You Now Here »

Babak Baru AS Vs China, Bagaimana Indonesia Bersikap  (Read 77 times - 79 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,279
  • Poin: 24.358
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Babak Baru AS Vs China, Bagaimana Indonesia Bersikap
« on: April 27, 2021, 08:12:51 PM »




??? ?????乇 ᵃʲᵃ ✅:
Ketegangan antara AS dan China semakin memburuk sebelum adanya virus C19 yang mewabah ke penjuru dunia. China menantang AS sebagai pemimpin global dan ingin menguasai pasar perdagangan dunia serta ekonomi. Dengan adanya pandemi, memperburuk ketegangan diantara dua kekuatan global dimana AS menuding wabah virus dari Wuhan merambah ke seluruh dunia sebagai akibat ketidakbecusan China menangani wabah tsb. Disisi lain, China tetap menangkis tuduhan tersebut karena akan melunturkan legitimasi China yang berambisi menjadi kekuatan pemimpin global.

Dengan meningkatnya ketegangan antara kedua negara ini, tentunya akan berdampak pada negara-negara di kawasan Asia Tenggara ke dalam pusaran konflik. Dalam pihak China misalnya, masalah LCS akan menjadi kekuatan baru apabila semua negara di ASEAN ada di pihak China. Kekuatan dalam ekonomi, perdagangan, politik, dan keamanan adalah harapan China untuk menjadi pemimpin di kawasan. Bagi China, Asean adalah mitra strategis dalam persaingan global terutama AS sebagai negara adikuasa. Untuk itulah China berambisi untuk merebut posisi tersebut. 

Sementara itu, AS perlu memprioritaskan kembali untuk membangun hubungan lebih erat dengan ASEAN mengingat kawasan tsb pernah diabaikan oleh pemerintahan Trump. Disinilah Indonesia memiliki peran yang sulit dan dilematis untuk dimainkan dalam menyeimbangkan kepentingan AS dan China disamping mempertahankan kepemimpinannya di kawasan ASEAN. Oleh sebab itu, Indonesia perlu MENINGKATKAN POSISI nya di ASEAN untuk membuat  kebijakan-kebijakan bersama antar negara kawasan sehingga tujuan untuk mempertahankan stabilitas dapat terjaga terutama di LCS. Dengan kata lain, Indonesia dan ASEAN harus bersatu padu dalam menghadapi kemungkinan konflik yang berkepanjangan antara dua kekuatan dunia.

Alex R.:
Kita punya masalah dengan RRT karena nelayan negara tersebut melanggar batas maritim Indonesia berdasarkan Zona Ekonomi Eksklusif dan landas kontinen. Coast Guard RRT malah melindungi nelayan RRT yang lakukan pencurian ikan tersebut sampai Menlu Retno Marsudi mengirimkan nota protes.
Negara ASEAN perlu bersatu bila tidak ingin terjebak dalam persaingan AS-RRT, apalagi sengketa wilayah perbatasan di Laut Cina Selatan bukan hanya antara RRT dan Indonesia tapi juga RRT dengan Filipina, Vietnam dan Malaysia. Dengan semakin kuatnya RRT sudah pasti negara tersebut akan membully negara lain untuk tunduk pada klaim perluasan batas territorialnya di Laut Cina Selatan.

Alexander David ™️ ✅:
Masalah itu timbul sebagai respon China atas ulah Amerika yg dirikan banyak pangkalan militer di laut itu mengelilingi negara China. Sedangkan laut itu satu2nya jalur keluar masuk buat kapal2 China.

Dulu Rusia juga digitukan, lalu Rusia bilang "Lu mau main gitu, ok ! Gua taruh pangkalan militer + nuklir di Cuba."

Negara mana yg mau dibegitukan ? Selama Amerika masih seperti itu, ya gak akan selesai2 soal laut Cina Selatan...

Frans Gouw:
Faktanya RRT menyerobot perairan NKRI secara sistematis, bukannya berlaku agar kedua negara saling menghormati saja.

Bagaimana mau bangun aliansi saling menguntungkan sesama Asia jika kedaulatan negara2 tetangganya diinjak2?

Alexander David ™️ ✅:
Ya coba saja beberkan bukti & faktanya.

Letak sistematisnya dimana ? Klaimnya berubah2, makin lama makin banyak ?

Maksudnya diinjak2 bgm ? Ada kapal ikan ada yg nyasar ? Kl itu artinya injak2... vietnam dan negara lain juga banyak yg nyasar.

Frans Gouw:
Apa lagi yang mau dijelaskan, kamu bisa baca sendiri berita2 nya.

Nyasar apanya???

9 dash line policy adalah persoalan mendasar RRT dgn semua negara tetangganya di Aspac dan tentu saja kepentingan semua negara yang melintasi LCS membelah Asia Timur dan Asteng.

Sudah, ya.

Alexander David ™️ ✅:
Yaudah gak usah mewek, main lagi sana ;))

Frans Gouw:
Gayamu macam orang tak pernah baca berita.

Alexander David ™️ ✅:
Yg aku tulis itu adalah juga sikap pemerintah Indonesia di PBB : Indonesia bukan bagian dari konflik laut cina selatan ! Juga senada dgn ahli di UGM, dan ahli dari Australia. Kalau perlu bukti (gak bisa google), aku punya bookmarknya bisa aku screenshoot.

Silahkan aja kamu berpendapat pribadi,... asal jgn mewek kalau ditanya alasannya.

Tony Gede:
Indonesia memang ga ikut2an konflik antara RRT dan USA, sob.

Tapi dri kmren2 RRT memang sengketa sama Indonesia soal laut Natuna Utara.

RRT terus mengklaim soal 9 garis putus2 buatan mereka sebagai wilayah melaut tradisional mereka.

Padahal, wilayah tsbut sudah diputuskan di forum internasional sbg bagian dari wilayah laut Indonesia.

Dan udh kejadian kan coastal guard mereka sengaja bekingin nelayan2 mereka yg masuk ke perairan Natuna Utara.

Makanya Jokowi sempat sampai show force segala, naik kapal perang di laut Natuna Utara sono.

Alexander David ™️ ✅:
Yg dilakukan pak Dhe, gak selalu seperti yg  mudah terlihat sob. Kadang tujuan utamanya justru faktor psikologis (menenangkan, beri percaya diri, beri teladan, dukungan, dll) atau bahkan "trolling" wkwkwk

Kita kan gak tahu, mungkin aja presiden Xi tlp : Ngapain lu ke laut ? dapet ikannya ? Hahaha... tenang tuh kapten coast guard dah gua mutasi jadi satpol pp ;))

Alexander David ™️ ✅:
Coast guard vietnam bukan cm masuk, malah tabrak kapal perang kita. So what ? Nelayan kita / AL kita emang gak satupun yg pernah gak sengaja masuk wilayah tetangga ? Kapal2 itu kan suatu ketika bisa salah, gps juga bisa error, dan mereka tidak bisa dikatakan mewakili kebijakan pemerintah masing2.

Bukan, maksudku RI tidak ikutan konflil laut china selatan. Sayangnya gak bisa posting link di sini. Ini aku copas di bawah, dari webinar UGM. Judul artikelnya "Memahami Posisi Indonesia dalam Sengketa Laut China Selatan", tgl 19 Juli 2020.

Copas :
Havas membenarkan pendapat Panut tersebut. Untuk kasus Laut China Selatan, ia menyebut ada 6 negara yang memperebutkannya, yakni Brunei, China, Malaysia, Filipina, Taiwan RRC, dan Vietnam. Hal ini menjadikannya sebagai sengketa kedaulatan yang melibatkan lebih dari dua pihak. “Masing-masing pihak mengajukan masing-masing klaimnya terhadap kedaulatan di Laut China Selatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Havas menjelaskan bahwa Indonesia selama ini tidak mengajukan klaim. Selama ini menurutnya, Indonesia menghormati hukum laut internasional dan hanya menegaskan rule of law. “Sejak dahulu kita telah mengajukan berbagai dasar hukum ke PBB terkait batas-batas kedaulatan maritim negara kita dan kala itupun China tidak mengajukan protes sama sekali,” ungkapnya.

Akan tetapi pada tahun 2009, China memublikasikan peta 9-dashed-line melalui Nota Diplomatik China ke PBB. Empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Filipina mengajukan protes melalui Nota Diplomatik ke PBB.

Nota Diplomatik yang diajukan Indonesia berisi penegasan Indonesia bukan negara pihak dalam sengketa Laut China Selatan. Lalu, pulau, batuan, karang di Spratly tidak memiliki ZEE atau landas kontinen. Terakhir, penolakan 9-dashed-line. Havas menyebut posisi Indonesia, seperti yang telah dirinya sebut sebelumnya, yakni hanya menegaskan rule of law dalam hubungan Internasional.

Tony Gede:
Eh?  Gitu?

BTW rule of law itu apaan?

Alexander David ™️ ✅:
Ibarat tetangga izin ada hajatan, lalu mobil tamunya parkir depan rumah kita. Trus kita bilang "tapi rule of law nya setelah ini parkir depan rumah masing2 ya ?" ... "Siap boss ! Ini ada kue dan bingkisannya ♥"

Yaudah kan, yg penting dia sadar, ngapain ribut ;))

Frans Gouw:
NKRI tidak mau terlibat sengketa dgn RRT, kecuali soal batas2 laut antarkedua negara. RRT mengklaim Laut Natuna Utara sebagai bagian laut mereka sebgm dlm nine dash line mereka. Klaim sepihak yang blm berani disuarakan secara tegas ke dunia internasional, tetapi dampaknya sudah kita rasakan selama ini. Nelayan mereka dgn perlindungan coastal guard mereka sengaja memasuki perairan Natuna dstnya. Kamu kira itu nyasar?? Nyasar kok malah tentara mereka siap gesekan dgn tentara kita di Laut Natuna??

Teruslah kamu pura2 bodoh

Alexander David ™️ ✅:
Coba google coast guard Vietnam pernah masuk natuna gak ? Trus negara mana lagi yg nyasar ... buat daftar yg lengkap siapa aja yg sdh "injak2 kedaulatan" rumahmu (bukan rumahku). Jadi orang sebegitunya sama tetangga, gak sengaja ada yg nyasar langsung diajak ribut.

Kalau mau hidup damai ya jgn songong ! Pahami kadang org lain juga kadang punya masalah. Misal tetanggamu ada hajatan, dia izin, trus tamunya parkir depan rumah, ya dimaklumi "kondisi spesial", aja gak usah jadi ribut !

Ya udah kamu menang deh, gak usah mewek...

Frans Gouw:
Sudah, ya pinpinbo wibu menlen.

Tony Gede:
Sabar pak... sabar.

Ingat darah tinggi sama jantungnya... ??? ??? ??? ???

Frans Gouw:
Hadapi pinpinbo wibu menlen memang harus kencang.

Frans Gouw:
Hahaha....

Stevanes Ariffin:
Sebagian exportir Cina sudah bergerak untuk membuka cabang produksi di Indonesia supaya bisa memanfaatkan certificate of origin dari Indonesia untuk bisa masuk pasar amrik.

Bukan A*eX:
tinggal ajarin netijen kita bahasa mandarin...pasti siap untuk membully balik...

jangan remehkan kekuatan jari-jemari netijen +62...

si memble:
Pelanggaran batas wilayah bisa diselesaikan oleh kemenlu atau dgn memperkuat armada AL, skrg negri ini ga punya dana cukup untuk menambah peralatan perang, jadinya pertama harus meningkatkan ekonomi, sementara mengenai pelanggaran wilayah bisa diselesaikan dgn diplomasi lebih dulu. Setelah punya dana cukup untuk upgradre AL, baru  tenggelamkan para perompak ikan yg masuk wilayah kita.
Th 50an Indonesia pernah disegani diperairan asia krn punya 2 kapal perang mutahir jaman itu, tapi sekarang  alutsista kita sudah banyak yg usang.

Alex R.:
Alokasi anggaran terbesar untuk angkatan darat. Perlu realokasi anggaran supaya angkatan laut dan angkatan udara mendapatkan porsi yang lebih besar terutama karena negara kita adalah negara kepulauan. Peranan teritorial angkatan darat bisa dikurangi dengan memberi peran lebih besar kepada polisi untuk menjaga keamanan dalam negeri.

Henkie Rompas:
Setuju, pertahanan laut Indonesia harus mendapat perhatian khusus. Idealnya untuk menjaga kedaulatan NKRI kita harus punya tiga armada kapal induk.

Tony Gede:
Usul saya, kita juga perlu 3 Jaeger, 3 Super Kaiju, sama 2 Godzila level monster sob.

Itu baru mantep...

Tony Gede:
Rada lucu juga.

Negara maritim, tapi angkatan terbesarnya angkatan darat.

Mustinya angkatan laut juga diperbesar.

si memble:
Sepertinya skrg sudah berimbang, kalo sebelumnya memang demikian, tapi setuju kalo AL dan AU harus diberi anggaran khusus untuk meremajakan peralatan tempurnya.

Mblandyang:
aku gak begitu paham, tapi aku ttp harus ada di kolom komentar

Tony Gede:
Terus terang topik om Roedy kali ini rada berat sih...

Roedy Siswanto:
Mungkin berat buat yg nulis om ..tetapi karena komentator nya levelingnya lbh tinggi dari yg nulis , ya nggak berat untuk para teman komentator om ??? ??? ??? ???

WeleWeleAntiJoker:
pembaca yg baik nih

karena tetap setia berkomen

Freez ????‍♂️:
Woke deh..

Neutralopinion:
Negara Barat, ingin selalu unggul. Dari sejarah , kita semua  tahu penjajah kebanyakan datang dari negara barat. Dan ini terus berulang hingga saat ini, cuma caranya lebih "advanced"

Negara Asia , cenderung lebih suka pada penguasaan perdagangan, mereka tidak suka menjajah negara lain. Jika terjadi bentrokan, maka bagi mereka tidak ada untungnya, akan susah berdagangnya.

Semua sumber nya sama, yaitu EKONOMI atau UANG.

Bedanya yang satu ingin unggul dalam ekonomi dengan kekuatan FISIK (militer) dan Keunggulan TEKNOLOGI. Makanya negara ini suka sekali berperang di negara orang, dan suka bikin negara lain menjadi tidak stabil, kalau dirasakan mereka tidak sejalan dengan mereka.

Yang lain ingin unggul dari kepandaian BERDAGANG , militer hanya untuk jaga diri. Makanya mereka lebih rajin investasi di mana-mana untuk memudahkan mereka berdagang. Mereka selalu ingin membangun kemitraan dagang. Kepandaian negosiasi mereka dan kelihaian mereka harus diakui sangat unggul.

Begitulah ....hidup.

Kadal Gunung:
pedagang, walaupun kadang suka curang, pastinya gak pingin mitra dagangnya bangkrut, ntar siapa yg beli dagangannya?
beda sama kelompok barat, maunya ngerampok punya orang buat dipake sendiri ato dagang di kalangan sendiri

WeleWeleAntiJoker:
yg satu untung jangka panjang,
yg satunya lagi cuma mau untung jangka pendek/menengah

Kadal Gunung:
yg penting untung, gitu kali ya?

WeleWeleAntiJoker:
haha
iya
siapa juga yg mau rugi ya?
gue juga gak mau rugi
kalau bisa win-win solution
sama2 enak
sama2 klim.. cerah ya hari ini wkwkw

WeleWeleAntiJoker:
kupikir itu cara cina dengan berdagang itu juga semacam "seni perang sun-tsu ala cina dalam jangka panjang" agar bisa tetap survive sama kerasnya dunia apalagi melawan arus imperialisme dan kapitalisme

Ju Kamto:
Pantasanlah kita kalah terus wong banyak kiblatnya ke barat , kalo kiblatnya ke asean kita masih bisa menang

Aan Widjaya:
Amerika pemimpin global, skarang Cina ingin jd pemimpin global, semuanya tidak baik bagi negara lain termasuk Indonesia, harus mengikuti mereka, kemandirian Indonesia makin jauh saja. Ketergantungan pada mereka , itulah keinginannya. Makin jauh dari keadilan dunia.

WeleWeleAntiJoker:
dan ketika soekarno ingin menjadi negara non-blok, mamarika dengan segala cara terus mengganggunya..

Aan Widjaya:
Iya, prediksi nantinya nggak ada non blok adanya blok cina dan amerika. Negara negara yang masih perlu bantuan ekonomi maupun militer akan mengikuti mereka salah satunya. Jadilah jajahan mereka, tanpa fisikpun bisa dilakukan, terutama negara yg punya sda dan sdm melimpah, itulah incarannya.

WeleWeleAntiJoker:
apalagi emas!
silau bok mamarika lihat emas...
makanya dulu sekali itu, suku indian asli amerika digenosidakan penjajah amrik, sambil ambil emas2nya

yg ini off the record tentunya.. amrik kan "polisi dunia"

Frans Gouw:
Kedua negara sama saja: serakah. Negara kita juga bisa jadi begitu jika sudah punya kekuatan superpower.

Aan Widjaya:
Betul pengen jadi sobat dunia, semua negara pengen dibawah ketiak mereka, skarang mereka lagi rebutan . Mereka adalah Cina dan AS.

Bukan A*eX:
kekuatan netijen masih kurang ya..??

Aan Widjaya:
Kekuatan Netizen mah khusus lokal kebanyakan, tuk masalah dunia belum ada.

si memble:
Yup, tindakan Indonesia sudah tepat dgn memanfaatkan situasi untuk keuntungan negri sendiri, uang tdk mengenal batas negara, ras, agama, suku dsb. Yg utama adalah lindungi kepentingan bangsa dan majukan kesejahteraan rakyat, itu tugas besar pemerintah.

Patrick Jahja:
Di Indonesia mah banyakkan wibu amrik dan jepang, mana mungkin netral dan bisa main kartu asean?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Babak Baru AS Vs China, Bagaimana Indonesia Bersikap Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/babak-baru-as-vs-china-bagaimana-indonesia-bWjq5fws6l

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: