus apapun penanganan di bawah dr dl acak adut! dr dulu indonesia begitu!
atasan teriak A bawahan cr kesempatan di bawah!
sy dgr kabar hoax atau ga! sekarang bahkan RS misal org sakit jantung dibilang covid, usut punya usut it RS memalsukan kematian pasien supaya dia dpt dana bantuan lebih dr pusat! bAjingan semua it

HULU nya bagus hilir nya amburadul! semua pejabat cari cari kesempatan semua

Erika:
mental memang susah di rubah...

........:
bansos pemerintah aj buat rakyat sekian pas sampe di tangan perorangan sisa 150.000
hahaha kemana it 900.000 nya
susah pemerintah atas cape2 bantu yang di bawahnya asik merampok rakyat jd korban
saya sangsi indonesia maju liat pejabatnya gt sebagus apapun presidennya ataupun menteri nya Curut bawahannya ancur semua mau diapain

Bobo Djowang:
Bukan mau menyalahkan, tapi menyampaikan uneg2, karena kasus yang terjadi berada diluar kewenangan yang menyampaikan, tugas pemerintah adalah mendengarkan, lalu mengambil tindakan yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah, bukannya diam saja ketika ada rakyat yang merasa dirugikan.

Ndemik:
Salah asuh..jokowi terlalu dekat dg rakyat, jokowi terlalu banyak memberi banyak hal kepada rakyat,jokowi turun lgsg mendengar keluhan rakyat,rakyat terbiasa dilayani,didengar hingga rakyat lupa diri.

Wele Wele Machih Learn To Joke:
andai kalau gue jadi presiden jokowi, gue satu kali lagi ingin ke ka'bah lagi bukan cuma berdoa "selamatkan indonesia" ulang2 tapi sekalian berdoa "mental jujurkan indonesia" tapi gue tahu gue sudah terlalu banyak permintaan. selamatin indonesia aja bebannya kayak apa.. apalagi bikin indonesia bagus melalui kejujuran.. lebih impossible daripada mission impossible..
mungkin beberapa tokoh aja yg terkenal jujur dan baik seperti btp, ganjar, susi, risma, dll tapi yg jahat pastilah ke..ter..la..lu..an

Ivan Budiutama:
huffft here we go again. bukan masalah "salawi". Kalo kadrun komen pasti yg "penting beda" misalkan kalo pemerintah lockdown ntar koar2 pemerintah gak mikirin ekonomi rakyat kecil yg kena imbas bla bla bla. Kalo gak lockdown ntar koar2, pemerintah pengen liat rakyatnya mati. Selalu ada cara buat "yg penting beda" ala kadrun.

Kalo penghuni sini komen, itu udah red flag menurut gw. Well, gw bukan penyembah JKW, sejujurnya bahkan gw hampir golput karena Wapres Maruk. Ini manusia yg memulai trend "jgn mengucapkan selamat natal". Dan bisa dibilang salah satu pencetus intoleransi terutama lewat LSM-nya yg super kaya dari label cap halal. Tapi kita gak ngomongin itu. yg gw udah rasain skrg ini sama dengan era periode 2 si jendral Prihatin, alias negara auto-pilot. Ok lah, gw ngerti lg kondisi pandemi. Tapi banyak tindakan yg bisa diambil walaupun di tengah2 pandemi. Terutama masalah yg lumayan serius (menurut gw ya, penulis beda pendapat ya bebas) yaitu toleransi. Ok lah, itu urusan menteri agama, tapi balik lagi, kita udah sama2 tau menteri agama mandulnya kayak apa. Bukankah waktunya diganti? Terutama yg lbh kompeten dan gak mem-promosikan intoleransi? Apa ukuran keberhasilan? menurut gw semua bisa beribadah tanpa ada persekusi dan ancaman itu udah ukuran yg paling simpel. Gw rasa gak bkl ada yg nuntut ada menteri agama kristen. Tolak ukur gampang, Menterinya udah jelas gagal, mau tunggu kapan? periode 1 jkw, bisa tuh replace si wan aibon, kenapa skrg gak bisa? nunggu apa? kontrak politik ya? kalo iya, ya pantesan aja makin berantakan di bawah.

Kalo misalkan menteri agamanya berani ambil tindakan, dan berhasil menjaga toleransi, gw rasa orang2 sini jg ujung2nya muji JKW. Tapi ya lagi2 kita2 yg rakyat kacung bisa apa sih.

Roedy Siswanto:
Tulisan bagus mbak ...ada typho yg mengganggu mbak ..
Saya yakin maksud mbak Erika adalah menggema hingga negeri cina tapi hingganya tertulis hina.

Awam Wahono:
Sebagian besar rakyat sudah ga kaget dan sudah pada tahu dan sudah tidak ngaruh dan lebih percaya pada jokowi dari pada yg melakukan fitnah , sebab jokowi diftnah dibulli sejak 2014 sampai dg 2020 tapi jokowi terbukti bersih dan pro rakyat dg pembangunan diseluruh Nusantara !

MasErik Bhe:
....artinya, kalau begitu, gak perlulah ada gubner2, walkot2, bupat2, dpr, dprd2, dll dll dll kalau semuanya harus Jokowi yg di-salah2kan.... dasar pejabat2 masih bermental-orba-terkutuk!!!

toto Mulya:
Ekspresi "menyalahkan" Jokowi, bisa jadi karena "merasa dekat" Sesosok presiden yang merakyat itu, dalam kasus jiwasraya saya pribadi "menyalahkan" Beliau. Tapi saya yakin bila diperbolehkan undang2 mayoritas rakyat akan memilih beliau lagi.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Salah Pengasuhan Jokowi Pada Bawahan Dan Rakyat Indonesia Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/salah-pengasuhan-jokowi-pada-bawahan-dan-rakyat-9wppSgGi1D

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: