You Now Here »

HRS Center, Memplintir Kejadian Dalam Upaya Pembelaan. Tetap Saja Itu Pidana!  (Read 86 times - 58 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,279
  • Poin: 24.358
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




TukangTembok:
harap maklum mbak. khan mereka pakai logika kadrun.

logikanya :
diam = emas
emas = kuning
tinja = kuning

jadi :
diam = tinja

ini logika kadrun.

Wanda Bagus Sebastian:
diam=menteng

Senopati:
Gampang aja sih jawabnya, minta jelaskan HRS Center tentang acara Maulid Nabi Muhammad. Apakah diisi mengenang Nabi Muhammad, atau malah berisi caci-maki yang justru bertentangan dg tuntunan Nabi.

«§»foundUonly 2 letUgo again:
dari awal sudah tidak tepat mempidanakan toyib dgn kasus kerumunan.
seharusnya buka kembali kasus² lama si toyib khususnya kasus s3x chat.

ian christian:
mengkriminalisasi Maulid Nabi Muhammad...

Mungkin otak dan nalar masi bersisa seukuran 0,00000001% dr ukuran biji sawi,.
Krn jika tdk , maka sdh pst mengatakan mengkriminalisasi agama dan hari raya nya..jg nabinya..

Mindset yg sama persis dgn saat awal pandemi pemerintah melarang ibadah berjamaah dgn cara menutup sementara tmpt2 ibadah utk menghindari berkumpulnya byk org

Bagi mereka  itu berarti Beribadah dilarang !!!

kapasitas otak dan nalar spt ini amat sangat tdk mengherankan..
Hy sempat terkejut seperempat detik trnyata masih seukuran 0,00000001% ukuran biji sawi.

Njoto:
Ibadah haji yg termasuk dalam rukun Islam saja dibatasi.. apalagi hanya perayaan maulid yg bukan rukun Islam

Muhammad Gandhi:
Residivis pun akhirnya balik lagi ketempatnya.

BENZ GUN:
Kalau biasa Modus Berkedok Agama yah macam itulah  .. Nikahin Anak di Masa Pandemi Berkedok Maulid Nabi ...

Alex R.:
Hanya jalankan tugas sesuai tupoksinya.

Semarsays:
Ya intinya itu kan krn mrk sdh putus asa krn sdh ndak ada lg argumentasi hukum yg valid yg bisa di pakai sbg pembelaan diri yg elegan
Ya mau gimana lg orang kencing unta ( hewan ) sj di minum, berarti kira2 dah bisa di ukur kedalaman dan isi volume rongga otak mereka

Love The Truth:
Bicara dgn kubu sebelah..ngak pake logika, mereka semaunya dan suka sukanya sendiri...Bagi mereka...yg lain salah, hanya mereka yg paling benar.

Harangan Toras:
kumpul2 tanpa prokes dilarang
perayaan maulid tanpa prokes
kesimpulan: maulid dilarang.....kwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkkwkwkwkwkkwkwkwk

Wahonoawam:
Siriziek di penjara bukan kali ini saja sudah dua kali di penjara , gitu sja koq repot!

W1R⊙:
Kalo logika mereka jalan ga mungkin masuk dalam kelompok jijik......

F545150:
Tentu saja cara kadrun tdk masuk akal... krn yg namanya akal kagak bisa masuk ke otak nya....

Emak Kepo:
Kalo soal pelintir melintir... Salah menyalahkan.. itu pembela dan penyembah baliho memang ahlinya.. Nggak usah jauh2 cek saja komentarnya  setiap penulisan ttg junjungannya di seword pasti nongol buat membelanya...saya nggak percaya kalo dia maksudnya sarkas

mbok Darmi:
Untuk kelompok yang kuasa hukumnya mengupas mangga dengan pedang, dan memotong kabel dengan badik, saya kira pernyataan itu wajar-wajar saja.

Erika:
hahahahaha.... setuju

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel HRS Center, Memplintir Kejadian Dalam Upaya Pembelaan. Tetap Saja Itu Pidana! Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/hrs-center-memplintir-kejadian-dalam-upaya-CMBsu1a0td

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: