You Now Here »

Saya Dukung Macron, Tapi Tidak Untuk Semuanya  (Read 123 times - 32 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,674
  • Poin: 23.752
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Saya Dukung Macron, Tapi Tidak Untuk Semuanya
« on: October 31, 2020, 08:10:33 AM »




Martabak Sweet:
Satu-satunya yang tidak bisa saya dukung, bahkan saya kritik keras, adalah dukungan Macron terhadap tindakan Charlie Hebdo yang menyebarluaskan kartun Nabi Muhammad, apalagi dengan penggambaran yang tidak senonoh. Dalam kasus itu, Emmanuel Macron mengatakan bahwa warga Prancis memiliki kebebasan untuk berpendapat. Kebebasan seperti apa?


Anda berhak marah. Bahkan seluruh umat islam berhak marah (kalau memang ajarannya suka dengan kemarahan dan atau mengajarkan kalau kemarahan itu wajar bahkan sampai memakan akal sehat. :)

Dari pengumbaran kemarahan dan tindak kriminal, kita sudah bisa melihat, "kualitas islam" itu seperti apa (yang tidak ada apa apanya kualitasnya). Bukan cuma "pengumbaran kemarahan" tapi juga "pembenaran kemarahan".

Anda sedang memperlihatkan borok islam dan keburukan islam. :) Ini konsekwensinya. islam itu buruk, dan tidak mampu mengendalikan hawa murka dan kemarahan, malah memupuk dan memberi pembenaran. JRENGGG

Kalau dia saja marah karena istrinya dilecehkan oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro
,

Presiden Prancis tidak "membunuh" atau melakukan "perbuatan kriminal" terhadap Presiden Brasil. Tidak seperti islam yang menjadi motif perbuatan kriminalitas islamiah terhadap Guru Prancis yang dibunuh. PArahnya, hal ini "dibenarkan", "dimaklumi", dan "di posisikan sebagai hal yang lumrah dan normal" oleh sebagian umat islam, termasuk anda.

Bukannya anda menunjukkan kalau islam itu seyogyanya sampah dan buruk? JREENGGGG

Wan Syarif:
Presiden Prancis tidak "membunuh" atau melakukan "perbuatan kriminal" terhadap Presiden Brasil.

Nabi Muhammad juga tidak pernah menghina Charlie Hebdo, lalu kenapa Charlie Hebdo menghina Nabi Muhammad?

Martabak Sweet:
Sekali lagi belajar menyimak Bang, biar tidak keliahatan bodoh.

Yang disorot adalah "kedewasaan saat menghadapi 'penghinaan'". Atau "apa yang anda, manusia waras,  apalagi ngakunya beragama, lakukan saat dihina"

Kenapa 'penghinaan' pakai tanda kutip. Karena subyektif.

Presiden Prancis yang istrinya dihina tidak membunuh orang yang menghina istrinya.

islam dan mahluk penganutnya, sang sedikit sedikit merasa dihina, membunuh orang yang "menghina". islam itu kanak kanak, kalah dewasa dengan Presiden Prancis dalam menghadapi "hinaan".

Sekali lagi supaya tidak terlihat bodoh:
1. topik bukan "kenapa ada aksi penghinaan" (dicatat bahwa, definisi "penghinaan" dalam islam itu seperti pasal karet. Semaunya sendiri.

2. topik adalah "aksi yang dilakukan saat dihina". Sepertinya, islam dan beberapa penganutnya merasa reaktifitas seperti pembunuhan adalah lumrah :) Pembenaran oh pembenaran.

Fsasosi:
Jawaban anda payah mas penulis.... hebdo juga menghina yesus dan tokoh agama lain jd bukan cuma muhammad saja.... lha wong mrk ateis gimana toch...

Martabak Sweet:
Bang Fsasosi, seperti yang kita tahu, dan ditunjukkan validasinya oleh penulis, gagal logika dan gagal simak itu sering ditunjukkan oleh mahluk mahluk islami yang keracunan islam akut.

Ciri khasnya:
1. mudah merasa terhina agamanya
2. mencari cari pembenaran untuk aksi kriminal agamanya
3. delusi dan berstandar ganda
4. kemunafikan akut
5. memfitnah atau menuduhkan hal yang mereka lakukan ke orang lain
6. gagal logika
7. gagal simak

Fsasosi:
Ngga cocok nih orang jadi penulis... apalagi jd penulis di seword ini... penulis ini cuma sekelas twitteran kayak tengku zul... pemilik seword aja tulisannya dulu di kritik banyak komentator reaksinya aja ngga sampe kayak begini...

Martabak Sweet:
sampai hati mendukung pelecehan seseorang yang kemuliaannya dalam Islam diletakkan di nomer dua setelah Tuhan?


Buat saya, Agama saya berkata, Macron adalah orang termulia di Agama saya. Anda baru saja menghina orang termulia di Agama saya.

Anda sangat kurang ajar! Kenapa anda menghina Macron yang adalah kemuliaannya nomor 1?


Jangan picik islamiah dan kemunafikan islamiah serta egoisme islamiah kamu, penulis, selalu tunjukkan. Malah membuat islam citranya makin kotor seperti tahi.

"pelecehan"
"penghinaan"
 yang kamu sebutkan sangat subyektif. Dan kita semua tahu, kalau sudah bicara "penghinaan" dan "pelecehan" islam itu rajanya "maksa, segala hal masuk ranah pelecehan dan penghinaan".

Mikir pakai nurani dan akal sehat deh, kalau masih punya.

Wan Syarif:
Anda sangat kurang ajar! Kenapa anda menghina Macron yang adalah kemuliaannya nomor 1?

Baca baik2 tulisan saya, mana kalimat yang menunjukkan saya menghina Macron? Justru Anda  yang tampak emosional dan kurang ajar!

Fsasosi:
Penulis dgn mental kacangan macam anda gini koq bisa lolos di seword ini ya ?

Martabak Sweet:
Belajar nyimak Bang. Jelas jelas "menghina macron" adalah ilustrasi untuk menunjukkan kalau "penghinaan" dan "pelecehan " itu subyektif.

Martabak Sweet:
Saya tidak mau menjadi manusia hipokit alias munafik. Saya merasa wajib menyalahkan Emmanuel Macron dalam hal penyebarluasan karikatur Nabi Muhammad karena itu bertentangan dengan prinsip dan keimanan saya.


Anda telah menunjukan kemunafikan alias ke-hipokritan anda. Dan lebih dari itu, anda memaksakan pandangan anda (dalam hal ini agama anda) untuk digunakan sebagai penggaris dan kacamata untuk menilai tatanan sosial yang bersifat horizontal.

Saya disini akan konsisten. Aturan main kresten, dan yahudi juga tidak bisa dijadikan penggaris dan kacamata untuk menilai tatanan sosial yang bersifat horizontal.

ADIL.

Saya tidak mau di akhirat kelak, di hadapan Allah dan Nabi Muhammad, saya dipersalahkan karena diam (apalagi mendukung) penghinaan terhadap Rasul Tuhan.


Kalau ternyata agama anda salah dan akhirat tidak ada, bukankah itu konyol? Menyesal nanti :).

Pertanyaan buat penulis,
"orang kresten diganggu dan dicegah untuk beribadah oleh orang islam dengan alasan ibadah orang kresten menghina islam dan melecehkan islam"

Bagaimana pendapat saudara?

Ari Kristanto:
dia ragu antara hati nurani dan logika sebagai manusia dengan ajaran agamanya. sebagai manusia yang punya hati dan perasaan, dalam hatinya dia juga miris melihat pemenggalan. tapi karena doktri agama, nurani dan logika jadi tertutup. dan hasilnya pura-pura membela, tapi ujungnya tetep mengamini tindakan bar-bar. dan ini dinarasikan oleh beberapa penulis di seword

Wan Syarif:
Gak ada keraguan dalam hati saya tentang persoalan ini. Siapa anda kok sok tahu hati orang?

HARIARA:
Mereka semua ahli taqqiyah...sudah merusak...eh, merasuk alam bawah sadar karena sejak awal abad ke-7 mereka melestarikannya.

HARIARA:
Wah....jadi ingat anggota dewan terhormat yang nista karena  'KAMAR HOTEL REKAYASA" yang berkata: "SAYA TIDAK MAU MENJADI UMAT YANG SERENDAH-RENDAHNYA UMAT."

Gagal paham saya dengan pernyataan2 seperti ini karena mirip dengan pernyataan pemuja kultus.

Wan Syarif:
Kalau ternyata agama anda salah dan akhirat tidak ada, bukankah itu konyol? Menyesal nanti :).

Saya suka dng pertanyaan ini. Jawaban saya: "Kalau ternyata agama saya salah, kan pasti saya masuk neraka? Nah, lambaikan tangan anda dari kaca jendela surga sambil berkata: "Daaaag.... "

Martabak Sweet:
I like you :)

Tapi belum tentu masuk nerakanya agamanya yang salah. Karena kalau agama yang dipilih salah, otomatis surga dan nerakanya dan akheratnya
 versi agama tersebut adalah fiktif atau tidak ada.

Mungkin akan masuk ke dufan atau disneyland.

Wan Syarif:
Kalau ternyata agama anda salah dan akhirat tidak ada, bukankah itu konyol? Menyesal nanti :).

Gak ada kata menyesal terhadap apa yang sudah saya lakukan. Saya siap menanggung konsekuensi kalau agama saya ternyata salah. Sebaiknya pikirkan diri anda sendiri.

Budi:
Persoalan keyakinan itu urusan pribadi, gak ada juga yg mau intervensi, tapi asal jangan memaksakan keyakinan anda pada orang lain dengan cara seperti ini, jika ada yg kontra dgn keyakinan anda, maka di lakukanlah persekusi, dan tindakan kekerasan lain sampai2 membunuh juga dilakukan, hanya sekedar mengharapkan pengakuan dari pihak lain, bahwa keyakinan anda itu sebaik yang anda yakini, jadi gak cocok, anda yakin dengan keyakinan anda monggo, hidup sesama manusia nya dilakukan dengan baik, gak usah tersinggungan, gak usah mau menang sendiri , dsb, buktikan dalam tindakan NYATA bukan hanya teriak2 dlm omongan dan tulisan tapi yang dilakukan secara nyata ya yg brutal2 itu, bagaimana dong maunya ?

Martabak Sweet:
"Gak ada kata menyesal"

Ini baru jantan.

Asal jangan merusak dan merugikan orang lain saja saat mengikuti agama yang tersebut :).

Wan Syarif:
Pertanyaan buat penulis,
"orang kresten diganggu dan dicegah untuk beribadah oleh orang islam dengan alasan ibadah orang kresten menghina islam dan melecehkan islam"
Jawaban saya: Kaplengi wae orang semacam itu.

Budi:
Wah, bagus tuh jawabannya, asal jangan ngomong sama nulis doang, jika anda sebagai muslim membuktikan pernyataan anda dalam tindakan NYATA, itu baru mantap sesuai dengan pedoman Rahmatan lil Alamin seperti yg dilakukan oleh Riyanto banser NU, Salut untuk Riyanto, tapi kalo soal Rahmatan lil Alamin di lakukan hanya dengan OMONGAN dan TULISAN, sedangkan tindakan brutalnya dilakukan secara NYATA , Apa yg mau anda tunjukan ?

Cahkene:
Kamplengono loh ya

Wan Syarif:
Karena saya mengerti siapa anda, maka saya memilih no comment.

Han:
Cukup sensible dan berimbang. Terima kasih atas tulisannya.

Andy Wijaya:
Saya juga merasa penulis cukup bijak, tidak ada yg salah. Marilah kita saling menghormati, damai itu mulia dan indah

doodleramen:
Lalu tanpa tedeng aling-aling ia menegaskan dukungannya terhadap penyebarluasan karikatur buatan majalah
Nah sedangkan penulis ini tanpa tedeng aling mengartikan pernyataan Macron di luar konteks. Apa yg didukung Macron itu adalah kebebasan berekspresi. Jadi tidak melulu soal Islam, apalagi samapi penyebaran karikatur. Sejak kapan pemerintah Prancis mengurusi karikatur? Penulis jangan GR lah. Charlie Hebdo itu juga sering memuat karikatur dari agama lain. Gugel saja "Charlie Hebdo Jesus caricature", bahkan jauh lebih tidak senonoh.


Saya merasa wajib menyalahkan Emmanuel Macron dalam hal penyebarluasan karikatur
Sekali lagi, ente ini salah alamat. Macron itu tidak bertanggungjawab dalam penyebaran karikatur apapun. Tapi Macron itu bertanggungjawab atas kebebasan rakyat Prancis dalam mengekspresikan pendapat.

Chandra, The Salty 0 SAN folk:
Ini dah jeleknya kita - kita orang indo, selalu jump the gun 24/7 tanpa mikir dari faktor - faktor lain. Selalu maksain orang buat ngikut pandangan sendiri tanpa merhatiin orang lain.


Mending mas penulis baca sejarah Prancis dulu, kenapa agama serasa 'dilecehkan' disana sebelum menulis biar tidak terlihat seperti orang yang kurang baca informasi. Ingat aja kalau budaya Prancis dan Indonesia super beda dan nggak mungkin maksain nilai - nilai Indonesia buat orang Prancis.


TL;DR Benci boleh, goblok jangan

Lanina:
Sy dukung Macron di ganti Le Pen

Jack Jersey:
Saya tidak mau menjadi manusia hipokit alias munafik. Saya merasa wajib menyalahkan Emmanuel Macron dalam hal penyebarluasan karikatur Nabi Muhammad karena itu bertentangan dengan prinsip dan keimanan saya. Saya tidak mau di akhirat kelak, di hadapan Allah dan Nabi Muhammad, saya dipersalahkan karena diam (apalagi mendukung) penghinaan terhadap Rasul Tuhan.

Bagaimana jika ruh nabi muhammad kembali reinkarnasi sebagai wanita,apakah ''tuhan'' menghukum saya?apabila saya benar!!!!!
padahal mengenai ruh sudah jelas tertera pada alquran:
“Mereka itu bertanya kepada engkau tentang ruh. Katakanlah! Ruh itu urusan Tuhanku, tiada kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit saja.” (QS. al-isra’ ayat 85).
apakah urusan ''tuhan'' manusia masuk campur?
Bukankah asmaul husna itu ada pada diri setiap manusia?jadi mengapa manusia menyakiti satu sama yg lain?jadi untuk apa menjadi muslim apabila tidak menguasai kitabnya sendiri?

ustadz sayyid habib yahya

Love The Truth:
Sebenarnya simple saja...Kalo semua yg merasa terhina dengan agamanya karena suatu hal ...(apapun yg dilakukan oleh org lain)...apakah mesti manusia yg membalas ? Apakah mesti Tuhan kita , Kita bela ? Bukankah kita juga yg mengatakan bahwa Tuhan Maha Kuasa??? Bahwa dia mampu melakukan apapun...kalo Tuhan mau...apakah tidak bisa dia membunuh dengan segera siapapun yg menghina Dia ??  Jadi kenapa manusia yg kecil ini merasa hebat kalo menghakimi orang lain ??

Wan Syarif:
Tidak boleh ada manusia secara individual menghukum penghinaan, harus melalui pengadilan dan pengadilanlah yang menetapkan hukumannya. Tulisan saya tidak membahas hukuman bagi penghina Nabi Muhammad, tapi sekadar menyatakan penghinaan dan mendukung penghinaan itu harus dikategorikan perbuatan salah dan terlarang. Adapun pembunuhan yang terjadi di Perancis itu adalah tindakan barbar, terkutuk, dan pelakunya layak dihukum setimpal. Simpel saja.

rudy-911:
Laksana debu-nya debu mencoba mendorong galaksi di garis edarnya. (inipun ibarat yg masih jauh dari mendekati)

Harangan Toras:
"Saya tidak mau di akhirat kelak,
di hadapan Allah dan Nabi Muhammad, saya dipersalahkan karena diam (apalagi mendukung) penghinaan terhadap Rasul Tuhan."

hakimnya siapa om!? ??? ??? ?????

Wan Syarif:
Hakimnya adalah Dia Yang Maha Adil.

Budi:
Kalo hakimnya Yang MAHA ADIL, kok manusianya sekarang yg sdh pada menhakimi ?, jadi logikanya kalo ada yang namanya YME, YMA, dsb , intinya sang pemilik Alam Semesta ini, diledek sama manusia, sebaiknya manusia lain diem aja gak usah digubris anggep aja orang gila, gak usah pake menghakimi segala, nanti juga si peledek cape sendiri dan akhirnya diem juga karena gak laku, biar urusan sebab akibat di tentukan atau dihakimi oleh YME sendiri, manusia yang lain sebaiknya introspeksi kedalam melihat tingkah lakunya masing2.

Love The Truth:
Good Thought... ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???

HARIARA:
Quote:
"......majalah Charlie Hebdo yang menghina Nabi Muhammad, sosok sentral yang disucikan? ??? ??? oleh seluruh umat Islam tanpa kecuali."

??? ?????

Wan Syarif:
Kalau Nabi Muhammad bukan tokoh Islam yang disucikan, majalah Charlie Hebdo gak akan pernah membuat karikaturnya. Mereka tahu persis bahwa yang mereka karikaturkan itu manusia agung, Efek finansialnya sangat besar buat mereka. Makanya majalah Charlie Hebdo edisi karikatur Nabi itu laris manis, entah berapa ribu eksemplar oplahnya.

Martabak Sweet:
muhamad itu manusia yang agung negatifnya :) Dan divalidasikan oleh tindakan penganut dan pemujanya dengan aksi pemegalan.

Selamat atas pencorengan muka (islam) sendiri oleh tingkah pemeluknya sendiri. :)

Wan Syarif:
muhamad itu manusia yang agung negatifnya

Inilah contoh pernyataan orang yang mencoreng kehormatan dirinya sendiri, sedangkan yang dicemooh sudah dimuliakan jutaan orang sejak 1500 tahun yang lalu hingga detik ini..

Martabak Sweet:
muhamad itu manusia yang agung negatifnya.


Hanya pengikutnya yang menganggap dia mulia :) Ya tidak apa apa kan.
Iya dimuliakan oleh 1500 tahun oleh pengikutnya SAJA:)

Dan ternyata pengikutnya dan ajarannya kalah dengan Kristen.
islam kalah dengan Kristen, dari sisi kedewasaan dan berkepala dingin saat "dihina".

Tentu saja kita juga tidak lupa dengan pasal karet islam untuk defini "penghinaan". Umat Kristen beribadah di rumah mereka sendiri saja dianggap "penghinaan untuk islam". Aneh bin ajaib.

islam < Kristen
islam < Kristen
islam < Kristen
islam < Kristen
islam < Kristen
islam < Kristen

agung negatifnya. Dan lucunya, yang membuat islam dan muhamad yang agung negatifnya ini, terlihat negatif adalah pengikutnya dan tingkah pengikutnya serta pengikutnya yang selalu fokus pada sedikit-sedikit merasa terhina... dan bukan berfokus pada, bagaimana mengontrol diri sendiri dan menunjukkan citra islam yang baik dan beradab.

WKWKWKWKW

islam yang kekanakan < Kristen dewasa
qualitas islam < qualitas Kristen

Ngaku ngaku sendiri dimuliakan sih siapa saja bisa. Habib riziek tuh, dimuliakan satu RW COY, jadi tamu kehormatan RAJA ARAB PULA! CERMIN AKHLAH PULA.......... KATANYA...

WKWKWKWKWK

Wan Syarif:
Saya tahu hendak ke mana anda akan menggiring opini. Bagi saya perbincangan mazhab itu tidak bermutu, bahasan orang-orang yang ketinggalan kereta.

Martabak Sweet:
"......majalah Charlie Hebdo yang menghina Nabi Muhammad, sosok sentral yang disucikan? ??? ??? oleh seluruh umat Islam tanpa kecuali."


Syiah berpendapat lain.

Wan Syarif:
Syiah berpendapat lain.

Mungkin Syi'ah aliran takfiri yang punya pendapat lain.

Martabak Sweet:
"Syiah berpendapat lain.

Mungkin Syi'ah aliran takfiri yang punya pendapat lain."

Terima kasih. Anda baru saja setuju kalau anda berbohong ketika berkata "muhamad adalah sosok sentral SEMUA UMAT ISLAM" :)

Anda sangat islami. Gemar berbohong dan memuji muji diri dan kaumnya sendiri tanpa bukti yang nyata :)

Arif Soetanto:
Wajib menyalahkan Macron?
Pdhl beredar sblm Macron jadi presiden lo. Dan masuk kurikulum pelajaran di Perancis. Jadi siapa yg salah sebenarnya?

Wan Syarif:
Yang membuat dan mengedarkan Charlie Hebdo, dan sebagai Presiden Macron mendukungnya..

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Saya Dukung Macron, Tapi Tidak Untuk Semuanya Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/saya-dukung-macron-tapi-tidak-untuk-semuanya-R783HnGja6

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: