You Now Here »

Saatnya Kita Punya Bank Plasma Darah  (Read 93 times - 80 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,892
  • Poin: 23.971
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Saatnya Kita Punya Bank Plasma Darah
« on: December 06, 2020, 05:25:48 AM »




Alexander David ™️ ✅:
Diminta ikut buat studi klinik menolak,... maunya gaya tukang obat. Pemerintah sudah baik kasih izin, masih saja menuntut ini dan itu. Dikasih hati minta ampela...

Jumlah darah yg normal aja di PMI masih kurang (pake banget). Ini plasma khusus dengan berbagai syarat (harus kena covid, harus test pcr, jangka waktu tertentu, dll). Mikir gak ?

Loe mau buat bank ???? Loe berharap kita pandemi selamanya ??? Atau loe berharap sebanyak2nya org kena covid biar banyak plasma ??? Loe pikir negara kebanyakan uang ???

Kalau gak punya otak, mbok ya punya hati.

Tony Gede:
Dari kemaren kok marah2 terus sob?

Cara pengobatan kan macam2.  Ada yg pake obat2an anti virus, ada yg pake TPK.

Yg penting sebenarnya kan ada cara2 yg dicoba utk menghasilkan kesembuhan.

Jadi bukannya pasrah sama sekali berjudi sama nasib pas kena Covid.

Memang pencegahan itu penting dan terbaik.  Tpi kadang kita ga tahu, sudah berupaya mencegah, tapi bisa aja kena juga.

Kalau udah begitu, kan bagus klo setidaknya ada cara2 utk mengobati.

Kok malah dirutukin, sob?

Alexander David ™️ ✅:
sob nilai saja yg objektif : Yg aku katakan itu fakta atau hoax ?

sob mendukung kalau ada yg  promosikan batu buat sembuhkan covid ? Trus minta pemerintah buat bank batu ???

Jujur aja aku gak keberatan kalau ada yg mau pakai batu buat berobat... itu hak dia. Tapi mempromosikan di publik itu masuk pasal "pembohongan publik" gak ?

Tony Gede:
TPK kan bukan metode baru sob.  Tapi udh berkali2 dipakai.  Masa flu Spanyol dulu dipakai, pas SARS, Ebola, sama MERS juga.

Jdi klo dicobakan utk masa pandemi Covid, salahnya di mana?

Alexander David ™️ ✅:
Kalau sudah dicoba secara saintifik 5 kali, semua hasilnya : tidak efektif ?

sob setuju kalau kita promosikan batu ramai2 di seword ? Sudah gitu jenis batunya khusus, kudu berlian ... biar orang2 heboh nyarinya susah.  Udah gitu minta pemerintah buat bank batu... kayak banyak aja batunya & uangnya. Belum lagi nanti orang2 berpikir "Tenang aja, kena covid juga gpp tokh ada batu !"

sob akan diam ???

Ini akan makan banyak korban kalau kita (dokter2) fokus ke palacebo, tp gagal fokus ke pencegahan.

Bocah Sakti:
Ngomong saintifik, terus bandingin TPK dengan "batu". Sampeyan masih waras, mas ???

Betewe, "mayoritas" orang Indo anggap remeh Covid-19 bukan karena ada TPK atau bakal ada vaksin tapi lebih karena literasi yang rendah, opini dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab, kisruh wakil rakyat dan pemerintah dan lain sebagainya.

Alexander David ™️ ✅:
Analogi yg kurang tepat ? Kalau gak suka batu ya ganti aja, sob sukanya apa ?

Ya tolonglah bantu literasi,  katakan yg sebenarnya pada saudara2 kita. Jgn sampai ada saudara2 kita harus kehilangan org yg mereka cintai hanya gara2 : tidak tahu.

Aku cuma berusaha lakukan yg bisa aku lakukan untuk meluruskan informasi yg aku tahu salah.

Terima kasih masukannya. Semoga Tuhan kirim lbh banyak org2 yg lebih mampu & kompeten buat gantikan aku. Maaf kekurangannya.

Eul Course:
Anda sepertinya kurang membaca. Coba search di google atau anda mungkin ga tau kalau FDA sudah memberikan rekomendasi TPK di Amerika. Tau ga FDA itu apa?

GalihK:
FDA memberikan izin Emergency Use Authorisation, karena potensi bahwa metode ini bisa membantu pasien itu ada dan efek sampingnya rendah, jadi boleh dicoba dalam keadaan darurat ini. Bukannya FDA sudah bilang TPK ini sebagai metode yg sudah pasti efektif ya, itu belum ada bukti ilmiahnya (maaf, testimoni pasien tidak bisa dibilang sebagai bukti ilmiah dalam dunia medis, semua Dokter seharusnya tahu hal ini).

Saya sudah menulis beberapa artikel di Seword soal bukti2 ilmiah tentang TPK ini beberapa bulan yg lalu, bisa coba cari pakai nama saya.

Kalau anda baca dan search di Google sekarang, sudah ada hasil randomised controlled trial dari India di jurnal BMJ bulan October yg bilang metode ini tidak terbukti membantu pasien. Terus ada lagi randomised controlled trial dari Argentina di jurnal NEJM bulan November yang juga bilang TPK ini tidak terbukti.

Kita masih tunggu hasil2 randomised controlled trials lain ya sebelum bisa berkesimpulan. Jadi pada saat ini masih belum bisa dibilang bahwa metode ini terbukti efektif membantu pasien ya, sayangnya itulah fakta yg ada.

Bocah Sakti:
Definisi TIDAK EFEKTIF itu sama dengan EFEKTIF BERAPA PERSEN, mas ??? Atau apakah bisa diparafrase menjadi EFEKTIF BERSYARAT ???

doodleramen:
Hahaha saya hanya ketawa melihat orang2 yg desperado dan masih ngeyel menganggap TPK sebagai solusi Covid.



Penulis Seword banyak yg gak bisa mikir panjang - cerminan masyarakat luasnya. Pantesan Covid nya Indonesia gak selesai2. 72 mesin untuk 270juta rakyat? Hadehh....tepok jidat...

Bocah Sakti:
Lah, memang TPK adalah solusi untuk penderita covid-19 kok. Apakah satu-satunya? Tidak.

Betewe, kasus Covid-19 di Indo belum selesai bukan karena ada TPK. Jangan bikin opini sesat, mas.

Alexander David ™️ ✅:
Pemerintah sini juga sejak dulu kasih izin... so what ? Anda sendiri tahu gak RCT / Randomized Control Trial ?

Bocah Sakti:
Kan sudah berkali-kali dibilang, Covid-19 itu 1% virus, 99% propaganda. Yang kena terus meninggal, banyak. Yang kena tapi sembuh, tidak sedikit.

Coba sampeyan pahami dulu, mas.

Ndemik:
Gaungnya masih belum terdengar di kalangan bawah. Apakah TPK ini kita harus "minta" ke dokter, atau memang sudah menjadi SOP untuk pasien covid19, temen saya saat ini terbaring di RS seorang nakes positif covid 19, bbrp rekan kerja satu ruangan juga positif, sekarang hasil ronsennya sudah pnemoni,tp knp belum ada indikasi untuk dilakukan TPK?

Alexander David ™️ ✅:
Karena semua studi2 (jurnal kedokteran) yg ada menunjukkan TPK : tidak efektif :(

Selain itu untuk mendapatkan & mengumpulkan plasma itu bukan hal mudah.

Ndemik:
Ini baru dpt om poster PMI sudah mulai kampanye TPK, dan RS yg ditunjuk udah mulai disebar  infonya, ntah untuk sekedar informasi atau mmg sudah bisa dijalankan di RS tersebut blm tau nih.

XxX:
Adik sy sampe skr masih di rawat di RS dgn saturasi oksigen dibawah 70, dokter tidak ada yg menyarankan melakukan TPK, kenapa?.

Ndemik:
Minta aja sob ama dokter yang merawatnya, sekarang sudah mulai banyak yg share poster" ttg TPK beserta RS setempat yg bisa menangani, carilah info orang" sekitar, atau teman, atau keluarga yg sudah sembuh dari covid19, ajak mereka ke PMI untuk donor darah, agar di ambil plasmanya. Bagi yg terbiasa donor darah pasti tidak akan keberatan sob. Krn RS setempat tidak menyediakan plasma, kita harus cari sendiri, PMI pun blm punya stock,jd kita cari pendonor lgsg. Jika butuh 2 kantong, bawalah 4-5 orang untuk cadangan jika nanti ada yg tidak cocok dg sample darah pasien,biar tidak bolak balik.

Tony Gede:
Harus diminta.

zeffanya n zeevanka:
Ide bgs Mas penulis? ??? ????berharap pemerintah tanggap dgn usaha Dr. Mo. Jgn brrharap byk pada vaksin.

JempolKejepit:
Mungkin ada yg bisa share bagaimana cara (bukan cuma syarat) utk menjadi donor plasma

GalihK:
RSPAD Gatot Subroto dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman katanya sedang melakukan uji klinis soal TPK ini. Mungkin anda bisa menghubungi mereka dan bertanya.

Inilah salah satu cara terbaik untuk membantu kalau menjadi donor, karena bukan hanya coba membantu pasien secara langsung, tetapi data yg didapat juga bisa dianalisa untuk mencari tahu apakah metode ini bener2 bisa dibilang efektif atau tidak, karena sampai saat ini masih belum diketahui ya faktanya.

Aan Widjaya:
Setuju, kita harus mandiri dalam penangan pandemi ini, ventilator dah bisa dibikin tinggal diproduksi masal, alat deteksi virus yg dikembangkan UGM sedang di uji coba semoga berhasil, punya TPK, kalau semuanya berjalan lancar bisa di ekspor ke manca negara dapat devisa nutupi defisit negara , pembangunan makin kencang.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Saatnya Kita Punya Bank Plasma Darah Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/saatnya-kita-punya-bank-plasma-darah-I7eJZoRAPq

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: