You Now Here »

Buang Badan DKI, Konsekuensi Jadi Tetangga DKI? Seword #1 Opini Indonesia  (Read 78 times - 97 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,537
  • Poin: 23.615
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




siBaling:
nggak heranlah, wong pemprovnya juga amatiran ...hancur lebur semua wajar saja...banjir berjilid-jilid, juara covid,...hancur lebur jakarta.

Blusukan Jakarta:
warga DKI ngumpul di Bogor, ketika dapet Corona dari temannya yang dari Jkt juga, lalu di bawa pulang ke rumah di Jkt... sama saja alias podho wae.

aluwatu:
disetiap daerah pejangga jakarta ditulis...pendukung gak bener dilarang masuk..sweeping terutana bandot tua yg bersorban teriak takbir

Noval Adianto:
Lagi bokek pinjam ke pusat...kelakuan gabener

Aan Widjaya:
Jabotabek ruwet, sesama ruwet tarung sendiri mestinya bersinergikan? Karena apa? Karena daerah ini berkembang pesat akibat urbanisasi, campuran warga disana, sehingga pameo: lu lu gua gua berlaku disana, baik pihak pemda maupun warganya. Terapinya cuma satu, menindak dengan keras semua pelanggar baik pihak pemda maupun warganya, terapkan PSBB RT bukan RW lagi, secara bertahap lanjut ke RW, Kelurahan terus sampai ke kabupaten/kota. Walaupun warganya keluyuran, kumpul diluar RT-nya kalau balik kena covid, ditracing lalu di swab yg kontaknya dan yg bersangkutan diasingkan. Dengan demikian RT jadi steril, RW juga demikian dan seterusnya dan ekonomi berjalan seperti biasanya. Yang bekerja/dagang bagaimana? Mereka harus jaga diri dengan ketat melaksanakan Protokol Kesehatan, kalau tidak mereka akan diasingkan dan ditampung distadion(misalkan) atau Hotel bintang 3 saja ya. Kumpulin mereka disana dan tentunya diobati. Sembuh balik lagi ke RT nya masing-masing yg sudah steril itu. Gimana pendapat kalian seworder, bukankah kita lebih baik sekali-kali ungkapkan solusi daripada mencibir yang buang energi saja.

polisis:
harusnya gubernur banten dan jabar ikut me-lockdown jakarta.. jadi jaga setiap akses perbatasan dengan jakarta.. biar sekalian sesuai dengan maunya gaberner..

........:
nunggu ampe 2022 yg tabah ya

FAUZi:
nggak cape bude nulis soal onta yaman bodoh itu ?

Eva Rahma Sabila:
hahaha..

Alex R.:
Anies akan mengerahkan Satpol PP dan FPI di pintu keluar masuk DKI. Bagi yang ingin keluar DKI tanpa keperluan mendesak akan disuruh balik kanan pulang ke rumah. Di pos-pos perbatasan tersebut akan dipasang toa dan monumen peti mati untuk menyadarkan masyarakat dengan harapan sebelum sampai di pos perbatasan sudah balik kanan. Pak Gub sudah habis kesabaran melihat bandelnya masyarakat DKI dan akan segera mengambil tindakan tegas melebihi ketegasan Ahok.

Popeye:
Sianus baswedan seminggu ini ga ada ocehan2nya.. apa dia kena covid juga ya? ??? ??? ??? ???

Hitam Mutiara:
Ada kok apel perahu karet kemarin di polda utk menghadapi banjir..bukan banjirnya yg ditanggulangi malah perahu karet nya dibanyakin.

Zolda:
Yg diantisipasi pengungsinya, bukan banjirnya. Dan ada anggaran buat bantuan kebutuhan pengungsi.

At Heist:
Anggaran penanggulangan banjir terukur sedangkan anggaran untuk korban banjir tidak.


Untuk masalah fulus wan pocong ngga bodoh..

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Buang Badan DKI, Konsekuensi Jadi Tetangga DKI? Seword #1 Opini Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/buang-badan-dki-konsekuensi-jadi-tetangga-dki-GDnFq5Ue0X

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: