You Now Here »

Ibadah Online, Lanjut Atau Berhenti? (bagian 4)  (Read 85 times - 41 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,895
  • Poin: 23.974
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Ibadah Online, Lanjut Atau Berhenti? (bagian 4)
« on: November 26, 2020, 05:07:42 AM »




pris oner:
semoga pandemi cepat berakhir..semoga vaksin yg benar2 efektif cepat diproduksi.. ????

Di:
Semoga...

Aamiin

pris oner:
Amin..

iam hêylêl:
selagi belum ada vaksin apa salahnya dg virtual, anggap saja Covid ada sbg "tribulasi"  - kesempatan utk tobat.. ahaha

FAUZi:
inilah kesalahan paling besar dan paling mendasar :

>>>> tentang pentingnya ibadah fisik. Sebab utamanya, kita dipanggil bukan hanya untuk berelasi secara vertikal dengan Allah, tapi kita juga kudu menjalin hubungan horisontal dengan sesama.>>>

Ibadah adanya dalam agama (semua agama), dan agama sejatinya HANYA DAN HANYA SERTA HANYA hubungan vertikal setiap individu dengan Tuhan sesuai iman masing masing, tak ada hubungan dengan antar sesama

Hubungan dengan sesama sangat cukup dilakukan denagn dasar tata krama, adat istiadat budaya dan etika serta hukum negara... agama tak perlu tak wajib dan tak ada gunanya masuk ke ranah hubungan antar manusia.

Itulah point mengapa agama = sumber konflik = sumber masalah = sumber peperangan dan BISNIS

Rumah ibadahpun sejatinya tak perlu, cukup masing masing masuk kamar sendiri dan lakukan ibadahnya

Maka akan damailah bumi ini kalau semua begitu

iam hêylêl:
A. Di kristen  kualitas hubungan Vertikal setara Horizontal
Hukumnya Jelas :
 
1.Pakai Hati, Jiwa dan AKAL untuk mengasihi Tuhan dan sesama Manusia (kagak mabuk).
2 Tidak semua orang yang berkata ‘Tuhan, Tuhan,’ akan masuk Surga, (Vertikal)
3.tapi segala sesuatu yang dilakukan untuk sesama manusia  sama dengan melakukannya untuk Tuhan (horizontal)

B.Ibadah fisik dan rumah ibadah penting kalau untuk minoritas
karena dalam ibadah fisik dan tempat ibadah visi Tuhan untuk membantu sesama lebih mudah diwujudkan dibanding individu
contoh :
- saat bencana gempa (membantu sesama support nasi bungkus)
- support saat ada kristen yang meninggal (kagak mungkin di kubur ala islam)
- awal covid support jahit masker kain untuk di sumbangkan
Lalu di saaat covid spt ini ? yah kalau pemerintah sudah berkata New Normal apa yang salah?

C. Perkara tuduhan ente jadi sumber ini dan itu, ya ente lihat aja tuh hukumnya agama kristen, dan lihat apa yang bisa dilakukan di poin B. yang salah Hukum atau manusianya?

anggap Agama Kristen sama dengan Senjata yang jadi DP ente.
Ketika senjata dipakai untuk kejahatan, maka manusia yang disalahkan bukan keberadaan senjatanya.

ahaha

Di:
Siap Om, laksanaken...

zeffanya n zeevanka:
Klu utk ibdh kami ckp nyaman dirumah walaupun gereja kami baru mulai ibdh offline bln des itupun dibatasi hanya 250org tapi utk PJJ online ????anak2 sdh pada titik jenuh mls zoom, mls buat tugas,  lbh milih main diluar. Saya sbg ortu ga bisa memaksakan.  Intinya manusia butuh interaksi social in flesh.

Vivi Christiana:
Di tempat saya sudah mulai ibadah secara fisik, dengan prokes yang ketat .
Saya setuju bahwa ibadah online saja tidak cukup untuk bisa mengembangkan iman kita . Perlu tatap muka karena manusia pada dasarnya makhluk sosial

Barkah Adi:
Tempatku, walau daring tetap ada, udah 2 bln terakhir ada ibadah di gereja dengan batasan usia dan penjarangan jemaat yang duduk termasuk ngejalanin protokol kesehatan. Acara natalan? Belon kedengeran juga. Hehehe...

Syafei Gunawan:
pola pikirnya masih primitif, umat dengan agama apapun juga beranggapan bahwa beribadat itu mutlak harus dirumah Tuhan, diluar itu sia-sia.

Cahkene:
Libur tlah tiba... Hore... Hore... Horee

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Ibadah Online, Lanjut Atau Berhenti? (bagian 4) Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/spiritual/ibadah-online-lanjut-atau-berhenti-bagian-4-V92QtAr4XG

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: