You Now Here »

Berita Kepada Presiden  (Read 108 times - 63 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,187
  • Poin: 24.266
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Berita Kepada Presiden
« on: December 01, 2020, 05:03:59 AM »




B-Over:
Mas penulis, baru bangun to mas?
Rakyat seperti mas penulis dan saya semuanya hanya bisa menduga-duga, lucunya ada banyak yang merasa lebih Jokowi daripada Jokowi. Katakanlah itu opini, tapi mbok ya tetap mengedepankan logika dan cermat mengamati fakta yang terjadi.

Kalau saya sebagai pembaca setia seword dan kadangkala berkomentar, sedari periode pertama Jokowi dan belum lama setelah dilantik sudah mengangkat masalah Palestina (duuh), saya pesimis Jokowi mampu mengatasi masalah intoleransi di negara kita ini. Kenapa? Simpel, kutu diseberang laut nampak tapi gajah didepan mata tidak terlihat...

Buat saya pribadi, itu kelemahan Jokowi dari sekian banyak kebaikan yang ada pada dirinya

arip banget:
kita tidak dapat melihat yang ada di balik dinding .....

Tantra:
Mas penulis, baru bangun to mas?
he..he..

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Semua orang juga punya masalah yg sama dengan mas penulis. Di masa pandemik ini banyak orang yg harus berjuang keras mengatasi krisis ekonomi dalam kehidupan sehari2. Never give up, Tuhan pasti punya rencana yang terbaik utk umatnya yang tidak mengeluh dan selalu mengucapkan syukur walau dalam kekurangan.

Tidak hanya Indonesia saja yg mengalami "hardship" utk mencukupi kebutuhan sehari2. Di Amrik pun banyak warga yg kini bankrupt alias bangkrut. Masalah ekonomi adalah sebuah berita headline setiap hari. Banyak dari mereka yg struggle atau menyerah utk membayar cicilan rumah/apartemen, mobil, listrik, gas bensin, dan juga makanan. Masih banyak warga yang mengantri sembako dengan antrian berkilo2 meter dengan menunggu berjam2 lamanya. Apalagi dalam situasi pasca pilpres semuanya jadi tidak menentu. Beruntungnya di sini ada yg namanya "unemployment insurance" alias asuransi bagi yg putus kerja diberikan uang setiap minggu. Tapi tentunya cukup buat makan dan keperluan dasar, tidak untuk kebutuhan sekunder maupun tersier.

Itulah mengapa banyak dari kita sudah over loading dengan masalah ekonomi dan kesehatan di otak kita. Ditambah masalah politik yang rasanya berulang2 di negeri ini. Sudah ada pandemik yang berimbas pengurangan tenaga kerja, anak2 harus belajar daring di rumah, harus melaksanakan protokol kesehatan yang jika melanggar di denda dan segudang drama politik di negeri ini serta ancaman dari intoleransi. Bukankah kita sebagai rakyat sudah muak dengan keadaan ini...?

Tantra:
Mas ku yg satu ini kalau ngrespon selalu nyambung. Kalo digabung jadi artikel yg lengkap

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Matur nuwun mas.... tulisannya apik dan berkesan seperti biasa... ??? ??? ??? ???

TMP2020:
Kalo memang kita sunguh2 mencintai negri ini, maka kita sbg pendukung yg sehat jasmani dan rohani utk tetap mendukung yg memang hrs didukung, mengkritisi yg memang janggal dan menggangu akal sehat.

Kalo memang kita sungguh2 menginginkan terciptanya keadilan dinegri ini, maka kita sbg rakyat jelata bisa memulai utk adil dlm cara berpikir kita sendiri, tdk melulu dlm konteks dukung mendukung.

Tantra:
suuiiipp

Love The Truth:
Tulisan yg Luar biasa...Ini memang jelas antara Harapan / Keputus asaan / Kepasrahan / Kedongkolan / Kelucuan ...Semua jadi satu...Semoga Rejeki pak Tantra cepat naik lagi ya pak...Aminnn...Aminnn...Aminnn.

Nawadi Zheng:
Amin.

dita yayang:
"Sebab bagi saya hidup bukan pelajaran untuk selalu mengeluh. Hidup bukan pengalaman untuk selalu gagal. Hidup bagi saya adalah perjalanan menikmati rasa syukur dari Allah."
Seseorang yang lagi terpuruk, tapi sudah berani mengungkapkan keterpurukannya, biasanya orang tersebut sudah menemukan momentum untuk bangkit. kata2 yang inspiratif sekali

Tantra:
Makasih doa dan motivasinya mas. Amin

jane ora dong:
Pelajaran yg bisa dipetik bagi keluarga adalah kalau memperlakukan anak terlalu banyak dipuji maka akan menjadikan anak jadi anak manja dan kalau anak terlalu banyak dimanja membuat anak tidak mandiri setelah dewasa.

Pil pahit sangat perlu utk menyembuhkan, tetapi sebagai orang jawa tentu tidak asing minum jamu, dimana ada rasa pahit, asem, manis utk menjaga stamina.
Kritikan meskipun pedas itu diperlukan utk menumbuhkan kesadaran bahwa ada kekurangan yg mungkin perlu diperbaiki.
Sindiran2 kecil walau kadang tdk mengenakkan juga diperlukan, ibarat jamu utk menjaga stamina.

Semua adalah pilihan, tapi saya yakin tidak sedikitpun sindiran dari pendukung yg bermaksud menjerumuskan, tapi itu hanya wujud harapan, meskipun harapan itu semakin menipis.

Tantra:
cocok Kak

agung widodo:
PENDIAMAN itu sesungguhnya sama dengan PEMBIARAN !
Jadi,.. apakah kedzoliman ini harus DIDIAMKAN terus menerus ?
Dan menunggu timbulnya konflik horisontal serius yang parah seperti Suriah ?

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Semua orang juga punya masalah yg sama dengan mas penulis. Di masa pandemik ini banyak orang yg harus berjuang keras mengatasi krisis ekonomi dalam kehidupan sehari2. Never give up, Tuhan pasti punya rencana yang terbaik utk umatnya yang tidak mengeluh dan selalu mengucapkan syukur walau dalam kekurangan.

Tidak hanya Indonesia saja yg mengalami "hardship" utk mencukupi kebutuhan sehari2. Di Amrik pun banyak warga yg kini bankrupt alias bangkrut. Masalah ekonomi adalah sebuah berita headline setiap hari. Banyak dari mereka yg struggle atau menyerah utk membayar cicilan rumah/apartemen, mobil, listrik, gas bensin, dan juga makanan. Masih banyak warga yang mengantri sembako dengan antrian berkilo2 meter dengan menunggu berjam2 lamanya. Apalagi dalam situasi pasca pilpres semuanya jadi tidak menentu. Beruntungnya di sini ada yg namanya "unemployment insurance" alias asuransi bagi yg putus kerja diberikan uang setiap minggu. Tapi tentunya cukup buat makan dan keperluan dasar, tidak untuk kebutuhan sekunder maupun tersier.

Itulah mengapa banyak dari kita sudah over loading dengan masalah ekonomi dan kesehatan di otak kita. Ditambah masalah politik yang rasanya berulang2 di negeri ini. Sudah ada pandemik yang berimbas pengurangan tenaga kerja, anak2 harus belajar daring di rumah, harus melaksanakan protokol kesehatan yang jika melanggar di denda dan segudang drama politik di negeri ini serta ancaman dari intoleransi. Bukankah kita sebagai rakyat sudah muak dengan keadaan ini...?

Kita tentunya lesu dan lelah ketika melihat data C19 terus meningkat, sementara ada sekumpulan warga berkerumun tanpa mengindahkan prokes yg ujungnya menambah kesekian kalinya kasus covid meningkat tajam. Kita juga melihat seorang menteri yg menerima uang hasil korupsi dgn membelanjakan uangnya membeli barang mewah ketika banyak rakyat butuh sesuap nasi. Kita juga trenyuh melihat saudara kita dibunuh dan dipenggal ketika intoleransi tidak ada jalan keluarnya dan semakin menjadi. Itulah mengapa kita merasa kecewa, marah, apatis, dengan semua drama di negeri ini. Hanya menuangkan emosi dan opini di seword ini sekedar menghibur diri yang sedang gundah dan kesal sembari mengeluarkan uneg2 di ubun-ubun.

Sekarang kita perlu sebuah harapan yg lebih baik bukan berita keputus asaan yang membuat kita marah, tambah benci, dan kecewa dengan semua kejadian yg tak pernah ada solusinya. Wajar, banyak rakyat yang menuntut pemerintah karena keinginan utk berubah sangatlah dinantikan. Ketegasan dan keberanian adalah kunci utk merubah negara ini menjadi damai, aman, dan sejahtera. Jokowi yg selalu kita harapkan hanya sebatas manusia sama seperti kita yang punya kelebihan dan kekurangan. Tapi setidaknya dengan campur tangan pemerintah yg tentunya orang2 didalamnya adalah orang yang terpilih karena kelebihannya dapat mengantar negara ini penuh dengan perubahan yang baik. Dimana rasa keadilan bagi semua masyarakat dapat terpenuhi tanpa memandang suku, agama, maupun etnik.

Sudahlah, cukupkan permainan langkah catur yang membuat rakyat bingung. Kita realistis saja bahwa sekarang instabilitas keamanan sedang terancam. Kita sudah tak ada waktu lagi utk memainkan bidak2 catur. Cukup dengan langkah taktis menggunakan kekuatan hukum diatas segalanya. Tidak ada lagi ruang atau kompromi buat mereka yg senang negara ini makin terpuruk dan kacau balau. Kalau sudah terbukti bersalah kenapa harus lama utk diproses..? Tegas namun terukur niscaya pemerintah dapat mengatasi itu semua. Dan jangan lupa, keberanian utk memutuskah suatu perkara harus wajib dilaksanakan supaya tidak terjadi kelucuan2 maupunn kejanggalan yg tak berarti.

No Fear:
touché , well thought, well written ??? ?????

Andy Wijaya:
This is really well written sob, seperti permen nano nano wkwkwk. Semoga Pak Presiden membaca .

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Thanks a lot... ????
I just let out my thought flows like a river because of the circumstances, sob.

No Fear:
too bad most citizens +62 are dumb & dumber, the smarter ones become state administrators just to take advantages of the dumb ones .
sad, but that's life in +62

Fsasosi:
Most goverment officials plus sixty two are son of a bitch !

Erika:
that is small brother.... 95% aja mash small... wkwkkwk

No Fear:
well said

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
That is true... no doubt about it. So many people just believe that some administrators in the government can change this nation for a better future but baloney..

No Fear:
Money Talks, Bullshit walks,
you can fool some people sometimes,
but you can not fool all the people all of the times

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
It is what it is
..and it happens so many times.

No Fear:
boss, jadi pada nanyain kok komen ente diapus "mark as spam"
ente nulis article di-seword aja tuh ??? ?????
qualified kok article ente

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Iya makanya ane kaget pas di mark jadi spam... emangnya ane plagiat copas dari artikel lain, kan itu murni pikiran ane. Lucu nih website. Ini udah yang ke 3 kali tulisan ane di spam karena nulis lebih dari 5 paragraf.

Thanks sob, lain kali aja kalo ada waktu ame nulis di seword.

Tantra:
maksud redaksi mungkin mas Joe suruh ngirim artikel sendiri aja, he..he

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Aku jadi anak bawang aja mas Tantra. Malu aku sama penulis2 Seword yang udah makan asam garam. Apalagi kalo udah baca tulisan mas Tantra, wah rasanya aku spt buih ditengah laut Parangtritis hehehe...

Tantra:
halahh jadi pengin ke pantai Parangtritis

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Kangen sunset nya mas...

Tantra:
nek ke Solo, sekalian aja ke Parangtritis..cuss bungkus ya Mas

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Satu paket itu mas.. pokoknya Joglosemar lah

Tantra:
mantapp

No Fear:
lesson learned, next time max 3 paragraf aja posting 2-3X
??? ??? ??? ???

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Thanks for the advice. Kalo udah nulis jari gak mau berhenti sob ???? sip lah 2-3 paragraf cukup yg penting substansi nya nyampe... ??? ??? ??? ???

dita yayang:
sipp

No Fear:
??? ??? ??? ??? ????

Erika:
kok komennya hielen?

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Aku bikin komen enam paragraf, tp di mark as a spam.. jadi komen nya hilang. ????

Tantra:
padahal aku belum sempat baca

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Yo wis mas Tantra, next time tak buat yang simple aja. Tapi kalo udah komen di artikel Mas Tantra, jari2 gak bisa berhenti hehehe..

Erika:
apa sih.... kok ilang komennya...

No Fear:
itu komen @joe, mba
kudu tanya redaksi seword

hoetomo:
Sama yang Komen juga bingung , seperti cuaca tidak menentu , kadang hujan kadang terang  .
Susah ditebak apa maunya pimpinan2 negeri ini.
Presiden jadi repot karena pembantu2nya terlalu banyak 'hutang budi' hingga tidak bisa tegas.
Stock pimpinan adanya cuma begitu.
Saya nggak kebayang nanti 2024 kayak apa lagi presidennya.

Aan Qunayvi:
Tak menyangka sama dengan suara hati saya

Tantra:
yap...dan sebagian besar dari kita

Wilefhas62:
Jangan pernah berharap sama Jokowi dalam penegakan Hukum kepada Ekstrimis. Dia adalah alumni 212.

No Fear:
tetép çémungüt, pak Tantra
ngeri² sedap tulisan-nyahh

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Berita Kepada Presiden Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/berita-kepada-presiden-cfwsNxR1EW

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: