You Now Here »

Joseph Paul Zhang : Mengolok Olok Ummat Islam Indonesia Dan Polri  (Read 95 times - 62 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,279
  • Poin: 24.358
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




iam hêylêl:
Kalo di Jahudi dan kristen dikatakan penutup jika si nabi mengkonfirmasi wahyu utama Taurat Mesias, yg di beritakan nabi no 1 dst - Sdh digenapi.  Muhammad wlw klaim penutup  dr nabi nabi di Taurat tp tdk mengkomfirmasi wahyu utama sdh genap atau belum.. ini fakta.. so.. murtadlah.. ahaha

HIR HODOK:
Mereka (sebagian besar) tidak akan murtad; mereka senang dalam kegelapan. Mereka menuhankan agama dan menyembah manusia istimewa junjungan mereka. Tapi mereka tidak mengakui dan tidak paham apa yang mereka perbuat.

firman proindo:
Tuhannya saja tidak punya roh seperti tumbuhan. Kalah dengan kita manusia yg punya roh

Alwi Hadad:
Hidup di dunia enak, beristri boleh lebih dari satu, matipun tersedia 72 bidadari, dan direvisi menjadi 49.000, siapa yang tidak mau? padahal punya satu istri pun takkan pernah habis.

iam hêylêl:
Semua jualan obat dah sukses dijual tp apa daya ttp ketahuan krn jebakan betmen wahyu utama Taurat dr nabi  jahudi 1 dst yg lupa di konfirmasi.. ahaha

Grud:
Saya boleh menghina agama kamu
Kamu tidak boleh menghina agama saya
Asu tenan !

Alwi Hadad:
asu tidak begitu, jadi harus belajar dari asu

Bobo Djowang:
Mind Set orang bule beda dengan kita, karena mereka mungkin biasa mengkritik agamanya sendiri selama alasannya bisa diterima oleh akal sehat, dan mereka bersedia berintrospeksi untuk itu, beda dengan di kita yang menganggap semua yang berhubungan dengan agama, apalagi agama mayoritas adalah berada diatas apapun termasuk hukum negara.

Han:
Bagi sebagian orang kita, agama diberhalakan

hoetomo:
Saya dulu juga kaget waktu masuk ke suatu negeri orang , disana ada undang2 :
Setiap orang yang ada di wilayah negeri ini akan dilindungi keamanannya .
Saya TERHARU , waktu di negeri sendiri ada kerusuhan mei   tidak dilindungi.
Pikir saya kalau saya dibunuh di negeri orang lain ,pembunuhnya bisa duhukum puluhan tahun.
Kalau dibunuh dinegeri sendiri jangan2 pembunuh bebas karena darah saya halal he he he he he

Kadal Gunung:
itulah kelebihan negara beragama dibanding negara kafir hohoho

Glent Lim:
Daripada minta bantuan interpol buat urus badut yg malu2in aja, mending kirim assasin ke ausi unk menghabisi pengkhianat sundal kuman, jauh lebih penting krn pengkhianat tdk pantas hidup

F545150:
Yah.... se-gila2 dan se-nekad2 nya paul zhang setidak nya paul zhang tidak datang ke kantor polisi dgn meledakan bom dan menembakan pistol...

Alwi Hadad:
pistolnya hanya untuk istrinya, hehe...

firman proindo:
Yakin Muhammad nabi ke 25 ? Jgn2 salah hitung ?,
Lha wong dalam Islam, maria  (ibunda nabi isa ) itu adalah adiknya harun
  ??? ?????

Freez ????‍♂️:
Jadi dari Musa langsung di teruskan Isa?

??? ??? ??? ???

Martabak Sweet:
Di jaman sekarang, orang mengaku nabi ke 26, 27, 28, 29, 30, akan terlihat seperti orang gila.
Beda dengan ratusan tahun lalu, lebih bisa sukses ngaku ngaku nabi ke 25, 26, 27.

Orang waras tahu itu sarkas. Seorang komentator berkata Paul sedang "nge-troll". Istilahnya begitu.

Hanya sesama orang gila dan kumpulan orang gila atau ajaran orang gila, yang merasa terhina oleh celotehan orang gila lainnya.

Alwi Hadad:
memang begitu kalau menuhankan agama, lebih enak makan martabat manis daripada jadi orang gila, heheee....

Aryk:
Kok bisa 2x nya orang gila ngomong begitu ya.......Siapa kira 2x yang bisa mempengaruhi Orang Gila itu ya.......PENCIPTA orang gila itukah.......?

Mblandyang:
sy pribadi juga gak setuju kalo makan bubur itu pada diaduk

Agus Oloan:
Brarti setuju donk klo dia ini ditangkap?

Han:
Ya maklum saja, kaum beringas tak mampu bersikap letting go seperti itu. Jangankan terhadap orang yang bersikap seperti gila kayak PZ ini, terhadap orang yang betul2 kurang waras pun juga mereka beringas. Kerusuhan Pekalongan 1995-an: satu orang ga waras yang menyobek2 Alquran membuat kerusuhan satu kota dan meninggalnya si pelaku di penjara (versi resminya meninggal secara wajar).

Jaman telah berubah, generasi telah berubah, namun kelakuan tetap sama. Bahkan dengan adanya medsos, orang2 yang seharusnya tak termasuk kaum beringas pun jadi ikut terbakar emosinya dan merasa perlu "membela".  Sementara Kepolisian kita go with the flow dengan sikap emosional mereka untuk menjaga agar "situasi tetap kondusif".

Alwi Hadad:
sampai dunia berakhir, kelakuan orang gila tetap gila, sekalipun menyandang gelar strata 3.

Madison:
Saya setuju dengan pendapat penulis.. sejak dia mengkhayal sebagai nabi ke 26 itu sudah jelas recehan/ "orang gila". Yang saya lihat reaksi banyak pihak dan masyarakat sangat berlebihan terhadap seorang Zhang. Dia berhasil memainkan peran di panggungnya. Ada dua hal: (1) Zhang ini memang sakit jiwa, jadi ga perlu berlebihan untuk menanggapinya, atau (2) ada "sesuatu" dibalik Zhang, bisa jadi dia tidak sendirian, Seperti penulis sampaikan, Zhang melakukannya terstruktur dan terencana.

firman proindo:
Yg ke 26 bukan PZ, namun ulama Indonesia yg bikin kitab fiqih/kitab kuning.
Apakah kitab fiqih itu berasal dari Allah seperti Al-Qur'an?

HIR HODOK:
Nah...jadi teringat dengan tamu yg masuk room channel Sang Debaters. Si kawan itu bilang kitab kuning, yg dikritik Muhammad Kace, digunakan oleh NU, NU yg melindungi minoritas. Masalahnya memang bukan siapa yg makai, tapi siapa yg membuat. Ternyata buatan org Indonesia dan dipropagandakan turun dari langit?

firman proindo:
bapaknya nazwa shihab saja bikin kitab tafsir Alquran. ????

HIR HODOK:
Di dunia ini banyak orang mengaku nabi dan jelas2 punya gelar Prophet di depan nama mereka. Bahkan tidak sedikit orang mengaku tuhan, seperti mendiang OSHO - yang mati karena racun seperti manusia istimewa itu. Terus apa yang salah dengan itu semua selama tidak melanggar hukum universal?

Alwi Hadad:
Sekalipun ada yang menuhankan tikus, kita yang waras hanya tertawa saja, hanya orang gila saja yang tersinggung, karena si gila bilang "tuhannya batu", heheeee.....

Andi NS:
Sebagai sesama umat beragama dan saudara sebangsa ucapan JPZ yg menghina agama Islam sangat kita sesalkan, sebagaimana halnya kita juga sangat menyesalkan Wahyu Waloni yg berkoar-koar menyatakan bahwa kitab suci umat Kristen bukan hanya fiksi  tapi palsu. Saya pribadi tdk emosi atas ucapan Waloni, walau tentu saja menyesalkannya, sebab saya meyakini bhw hinaan Waloni tsb. tdk membuat Tuhan saya menjadi terhina dan sedikitpun tdk akan mengurangi keyakinan saya terhadap Dia yg saya sembah.  Biarlah itu menjadi tanggungjawab Wahyu Waloni kelak di hari penghakiman terakhir di hadapan Tuhan. Saya berharap saudara2ku umat muslin juga tidak "terbakar' dgn hinaan yg dilontarkan oleh JPZ tsb. Marilah kita masing-masing meningkatkan keimanan kita terhadap Tuhan yang kita sembah, dan biarlah org2 tsb. kelak akn mempertanggungjawabkan ucapan dan perilakunya di hadapan Tuhan pada hari penghakiman yang terakhir.

Muhammad Gandhi:
Sulitlah menangkap si Joseph Paul Zhang bila memang dia tinggal di Jerman. Kalau alasannya UU ITE ataupun penistaan agama, maka Joseph Paul Zhang bisa mengajukan suaka untuk menghindari persekusi karena UU ITE dan penistaan agama jelas sekali merupakan pasal karet. Apalagi track record 'Islam' tidak terlalu bagus setelah beberapa kejadian mengerikan terkait terrorist yang berartribut Islam, maka JPZ bisa berdalih keamanan dirinya terancam. Belum lagi di Eropa ada PEGIDA yang adalah gerakan anti Islamisasi Eropa.

JPZ bisa dengan mudah menunjukkan bagaimana yg namanya Waloni dan UAS masih dibiarkan oleh aparat keamanan RI, sedangkan dirinya langsung diburu dan dijadikan target istimewa POLRI, ketika sama mengutarakan apa yang diyakininya, sama seperti yang dilakukan oleh Waloni, UAS dan Felix. JPZ tinggal menunjukkan youtube Waloni, UAS dan Felix, dengan pendampingan penerjemah tentunya.

Semarsays:
Sebenarnya dlm pasal 23 uu kewarganegaraan sdh tertulis bhw WNI kehilangan status WNI nya antara lain bila ia memiliki 2 kewarganegaraan atas kemauannya sendiri dan tidak melepaskan salah satunya dgn pengecualian utk anak bawah 18 tahun hasil dr perkawinan campuran
NKRI menganut sistem 1 kewarganegaraan, mk  tinggal di buktikan sj dia itu megang paspor lain tidak
Perdebatannya adlh
Sepertinya polri cukup kesulitan jg, soalnya mrk mnt negara melalui imigrasi utk mencabut paspor ybs yg artinya mrk sdh paham toh sulit utk lewat jalur interpol
Mkn pendekatannya jalur G to G, pasti ada imbal balik yg akan diminta pihak jerman utk ini

Noor Arief:
Apakah penulis menerima kata2 cabul divideo joseph? Kalo menganalisa video yang lengkap jangan setengah setengah. Trims.

HIR HODOK:
Penulis Seword vs Paul Zhang.
Saya ingin tau siapa yg membuat saya tersenyum pada akhirnya.

firman proindo:
PZ yg bakal ditangkap karena dia Chinese non muslim

Tony Gede:
Kalau dia emang udh bukan WNI, kagak bakal.

Obed Rizieq:
Emang polisi kadang aneh, penista agama yg masih di Indonesia dibiarkan. Sampai-sampai kursi punya agama. Kan lucu

Indisen:
Ga tau knp, Krn seringnya ustad hina agama lain. Gw jadi biasa aj kl ada oknum agama lain yang menghina agama juga

Krn seolah-olah pemerintah yg membiasakan hal tersebut dengan menindak secara tidak adil...

Christoper Sigit:
Dagelan oh dagelan.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Joseph Paul Zhang : Mengolok Olok Ummat Islam Indonesia Dan Polri Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/joseph-paul-zhang-mengolok-olok-ummat-islam-7lBWe5fbpK

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: