You Now Here »

Terbongkar! Cara Ukhti FPI Mencuci Otak Anak Anak Jadi Demonstran  (Read 85 times - 59 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,540
  • Poin: 23.618
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Iman Sukarno:
Dengan data ini POLRI tak perlu fikir panjang lagi langsung cari info dan Cyduk Mega , Peppi dan Dafi segera dan Proses Hukum... jelas Mereka ini sudah Mencetak MONSTER. Waspadalah... Waspadalah...  LIBAS FPI, mereka ini sudah jd Ormas Bebal dan MOnster...

Di:
Kepada Bung Nafys, ditunggu segera investigasinya terkait dengan seseorang bernama Mega dan Pepih dalam video tersebut. Terima kasih...

Alexander David ™️ ✅:
Polri kabarnya akan memasukkan data anak2 seperti ini dalam SKCK. Artinya masa depan suram dan susah cari kerja kalau mereka tetap seperti ini. Masa depan suram anak2 ini, artinya juga akan buat sibuk aparat keamanan.

Mohon dipertimbangkan lagi soal SKCK itu, barangkali kita bisa dapat solusi yg lebih baik. Menurut saya cara itu tidak efektif, tidak mendidik, dan hanya membuat masalah lebih buruk. Barangkali dengan "mendidik" mereka di tempat tertentu ? Konseling ? Diberikan SP1-3 ? Memberikan hukuman sosial pada si anak / orang tua mereka ?

Ps. Aku dengar Israel, walau termasuk negara demokrasi, mereka baru2 ini membuat uu yg melarang demonstrasi.

Di:
Usulan yang brilian Om, terlebih lagi untuk jangka panjang kedepan. Terkait dengan pendidikan anak-anak usia sekolah, dibawah usia 15 tahun, memang ekstra pengawasan yang ketat dari pihak keluarga yang utama, kemudian dari pihak sekolahan.

Proteksi sedini mungkin lebih baik terhadap anak-anak. Belajar di sekolah. Pergaulannya. Penggunaan gadget juga perlu pengawasan.

Masalah mendasarnya, usia dibawah 15 tahun memang asal tiru/contoh apapun yang dilihat dan dengar oleh anak tersebut.

Barkah Adi:
Lah? Pengawasan ketat keluarga? Bukannya malah dapet "restu" dari keluarga (kasus diatas)? Kepriben iki?

proyek kebumen somalangu:
Id nya keren... kayak serigala berbulu domba

Nawadi Zheng:
Seorang Ibu sangat berperan besar dlm pola pengasuhan mau jadi seperti apa kelak anaknya. Semakin banyak Ibu berpola begitu maka semakin banyak 'penerus2' yang tumbuh dan berkembang subur.

Alamakkk:
Kemana KPAI?

Fsasosi:
Lagi berack

Widodo SP:
Pingsan...

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Jika masih banyak anak spt Dafi di luar  sana yg di support oleh orang tua utk melakukan aksi yg katanya "membela negara", sepatutnya pemerintah dan kepolisian melakukan tindakan super cepat dlm deradikalisasi. Apabila sudah terdata berapa anak yg sudah terpapar, lakukan pembinaan dan bimbingan secara super intensif dan detail.

Tidak hanya anak,  orang tua maupun wali dari anak HARUS pula di bimbing dan diarahkan oleh ahli yg betul2 bisa merubah pikiran dan pandangan tentang ideologi yg  berhubungan dgn radikalisme.

Tentunya kita berharap pemerintah dan kepolisian maupun pihak terkait sudah mempunyai solusi yg terbaik utk membuat metode yg tepat melawan radikalisme yg dimulai dari lingkungan kecil (keluarga). Sudah saatnya negara turun tangan membebaskan mental radikal yg jika dibiarkan akan seperti bom waktu yg setiap saat akan meledak menghancurkan keutuhan bangsa.

HARIARA:
Kadrun pasti menjawab, "Ah.....tidak ada itu."

Mereka terus propaganda dan memutarbalikkan fakta.

Brian:
Apapun menjadi halal dilakukan demi tercapainya tujuan ideologis makhluk2 tsb

Awam Wahono:
Demo harus dilawan anti demo , sama sama kebebasan berpendapat sama sama dilindungi undang undang , setuju TiTaH Sultan Jogja  Rakyat diijinkan untuk melawan ! Satu satunya menghentikan demo ya harus dilawan anti demo beda pendapat juga dilindungi Undang Undang !

hoetomo:
setuju biar orang2 disuruh berfikir ikut pro atau kontra , kalau sekarang orang hanya melihat kontra saja.

Brian:
Perlu dibuat semacam camp pembersihan doktrin untuk coba menyembuhkan anak2 calon ekstrimis ini.

Sedangkan pendoktrinnya sebaiknya di-cap sebagai pengkhianat negara dan sebaiknya dibuang massal atau dimusnahkan secara massal.

Gabener:
Doktrin yang sama untuk perekrutan HTI teroris cuma sedikit lebih halus menggunakan medsos, licik banget mereka

Ndemik:
Nyari video nya kok ga dapet

Chuck Longthong:
Kebencian terhadap etnis tertentu dari jaman dahulu sampai sekarang, mungkin cara melestarikannya juga sama.

Diturunkan turun temurun sejak kecil. Hasilnya, kebencian itu terpelihara dengan lestarinya.

purajp:
Hidup Materai 6000

Andy Wijaya:
Hopelesslah

Panda:
Katanya Front Pembela Islam.
Kog caranya gitu ya?
Apa yg Di bela?
Anak umur 11 th yg harus nya Sekolah atau bermain kog demo.?

proyek kebumen somalangu:
Ya mmg begitu sdh warna nya..
Pelajari detil dr sumber nya semua sejarah muadalnya dari kawasan Rimur Tengah dan Afrika.

Wakaseh Birowo:
tolong si banjingan tengik si peppi dan mega untuk dapat segera di tangkap ... betul betul kedua orang ini adalah perusak perusak anak bangsa.

BENZ GUN:
Pemerintah perlu menggandeng ulama yg cinta NKRI untuk dapat memberikan pencerahan secara masif kepada masyarakat khususnya para remaja belasan tahun bahwa demo yg selalu berujung anarkis itu tidak sesuai syariat Islam..
Para pro khilafah bersama HTI nya telah melakukan gerilya melalui medsos dan pengajian online untuk mencuci otak sesuai pahamnya yg banyak diikuti oleh para remaja belasan tahun ...

Givern Miricle:
made in indonesia

Parlindungan Panggabean:
HTI, FPI kiblatnya ke partai mana.?
Faktanya partai tsb masih eksis. Partai yang secara terselubung berideologi transnasional dan jahiliah. Partai yang tidak pernah mengecam aksi2 intoleransi dan terorisme. Berarti masih cukup besar pekerjaan yang harus dilakukan untuk membangun semangat nasionalisme dan cinta NKRI.

nihayatur rohmah:
Mengerikan

Prihatin Prihatini:
Menjijikan , membaca dan membayangkannya. Tidak heran FPI di cap sebagai ormas radikal. Hanya saja, kita di indonesia, kalo di negera2 syria/afganistan , di jemput ama ukthi2 di poles dikit "karena yatim", tuh anak mah udah dipersiapkan utk memakai jaket bom bunuh diri nya sendirian.

Stevanes Ariffin:
Itu mah sama aja dgn di hipnotis.

Yulita Sri Istianingrum (Yuli):
Cak Alif knp nyebutnya pake "ukhti" sih, apa itu sdh jd kata dlm bhs Indonesia? Lalu arti persisnya apa?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Terbongkar! Cara Ukhti FPI Mencuci Otak Anak Anak Jadi Demonstran yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/terbongkar-cara-ukhti-fpi-mencuci-otak-anak-anak-j4gxTW5G7S

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: