You Now Here »

Covid Tidak Berbahaya Karena Kematian Di Indonesia 1,5 Juta Per Tahun? Eits, Nanti Dulu.  (Read 120 times - 117 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,768
  • Poin: 24.847
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




doodleramen:
Nah ane suka tulisan begini. Ada analisa dan kesimpulannya, juga menyertakan hitungannya. Angka-angkanya tidak muncul secara gaib.

Buat penulis lain, terutama yang suka pakai kata2 yang cocok di jamban, seperti tahi ngambang, dll. Contoh lah tulisan ini. Jangan pakai *tahi ngambang* untuk berargumen, karena itu akan membuat situ kelihatan seperti penulis kelas tahi ayam.

Gusti Yusuf:
Hahaha.... Sabar boss. Ini karena kebetulan saya dosen sih udah terbiasa begitu kalau nulis. Kebetulan juga punya akses ke data-data.

doodleramen:
Oh dosen toh, pantesan. Memang dari tulisan seseorang bisa kelihatan level edukasinya.

Gusti Yusuf:
Wih, makasih....kebetulan lagi mood aja nulis serius.

B-Over:
Harusnya angka kematian akibat kecelakaan lalin menurun drastis. Jadi artinya...
Pokoknya kalau baca data yang bener lah

Gusti Yusuf:
Betul...anda lebih jeli lagi dari saya, karena lalu lintas sepi maka kecelakaan lalu lintas menurun.

B-Over:
Hahaha... Om batman bisa aja. Udah lama ngga nulis, belakangan ini muncul bahasnya pencerahan copid terus. Politiknya kapan lagi, om batman?

Gusti Yusuf:
Males ah politik, serahkan ke ahlinya aja itu sih. Sekarang covid lagi urgent.

B-Over:
Semangat, om batman!

Sita W:
Cara membaca data? ??? ????, bagus ini mas Gusti! Semoga memacu kita semua untuk makin memahami data dan fakta. Buat saya pribadi, satu nyawa itu berharga! Tapi bila dijawab mati adalah takdir dan mati karena covid tidak ada apa-apanya dibanding kematian karena TBC misalnya...saya cuma bisa bilang...manusia punya hak untuk mengusahakan dirinya tetap hidup dan punya kewajiban tidak menyebabkan orang lain mati...

Gusti Yusuf:
Betul sekali

Donny Rahardian:
Inti nya Covid19 itu menurun kan Life Expectancy manusia sehat, dan menurunkan Survival Rate semua pengidap penyakit kronis.

Gusti Yusuf:
Nah, ini lebih tepat

Ki Mupeng 212:
Yes. Agree dg ulasan batman

Im robin hahhaha

Gusti Yusuf:
Hahahaha, kemana aja Bin?

Ndemik:
Nampol lgsg ke jidat kk pembina..
Gak usah bicara kematian lah, itu takdir.
Kita lihat covid ajalah, penyebarannya bagaimana,siapa saja yg diserang. Ga pilih pilih sob, siapa saja bisa kena. Jangam bicara covid lah ntar ada yg bilang semua di covidkan.. kita lihat saja yg bergejala batuk,pilek, demam, mual,muntah, pneumoni, dan d'dimer nya tinggi..

Gusti Yusuf:
mantappp

Dedi Setiadi:
Kayaknya lebih baik jika pak dosen menambahkan grafik di tulisan ini. Biar kita-kita yang susah bayangin angka bisa lebih gampang ngerti.

Gusti Yusuf:
Link nya ada grafiknya, susah euy nambah grafik disini

Laurent si Kucing Barbar:
Kalau saya pribadi sih berpendapat mungkin data covid yang sebenarnya, bisa jadi lebih besar karena mungkin ada yang tidak dilaporin.

Bukan bermaksud bikin panik tapi ya itulah kita, dan cuma bercermin dari kelakuan masyarakat kita. Terutama konspirator covid.

Buat saya konspirator itu ga pnya hati nurani sama sekali. Udah ada korban dan masih saja bilang propaganda. Kan bloon

Gusti Yusuf:
Betul, kayak fenomena gunung es. Saya pernah coba iseng membalikkan dari jumlah yang dimakamkan dengan protokol covid dibagi dengan 3%. Kan angka kematian covid disekitar 3% yah. Jadi seperti yg dilaporkan petugas pemakaman ke sebuah media, di Bandung ada 30 pemakaman menggunakan protokol covid. Nah tinggal 30 dibagi 3%....
Sementara saya lihat di data covid bdg, penambahan per hari di 100an. Tapi yah itu perkiraan kasar karena tiap wilayah angka kematian belum tentu 3%, bisa berbeda.

Yosef Kurniawan:
Yossha, mas Batman! Ayo buat artikel lagi untuk melawan para konspirator covid itu! Tenang aja artikelnya pasti saya ramein kok hahaha.

Gusti Yusuf:
Siiipppp

iam hêylêl:
ibarat berkata : kematian nasional itu 1,5 juta jiwa, sementara angka kematian (BOM) BUNUHDIRI itu hanya 60.582, gak signifikan.   Kalo gara gara rabies digigit anjing pasti panik.. Ahaha

Gusti Yusuf:
Hahahah.... betul

TR Kurniawan:
Lebih baik membandingkan  laporan Mortality rate 2020  dengan  2019 biar tahu jumlah kenaikan kematian .....

Gusti Yusuf:
Nah itu, belum nemu.....Saya jg bingung kenapa yg Jakarta berenti di bulan ke 4, persis sebelum pandemi.

reky:
Maaf Bang, sedikit menceritakan tentang Covid, apa Abang yakin data yg dikeluarkan RS 500an orang yg meninggal semuanya Covid?

Gusti Yusuf:
Alasan untuk gak yakin kenapa?

reky:
Maaf Bang? ??? , di kampung sudah seminggu 6 orang meninggal, 5 sudah tua, 1 minum racun, saya yakin kalau di Jakarta, pasti sudah Covid.

Gusti Yusuf:
Gimana bisa yakin kalau di Jkt pasti covid?

reky:
Banyak kejadian di daerah, bukan Covid tapi di covidkan.

Gusti Yusuf:
tau dari mana bukan covid? tes nya negatif? Trus dicatet gak? diteruskan ke data nasional gak?

D. Hartono:
Penyekatan jalan masuk DKI Jakarta dan jalan2 itu SALAH PERATURAN. Seharusnya justru pasar2 tradisionalbdan kampung yg harus diawasi pakai masker. Konsisi justru bajyak tidaknpakai masker di pasar dan kampung2. Resiko justru tinghi dan kacau

Gusti Yusuf:
Nah...betul

Sugi:
Duh Gusti, semoga anda nda kena sleding kakak pembina ya. LANJUTKEN!

Gusti Yusuf:
Santai, gak akan lah selama saya menggunakan data. Beda pendapat di Seword biasa lah, walaupun menurut saya udah gak perlu lagi beda opini karena faktanya yah seperti yg saya bilang di semua tulisan saya tentang pandemi ini.

Sugi:
Sip, sip, sip.

Jay:
Bkn rahasia lgi org yg panas demam pilek batuk penanganannya kok ala covid........gmna rmh sakit gk penuh sesak.

Yosef Kurniawan:
Ini namanya tindakan preventif sob, daripada menularkan ke lebih banyak orang kan lebih gawat.

Gusti Yusuf:
Emang gejala nya seperti itu....tau yg namanya gejala? Paham?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Covid Tidak Berbahaya Karena Kematian Di Indonesia 1,5 Juta Per Tahun? Eits, Nanti Dulu. Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/covid-tidak-berbahaya-karena-kematian-di-indonesia-8rB7OiECjF

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: