You Now Here »

Attention Please! Code Blue! Code Blue! Code Blue! NKRI Darurat Ambyarrrr!  (Read 114 times - 126 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,049
  • Poin: 24.128
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




agung widodo:
Keyakinan dan sikap mental sebagian masyarakat yang mendukung radikalisme, tampak dalam pola perilaku yang kolot, unjuk diri rajin berdoa, pamer dekat dengan Allah dan meng-klaim apa yang diucapkan dan dilakukan adalah bisikan dari Allah. Dan hal tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan sehari harinya.

Pamer dekat dengan Allah, tapi kalau disuruh duluan menghadap NYA tidak mau !
Itulah KADRUN !!!

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Apa yang didapat setelah membela si imam buron...? Apakah dengan membela tuhan baliho mereka lantas mendapatkan hidayah dan berkah...? Jawabnya NULL...!

Rasanya miris melihat sebagian masyarakat kita yang begitu bodohnya tanpa memakai nalar dan logika mati²an mengagungkan manusia tanpa akhlak yg baik. Kefanatikan terhadap suatu ajaran agama yang doktrinnya di sebarkan dengan cara radikal oleh para ulama kaleng² yang pengetahuan agamanya juga rendah sekali.

Kelompok ini mengatasnamakan agama namun tindak tanduk mereka layaknya preman baik yang pria, wanita, dan anak². Pencucian otak selama bertahun² baik di majelis taklim maupun pengajian ibu² telah merubah mind set mereka bahwa imam buron adalah "juru selamat" mereka. Namun, mereka tidak menyadari bahwa hasil cuci otak selama ini telah membawa mereka menuju kehancuran. Pikiran dan perbuatan yang tidak sesuai dengan etika dan moral yaitu kesombongan, keangkuhan, teror, intimidasi, dan merasa paling benar dan suci sendiri yang berakibat penjara sebagai hukumannya....

Tantra:
Sikap seperti emak tersebut, sudah banyak saya temui dalam kehidupan sehari-hari. Kelompok2 pengajian baru, banyak bermunculan. dan kurang lebih semua hampir sama. pamer kesucian dan merasa benar sendiri.
code blue!! harus diamputasi.

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Setuju Mas Tantra. Tidak ada cara lain karena luka bangsa ini (baca: kaum radikal dan teroris) telah menggerogoti organ² tubuh yang lain yang membahayakan keselamatan bangsa dengan cara di amputasi. Luka bangsa itu sudah masuk kedalam sendi² pemerintahan, pendidikan dsb yang membahayakan keutuhan bangsa.

mbladus ah:
Setuju om,
Yang lebih parah lagi, mereka menyasar ke kaum hawa khususnya Emak-Emak.
Kalau aparat bertindak, maka akan ada framming DHOLIM KE PEREMPUAN

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Masih ingat pemilu kemarin pasukan emak² pepes...? Nah itu salah satu contoh emak² yang digerakkan utk propaganda mereka. Makanya saya setuju pernyataan mas Mbladus bahwa kemudian wanita² ditangkap akan di framing dzolim terhadap perempuan.

Syakaf-911:
Sikap dan perilaku seperti ini tidak serta merta muncul dan mengakar.
Mesti diawali pada.suatu masa yg lama bahkan sejak kecil. Bibit ini terus tumbuh dan tentu saja makin subur menjadi pohon  dipupuk oleh berbagai hal, salah satunya kebencian dan wadah yg salah.
Hati yg buta, mata yg rabun melihat dunia hanya dari perspektif doktrin yg tidak baik. Bahkan berbagai beban hidup yg tidak tak mampu diatasi dengan "referensi" yg jadi pegangannya.
Kata pepatah Tionghoa: Tujuh ekor kuda tak akan mampu meluruskan kembali pohon yang sudah bengkok".
Salam akal budi yg sehat ,? ??? ??? ?????

??? ??? ??? ?????? ??? ??? ???:
Ini memang berproses sudah lama. Butuh bertahun2 utk menyerap doktrin radikal tergantung cepat atau lambat ilmu yang mereka terima.

Iwan Setiawan GP:
Emak2 kurang ajar....menyeret Tuhan dan menuduhNya seolah Tuhan yang menuntun ucapkan ujaran kebenciannya....

Tantra:
yang tersirat bukan itu Kak. tapi apapun sikapnya, sudah sesuai jalan dan petunjuk dari Allah. itu yang berbahaya

Awam Wahono:
Terapinya gampang temprleng saja dia kalau dia protes bilang saja alasan dia kita pakai

Iwan Setiawan GP:
Iya...secara verbal sudah seperti itu....dan pemikiran halusinasinya sudah mempengaruhi verbalnya.....itu sangat parah

«§»  p0rn Fugitive:
2 kemungkinan :
1. kadrun yg menyalahkan auwoh ??? ... atau
2. memang itu yg diajarkan auwoh ???

B-Over:
Pancasila sebagai dasar negara saya melihatnya saat ini hanya sebatas nama atau pajangan wajib di kantor-kantor instansi pemerintah.

Ditengah derasnya perkembangan dunia saat ini beserta teknologi yang mengikuti, sejak era Gus Dur berakhir sampai dengan saat ini, pemerintah gagal menetapkan dan menerapkan nilai-nilai kehidupan bernegara berlandaskan Pancasila.

Mulai dari eksekutif, yudikatif sampai legislatif, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan dan media semuanya gagap untuk keluar dari zona nyaman dan aman menerapkan kehidupan bernegara berazaskan Pancasila.

Dampaknya sudah berakumulasi dan miris melihatnya seperti salah satu contoh di artikel ini. Buta sebuta butanya...

3 Lintang Hapsari:
Janganlah kita selalu mencari kambing hitam. Introspeksilah diri kita knp sampai pd situasi ini. Semua tdk lepas dr sikap diam kita di era awal reformasi membiarkan bandit politik mengacak2  UUD 45 dr mulai pembubaran dwi fungsi ABRI (shg membuat sipil IM HTI mengacak2 negara dr dalam terbukti dr sikap ASN yg justeru condong khilafah), pendirian begitu byk komisi shg membuat kita tdk percaya pemerintah dst . Lebih baik satukan barisan menghadapi bencana politik melawan radikalisme bersama pemerintah tni polri misalnya memberi saran konstruktif di medsos atau melawan propaganda mrk di medsos

agung widodo:
Awal reformasi, ketika Gus Dur menjabat presiden, beliau sudah mulai mau bersikap tegas pada kaum KADRUN (dulu belum kadrun),
tapi justru Gus Dur ditumbangkan oleh komplotan KADRUN !

Budi Armansyah:
Karena Gus Dur agak mirip-mirip Ahok

3 Lintang Hapsari:
Krn kita lewat AR memerintahkan militer kembali ke barak. TNI polri dilarang berpolitik. Itu sebabnya makanya Gus Dur dikeroyok bandit politik. Ketika itu sebenarnya yg berhak menjadi pres adl mega krn dia menang pilpres tapi manuver licik AR membuat gus dur naik dan mega mengalah. Makanya gus dur gampang dilengserkan AR dg isu bulog gate yg sebenarnya tdk terbukti sampai skrg

B-Over:
Terkesan bijak tapi penuh kontradiksi.

Kalau slogan jangan selalu mencari kambing hitam dikumandangkan seperti cara anda, tidak ada yang namanya lemabaga legislatif.

Dasar negara itu harus diterapkan mulai dari lembaga-lembaga tinggi negara dan tugas mereka memastikan itu bukan utama di pihak rakyat.

3 Lintang Hapsari:
Lupa ya bhw kita yg memilih mrk semua? Skrg khan bukan era soeharto dimana ASN wajib pilih golkar atau berhenti jadi ASN. Skrg para bandit politik itu eksis krn kita yg memilihnya langsung org perorang bukan parpol lagi.

B-Over:
Terbiasa kalau komen kejauhan dan ngga nyambung kesana kemari.. apa urusannya dan hubungannya komen saya pertama kali dengan Jangan Selalu Mencari Kambing Hitam lalu dengan ASN era soeharto... ????

3 Lintang Hapsari:
Makanya berpikirnya konstruktif

B-Over:
Situ yg gagal fokus mau sarankan orang lain berpikir konstruktif? Ngaca dikit bisa?

3 Lintang Hapsari:
Ya elah..ternyata 11 12 dg kadrun. Nggak bisa berdiskusi sehat beda pikiran

B-Over:
Berdiskusi apaan? Situ balas komen saya aja dari awal ngelantur kemana-mana. Memang situ sudah bisa jelaskan hubungannya apa komen saya diatas pertama kali dengan Jangan Selalu Mencari Kambing Hitam???

Bisa? Terus mau bilang saya  11 12 sama kadrun. Ndas mu dul... Ngga mutu.. block yg model begini

TMP2020:
Mungkin ini termasuk tipe Jokowi dulu baru negara...

B-Over:
Positif! Pendukung buta yang berlindung dibalik kata2 bijak padahal jauh daripada rasionalitas. Buat para pendukung buta, kritik sewaras apapun akan dianggap sebagai nyinyiran.

TMP2020:
Perhatikan seluruh argumentasinya diartikel ini....

Dia berharap kekuasaan saat ini berlaku spt era ORBA yg represif, dg Jokowi tetap yg memimpin. Sambil tutup mata bahwa Jokowi yg sipil dan bukan elit politik nasional, bisa naik karena adanya era reformasi yg mengubur ORBA.

Makanya argumennya ngelantur kesana kemari sampai ke ORBA yg reprsif segala, hanya karena tdk siap menerima kelemahan Negara aka Jokowi, khususnya dlm Penegakan Hukum.

«§»  p0rn Fugitive:
mengapa "kita" diam terhadap gerakan kadrun?
karena kadrun menggunakan ayat2 dan zombie tidak berani membantah bahkan cenderung menyetujui.
zombie yg tidak setuju, tidak berani membantah karena takut akan dituduh menistakan agama.

jadi, yg salah apakah kadrun atau ayat2 yg dipakai kadrun itu?

sampai kapanpun akan selalu ada kadrun selama masih ada ayat2 ngaco yg bisa dimanfaatkan kadrun.
apakah "kita" berani menghapus ayat2 ngaco tersebut?

3 Lintang Hapsari:
Kita telah membuat keputusan fatal yaitu menghapuskan dwi fungsi abri. Akibatnya tni polri aktif tdk boleh masuk dlm jajaran pemerintahan yg sesungguhnya bertujuan menjaga negara dari dlm.  Jika legislatif memahami darurat negara skrg, sdh saatnya legislatif yg skrg mayoritas koalisi pem membuat uu prolegnas yg mengembalikan dwi fungsi abri dg perbaikan ke depan. Misalnya tni polri aktif berprestasi berhak dipilih langsung presiden berduet dg sipil. Jadi gubernur bupati walikota adl duet sipil militer yg dipilih pres terpilih. Sementara pemilihan langsung hanya berlaku pd pilpres.

TMP2020:
Semua tdk lepas dr sikap diam kita di era awal reformasi membiarkan bandit politik mengacak2 UUD 45 dr mulai pembubaran dwi fungsi ABRI (shg membuat sipil IM HTI mengacak2 negara dr dalam terbukti dr sikap ASN yg justeru condong khilafah), pendirian begitu byk komisi shg membuat kita tdk percaya pemerintah dst


Ini jg termasuk kambing hitam kok....Mau sampai kapan hal2 spt ini dijadikan argumen pembenaran ??

Tapi begini ya...ORBA jatuh karena sistem saat itu yg dianggap korup dan tdk demokratis dan berujung negara bangkrut/gagal. Saat itu, rakyat kebanyakan mendukung, karena memang hal2 tsb yg menjadi fokusnya, bukan ttg radikalisme.

Sejak negara ini berdiri, memang sdh kuat tarik-menarik antara Negara dan Agama dan ideologi. Sukarno dg NASAKOM mencari bentuk kesimbangan. Suharto dg TNI/Polri sbg ujung tombaknya seolah2 mengutamakan Nasionalis, sambil melemahkan pengaruh Agama serta mematikan Komunis. Sementara di jaman Reformasi ini, pengaruh Agama dlm kekuasaan Negara semakin menguat dan eksis secara nyata.

Nah skrng, dimana umur kekuasaan tsb tinggal 4thn lagi, langkah2/tindakan politik yg kongkrit dan menyeluruh apa yg sdh dilakukan oleh Negara terkait radikalisme ini. Dimana sebagian orang meyakini bahwa radikalisme adalah bibit terorisme atas nama agama. Terobosan apa yg sdh dilakukan utk lebih memajukan Penegakan Hukum tdk tebang pilih dan/sambil mengurangi kompromi2 politik yg bisa membebani Penegakan Hukum nya.

3 Lintang Hapsari:
Memilih menjadi negara demokrasi parlementer sejak era reformasi spt Ind skrg (pdhl UUD 45 mengamanatkan demokrasi presidensial) hrs disadari bhw siapapun presidennya akan mudah dijatuhkan jika strateginya represif, mematikan musuh. Apalagi dg kekuatan media digital shg membuat segalanya menjadi transparan ditambah propaganda sara. Pemimpin yg kuat bertahan adl yg bisa menaklukkan musuh tanpa mematikan dg membuat koridor  hukum yg tdk boleh dilanggar.

TMP2020:
siapapun presidennya akan mudah dijatuhkan jika strateginya represif


Lagi2 kata Represif digunakan sbg pembelaan....

Apalagi yg mau dibahas ??

«§»  p0rn Fugitive:
setidaknya ada yg baik dari orba yaitu nasionalisme dikuatkan utk menekan radikalisme agama.
tapi jeleknya, nasionalisme dimanfaatkan utk kepentingan KKN.

3 Lintang Hapsari:
Check and balancenya di pemilihan langsung presiden dan pembatasan masa jabatan pres. Namun jika pres membuat kemajuan luar biasa selama 2 dekade perlu dipertimbangkan bhw pres bisa dipilih kembali 2 dekade sbg apresiasi rakyat thd kinerja presa. Apalagi kita dianugerahi pres yg begitu jujur nggak doyan duit korupsi

TMP2020:
Reformasi menghantam korupsi dg blom/tdk berhasil, kemudian terhantam ideologi dg sangat keras....

«§»  p0rn Fugitive:
radikalisme agama yg terpenjara di masa orba. ketika orba jatuh, radikalisme agama menggila dan mengamuk.

TMP2020:
Jadi tambah banyak lawannya yaa

Budi Armansyah:
Itu karena Asas Tunggal Pancasila dihapuskan.
Harusnya Asas Tunggal Pancasila itu dipertahankan

Noor Arief:
Gayamu kayak baru makan singkong,, akun palsu bae akeh gaya hahaaa

B-Over:
Baru belajar dongok, dul?!

3 Lintang Hapsari:
Please jangan menghina. Marilah berdiskusi berbeda pendapat untuk  mencerdaskan nalar kita bersama menjaga NKRI

##? ???:
Emak ini mewakili sebaian besar umat yg sombongvrohani sok solawat. Doa pamer2. Ada yg salah dgn ajaran nya ..... ini pasti paham jidat itembyg demen pamer doa paling dekat dng Alloh. Sampe jedotin palanya ke batu biar kliatan paling suci .

Valhalla:
Dahulu TVRI sbg corong PANCASILA, ada siraman rohani secara rutin bergilir untuk agama² yang ada diNKRI. Dan sekarang sudah tidak bisa berharap utk itu...

Jangan salahkan orangnya, salahkan buah² ajarannya, ayat²nya jelas tertulis, doktrin kekerasan terhadap non muslim bahkan sesama muslimpun pantas dipenggal apabila tidak sepaham dan dianggap kafir najis.....

Heboh busana muslimah sudah dimulai sejak tahun 1980an...

Tantra:
Dahulu TVRI sbg corong PANCASILA, ada siraman rohani secara rutin bergilir untuk agama² yang ada diNKRI. Dan sekarang sudah tidak bisa berharap utk itu...
Perlu dihidupkan lagi

Teddy Sanjaya:
Mudah kok.rukun iman dan rukun Islam dalam kehidupan bermasyarakat Pancasila dasarnya lepas dari itu berarti sesat

##? ???:
Ini gegara si beye yg melakulan penbiaran radikal timbuh seperti sel kanker. Dan skrng kanker sudah stadium 4. Bgmn menyembuhkannya

Tantra:
amputasi. tak ada jalan lain

TMP2020:
Tidak akan bisa, selama tdk ada kebijakan politik negara yg menggerakan hal tsb. Dan jangan pernah terpikir utk tdk RIBUT !!

Brani menempuh resikonya ??

Budi Armansyah:
Salah satu resikonya NKRI akan terpecah.
Bagaimana...? Siapkah kita melepaskan aceh. Riau daratan, sumbar, sebagian jawa barat, sulsel, NTB & maluku utara jadi "republik islam indonesia" dan sisanya sebagian besar Sumut, mungkin bengkulu, lampung, Jateng, Jatim, Bali, seluruh propinsi di kalimantan kecuali mungkin sebagian kalsel, Sulut, Maluku, NTT, & Papua menjadi "Genuine of Indonesia Republic" yg berideologi Pancasila.
Tapi negara Republik Indonesia tanpa kadrun ini akan GasPuoll membangun dan berusaha menjadi negara maju dan makmur...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Attention Please! Code Blue! Code Blue! Code Blue! NKRI Darurat Ambyarrrr! Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/attention-please-code-blue-code-blue-code-blue-FYM5SA5Kah

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: