You Now Here »

Salahkah Jika Kita Tidak Peduli Masuk Surga Atau Neraka?  (Read 59 times - 122 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,873
  • Poin: 23.952
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Salahkah Jika Kita Tidak Peduli Masuk Surga Atau Neraka?
« on: January 12, 2021, 12:58:56 PM »




Martabak Sweet:
Surga dan neraka versi islam itu tidak ada. Jadi kenapa takut atau kenapa merasa bersalah atau kenapa jadi salah kalau tidak peduli?

Perihal pahala, sepertinya dalam islam dalam tulisan ini, berbuat baik itu bukan karena itu adalah hal yang baik, tapi cuma karena takut "neraka". Absurd. Berbuat baik kok transaksional? Berbuat baik kok harus dapat goceng?

agama apa pula islam ini?

Titiek:
Haaa ha ha itu lah paham agama transaksional ????

Tom Mirant:
neraka dan surga memang ada .... namun hanya diperuntukkan bagi yang meyakini saja ...

Martabak Sweet:
Saya meyakini kalau tikus bersetubuh dengan manusia, hasilnya adalah Micki Mouse

Bobo Djowang:
Kalo menurut mereka sih sepertinya yang masuk surga bukan orang2 baik, tapi orang2 yang sepaham dan seiman dengan mereka, yang masuk neraka bukan orang2 jahat, tapi orang2 yang tidak sepaham dan seiman dengan mereka.

Tom Mirant:
anda benar .... tapi gak usah takut .... neraka yang mereka yakini hanya buat mereka ...

Yanti Darlan:
Sebetulnya bukan agamanya yg salah. Manusianya yg ngotot & merasa benar sendiri, shg agama jd buruk. Memang  dijelaskan bhw ada 3 gol dlm beribadah pd Allah. Yg pertama gol budak, beribadah krn takut. Ke2 gol pedagang, yg beribadah dgn berhitung untung rugi/transaksional, yg tertinggi adalah beribadah krn cinta. Tp herannya, saat sy ingin belajar utk beribadah krn cinta, malah dihujat ????

RomeLoe LoekaKoe:
mendingan yg pasti2 aja.... contohnya makan Martabak Sweet.... perut kenyang cuma modal dibawah 20 ribay.... hihihihihi....

Martabak Sweet:
Beliau berdua mengajarkan dengan suri teladan.


Hormat kepada orang tua tersebut. Lebih mengerti esensi kebaikan dari pada ustadz dan ulama yang cuma bacot dogma dan ritual.

Yanti Darlan:
Trm ksh. Alhamdulillah saya punya ortu yg mengajarkan agama tanpa menghakimi.

Hades:
Betul.. Krn anak kecil belajar bukan dr kata kata tp contoh kebiasaan org tua.
Contoh org tua yg suka berkata kasar, percaya 90% anak nya bakal ngikutin kebiasaannya kelak.

IVN:
Dulu waktu gw kecil, umur belasan lah. Gw tipe yg sangat religi, well jadinya ironis kalo ngaca ke skrg. Tapi pada saat itu gw religi yg super damai. Karena di otak remaja gw, gw selalu bilang "surga dan neraka itu ada, cuma ada 1 surga dan 1 neraka, dan Tuhan menurunkan buku yg berbeda yg bebas tiap orang mau pilih pake cara yg mana, yg penting ajaran kebaikan dijalankan dari buku pilihannya".

Tapi seiring berjalannya waktu, semua orang ngaku punya cara manjur masuk surga, dan semua punya 1 kesamaan: kalo beda caranya lu masuk neraka. Tiba2 beda cara pemahaman = dosa. Lagi2 beda = aneh = salah. Lagi2 jebakan tribal.

Fast forward today, gw kalo ditantang dengan istilah "tobat loh, ntar lu masuk neraka" gw selalu respond dengan kurleb begini "oh gt? kucing gw si Shiro bakal masuk surga apa neraka? gw ikut Shiro aja soalnya gw sayang bgt ama kucing gw". Mendadak masing2 mereka jadi debat panas "apakah hewan masuk surga" dan gw cuma nonton sambil nyeruput kopi.

Yanti Darlan:
Iya betul banget. Soalnya klo bahas soal agama sama para pemegang kunci surga, ga nyambung. Beda frekuensi. ????

Frog in Boiled Water ™️ ✅:
Artikel yg bagus (pake banget) sis... terima kasih sdh share perenungan & pemikirannya. Memang tua itu pasti, bijaksana itu pilihan. Bijaksana & hikmat itu gak gratis... beda sama ketololan yg sudah default dan bisa diborong semua.

Artikel ini buat aku berpikir... "Seandainya kita masuk surga, apa kita boleh / bisa menolaknya ?"

Aneh ya xD Tapi itu serius...

Semua yg dibawah ini cuma seandainya... misalkan... kalau... Ternyata surga tidak seperti yg kita bayangkan, bagaimana ??? Ini misal ya :

1. Misal di surga ada paket yg gak bisa milih... saya dikasih bidadari, atau sis dikasih bidadara... tapi kita tidak suka (misal mukanya kayak bencong) ?

2. Misal kita sudah terbiasa hidup baik di dunia tapi di surga malah dibebaskan semua yg dianggap tidak baik di dunia. Misal katakanlah di surga boleh bebas minum2 alkohol.

So, judul selanjutnya... "Bolehkah kita menolak Surga ?" Wkwkwkwk

Terima kasih artikelnya. Ditunggu artikel selanjutnya... Have a nice day ♥

Yanti Darlan:
Trm ksh. ☺

Frog in Boiled Water ™️ ✅:
Pertanyaan yg valid... Seandainya surga itu tempat yg dibatasi ruang & waktu. Tp lalu org Buddha bertanya "Surga itu dimana ?" Trus ribut lg itu masuk RT/RW berapa xD

Tapi bgm kalau surga itu tidak ada dlm ruang dan waktu ? Tp satu kondisi / situasi yg kita alami. Misal kondisi dimana kita sudah tidak ada kecintaan terhadap lawan jenis. Kondisi dimana kita sudah tidak bisa sakit, tidak lagi lapar, dll...

Tapi pasti akan balik ditanya lagi "Apa buktinya ? Kata siapa ? Emang lo pernah mati ?" Wkwkwk xD

Kebiasaan main catur nebak langkah jadi gini... itu gara2 mas Alif wkwkwk

Have a nice & wonderful day sob ♥

IVN:
gak usah jauh2 ke konsep kayak gt, yg simpel aja mereka ribut kok, padahal 1 denomination ke tempat ibadah yg sama.

Frog in Boiled Water ™️ ✅:
Ya memang, soalnya begituan bagi kebanyakan orang dianggap gak penting, dan memang gak penting juga...

Btw, aku baru dpt kabar, kita dpt rekor baru 8300 yg positif hari ini. Kebanyakan RS juga penuh semua... Hati2 sob.

Jack Jersey:
Tanyakan, pasti ada yg pernah dikabari apa itu surga, karena pasti, yg datang itu memang dari surga.
tanyakanlah pasti saya jawab.

ustadz sayyid habib yahya

Frog in Boiled Water ™️ ✅:
HAHAHAHAHA... 

Ogah, jadi malu aku xD Habib nakal nih xD
Ntar aku balas xD

Martabak Sweet:
Ia lantas membandingkan Anies dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang meski berbeda agama tapi rutin menyumbang sapi untuk kurban. Bahkan, Ahok pernah menyumbangkan 55 ekor sapi untuk Idul Adha. Mustofa menuturkan, Ahok menyumbang sapi sebanyak apa pun tidak akan mendapat pahala.


Hal diatas justru menjadi bukti empiris nilai buruk yang ada dalam islam dan melemahkan eksistensi "tuhannya" islam.

Yanti Darlan:
Miris kalau lihat manusia2 semacam ini berlagak jd Tuhan, yg menentukan pahala, surga, dan neraka

Martabak Sweet:
Saya melihatnya bukan dari sisi perorangan, tadi dari sisi "sistem" nya.

Sistemnya rentan.

Bobo Djowang:
Karena konsep pahala dan dosa mereka mungkin berbeda dengan yang lain, bagi mereka pahala itu didapat dari seberapa taat mereka, bukan dari seberapa baiknya mereka, demikian juga sebaliknya dengan konsep dosa, didapat dari seberapa tidak taatnya mereka, bukan dari seberapa jahatnya mereka. Karena kalau menurut kita membunuh orang cuma karena beda prinsip, beda keyakinan itu jahat, menurut mereka itu bisa jadi itu sebuah kebenaran, bahkan kewajiban?

Martabak Sweet:
“Istigfar Yanti….kan doa-doa kita agar masuk surga dan terhindar neraka…. Apa kita ajarkan anak-anak kita ga apa-apa masuk neraka yang penting happy? Yanti…tahapan kita masih muttabi…belum dan masih jauh tuk lebih dari itu”.


Nerakanya saja tidak ada, kok takut? Takutlah menganut agama yang salah - jawab ke uztad tersebut begitu. Coba lihat balasan bacotnya seperti apa nanti?

Jack Jersey:
Seperti ini bacotku dik .
kenapa takut menganut agama yg salah?emangnya Dia pernah kasih agama, semua agama buatan manusia, agar manusia diperalat!

Takut lah padaKU, karena Aku adalah perbuatan baik dan burukmu!
Ketika kau berbuat baik maka ,kau adalah Aku.
jika kau berbuat jahat maka ,kau adalah iblis dariKU yg sudah KU campakkan dari padaKU karena dialah penyebab pemisahan antara Aku dan kekasihKU Adam!

Jadi cintailah dirimu karena itu adalah Aku, Aku adalah cinta itu!

ustadz sayyid habib yahya

Lanina:
Selain bacot, pasti keroyokan. Kwalitas bgt mah cemen semua. Ga level.

Harangan Toras:
bisa2 dituduh penghinaan om? ??? ??? ?????

Tom Mirant:
Hehehehe ..... siap2 lah di cap "Kafir"..... plus ujaran kebencian .... "dasar penghuni neraka jahanam !!! " ...... hehehehehe ...

Yanti Darlan:
Tetap aja ga ngerti, beda frekuensi Mas ????

Tumpak Frengki Silaen:
sekedar sharing aja....
di ajaran saya meyakini, bahwa kita masuk surga bukan karena perbuatan baik yang kita lakukan, namun  karena kasih karunia semata..dosa kita sudah ditebus oleh darah Yesus dan luka-Nya di kayu salib.
nah, sebagai penerima anugrah cuma-cuma, masa sih kita harus durhaka kepada Penebus kita dengan sengaja berbuat jahat.
 jadi, berbuat baik adalah karena memang itu adalah hal yg baik untuk dilakukan, dan suatu hal yang harus diupayakan setiap harinya.

Titiek:
Dari jaman dulu cuma 3 hal :
1. Semua itu adalah peraturan.
2. Dipatuhi iming2nya surga & pahala.
3. Dilanggar ancamannya neraka & dosa.
Sepertinya mustahil utk manusia berbuat kebaikan atas dasar kesadaran yaaa ????

Yanti Darlan:
Makanya saya disuruh istigfar. ????

Tom Mirant:
Yakinilah ... bahwa Tuhan ada dalam diri anda .... anda akan selamat ...

Masrat Viola:
Dari opini anda, saya sering menemukan bahwa Selangkah lagi anda akan menemukan Tuhan yg sejati. Teruslah untuk mengikuti kata hati karena Tuhan bekerja dari dalam hati kita sendiri. Biarkan dirimu seperti mobil dalam keadaan Netral sehingga anda menemukanNya. Doa ku untukmu

Yanti Darlan:
Trm ksh.. Semoga kita semia diberi kemudahan utk berbuat baik ????

Martabak Sweet:
Sepertinya mustahil utk manusia berbuat kebaikan atas dasar kesadaran yaaa ????


#ironis ya ajaran (bukan agama) satu ini?

Rahmattz:
“Ya Allah! Apabila diriku menyembah-Mu hanya karena takut akan pedihnya siksaan api neraka yang tiada habisnya, bakarlah habis seluruh tubuh ini di dalamnya. Dan apabila diriku menyembah-Mu karena mengharap nikmatnya kehidupan surga, maka campakkanlah diriku saat berada di dalamnya. Namun, jika diriku beribada semata-mata demi Engkau ya Allah, maka janganlah Engkau sesekali enggan untuk memperlihatkan keindahan-Mu yang adabi kepada diriku”

doa Rabi’ah al-‘Adawiyah.

Tom Mirant:
"Ya Allah ...seandainya saya disurga dengan bidadari2 yang sangat cantik, istana indah, emas permata dan makanan2 yang super lezat ... saya tak akan bisa menikmati itu semua bila mendengar atau mengetahui anak2ku, saudara2ku , kedua orang tuaku ... orang2 menjerit kesakitan atas kejam dan biadabnya siksa neraka .... dan ... seandainya saya di neraka .... jangankan ber tahun2 .... 5 menitpun aku tak sanggup.
maka  ... seandainya semua itu benar ... aku mohon padaMu ya Allah ... lebih baik .. aku tak pernah ada ... atau musnahkan saya sekarang ..."


Itulah yang aku mohonkan pada Tuhan ku ... dan aku sudah mendapatkan jawaban yang sangat mententeramkan saya ...

Hades:
Amien...

Yanti Darlan:
Aamiin

jane ora dong:
Fenomena nikita tentang neraka ini akan menggelinding dan membuka alam pikir banyak orang.
Karena sdh terlanjur berhadapan head to head dgn imam yg besar, maka seandainya ada pihak lain memberikan pencerahan pd nikita, maka nikita akan bilang emangnya siapa loe, sedangkan imam yg kau besar besarkan saja sdh berhadapan langsung dan ternyata nggak jauh jauh amat dgn cara hidup dan komunikasinya sama saya.

Kita bicara diluar konteks iman kita, surga dan neraka apakah sdh ada yg bisa memberikan bukti, maka tidaklah salah kalau ada yg mempertanyakan dan kedepan akan lebih besar pemikiran seperti ini.

Kalau bicara sesuai iman, memang sdh ada yg datang dari surga dan naik kesurga dan akan datang lagi kelak, tentang percaya atau tidak itu adalah hak pribadi dan silahkan dipelajari dikitab masing masing tentang kebenarannya.
Tetap damai dan saling menghargai.

Tom Mirant:
Menurutku .... surga dan neraka memang ada ... tetapi hanya untuk yang meyakini saja ...

Yanti Darlan:
Setuju

afarinah:
Membahas masuk Surga atau Neraka tidak akan selesai. Soal kemana arah kita setelah kematian itu urusan Ketuhanan yang maha Esa dengan melalui pengadilan akhir. Kita tidak akan tahu apa yang dipikirkan oleh Tuhan, tapi beliau akan memberi jalan walaupun tanpa kita sadari. Semua akan dihitung melalui karma masing2 dari perbuatan kita dalam masa hidup.

Yanti Darlan:
Setuju

Mr.BIG:
Semua agama mengajarkan KEBAIKAN dan kepada umatnya utk berbuat BAIK. Sorga atau neraka itu tergantung apa yg dilakukan orang tsb semasa hidupnya.
Walaupun RAJIN beribadah/solat akan tetapi perbuatan dalam hidupnya sehari hari SELALU menyakiti/membunuh   makhluk hidup terlebih lagi mengadu domba/fitnah yg menyebabkan perselisihan maka orang itu akan menerima akibatnya/karma. Seperti si jijiek dan dianya skrg berada di neraka karena dia sudah tersiksa dan tidak bisa lari kemana mana lgi.

Yanti Darlan:
Sebetulnya surga & neraka juga sdh bisa kita rasakan saat ini. Jika hidup kita penuh amarah, dendam, kebencian artinya kita sdg merasakan neraka. Sebaliknya kalau tenang, damai, tentram, itu sdh jd surga kita. Tp beda sama mrk. Yg dikejar bidadari.

Hades:
Surga neraka ada dlm hati dan pikiran. Lbh sering mana yg kita lakukan? Makanya Tuhan paling senang org yg sering instrospeksi diri dan bertobat, ketimbang org yg selalu merasa benar sampai merasa tak perlu bertobat setiap saat. Ini pendapat saya.

Jack Jersey:
Iblis saja yang penghuni surga, dan tidak melakukan kejahatan apapun pada Adam, harus terusir dari surga karena kesombongannya. Apalagi dengan saya yang hanya seorang manusia yang penuh khilaf dan dosa.

Ibu Yanti masih belum tahu bahwa Iblis itu adalah nafsunya "Tuhan''. yg menyebabkan Adam keluar dari surga,sudah banyak pertanyaan mengapa Iblis sudah keluar dari surga kok bisa masuk lagi klo nggak ''Tuhan ''sendiri maka terjadilah  sejumlah  fantasi bagi muslim gimana Iblis kok bisa masuk lagi,mereka pegang kitab suci tetapi seperti baca koran,karena menganggap Tuhan begitu sempurna dlm khayalan mereka.

ustadz sayyid habib yahya

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Salahkah Jika Kita Tidak Peduli Masuk Surga Atau Neraka? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/spiritual/salahkah-jika-kita-tidak-peduli-masuk-surga-atau-NTSkk5FHNM

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: