You Now Here »

Bela Palestina, Tapi Kenapa Harus Sweeping Di Toko Swalayan Di Pamekasan?  (Read 94 times - 67 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,365
  • Poin: 24.444
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Han:
Hahaha kalo mau sweeping ga usah jauh2 ke toko swalayan. Itu HP yang ada di tangan langsung dibuang aja. Sudah pasti ada teknologi Amerika dan Israel.

Jangankan Indonesia, negara lebih kuat seperti Amerika dan China aja juga saling bergantung satu sama lain. Kalo Amerika mau sweeping barang2 China atau sebaliknya, bisa dipastikan barang yang terjual ga sampe 10% dari yang ada sekarang. Boro2 kita yang masih serba impor.

gencnzn:
Sweeping kok dikawal??? harusnya kan langsung ditindak.

F545150:
Sweeping cuma alasannya aja... pdhl mau menjarah sembako buat dikirim ke palest dan buat kasi makan 4 bini di rumah...

Juan:
demo itu cuma kedok, akal bulus... intinya mah menyalurkan syahwat destruktif aja setelah dikekang selama Ramadhan...

........:
genetik rusuh ya sob

F545150:
Kadrun makin sakit jiwa dan kesetanan....

Wanda Bagus Sebastian:
Garpu-ra

Popeye:
Palestine dibela buat apa sih.. negara sendiri yang masih carut marut dan coba diperbaiki aja masih susah. Apa sesama agama hingga akal diabaikan. Jika demikian halnya yang merasa bela palestina berangkat saja ikut teroris Hama(s) memerangi israel... itupun kalau berani dan sanggup. Jangan ketenangan Indonesia dicampurkan yang bukan urusannya. Diluar negripun yang demo2 juga kebanyakan warga imigran timur tengah.
Mau boikot produk buang lebih dulu segala hp alat mandi dan masak karena itupun ada produk kafir dan israel walau secara tidak langsung.
Bodoh kok dipiara.

........:
SEIMAN dan kebetulan yg dizolimi ras DEWA mnrt kadrun! jd wajib bela
masa dewanya dibully yahudi ????

Kadal Gunung:
buat pencitraan, moga2 deket2 pilpres israel palestina perang lagi, gitu doa mereka

........:
wkwkwkw 2024 jangan jangan gaza dianeksasi total

Kadal Gunung:
amin

Muhammad Gandhi:
Polisi malah mengawal Sweeping yg merupakan pelanggaran hukum? Bravo POLRI kalo memang begitu. Baca berita sweeping mengelus dada. Baca dikawal TNI POLRI muntah darah. Kalo gak bisa menertibkan segelintir orang yg cuma ormas, bgmn mau mengamankan negara segede Indonesia bapak2 penegak hukum? Mestinya soft approach dilakukan tp kalo sudah gak bisa ya harus berani ambil hard approach, jadi kapok orang belajar untuk rasional. Diomongi ngeyel ya gebuk. Lain kali kalo diomongi pasti tdk ngeyel lagi.

........:
??? ??? ??? ??? udh tau kan ampe skrg indonesia ga maju?

........:
di foto
sebelah kiri ayyas (kanan nya tante baju merah)
sebelahnya lagi abu daeng!

cinick:
sekalian sweeping toko besi siapa tau ada clurit dan cangkul produk isroil

Eli Amba:
ga usah heran ... otaknya saja isi lumpur ... gimana bisa mikir...

Bangga Indonesia:
Stunting.

Kadal Gunung:
apa2an ini, mau ngerampok dengan kedok sweeping dan malah dilindungi polisi?

alvares osenna:
ini namanya rampok syari'i jadi halal

Lanina:
Blh di contoh nih, sweeping se nusantara di kawal polri tni. Bingung kan negara jd dodol?

Bapake Maria:
Coba kalau sukses beneran, apa tidak semakin songong tuh manusia. Kondisi miris saja arogannya minta ampun.

Mr.BIG:
Membela negara lain itu HANYA MODUS. Apa sih yg diberikan negara yg di bela ke kelompok mereka (pembela)?

enzo:
Demo hanya topeng. Yang jelas peserta demo rata-rata pengangguran.

firman proindo:
Uninstall wa,fb, YouTube karena itu produk yahudi

Parlindungan Panggabean:
Ini menjadi bukti bahwa wawasan dan integritas kebangsaan sebagian warga bukan hanya rendah, malah kecenderungannya radikal pro khilafah. Bibitnya sudah ada lama sekali, bahkan sebelum NKRI terbentuk. Pernah dibasmi, tetapi mendapat kesempatan untuk bangkit dan segar kembali pada periode kekuasaan siraja mangkrak. Dan sekarang oleh gerombolan 4C+ para penganut faham transnasional tsb dimanfaatkan untuk menggoyang pemerintahan Jokowi. Ormas HTI dan FPI memang sudah dibubarkan, tetapi mereka mendapat salurannya melalui partai PKS. Pengikutnya dibodohi dengan mengatakan bela Palestina sama dengan bela Islam. Mereka menutupi fakta bahwa lebih banyak warga Palestina yang beragama Kristen dibandingkan dengan yang di Israel, dan adalah lebih banyak warga Israel yang beragama Islam dibandingkan dengan jumlah penduduk di Gaza (Hamas). Dengan berlindung dibalik dalih toleransi kemanusiaan dan hak atas kemerdekaan, mereka menggalang dana untuk membantu Palestina (Hamas). Benarkah.? Jangan katakan yang tidak setuju adalah zionis Nusantara. Karena kemajuan suatu kaum tergantung kejernihan cara berfikir dalam menggunakan akal sehatnya. Kebodohan dan kebencian hanya membawa suatu kaum kedalam lobang kehancuran. Mau bukti.? Lihatlah negara2 di Asia Selatan dan sebagian di Afrika sana.
Semoga Jokowi sehat selalu dan kuat. Juga warga yang cinta NKRI tetaplah setia dengan Pancasila dan mensyukuri kodrat ke-bhinekaan.

Heru????EH:
Emg ga msk akal aksi super kebablasan begeto malah difasilitasi pengawalan, bukannya dicegah or dibubarkan!!

Ini salah satu faktor penghalang kita utk naik kelas jd negara maju...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bela Palestina, Tapi Kenapa Harus Sweeping Di Toko Swalayan Di Pamekasan? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/bela-palestina-tapi-kenapa-harus-sweeping-di-toko-LfVojg7Jgx

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: