You Now Here »

Tanggapan Atas Teologi Natal  (Read 110 times - 65 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,187
  • Poin: 24.266
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Tanggapan Atas Teologi Natal
« on: December 28, 2020, 12:37:15 PM »




Syakaf-911:
Penulis memulainya dengan Joh:1-1: "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu...."
Dilanjutkan lagi dengan:" Firman itu telah menjadi manusia...", menjadi (became) manusia (Flesh), BUKAN dituliskan Firman Itu men-jadi-kan (men-cipta-kan) manusia.
Garis bawahi: "Firman itu". Bukan firman yg lain, tetapi Firman yg juga sudah dituliskan diawal Alkitab.
Berkali-kali "Firman itu" hadir dalam ayat-ayat permulaaan. Dan.. sekali lagi: ada penekanan kata ITU pada Firman, bukan firman yg LAIN, tetapi Firman yg bersama-sama Elohim.

So, kata "Firman itu" sudah menjelaskan tentang DIA, Yesus Al Masih ! (sengaja ditulis Yesus, bukan Isa karena nama Yesus disini punya makna). Kenapa jadi Isa, ga perlu dibahas.

Mengenai artikel Dr. Muhsin Labib yg berusaha membentangkan jembatan penghubung ini, sah-sah aja, patut di-apresiasi dalam arti hubungan horisontal (as a human, people).
Tak perlu galau dengan berbagai penafsiran dan pendapat ini. Toh, hal seperti ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu, dan terus berlangsung sampai sekarang, bahkan sampai Akhir Jaman.
Ga akan pernah selesai dan selalu DIVERGEN. Kita cuma bisa menjelaskan, memberitahukan, memberitakan tanpa harus terjerumus dalam perdebatan tiada akhir.

sesat:
Terima kasih untuk komentarnya.

Syakaf-911:
Sami-sami sob.
Kalau sudah "endogen" hasil sekresi, ga mudah memang. 
Lets the Holy Spirit work on it, for everything. ????



Hades:
Amien

Hades:
Betul

Jack Jersey:
Al-Qur’an juga menyebutnya sebagai ‘Ruh Allah’; “Sesungguhnya Al-Masih Isa putera Maryam itu adalah utusan Allah dan Kalimat-Nya dan Ruh-Nya.” (QS. 4:171).

pandangan muslim arti ''Allah''(tuhan) itu adalah sesuatu yg tidak dapat terjangkau (sangat jauuuuuuuh)
Ruh itu bukan Tuhan,ruh itu adalah ciptaan dari NYA.(pandangan ini konyol)

saya sendiri seorang muslim yg berpandangan bahwa Ruh itu adalah Dia dan Dia adalah yg hidup sehingga segala sesuatu yg hidup itu adalah Dia,begitu juga yg pernah hidup kembali ruhnya kepadaNYA atau tidak iya terserah Dia.

kata ''ciptaan'' pada kitab semustinya di hapus/coret!

makna : utusan Allah dan Kalimat-Nya dan Ruh-Nya.

semuanya DIA!

jadi untuk apalagi berselisih?
selagi muslim masih bangga pada kitabnya padahal dia sendiri tidak mengerti makna yg tertulis didalamnya iya percuma saja.

surga ku berwarna turqoise tua, cantik loh!

ustadz sayyid habib yahya

«§»:
ruh itu ciptaan?
ketika Tuhan menghembuskan nafas ke tubuh Adam, apakah itu hanya nafas atau ruh?
apakah nafas/ruh yg dihembuskan itu diciptakan?
padahal nafas/ruh itu dihembuskan langsung dari Tuhan, itu berarti nafas/ruh itu adalah bagian dari Tuhan.
Tuhan tidak mungkin menciptakan bagian dari diriNya sendiri kan?

begitu juga yg ada di Yesus, Roh Yesus adalah Roh Tuhan.
beda antara Roh Yesus dan roh Adam : roh Adam hanyalah sebagian kecil dari roh yang berasal dari Roh Tuhan tapi Roh Yesus adalah sepenuhnya 100% Roh Tuhan.
dgn kata lain : 100% Roh Tuhan ada di dalam tubuh Yesus tapi hanya sedikit bagian dari Roh Tuhan ada di tubuh Adam dan tubuh manusia2 lainnya.

ilustrasi : roh adalah seperti air dan tubuh adalah seperti wadah air (botol, gelas dll).
hanya sebagian kecil air di lautan dituang ke botol tapi pada Yesus, keseluruhan air lautan itulah yg ada pada Yesus.

bukti keilahian Yesus :
1. kuasa atas penyakit : memyembuhkan penyakit
2. kuasa terhadap alam :
mengubah air menjadi minuman anggur dan meredakan angin badai
3. kuasa terhadap roh jahat : Yesus mengusir setan dan roh2 jahat.
4. kuasa terhadap maut :
Yesus membangkitkan orang mati dan Yesus sendiri bangkit dari kematian.

tidak pernah ada orang di bumi termasuk para nabi yg meiliki kuasa2 ilahi tsb sekaligus.
Jika ada yg memiliki kuasa2 ilahi tersebut sekaligus, itu pasti Tuhan yg sedang berada di bumi.

apa kuasa yg dimiliki mamad? TIDAK ADA.
mamad hanya bermodalkan ngaku ngaku dan memaksa orang lain utk mempercayai pengakuannya, tidak ada saksi.

Harangan Toras:
kalo boleh yg ada kata atau kalimat  yahudi dan kristen/isa dicoret aja...so gk susah nyari titik temu? ??? ??? ?????

Hades:
Sungguh setuju 1000000%...
Roh adalah nafas Allah yg didlmnya ada FIRMAN Allah.. maka sejatinya adalah Allah sendiri...
Seperti raja/kaisar yg memberi titah pd selembar kertas, ketika dibacakan maka raja/kaisar hadir disana, semua harus berlutut, pdhal itu hanya kertas. Bgm dgn Firman Allah....? Apakah bkn Allah itu sendiri?

Hades:
Adakah kehidupan atau apapun itu di semesta alam ini yg bkn nafas Allah? Kl ada tolong sebutkan?

daster 4ever:
mantaabbzzzz nih uztadz...

Tantra:
Mantap Mas Pujianto.
Sebenarnya dari pihak kita tak pernah peduli atau mau tahu tentang mereka. Menilai prespektif sebuah keyakinan dari prespektif mereka sendiri, adalah kebodohan yang malah memperlebar perdebatan. Mereka tampak menawarkan toleransi, tetapi tidak pernah meninggalkan ego merasa paling.
Bahasa2 mereka selalu "menyerang" bahwa keyakinan kita salah. Yang benar seperti ini, seperti itu, sesuai perpektif mereka sendiri.
Salam cerdas dan bijaksana.

sesat:
Terima kasih.

Abu Delapan:
KUTIPAN : Menilai prespektif sebuah keyakinan dari prespektif mereka sendiri, adalah kebodohan


DAN harus rela prespektif keyakinan mereka dinilai oleh orang lain, lalu jangan tereak penistaan, maka kalau mau damai sebaiknya saling menghormati saja. Dimana sesungguhnya jika dilihat dari prespektif lain akan tercermin pada prespektif CP.



Bukan kamu yg memilih Yesus, tetapi Yesus yang akan memilih kamu.

Tantra:
CP ada karena itu. Dan kalau sudah masuk kepada "pengulitan", mereka akan menyatakan penistaan.

«§»:
tidak masalah menilai dari perspektif sendiri asalkan berdasarkan bukti2 dan saksi2.
agama onta hanya didasarkan pada pengakuan (klaim sepihak) satu orang, tanpa ada bukti dan saksi.

lalu raditya:
Yakin kah?, hal yg sm juga berlaku di lingkungan anda di tempat lain. Stop generalisir. Salam damai.

iam hêylêl:
ketidakmampuan  islam membuat titik temu secara teologi dengan kristen membuktikan  ada masalah dengan  "penyempurna Taurat dan Injil" 

ahaha

«§»:
lah, mereka sendiri yg bilang Taurat dan Injil ... tidak mungkin ada titik temu.

sama seperti indo dan israel.
indo tidak mau mengakui keberadaan israel, maka tidak mungkin ada titik temu.

hanya bisa bertemu ketika Taurat dan Injil diakui dan itu berarti mengakui kepalsuan alqirun karena isi dari Taurat dan Injil jauh bertentangan dgn alqirun

Abu Delapan:
Bagaimana akan ketemu dimana yg menyampaikan versi kaum yang berbeda yaitu Yahudi dan Quraisy ...

Marzel:
Keren tulisannya..... Sisi positif dari tulisan Pak Muhsin tetap diapresiasi dan dipertahankan karena memang tujuan tulisannnya untuk mencari titik temu antara Kristen dan Islam sehingga kehidupan  bersama menjadi lebih harmonis.

Tapi penulis sekaligus meluruskan pandangan dan pemahaman yg keliru dari Pak Muhsin sehingga tidak terjadi bias yg menyesatkan.

Dan penulis mendorong Pak Muhsin untuk melahirkan tulisan2 berikutnya supaya terjadi dialog teologis yg saling memperkaya pemahanaman yg benar.

sesat:
Terima kasih. Hal ini memang perlu dilakukan untuk membentuk jembatan pengertian dan meluruskan kesalahpahaman.

daster 4ever:
ajaran ketakutan mah hanya mengulas yg menguntungkan dan menyembunyikan fakta yg merugikan.....sambil mengancam aebagai tameng untuk menang.....kalo berbohong pun tidak masalah demi ajaranya bisa berkembang......golongan itu tak akan bisa menampilkan kebenaran sampai akhir jaman

sesat:
Terima kasih

Semarsays:
Pendapat di jawab dgn pendapat, inilah yg seharusnya dilakukan, bukan dgn menghardik  apalagi mencaci
Apresiasi dr sy utk penulis, sebuah cara yg sangat elegan utk berdiskusi
Sepertinya penulis sama dgn sy, paham di mana posisi Dr muhsin labib dan mengerti apa yg cb di sampaikan oleh beliyo
Sebenarnya kl di bc dgn jernih, Dr muhsin selalu menggunakan frasa orang ketiga dlm tulisannya, sbg contoh
" Bagi para kristolog muslim yg hny memandang yesus sbg nabi tanpa melihat trinitas dst..dst...dst
Yg artinya beliau jelas menunjukkan alam pemikirannya yg berbeda dgn para kristolog muslim yg ia sebutkan itu
Beliau MENOLAK cara berpikir yg menganggap Yesus hny lah sebatas nabi, WALAU,
Ktk kita menggunakan frasa org ketiga mk secara Subdural itu menunjukkan bhw diri kita tidak berada dlm posisi/pihak/pemahaman yg sm dgn pihak yg kt sebut itu
Sepertinya penulis pun  menyadari dan memahami apa yg coba di sampaikan oleh Dr muhsin
Sesungguhnya tulisan Dr muhsin labib adalah sebuah OTOKRITIK thd pemikiran2 para kristolog muslim yg selama ini terjadi, bahwa yesus hny nabi dan mengesampingkan Trinitas Bapa, Putera dan Roh kudus
Ada komentator yg merespons sy sebelumnya dgn kata2
" lebih baik diam drpd menulis tp salah memahami"
Bg sy dgn menulis, kesalahan ( jika itu memang harus dianggap sbg suatu kesalahan ) itu dpt di koreksi dgn diskusi, TETAPI, dgn diam maka sampai kapanpun pemahaman yg salah itu yg akan ia bawa smp ia mati
Entah pilihan mn yg lebih buruk terserah kpd masing2 insan
Sy sgt senang membaca tulisan penulis yg menyampaikan pemikirannya dgn sgt elegan

Julius DS:
Negara mengakui beberapa agama dan keyakinan diNKRI, seharusnya pemerintah dan idealnya awampun juga demikian.
Pada setiap perayaan agama apapun bukan hanya Kristen ataupun Islam, maka semua agama dan keyakina yang ada dirayakan juga setara dengan terutama dimedia televisi pemerintah seperti TVRI sebagai corong NKRI...

Idealnya tokoh² agama dan keyakinan juga diberikan panggung pencerahan bagi umatnya masing²

Langka dan melihat selain Islam saja, apalagi aliran kepercayaan dan keyakinan. Karena itu adalah kekayaan toleransi bagi anak cucu NKRI sampai kapanpun....

Nazarius LAMAR:
Selamat Natal buat kita semua yang merayakannya. Semoga selalu damai di hati. Salut buat Pak Pujianto yang sudah memuat artikel ini. Ini adalah iman kita bahwa Yesus 100% Allah dan 100% Manusia (kecuali dalam hal dosa). Mendengar atau membaca pendapat orang yang bukan Kristen tentang Yesus, bagus juga untuk dicermati tapi tidak utk diperdebatkan. Apapun pendapat orang non Kristen tentang Yesus, itu adalah hak mereka. Bahwa orang lain berpendapat Yesus hanyalah seorang Nabi patut diharga karena mereka melihat dari sudut pandang sains saja, bukan dari kaca mata iman. Pada akhirnya, kita tidak peduli apa pendapat orang mengenai Yesus, bagi saya DIA tetaplah 100% Allah.

silabo hatung:
kemutlakan tak bisa bersatu nya gelap dan terang tak bisa coba disamakan hitam dengan putih yang bila di oplos pasti jadi abu abu. percumi ! .. walau terkesan mengkompromikan persepsi (oleh siapa pun, di negeri mana pun) jika secara teliti kritis, jujur dan adil jelas senantiasa terkandung niat niat pembenaran diri sambil mengulas kekeliruan (hingga) ter minor di pihak lain, walau diberi bumbu penyedap guna memberi kesan tak benar sendiri. oleh dan dari pihak mana saja .. percaya, deh selama sumber terang dan sumber gelap masih bercokol dan mengikat masing masing, pemikiran dan kedua pandangan sebaik apa pun tak akan pernah bisa menghasilkan juara bersama bahkan tak ada istilah runner up. yang terbaik adalah bergandengan tangan bersama dalam menuju satu titik. kematian ! setelah itu iman, perbuatan baik dan tulus melakukan segala kehendak nya akan menjadi acuan. wassalam. -

Debrodjo:
Pertanyaan yang mendasar: Bagaimana bisa bagian-bagian (ayat-ayat atau kisah-kisah) Alkitab berada dalam kitab lain sehingga menimbulkan polemik? Barangkali contoh jawabannya ada dalam Kisah Para Rasul 8:27-28.

zeffanya n zeevanka:
Ternyata bukan saya aja yg nga nyaman ya? ???

F545150:
Dlm ajaran teologi kristen Yesus adalah 100% Allah , karena itulah ruh Nya tidak perlu dibersihkan lagi sedemikian rupa krn Allah itu pada hakekatnya sudah suci adanya... justru Dialah yg menyucikan manusia yg berdosa... jadi tetap tidak ada titik temu kristen-islam dalam hal teologis spt yg di ajarkan si doktor...

«§»:
sudah bersih koq dibersihkan?

justru mamad yg kotor dari awal karena disebutkan mamad saat masih kecil dibersihkan oleh malaikat dgn dibelah dada nya mamad.

Δ tidak mungkin yg kotor membuat bersih, hanya yang sudah bersihlah yg membuat bersih Δ

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Tanggapan Atas Teologi Natal Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/spiritual/tanggapan-atas-teologi-natal-VgOa1Vi4Pc

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: