You Now Here »

Uedan! Dibongkar PSI: Anies Belanja Software Rp 224,2 M! Kapokmu Kapan?  (Read 110 times - 114 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,746
  • Poin: 24.825
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Noval Adianto:
Omong kosong berjamaah , anggota DPRD minus PSI , hanya kumpulan manusia2  munafik ...diam melihat kejanggalan2  pengelolaan APBD....Gubernurnya tidak punya malu , anggota DPRDnya malu maluin ...kerjasama yang harmonis ...

Andy Wijaya:
Parah emang, pdi p koq gak ada suaranya ???

........:
kl duit si semua saling berbagi dan tutup mulut

harriz salim:
Hrsnya PDIP yg berani karena jd mayoritas ternyata ayam sayur juga

Noval Adianto:
Enggak ada suaranya ...??.Mereka tidur melungker kekenyangan....biasanya kalau sudah kenyang jadi malas , bahkan cenderung dungu ....

W1R⊙:
Anggota dewannya sudah ketiatan main nakal dari jaman ahok......jadi kalo sekarang banyak bocor bukan barang baru........

Heru????EH:
Kalau orang lain sih mungkin sudah merah padam mukanya karena malu. Tapi ingat, ini Anies ya. The one and only, gubernur rasa presiden katanya. Jadi urat malunya sudah putus ya? Belum tuntas soal anggaran hampir 1 triliun untuk Formula E diselesaikan. Eeh, ada lagi yang ketahuan.


Di kpl tuwan gabener, mgk uda gada lg konsepsi malu tsb. Uda lama ditendang jauh² ke laut...

Bgt kuat ambisi kekuasaan mengandaskan kemanusiaan sso...

Ambisi buta halalkan sgl cara!!

F545150:
Lho ? Bukannya Pembelian Software yg smart memang sangat di butuhkan khan buat orang yg tidak smart alias goblok spt dia dan taughe udang empek empek nya utk bekerja...

si memble:
Walau pake smart software, orangnya mah tetep aja, dah bawaan orok.

Lone Wolf? ???:
Covid cepat atau lambat akan berakhir dan seharusnya Pusat membantu dalam anggaran penanggulangannya sehingga tidak mengganggu APBD DKI.
Jakarta Smart City merupakan salah satu program utama Anies untuk menjadikan ibukota sebagai salah satu kota 100 terbaik didunia oleh karena itu segala hal yang menyangkut program ini tidak boleh tertunda. Sebagai seorang gubernur visioner Anies tidak setuju kalau krisis jangka pendek sampai menghalangi visi membawa Jakarta sebagai smart city.

........:
napa br bilangnya sekarang! dprd sama nya aj cari muka jg
kl protest di awal dong! ????
emg bener bener gila si wan abud! KPK pun mandul

W1R⊙:
Baca dulu opini baik baik.......dari pemerintah permintaan dananya tidak diperinci......digabung semua.......makanya dpr tidak detail......

Jay:
Bacot aj yg gede....DPRD DKI mandul.

WeleWeleAntiJoker:
enak bener di zaman sob wedan
enak bisa maen2 anggaran edan2 pakai segala jenis barang

zaman ahok kalah enak
(sarkas)

#? ??? ????:
Gabener pilihan umat mmng mantaf man. Makan tu ayat dan mayat

Wanda Bagus Sebastian:
Bukannya covid, malah software Jakarta Stupid City yang didahulukan.

Sita W:
Kapan ya mbak, si Anies ini 'diurus' oleh yang berwenang dengan benar-benar serius? Banyak tanda tanya untuk setiap besaran anggaran, tapi jawabannya selalu titik titik dan titik koma...hiks

B-Over:
Biar bisa diurus oleh yang berwenang, DPRD juga harus agak 'licik'. Jika sifatnya baru sampai pada tahap pengajuan pos anggaran, tidak perlu diramaikan terlebih dahulu. Biarkan saja sampai tereksekusi. Kalau memang memiliki potensi pelanggaran hukum, tidak hanya berharap pada BPK dan KPK kok. Kepolisian juga bisa masuk membuka kasus dari sisi pihak eksternal yang terlibat

Sita W:
??? ?????setuju

Ninanoor:
Musti sabar ya mbak, tahun depan udah selesai

Sita W:
Tahun depan rasanya luaaamaaa yaaa? ???

#? ??? ????:
Seudah itu  akan jd apakah anis? Kalo amin rais jd gelandangan. Anis jd??

Sita W:
Gentayangan? ???

kelapagading:
gentayangan bareng sama yg gak lolos tes..

Jesse Sihombing:
Mbak usul in donk  jangan kerja si Anies dan Riza di sisa jabatannya ini, biar makan gaji buta aja mahluk yg dua ini? ??? ??? ?????

Huget:
Bener mbak, biar tahu kalo rusak sekalian itu gimana rasanya

silabo hatung:
sepertinya rakyat sudah pada tingkat  setuju bangets bila dibarter dengan riziek. dia yang masuk wan jumbo dipersilakan keluar dari rutan. plus bonus munarman juga pasti masih banyak yang ok.. diizinkan membuat ormas dengan nama lain dan ad/art baru, terutama tak ada kata front. boleh diganti frent. frett tak bisa!

cinick:
DPRD DKI ini kerjanya apa, bisanya cuma mengkritisi APBD yg sdh sisahkan dan dijalankan. Seharusnya kl alokasi anggaran itu aneh dan tdk terlalu urgen coret sebelum disahkan

Muhammad Gandhi:
Menakjubkan sekali orang ini. Ajaib. Sama seperti penduduk DKI yg sdh menjadikannya gabener, sangat ajaib, memilih berdasarkan iman menggunakan ayat dan mayat. Berakhir dengan kenyataan yg sangat menyayat.

Kay Kayleigh:
Maaf penulis. Justru saya disini melihat bagaimana gubernur sangat punya skala prioritas dalam mengelola anggaran.
Di masa sebentar lagi tak menjabat, ya foya foya kan uang yg penting habis terserap dalam  bahasa pemprov. Berapa persen komisi, ato yang masuk kantong, berapa jatah buat DPR biar bisa meloloskan anggaran, kita kan ga tau. Yang penting apik ga ketara kalo korupsi.

B-Over:
Dalam dunia politik seperti di NKRI ini, yang bisa dan boleh 'bermain catur' tidak hanya presiden, tapi partai politik lewat anggotanya di legislatif dari DPR sampai DPRD juga bisa dan boleh sekali 'bermain catur'. Dalam situasi dan kondisi dimana para pihak perongrong negara sudah sangat masif bertebaran di segala sektor, kelihaian strategi 'bermain catur'  sangatlah penting sebagai strategi jangka panjang ke depannya.

Melihat pola penganggaran, penggunaan dan pelaporan APBD DKI kalau kita rangkum dari berbagai sumber, terlihat adanya penganggaran, penggunaan dan pelaporan APBD yang dirancang secara eksklusif oleh pemprov dki. Sering kita mendapat berita, bahwa penganggaran tidak dilakukan menggunakan e-budgeting lagi dan seringkali dalam rapat dengan DPRD, berkas pendukungnya diajukan disaat-saat akhir. Jika anggota DPRD terkait tidak memiliki skill layaknya seorang auditor dan tidak mempekerjakan staff khusus yang memiliki keterampilan seperti ini, sangat mungkin sekali kejanggalan2 nilai2 pos anggaran banyak yang tidak masuk akal. Sudah banyak penulis disini yang mengangkat tentang masalah ini, contohnya bagaimana anggota DPRD DKI dari fraksi PAN yang mengeluhkan hal2 tersebut sehingga anggota dewan jadi kehabisan waktu untuk melakukan kajian usulan anggaran.

Dalam kondisi psikologis warga DKI yang mayoritas memilih meninggalkan nalar dalam memilih pemimpin, ada baiknya DPRD DKI tidak mempersulit gabener dalam penggunaan anggaran. Begitu dana sudah dieksekusi, dan terindikasi kuat memiliki kejanggalan dan berpotensi adanya pelanggaran hukum, barulah dipertanyakan. Permainan catur seperti itulah yang saya lihat dimainkan oleh mayoritas anggota DPRD DKI.

Stevanes Ariffin:
Kpk mana...... kpk mana??

Jesse Sihombing:
Gileee beneeerrr ya, DPRD DKI dengan Pemprov DKI bekerja sama dan kerja bersama-sama , mantap lanjutkan makan tuh duit HARAM. Ingat karma dari semua warga dki karena kalian main-2 dengan uang rakyat.

Ndemik:
Kpk sepeninggal nopel sama aja kayaknya..belum ada gebrakan yg berarti. Udah banyak dari mulai aibon,tugu,trotoar smp software ini tp KPK ,tutup mata tutup telinga. Ga kayak waktu OTT galak bgt

iam hêylêl:
Kl Cuma sebatas bongkar... Lebih baik nyanyi lagu bongkar aja.. ahaha

W1R⊙:
Anius emang brilian........ga ada lawan......
Ilmunya tinggi banget.......semedi dimana ya?

Mr. Anonimus:
DKI Jakarta sebenarnya uangnya banyak, tapi dihambur-hamburkan untuk hal-hal yang tidak penting, saat butuh dana untuk hal yang penting malah meminta-minta... ini Gubernur beneran pintar apa dongok sih? Katanya punya gelar PhD... apa PhD-nya itu singkatan dari Pejabat Haus Duit...

Paijo:
Itu mah udah lazim di dunia ASN. Penyerapan anggaran, masa bodo covid, yg penting uang keluar.

EastMan:
Umumnya anggota DPRD DKI itu ga punya malu..... kerjanya cuman (NATO)
Udah ketahuan di awal" periode, oknum yg membocorkan dana siluman malah kena hukuman yg katanya melanggar kode etik anggota dewan!

si memble:
GIGO= garbage in garbage out, yg masuk sampah, gimana mo dapat hasil yg bagus?
Sekali lagi bravo buat jkt 58. ????

Dedi Kuswandi:
Pemimpin yg lemah akan berbagi kekuasaan dgn lembaga2 yg mengawasi, dgn para pendukung termasuk dgn para sponsornya. Akibat nya pemimpin tsb ngga bisa fokus kpd program2 utama. Ini terjadi secara jelas di dki.    Menjadi kewajiban dr masyarakat yg waras utk mencegah agar perilaku pemimpin lemah ini jangan sampai menyebar ke seluruh indonesia.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Uedan! Dibongkar PSI: Anies Belanja Software Rp 224,2 M! Kapokmu Kapan? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/uedan-dibongkar-psi-anies-belanja-software-rp-MStmMSda4Q

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: