You Now Here »

Keresahan Jokowi Tentang Ideologi Transnasional  (Read 119 times - 103 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,738
  • Poin: 24.817
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Keresahan Jokowi Tentang Ideologi Transnasional
« on: June 04, 2021, 08:49:27 AM »




iam hêylêl:
jejak khilafah paling jelas ya perang Padri saat imam bonjol membantai masyarakat batak,
sampai para tetua adat minta bantuan belanda untuk melawan imam bonjol

masyarakat batak menjadikan itu sejarah, mau diputarbalik spt apapun bahkan walau dengan gelar pahlawan tetap tidak akan bisa berubah.

Jadi sudah jelas jejak khilafah di indonesia sangat b4ngs4t

ahaha

Mikael Ulido's Sirait:
baru tau imam bonjol membantai orang batak! memang pernah imam bonjol ke tanah batak ya?

HA↑HA↑HA↑HA↑:
Banyak sejarah yang ditutupi.

iam hêylêl:
Demi mayoritas apapun hrs ditutupi dan pamer ketololan,  contoh menlu msh teriak penjajahan Israel di PBB, apalagi sejarah spt prg padri.. ahaha

HA↑HA↑HA↑HA↑:
Harus banyak baca buku karangan sejarawan yang objektif. Baik ya baik, buruk ya buruk, tidak ada yang ditutupi.

iam hêylêl:
Ya.  ekspansi ke tanah batak selatan 1816, lalu toba 1818-1820. Sisingamangaraja X  korbannya.    600 ribu org batak korban apalagi perempuan..tragedi genosida.

Mikael Ulido's Sirait:
apakah ini terjadi sudah masuk nommensen ya?

HA↑HA↑HA↑HA↑:
Ludwig Ingwer Nommensen? Dia baru berumur 3 tahun waktu Perang Padri berakhir (1837) dan baru datang ke Sumatra tahun 1862.

Mikael Ulido's Sirait:
jadi dimana bisa kita baca sejarah sebenarnya perang padri ini?

iam hêylêl:
Beli buku judulnya Tuanku Rao.  Intinya ada raja yg tewas, jadi pasti tidak dilupakan, soal jumlah korban, asal usul dst bs debat kusir, tapi jika melihat bangs4tnya ISIS memperlakukan musuh dan perempuan di masa modern ini, setidaknya kita bs dpt gambaran betapa ngerinya perang padri saat itu, krn tujuannya sama.

Mikael Ulido's Sirait:
mauliate

iam hêylêl:
Itu baru padri, belum Majapahit. Raden Patah (sultan demak) dg si sunan bonang. Khalifah terbukti memecah . Ahaha

«§»she's gone..out of my life? ???:
paderi --> kadrun pertama yg dijadikan pahlawan nasional?

bisakah menggugat status pahlawan bagi imam benjol?

HA↑HA↑HA↑HA↑:
Baca buku, kalau bisa lebih dari satu karena sejarawan biasanya selain menceritakan peristiwa juga menuliskan analisa. Bisa lihat daftar referensi atau pustaka di Wikipedia. Intinya jangan mengandalkan hanya satu referensi saja, karena bisa saja pengarangnya tidak obyektif.

Mikael Ulido's Sirait:
mauliate, terimakasih

HA↑HA↑HA↑HA↑:
Saya baru ingat kalau belajar sejarah Indonesia terutama masa penjajahan Belanda, ada baiknya menguasai bahasa Belanda (minimal bisa baca). Karena banyak catatan sejarah waktu masa itu dilakukan oleh orang-orang Belanda. Ini kata seorang sejarawan, beliau sengaja mempelajari bahasa Belanda dan sering mengunjungi perpustakaan (mayoritas buku berbahasa Belanda) Erasmus Huis (Pusat Kebudayaan Belanda) di Jakarta.

«§»she's gone..out of my life? ???:
justru perang paderi gagal menyerang belanda di aceh karena paderi dikalahkan oleh orang batak.

EastMan:
Kalo cuman khawatir, namun bertindaknya nanti, nanti dan nanti tggu waktu yg tepat!
Indonesia bakalan jadi the next Suriah, en negara" yg senasib, hancur berantakan

Mikael Ulido's Sirait:
berarti pulang kampung pun nanti susah ya!

Lone Wolf? ???:
Jangan-jangan kampungnya sudah lenyap....so sad!

Bodo Amattt:
saya pendukungmu pak Jokowi, tapi jangan ngemeng doang.. berantas dong sampe ke akar2nya

«§»she's gone..out of my life? ???:
yg dilakukan jokowi hanya sebatas wacana, gak ada bedanya dgn si pepo yg hanya bisa bilang "prihatin"
tidak ada tindakan nyata utk memberantas kadrun.
bahkan daerah² yg menjadi kantong kadrun semakin tidak tersentuh, contohnya : aceh, sumbar, banten, jabar, sulsel, ntb, dll.

Lone Wolf? ???:
Kalau soal resah banyak dari kita juga resah. Tapi presiden kan punya power dan perangkat untuk mengcounter ideologi transnasional tersebut, so please do something Mr: President!

«§»she's gone..out of my life? ???:
jokowi sama seperti pepo hanya bisa bilang "prihatin" kalo ngadepin kadrun

Glent Lim:
Gara2 pemerintah ga berani main keras spt China, pengkhianat2 antinasionalisme sulit diberantas, selain kaum khilapret jahanam, musuh negara sudah bertambah, kakum anarkis, antifa & sjw jahanam. Mrk harus dibantai demi negara, kaum nasionalis harus bangkit unk merahkan negara ini dgn darah mrk!

firman proindo:
Pemerintah saja lebih mendukung Palestina ketimbang bangsanya sendiri

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Keresahan Jokowi Tentang Ideologi Transnasional Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/keresahan-jokowi-tentang-ideologi-transnasional-buV6p5wMYo

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: