You Now Here »

Saya Orang Madura, Ga Bisa Pura Pura Apalagi Ditekan  (Read 121 times - 124 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,746
  • Poin: 24.825
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Saya Orang Madura, Ga Bisa Pura Pura Apalagi Ditekan
« on: June 09, 2021, 04:25:20 PM »




Joid:
apakah ini bentuk dari kearifan lokal? namany covid-19 tidak kenal manusia dari turunan, kasta, jabatan, kekayaan ..

Saya yang bisa merasakan: anak saya terpapar covid-19 di dirawat sebulan lebih di RS Wisma Atlit.



Keponakan nakes di Mojokerto meninggaal terpapar covid-19. Teman dekat, kolega, keluarga, jamaah masjid, dan lain-lain .. sudah mendahaului akibat terpapar covid-19 ..

Marilah kita ingatkan masyarakat prokes kesehatan dan edukasi ke masyarakat tanpa ada primodialisme!! sebangsa dan setanah air .. adalah saudara kita ..

Mas Gondrong:
Saya blom bertemu dng putri saya sdh setahun lebih karena dia bertugas di RSD WISMA ATLIT.

Sedih
Bangga
Kesal
Khawatir
Semua campur campur...

Dia  mengingatkan saya bnyk  hal....terus semangat menjalani hari hari, OPTIMISTIC, dan JAGA KESEHATAN serta PROKES..

Bapak...
Mari kita jaga bersama keluarga kita terdekat dahulu, saling mengingatkan, dan terus SUPPORTED SATU SAMA LAIN.

Tuhan Allah Memberkati, RAHAYU....

Mas Gondrong:
DEMI KEMANUSIAAN dan LINGKUNGAN SEKITAR KITA pemerintah daerah khususnya JAWA TIMUR sdng bekerja utk MEMPERKECIL RESIKO ...

Pilihan kita cuman satu BE A REALISTIC.

Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Terus jaga diri kita sendiri dan keluarga terdekat yg kita cintai.

Tabik

Ndemik:
Bahwa banyak orang yang menghamburkan uang itu fakta, dan bahwa banyak penderita yg meninggal itu fakta yang lain. Tapi apakah dibenarkan hanya karena tidak kesukaan ada yg menghamburkan anggaran terus kita jadi balik melawan arah dengan menafikan bahaya yang ada. Tidak semua nakes menghamburkan uang, tapi banyak nakes yg meninggal akibat ngeyelnya masyarakat dalam menerapkan prokes. Banyak yg sudah berusaha melindungi diri, tp masih saja tertular oleh orang yg ngeyel. Bahkan sampai merenggut nyawanya.. apakah kita ttp memilih menggaungkan bahwa covid tidak berbahaya, bahaya hanya bagi orang tertentu saja, hingga banyak orang yg terprovokasi untuk abai menerapkan prokes. Apakah semua itu sepadan?

iam hêylêl:
Curhat... ?    Ahaha

Mas Gondrong:

(click to show)


Kabul Pudjiwidodo:
Sebenarnya tidak ada yang menjelekan bung Alif justru yang mengkritisi karena memberikan perhatian. Karena opini bung yang cenderung memprovokasi. Kalau bung merasa di daerah asal bung aman aman saja walaupun tanpa Prokes silahkan itu dilakukan dilingkungan sendiri. Itu semua karena watak yang ngeyel tapi memaksakan buat yang lain.

Rara Dayatri:
Jangan panggil bung Bapak, cukup panggil Lik saja karena umur ternyata tak bisa dibohongi, dia msh LABIL

Kabul Pudjiwidodo:
Perlu tambah jam terbang ya mbak ????

Kabul Pudjiwidodo:
Siap ??? ??? ??? ???

Muhammad Gandhi:
For some, death is unreal until it is too late when they see it,
Urusan berani mati itu urusan pribadi. Yg jadi masalah itu penularannya. Jelas menyangkut Publik. Ini masalah kepedulian sosial. Cuci tangan itu untuk melindungi diri sendiri. Sedangkan bermasker dan menjaga jarak bukan cuma masalah diri sendiri tapi juga orang lain.
Soal korupsi itu bukan alasan untuk kemudian  menentang prokes. Satpam yg tidur saat bertugas ya mesti diganti satpamnya bukan malah meniadakan pengamanan. Satpam overacting, ganti satpamnya. Jadi masalah bila bossnya tidak paham ttg serba-serbi pengamanan tp sok tahu. Lbh bermasalah bila boss itu adalah pilihan kita sendiri secara demokrasi. Misalkan warga DKI sdh memilih katakanlah seseorang bernama Anus sbg gubernur ternyata gak bisa kerja, maka itu konsekuensi pilihan warga DKI, walaupun akhirnya yg repot termasuk pemerintah pusat.

Donny Rahardian:
Ferguso oh Ferguso, loe emang lebay , daripada ngelebay di kampung ngarep jabatan gak di kasih2, mending loe ke Jakarta daftar jadi relawan covid 19 di wisma atlet.

Mas Gondrong:
Mungkin maksud penulis itu

Nichts anderes, dass ich wohl nicht erwarten und erwarteten mich....

Padahal...

Dein leben ist so gut wie deine denkweise.....

rcc bali:
opo kuwi lik? ora mudheng aku.

Rara Dayatri:
Kamu emang Jujur kacang ijo ya Lik Madura.. Mayo kita jadi kesukuan lagi saja, karna bagi kami Jawa Banyumas an sdh sejak jaman Kolonial terbiasa ditekan tekan, namun demi tegaknya NKRI tak harus ngeyel dg ngeles seolah paling GEDE NDASE, krn kami Suku Jawa yg terkenal blaka suta wes sega jangan ditekan2 hingga dibuang sampai Suriname, dan sebrp byk Suku Madura disana Lik, kamu byk baca lagi ya, kalo mau perang PAMOR ke suku an, menomorwahidkan kesukuan.. Kamu Belajarlah lagi dari Cakraningrat hg sampai Madura..

Kzl Gabut:
sob, mestinya ditambahin : "berapa orang yang tidak percaya tapi akhirnya kena dan meninggal ? hanya sedikit kan ?"

Firman Nugroho:
Perlu diselidiki lgi.. benar atau tdk kabar itu.
Jika memang hnya bisnis oknum2 ilmu aji mumpung,sikat aja.

Jgn koq hal begini dijadikan mainan dan di diamkan begitu saja.

Sesuai prosedur enggak..?
Tlng ditinjau ulang lagi.

Rana didjaja:
percayalah kita semua tidak ada yg tahu pasti apa itu kopit 19.ygtahu hanya pembuatnya makanya,semua manusia diseluruh dunia kalang kabut.berbagai pendapat ahli dan bukan ahli berseliwerwn,sekarang ngga ada orang yg sakit lain selain kopit 19,berpendapat,opinipun hanya dari paparan berita,situs online,  beda antara orang yg mengetahui cara membuat teh manis dgn orang yg sehari-harinya minum teh manis....ane dibarisan mas jendral...ahhh mudahhhh

W1R⊙:
Saya ingin tau saja boss.....kalau boss jadi presiden langkah langkah apa saja yang dilakukan berhubungan dengan cofid ini.....?

Debrodjo:
Si sob Aliff ini bukan tidak setuju dengan kebijakan presiden, tetapi menyoroti tentang penerapan di lapangan yang berlebihan dan tidak sesuai dengan instruksi presiden.

W1R⊙:
Ada bbrp teman yang ngeyel dengan cofid akirnya tularin ke orang tua dirumah berakibat fatal.....meninggal....akirnya hanya rasa bersalah yang dibawa sepanjang hidup.....ini realita yang ada.
Tapi juga memang ada yang mengail di air keruh untuk kepentingan pribadi.....tapi itu tidak membuat cofid tidak berbahaya.....

ivan:
katakanlah hitam kalau hitam, putih kalau putih, karena kebenaran itu relatif

mister:
Spti mmbca curhatan,,,,

........:
alif: Saya suku madura! ga bs ditekan
gw: ohhhhh! ????

Teha Sugiyo:
Amin. Bravo cak. Saya suka orang jujur.

Mblandyang:
malah curahan hati,.
gak perlu ngurusi orang" yg seperti km maksudkan cak,. biarkan saja mereka bergerilya dg opini dan kalimat" kerennya . . cb tambahkan susu di kopimu, sapa tau kan kau temukan citarasa yg lbh mempesona

inilah seleksi alam ttg perkopetan,.
maaf, bukan dr banyaknya korban yg meninggal
tapi dari bagaiman cara qt bersikap dan bersifat thdp perkopetan ini

Tony Gede:
Iwan Fals - Aku Bukan Pilihan
Johnny Iskandar - Aku Bukan Pengemis Cinta
Samson - Naluri Lelaki
Sule - Bola Salju

Rara Dayatri:
Ikut ketawa sbg bentuk satire ke yg ngrasa ya Lik.. haha

Tony Gede:
Hah?  Gmn mksudnya?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Saya Orang Madura, Ga Bisa Pura Pura Apalagi Ditekan Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/saya-orang-madura-ga-bisa-pura-pura-apalagi-tGyjoAUfgl

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: