You Now Here »

ETLE : Akan Berhasil Atau Gagal?  (Read 78 times - 84 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,186
  • Poin: 24.265
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
ETLE : Akan Berhasil Atau Gagal?
« on: March 28, 2021, 08:18:45 AM »




Tony Gede:
Ada bagusnya semua data kepemilikan kendaraan itu terintegrasi dengan data2 elektronik pemiliknya.

Misalnya, akun email, nomor hape, dsb.  Apapun itu.

Dan ada bagusnya jika peringatan tilang dilakukan oleh AI.  Begitu ketangkap, langsung dikirim peringatannya ke si pemilik kendaraan. 

Entah melalui email, whatsapp, atau apapun, sesuai dngn yg terdaftar bersama data kepemilikan kendaraan.

Kabul Pudjiwidodo:
Saya juga tidak begitu yakin pelaksanaan ini berjalan baik. Apalagi titik titik pemasangan kamera belum merata sehingga pelanggaran belum terpantau maksimal. Belum lagi masalah SDM dikepolisian sendiri dan mental disiplin kita yang rendah. Tapi tetap saya dukung setidaknya dapat memberikan pembelajaran buat para pengemudi.

Di:
Dicoba dulu aja, gak sesuai harapan, direvisi ulang.

«§» scarlet:
penerapan ETLE membuat polisi jadi mager. polisi menjadi susah ditemukan di jalan raya. keberadaan polisi di jalan bukan hanya utk menilang tapi juga utk efek psikologis mencegah terjadinya tindak kejahatan.

B-Over:
Melihat mentalitas, kesadaran dan perilaku para pengguna kendaraan di negara ini. ETLE mau tidak mau harus diterapkan dan seiring waktu harus ada peningkatan kualitas penerapannya. Tantangan terbesarnya ada pada kesiapan SDM dan pada maintenance semua perangkat yang digunakan di lapangan sampai pada backend. Hanya ini harapannya untuk meminimalisir pengendara yang ngga punya otak supaya belajar untuk tertib.

Kadal Gunung:
saya juga pesimis, ada polisi majang aja masih melanggar, saya malah pernah liat mbak2 naik motor distop polisi, bukannya berenti malah tancap gas

mbladus ah:
"Jujur saja, secara pribadi, saya tidak optimis dengan sistem ETLE ini, walaupun saya cukup mengapresiasi ETLE sebagai upaya meningkatkan kedisipliman masyarakat dalam berlalu lintas."

SETUJU
masih banyak aspek yang perlu di perhatikan. Banyaknya kendaraan bodong, plat nomor yang tidak terpasang, mati pajak, blm di balik nama, motor pinjaman dll.

Santun:
Intinya, bagi para pengguna kendaraan apalagi sepeda motor, lebih baik melanggar tapi ogah  bayar pajak/denda ----> azas kdroen

Ki Mupeng 212:
Di Jepang banyak kamera terpasang, tapi bukan untuk menilang tapi mendeteksi kejadian. Hanya beberapa camera yg bisa menilang otomatis utk masalah over Speed khususnya, berada di jalan Toll dan jalan umum khusus.
Untuk dijalan umum biasanya peyugas kepolisian lengkap dg cameranya dan diujung jalan baru pasukan polisi lainnya utk memberhentikan pelanggar.
Jika ngeyel akan langsung diksh print dr camera tsb.
Saya pernah kena tilang dijalur umum dg speed maksimal 60km/h tp mobil saya speednya 82km/h. Ditilang 15 ribu yen atau setara 2jutaan rupiah krn over speed.
Dan temen saya pernah kena candid camera dijalan toll yg maksimal speed 100 km/h tp temen saya pakai mobil sy speednya 240km/h, tiba2 10 hari setelah itu, datang kartu posdr kepolisian lengkap dgn  tggl kejadian, lokasi dan plat mobil serta jumlah tilang yg mencapai 300rb yen atau setara dg 40 jutaan rupiah lebih. Sampai dikantor polisi diperlihatkan foto dan videonya, keliatan lengkap penumpangnya semua, speed yg dilanggar, nomer plat dsb.

F545150:
Berhasil sebentar lalu gagal....

WeleWeleAntiJoker:
patung focong aja gagal kok...

Alex R.:
Pelaksanaan awal di 12 Polda merupakan pendekatan yang masuk akal karena dari pengalaman disini Polri bisa belajar atas kekurangan yang ada dan melakukan perbaikan sebelum menerapkan pada Polda berikutnya. Pasti akan ada kekurangan dan kegagalan disana-sini dan mungkin juga perlu ada penyesuaian untuk membuat pelasanaannya lebih efektif. Kalau sistem ini berhasil akan sangat baik karena mengurangi salam tempel antara pengendara dan petugas di lapangan juga baik untuk kesehatan petugas tidak harus menghirup racun asap knalpot berjam-jam waktu tugas dijalanan.

BENZ GUN:
Di masa awal penerapan ETLE ini mungkin Pengawasan Polisi di Lapangan tetap masih dibutuhkan ..

Anwar bunawar:
...masyarakat, infrastruktur dan pelayanan operasional belum siap

Huget:
Selama ini sopir angkot jadi anak mas di jalan dan melanggar pun gak ditilang, kalo etle diterapkan utk angkot dulu utk menertibkan mereka itu yg paling bagus. Bukan saya merendahkan sopir angkot, tapi itu kenyataan dijalankan.

Martabak Sweet:
Berhasil di luar negeri tapi di Indonesia akan gagal total setidaknya dalam waktu dekat dan menengah.

Santun:
Harus dibuat sosialisasi yang lebih panjang durasinya.

Donny Rahardian:
Masalah terbesar dari ETLE tetap budaya berkendara dan carut marut nya data kepemilikan dan kependudukan Masyarakat.


ETLE tidak akan mendisiplinkan masyrakat secara langsung dan cepat, kehadiran petugas on spot tetap saja dibutuhkan

EastMan:
Apakah ga bakal ribet kalo 1 kendaraan bermotor punya BPKB, STNK, SIM dgn nama yg berbeda-beda, apa 3 nama itu bakal dikirimkan surat tilangnya? wkwkwkkkkk

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel ETLE : Akan Berhasil Atau Gagal? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/etle-akan-berhasil-atau-gagal-O6kfFlm2Xa

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: