You Now Here »

Dicabutnya Ijin Investasi Industri Miras Kurangnya Keberpihakan Jokowi Pada Minoritas.  (Read 122 times - 123 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,738
  • Poin: 24.817
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




asriu:
jika investasi miras jalan sebenarnya pengwasannya jadi lebih mudah, pelanggarannya juga lebih enak untuk ditindak. produsennya yg pada umumnya bisnis kecil tentu lebih punya pilihan dalam penjualan dan tidak perlu kucing-kucingan dengan aparat. sudah rahasia umum kok aparat tahu bisnis kecil miras pusatnya dimana, cuma tidak terlalu ditindak karena masih paham cuma itu pilihannya dan selama penikmatnya tidak bikin rusuh semua baik-baik saja.

miras imo seperti prostitusi, nyata tapi kebanyakan malas untuk serius dalam penanganannya. imo menyedihkan.

Tony Gede:
Ada benarnya.  Cuma bedanya, prostitusi dilarang dlm semua agama? ??? ??? ?????

Dan klo emang kuatir dngn efek buruk miras, bisa dibatasi pada distribusinya.

Cuma boleh utk usia 21 ke atas, dijual cuma di tempat2 tertentu, cuma br keperluan tertentu sprti wisata, tmpt hiburan malam, upcr keagamaan, dsb.

asriu:
mungkin lebih tepat dibilang mirip wk3
kemiripannya sih cukup main larang dan tidak peduli dengan pencegahan hmm lebih tepatnya bersikap reaktif ketimbang preventif mungkin?
imo pendekatan atau landasan agama dalam kedua masalah tersebut sih tidak cukup.

saya cukup kaget ketika presiden mengeluarkan perpres investasi miras dan tidak begitu yakin akan bertahan lama, agak berharap semoga salah sayangnya benar saja ormas islam mendesak dibatalkan. lucunya bisnis besar seperti bir bintang seperti tidak berani diusik oleh organisasi yg sama. mungkin takut bernasib seperti masalah rokok.

untuk investasi miras kecil pernah ada kawan yg coba untuk membuat skala mirip umkm cuma kandas katanya sih tidak disetujui karena larangan miras.

Sita W:
Keren! Saya suka argumentasi di artikelnya Bung Tony ini...

Tony Gede:
Makasih mbak Sita.

Klo suka artikelnya, mohon dishare? ??? ??? ?????

Ulido Jaya:
udah kita bantu Share.....! besok2 di kirimi gelas birnya pak ya.....seperti mbak Erika Ebener.. bagi2 MUG

Jay:
Miras haram.....korupsi dgn dalil agama halal.....

Tony Gede:
Hahahaha? ??? ??? ?????

Garuda Di Dada ku:

(click to show)


Mas Gondrong:
https://media1.giphy.com/media/26AHMMqaIfauezBi8/giphy.gif


Ulido Jaya:
Weka3 Weka3, malu2 mau minum birnya juga

Mas Gondrong:
Hahaha....
Iya... beer dingin... mantap....

Ulido Jaya:
kita lihat dulu apakah warga DKI mendesak Anies menjual saham perusahaan Bir yang di DKI?

Mas Gondrong:

(click to show)


Tony Gede:
Pencabutan ijin investasi ini hanya berlaku utk investasi baru.

Tpi g berarti industri dan usaha yg udah ada dan berijin harus tutup.

rahmatika:
Setuju, sebenernya gakpapa industri begitu digalakkan. Kalau takut dampak negatifnya, ya regulasinya yg ditegakkan.

Mas Gondrong:
Dampak negative MABUK MINUMAN paling TEPAR, N'JENGKING, MUNTAH, PUSING...

Yang bahaya DAMPAK NEGATIVE MABUK AGAMA .....
NKRI terpecah... bendera merah putih diganti, PANCASILA ngga di akui...

Jadi INDUSTRI MINUMAN BER ALCOHOLS jelas jelas ngga ada masalah yg berdampak negative semestinya

Harangan Toras:
indutri ternak babi sekalian dibredel aja

Mas Gondrong:
Hahaha
Jangan dong..
Susah nnt kita cari babi kecap atau babi andaliman

Mas Gondrong:

(click to show)


Donny Rahardian:
Yang jadi masalah kedewasasaan budaya minuman keras di Indonesia itu telah lama hilang atau memang tidak ada,

Di sisi lain ada Kearifan Lokal yg tidak bisa dikembangkan,

Salah satu solusi dikembangkan oleh Putra Daerah tetapi tidak dijual lokal.

Tony Gede:
Soal beginian kan bisa diatur mengenai distribusinya.

Batasi hanya utk 21 tahun ke atas, cuma boleh dijual di tempat2 tertentu, dan hanya utk keperluan2 tertentu saja.

Ulido Jaya:
kepastian hukum, susah di indonesia ini, di AS jelas, putri Bill Clinton saja pernah di hukum karena minum bir blm cukup umur.
hukum kita hanya tajam sama minoritas saja.

Mas Gondrong:
Disini "MINUM" klo blom TEPAR blom BERES BERES minum nya....

Hahahahaha

Tony Gede:
Betul.

Sebenarnya aturan dalam Lampiran III Perpres 10/2021 itu udah paling pas.

Membatasi hanya pada wilayah2 yg mayoritas beragama lain.

Dan juga sbnrnya sesuai dngn UU Cipta Kerja, patuh pada hirarki perundang2an.

Juga kalau mau mencegah efek buruknya, aturan yg bsa diperkuat penegakannya adalah aturan distribusinya.

Batasi pada usia 21 tahun ke atas, dan hanya bisa dijual di tempat2 tertentu, utk keperluan2 terbatas saja.

rakyat biasa:
Kalo saya melihat sih lebih kearah  bisnis ..

Tony Gede:
Ya betul.

Kt punya produk2 kualitas ekspor. Yg saya yakin bakal digemari sama wisatawan maupun org2 di luar negeri.

Seperti sopi, tuak Bali, minuman brem, tuak nira, dll.

Korea aja punya soju, Jepang punya sake, kita g bisa ekspor apa2 gara2 kebanyakan ormas mabok agama.

FAUZi:
Faham kadrunism sudah makin mencengkeram negara ini

Negara ini kalau bisa bertahan 50 tahun lagi sudah merupakan keajaiban... (kecuali pem 'petrus' an kepada pentolan kadrun segera dilakukan)

Lone Wolf? ???:
Balik ke sebelum Pemerintah Hindia Belanda mempersatukan wilayah nusantara dimana dulunya terdiri dari puluhan kerajaan kecil yang berdiri sendiri.

Tony Gede:
Musti dilakukan secepatnya, kayaknya? ??? ??? ?????

Harangan Toras:
Miras seperti .....menghayalkan , liat bini orang
apalagi megang auto haram
halal ketika sudah diselangkangi....xixixiixi...alias mabuk plus

Mas Gondrong:
Hahahaha....
HALAL dan HARAM itu jadi ABU ABU

Ulido Jaya:
Contohnya Sopi, minuman beralkohol khas NTT, ataupun arak Bali.


mana TUAK dari Medan (Toba, Samosir dan lainnya)... Lissoi...Lissoi....Lissoi....Lissoi....inum ma tuak mi Lissoi...Lissoi.....! dorgukma....dorgukma....inum ma Tuakmi...Lissoi.

Mas Gondrong:
Pematang Siantar kayanya yg terbaik deh...

Ulido Jaya:
ha.....haaaa.....haaaa......ha...haa.....

Harangan Toras:
na mana....tuak on...Rp3ooo/gelas .....

Ulido Jaya:
hahahahahaah

Ulido Jaya:
satu dua sloki tidak apa2 lah diminum, karena minuman beralkohol itu berasal dari buah atau makanan berkualitas tinggi, kalau tidak berkualitas tidak berhasil menjadi beralkohol. jangan disamakan dengan Alkohol sintesis laboratorium (alkohol Apotek) jangan coba2 anda akan mati, karena Alkoholnya hasil dari pencampuran dari beberapa bahan kimia.

Tony Gede:
Alkohol sintetis itu klo g salah msih segolongan metanol.

Sedangkan yg aman utk dikonsumsi itu dri golongan etanol.

Cuman aja org kt kadang sedeng.  Dirasa kurang nendang, yg etanol kadar rendah ditambahin metanol, kyk spiritus.

Akibatnya, minimal bsa buta, atau mati.

Kolik2000:
Masalahnya, ini bertentangan dengan lagunya Roma Irama

Lone Wolf? ???:
Minoritas kecil pengaruhnya terhadap perolehan suara di tingkat nasional itu saja alasannya, Pancasila dan UUD 45 kalah sama tekanan mayoritas. Dalam hal ini Jokowi punya nilai minus dibandingkan Bung Karno dan Pak Harto...

Tony Gede:
Memang itu kelemahan dia dri periode 1.

Yah tiap rezim ada plus minusnya.

B-Over:
Yah bukannya memang melempem ya sama pihak yang punya pengikut banyak berotak dungu? Sampai sekarang pun pihak2 yang masuk penjara, kasusnya masih yang receh2

Tony Gede:
Sayangnya memang begitu.  Kelemahan yg saya perhatikan dri periode 1.

Han:
Cari aman, main aman. Diganti pembangunan infrastruktur, boleh?

Hung Wong Fei:
Bg Tony .... Masih ingat diskusi kita kemarin? Yg Bg Tony bahas inilah yg mengkhawatirkan. "Samar namun nyata". :))

Tony Gede:
Soal sertifikasi penceramah agama?

Hung Wong Fei:
Iyooo... Serupa tapi tak sama di mata sy

Tony Gede:
Napa gtu?

Hung Wong Fei:
Bukan negara islam, ndk apa2. Mirip2 negara islam, syukuri saja.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Dicabutnya Ijin Investasi Industri Miras Kurangnya Keberpihakan Jokowi Pada Minoritas. Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/dicabutnya-ijin-investasi-industri-miras-uaYCAoskN5

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: