You Now Here »

Boleh Saja Menyangkal Kaitan Terorisme Dengan Agama, Asalkan.  (Read 77 times - 92 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,187
  • Poin: 24.266
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




doodleramen:
Setuju dengan idenya sob. Ane juga sudah pernah menyampaikan. Pelaku teror itu berharap mendapatkan ‘reward’ dengan aksi terornya. Jadi cara paling baik adalah menggagalkan reward nya. Ane setuju jenazah dibakar tanpa ritual agama. Sebaiknya dijadikan protap penanganan jenazah teroris. Tapi ini juga belum tentu. Bisa saja nanti dalangnya mengatakan setelah mati maka dia dijamin 100% masuk surga tidak peduli apapun yang dilakukan ke jenazahnya.

Tony Gede:
Pelaku aksi di lapangan jg psti mikir2xlah.

WeleWeleAntiJoker:
biar jadi shock therapy haha

Freez ❎:
Itu anehnya.. ketika melakukan di anggap tidak beragama tapi pas di kuburkan menuntut di perlakukan dengan ritual komplet..

Han:
Kalo sudah gini pasti mereka yang koar2 teroris tak ada hubungannya dengan agama akan protes paling keras.

Tony Gede:
Kalau terorisnya ga ada hubungan sama agamanya, kan berarti teroris tsbut udah bukan umatnya lagi.

Jadi mayatnya mau diapain jg ya bukan urusan mereka lagi toh.

Kalo mereka emang konsisten, ya sebaiknya emang diem aja g usah protes.

Han:
Masalahnya mereka itu ga konsisten. Coba saja pasti nanti akan teriak2 pelecehan agama tertentu. Lha padahal sebelumnya dibilang ga ada hubungannya dengan agama tertentu itu.

Kadal Gunung:
bener, agama lain juga ada ekstrimisnya, tapi apa mereka sedang menjalankan perintah agamanya atau malah melanggar? tolong ditunjukkan perintah kekerasan yg ada di agama2 lain tsb
sementara di 1 agama ini perintah perang tersebar dimana2 di kitab sucinya

Yosef Kurniawan:
Nah ini artikel yang dicari-cari!

Tidak denial, tidak menunjuk pihak lain, tapi mengupas dengan dalam!

Sangat setuju jika teroris tidak bisa dikaitkan dengan agama, tapi.... ada tapinya, dan itu yang harus segera dilakukan. Jelas sekali sertifikasi ulama sudah dalam prioritas darurat.

Setuju juga dengan penguburan teroris yang sama sekali tidak butuh prosesi keagamaan. Kita kan tidak memusuhi agama, tapi terorisnya, ya sudah kalau begitu kita perlakukan mayat teroris itu bagaikan sampah, dipermalukan sekejam-kejamnya.

Saya rasa ini adalah ide yang cemerlang, mengcounter narasi denial suatu pihak, membuat para bakal teoris mikir lagi, dan juga menciutkan para penghasut untuk mengajak melakukan jihad.

Good job bagi penulis!!!

Tony Gede:
Saya jg setuju dengan sertifikasi ulama ataupun pemuka agama.  Dan harus diberlakukan untuk agama manapun.

Dengan demikian, dipastikan hanya pemuka2 agama yg bener aja yang boleh mengajar.  Yang nggak benar atau suka mengajarkan ajaran kebencian harus dilarang.

Soal penguburan teroris, ide saya memang rada hiperbola.

Tapi jg saya pikir memang tidak selayaknya mereka dikubur dengan prosesi keagamaan, karena seolah itu memberi restu akan cara matinya mereka.

Yosef Kurniawan:
Yang saya lihat SOP negara kita soal terorisme ini sudah terlalu saklek:

Terorisme di luar negeri menyerempet agamanya: Pemerintah harus mengecam (padahal kita bukan negara agama)
Terorisme terjadi di dalam negeri: Mengutuk, tidak beragama, yang salah terorismenya, kemudian dilanjutkan dengan denial-denial, tanpa ada instrospeksi dan pencarian sumber masalah. Sampai hilang beritanya.

SOP ini diputar berulang-ulang, diulang lagi. Masalahnya, SOP ini sangat mencerminkan negara kita yang bukan negara demokratis, tapi negara agama. Secara halus pemerintah sudah tunduk dengan golongan agama.

Makanya itu, saya sangat senang dengan usul penulis, sebuah ide yang biarpun terlihat berlebihan, out of the box, tapi sebenarnya merupakan suatu solusi untuk menghadapi SOP terorisme ini. Akan sulit bagi golongan beragama untuk mengcounter solusi ini. Jika mereka bilang dia tidak beragama, ya tidak apa-apa dong memperlakukan mayatnya seperti sampah, wong dia juga mengutuk kok, dan katanya tidak beragama. Namun, di hati kecil mereka, mereka tahu kalau teroris ini belajar agama mereka, akan ada sedikit gelitikan yang membuat mereka mau untuk sedikit mengevaluasi pengajaran mereka lagi. Siapapun tentunya tidak mau melihat mayat manusia diperlakukan bagai sampah seperti yang disebutkan penulis.

Ju Kamto:
Ayyas baca ya artikel ini dan semoga semua makhluk berbahagia

Tony Gede:
Kenapa juga harus di counter ke dia? 

Secara garis besar kita semua setuju hal yg sama kok...  Hanya saja sudut penyampaiannya beda-beda.

Saya mungkin sedikit lebih sinting... ??? ??? ??? ???

Tony Gede:
I don't know how you did it.

But somehow, you made my hyperbolic and crazy suggestion not seem so crazy anymore... ??? ??? ??? ???

Yosef Kurniawan:
Hahaha saya juga baru tau dari komentar artikel yang lain, menyinggung tentang Moro Rebellion. Caranya juga sama dengan usulan penulis.

Oiya baru sadar artikel keren ini masih masuk kategori humor. Sebenarnya masuk umum juga keren loh, solutif begini wkwk

Tony Gede:
Masalahnya, satirnya agak terlalu dark kalau buat di kategori umum.

Jadi saya masukin humor aja, sbg dark joke.

WeleWeleAntiJoker:
iya gak apa2 masuk kategori humor dark joke nya...
lebih jujur dalam ber-kategori...
gak kek orang2 muna yg lagi dibahas di sini...

Bobo Djowang:
Tidak ada yang namanya HAM untuk teroris, untuk apa pakai HAM untuk pelanggar HAM.

Freez ❎:
Jadi inget si udin dan kawan2 yg ribut ham teroris..

WeleWeleAntiJoker:
lha teroris yg hancur berkeping2 sudah automatic kayak daging ham tuh, jadi gak usah nuntut ham lah... toh diri sendiri dijadikan ham aja udah masuk syurgoat ketemu 4900 kambing makan ham kambing lagi.. keenakan tuh..

B-Over:
Modyaaar! Om tony sleding pengikut teroris sampai ulama dadakan

Tony Gede:
Hal yg kurang disadari adalah bahwa dari ajaran2 intoleran sprti itulah, benih2 kebencian muncul.

Selama kita masih belum mau mengakui masalahnya, lingkaran setan ini ga akan pernah putus.

B-Over:
Bener itu, om. Kalau yang kritisi dari luar ajaran2 yang dimaksud, dibilang intoleran juga, lingkaran setan pula itu, om

Tony Gede:
Maka dari dalam agama masing2 pun harus ada self kritiknya.

Harus bisa memilah2 mana mereka2 yg gemar memutarbalikkan ajaran yg baik, dan mana yg memang mengajarkan ajaran yg bener.

Archie VD:
Seperti style judul beberapa artikel di seword yaa

P1000OEAN:
Pelakunya sebelum ledakin itu barang teriak berharap Tuhannya jadi Maha Besar tapi ternyata Tuhannya malah jadi kisut sekecil burung nya... Mo matiin orang kok bawa2 nama Tuhan.. Yg peeeaaa yg nyembah Tuhan atau yg pekok Tuhan yg disembah?? Coba Yahya Waloni... Felix Siauw... Dul Somad atau AA Gym bantu jawab pertanyaanya Saya??

Freez ❎:
Setuju bingit... top markotop.. ??? ??? ??? ??? ????

HIR HODOK:
Wah.....
Penganut agama tertentu bakal ngak setuju nih oOM.
Mereka yg buru2 berkomentar untuk tidak mengaitkan terorisme dgn agama tertentu itu layak diperiksa. Ada apa dgn mereka? Mungkin mereka setuju dengan tindakan teror asal korban bukan dari pihaknya.

Tony Gede:
Penganut agama manapun jg g akan setuju perlakuan tidak manusiawi pada jenazah seperti itu.

Saran saya ini hanyalah hiperbola.

Sekedar sentilan pedas utk mengingatkan mereka2 yg masih menyangkal agar mulai liat fakta secara realistis.

Bagaz:
Ide penulis mmng super jenius, brilyan, hi level in the sky dan Top Markotop.
Se7h sekali..

Tony Gede:
Terimakesyen...  kalau suka idenya, boleh dishare... ??? ??? ??? ???

Bossi Thian:
Masakannya kok pedes banget ya?

Tony Gede:
Sekali2.  Biar melek? ???

WeleWeleAntiJoker:
wah tanggung jawab dong kalau entar malam gue gak bisa tidur lho

F545150:
Goden Buzzer buat artikel pak Gede
??? ??? ??? ??? ????

Tony Gede:
Apa pula itu golden buzzer... heheheh...

WeleWeleAntiJoker:

(click to show)


ini nih penampakannya...
ada di britain got talent

WeleWeleAntiJoker:
semacam piala penghargaan dari mr bean buat penulis yg tampak menyilaukan seperti emas golden buzzer

F545150:
Ide penulis genius dan kocak

WeleWeleAntiJoker:
emang dari dulu anti mainstream kalau nulis...

Tony Gede:
Terimakesyen.... ??? ??? ??? ???

F545150:

(click to show)


Tony Gede:
Oooh, yang itu...  heheheh... maklum ga dapat siaran British Got Talent di sini...

Mblandyang:
ngono yo apik, pokoke aku manut ae lah

Tantra:
ojo mblandyang wae, sekali2 mampir wkkkk

Mblandyang:
hahaha,.. yoo sesuk

Javaans:
Haa..haa..yg ini yg ditunggu2,mantul? ??? ??? ??? ??? ???

Tony Gede:
Makasih kalau suka artikelnya, walaupun artikelnya rada sinting... heheheh...

Javaans:
Justru yg sinting ini aku suka? ??? ??? ?????
Eh maap ga blh keras2? ???

Tony Gede:
Ndak masalah klo keras2 jg.

Toh di profil saya jg saya udh tulis "Orang sinting profesional" ??? ??? ??? ???

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Boleh Saja Menyangkal Kaitan Terorisme Dengan Agama, Asalkan. Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/humor/boleh-saja-menyangkal-kaitan-terorisme-dengan-GGEFgQrDcE

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: