You Now Here »

Negara Kanak Kanak  (Read 77 times - 46 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,365
  • Poin: 24.444
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Negara Kanak Kanak
« on: May 16, 2021, 08:23:50 PM »




Tony Gede:
Kesadaran hukum dalam masyarakat kita memang masih belum bagus.

Apa2 masih harus diawasi dulu.  Kalau ga diawasi, ga sadar sendiri utk nurut peraturan.

Pun kalau diawasi, masih ada aja yg suka ngakal2in, nyari celah buat melanggar.

Kalau masyarakat kita sudah tinggi kesadaran hukumnya, hukum itu cukup sebagai tuntunan.  Karena tanpa harus diawasin pun, pasti dilaksanakan.

Faktanya begitu.  Masyarakat kita belum dewasa dalam bernegara.

Donny Rahardian:
Typical orang asia memang begitu, agar nurut dengan aturan selalu dibutuhkan " Fear "

Snipersiantar:
Dan untuk merubah itu begitu susahnya bung Tony.
Apalagi sekarang "diserang" oleh pemahaman-pemahaman yang (jangankan tidak mau mengikuti hukum) justru "lawan" itu hukum.
??? ??? ??? ???

Tony Gede:
Nah itu

zeffanya n zeevanka:
Bnr bgt  Om gede, contohnya saya klu kepepet razia lawan arah ??? ?????ampun pakpol

firman proindo:
Rakyat ingin segera merdeka dari covid tapi sebagian besar rakyat tidak mau divaksin karena masih ragu ragu. Ya gmn mau merdeka dari covid..

Snipersiantar:
Karena "merdeka" maunya seperti yang dikehendakinya bukan seperti yang diketahuinya (apalagi yang diketahui tidak ada.. ????).
  ??? ?????☕☕

Martabak Sweet:
Apakah jika tidak ada "polisi" semerta merta kita boleh membuang sampah sembarangan? Ke jalan, ke sungai, ke got, ke RUMAH TETANGGA, ke kantor kelurahan?

Bagi rakyat negara maju, jika mereka melanggar, walaupun tidak ketahuan, mereka akan merasa jadi orang kampungan.


YES!
Ambil saja contoh orang Jepang dan Negara Jepang. Mereka selalu berpikir apakah tindakan PRIBADI mereka, merugikan orang lain atau tidak. Dan itu sudah menjadi BUDAYA. Dan hal itu ditanamkan dari TK!

Apakah "kedewasaan" kita (Jendral dan beberapa penulis) kalah dengan anak TK di Jepang sana?

C Jon:
Maklum aja, baru 76 thn merdeka dgn 32 thn diperintah diktator feodal. Jadi masih mental inlander plus inferiority complex. Maunya dikit-dikit diatur paksa, diperiksa dan dirazia.
Kapan majunya? Entahlah. Apalagi dunia pendidikan sudah dirasuki faham khilafah yg terbelakang.

Tantra:
Dan hebatnya, negara-negara yang dijadikan contoh oleh Tuhan, bukan negara-negara yang rakyatnya mayoritas beragama Islam.



Semoga penulis senior ga salah paham. Nanti dikirain @erika pembela kafir.

Kabul Pudjiwidodo:
??? ??? ??? ???

Snipersiantar:
Mantap mba Erika..pemahaman ttg NEGARA kembali di-refresh dalam kapasitas sebagai wawasan /pengetahuan..tapi sebagai kenyataan itu memang masih jauh dan tidak mudah. Entah dimulai dari mana supaya wawasan itu bisa nyata..
??? ??? ??? ???

Erika:
ya namanya juga proses... kalau dari 270juta ada 50 juta yang sudah dewasa untuk bernegara, itu sudah sangat bagus... negara maju juga duluuuuuu, 400 tahun lalu...sama spt indonesia sekarang....

Snipersiantar:
Semoga..
??? ?????☕☕

Rasmehdi Amsari:
Tulisan bagus, untuk masyarakat yang mau belajar dewasa dalam bernegara. ????

sesat:
He He He.... Gua itu kena cegat lho di gerbang tol Cikupa. Terpaksa keluarin SIKM

HIR HODOK:
Kalimat terakhir layak disimak oleh siapapun, terutama mereka yang mabuk agama. Beberapa dekade lalu, di tempat kerja saya dua tiga orang rekan kerja wanita muslim sudah 'mengingatkan' teman-teman tentang model ideal negara beradab dan masyarakat yang peduli kesejahteraan orang lain justru terjadi di negara-negara kafir. Tapi tidak ada teman muslim yang lain yang peduli. Mereka mempunyai telinga tapi tidak mendengar; mereka mempunyai mata tapi tidak melihat.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Negara Kanak Kanak Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/negara-kanak-kanak-cdfzQWlmtd

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: