You Now Here »

Vaksin Berbayar, Pintu Masuk Setan ?  (Read 91 times - 65 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,769
  • Poin: 24.848
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Vaksin Berbayar, Pintu Masuk Setan ?
« on: July 16, 2021, 08:52:20 AM »




Arijanto Notorahardjo:
Saya setuju dengan Penulis mengenai hal ini. Anyway mereka yang punya uang mungkin sudah vaksin di Amerika Serikat sekalian jalan-jalan. Di Indonesia oknum itu selalu ada dan akan terus ada. Daripada membuat repot aparat keamanan dan membuat rakyat makin kesal, sebaiknya vaksin berbayar dibatalkan saja, kecuali dikoordinasikan melalui perusahaan seperti Vaksin Gotong Royong.

Lanina:
Betul, di Thailand sampai di buat kan pogram paket vaccine travel bagi yg berani bayar tiket penerbangan pp plus ongkos karantina, bisa di vaksin gratis di Amerika. Stlh vaksin pertama, mrk pesiar disana sembari menunggu jadwal vaksin yg kedua. Mendingan bayar bgt, mahal tp jelas….. drpd di pungli, di palak, blm lg vaksin nya di palsu kan di negeri sendiri.

Martabak Sweet:
Vaksin Gotong Royong juga tidak gratis, harus ada yang bayar. Coba terka siapa yang bayar?

Arijanto Notorahardjo:
Untuk vaksin gotong royong yang membayar adalah perusahaan yang ikut serta dalam program tersebut setahu saya. Saya tidak tahu bila ada pihak lain yang membayar.

Martabak Sweet:
Betul sekali.
Tidak ada vaksin yang gratis di Indonesia. Semuanya bayar. Tinggal yang bayar uang pajak kita atau perusahaan (untuk sementara ini). Dan bandarnya PEMERINTAH yang punya monopoli.

Yang atur harga? Harga beli pernah dibuka ke publik?

kesal, sebaiknya vaksin berbayar dibatalkan saja, kecuali dikoordinasikan melalui perusahaan seperti Vaksin Gotong Royong


Jadi kalau bicara kesal, perusahaan juga kesal sebenarnya. Tidak murah yang dibayar.

«§»​ ⓔⓝⓛⓘⓖⓗⓣⓜⓔⓝⓣ:
vaksin berbayar :
1. mungkin pemerintah sudah gak kuat mensubsidi vaksin gratis
2. aksi ambil untung (profit taking) dari pengusaha culas memanfaatkan pandemi.
3. upaya menciptakan segregasi sosial sehingga akan muncul kasta borjuis yg membeli vaksin berbayar dan kasta proletar yg hanya sanggup dgn vaksin gratis.
4. pemerintah ingin lepas tangan dari kewajibannya dalam melindungi rakyat, bangsa dan negara di dalam kondisi pandemi nasional.

Martabak Sweet:
Kok pengusaha culas.

Semua vaksin berasal dari biofarma. Lalu biofarma itu pengusaha culas? Bukankah itu BUMN?

«§»​ ⓔⓝⓛⓘⓖⓗⓣⓜⓔⓝⓣ:
akan ada banyak pihak yg ikut ambil untung ketika vaksin berbayar dikeluarkan biofarma.
lagipula, biofarma kan bisa dapat profit dari insentif pajak dari pemerintah.

Ulido Jaya:
SAYA KURANG SETUJU DENGAN POIN NO 4

«§»​ ⓔⓝⓛⓘⓖⓗⓣⓜⓔⓝⓣ:
pemerintah wajib melindungi keselamatan rakyat apalagi khususnya dalam masa pandemi, yaitu dgn memberi vaksin gratis.

dgn menerapkan vaksin berbayar maka pemerintah membebankan rakyat.

Martabak Sweet:
Vaksin itu tidak pernah gratis. Dibayar dengan uang pajak.
Yang terjadi saat dijual belikan adalah amplifikasi profit dan pengepulan profit ke pihak tertentu.

Martabak Sweet:
Penulis khawatir modus yang sama akan dimainkan oknum dalam progam vaksin gotong royong ini nanti. Kemarin di situs ini ada artikel soal oknum petugas penyuntik vaksin yang diduga hanya pura-pura menyuntikkan vaksin ke warga. Jika benar, lalu vaksin yang utuh itu nanti hendak dikemanakan? Bisa saja dijual bukan?


Perlu diluruskan beberapa hal.
1. Vaksin gotong royong tidak boleh diperjual belikan. Sekali lagi tidak boleh.
2. Nilep uang dari pembayaran jasa tenaga kesehatan, proyek juga berasal dari sini
3. Vaksin gotorong royong dan mandiri beda ya
4. Perlu diketahui, sumber vaksin gotong royong, mandiri, gratis sumbernya satu yaitu BIOFARMA. Kira kira mulai terlihat benang merah potensi sumber korupsi dimana? Bukan di gotong royongnya Bang.

Martabak Sweet:
Realitanya adalah JUMLAH VAKSIN TIDAK CUKUP DAN JADI OBYEK PROFIT (KIMIA FARMA JUALAN VAKSIN)

Seandainya yang menolak divaksin tidak menolak, bayangkan bakal ributnya seperti apa karena kekurangannya lebih teramplifikasi?

Apakah tidak memungkinkan justru ada yang punya kepentingan supaya ada yang menolak divaksin? Atau beritanya sengaja diamplifikasi seolah olah yang menolak sangat banyak?

firman proindo:
Orang2 covidiot Dikasih Gratis bilangnya konspirasi, giliran bayar malah ngomel.
Maunya apa coba?

Jay:
Bangsa yg tdk pernah belajar...jgn d bilang rakyatnya yg gak patuh atau gk disiplin. Org yg mau  d vaksin aj kadang d persulit oleh pemerintah setempat dgn alasan kuota sdh penuh dan harus pake surat domisili segala macam bagi warga pendatang. Ini program nasional bkn program bansos. Harusnya dgn cukup e KTP smua warga berhak d vaksin. Klo tdk mau ribet vaksin prabayar ini kan kembali lgi menjadi ajang bisnis lgi. Itulah watak NKRI tdk sama seperti org eropah pada umumnya.

zeffanya n zeevanka:
Kami sdh hampir nyerah dgn antrian vaksin gratis sepertinya ada oknum / antusias warga yg membludak. Vaksin berbayar ternyata ruar biasa muahal akhirnya minta tlg temen diselipkan nama kami utk vaksin gratis.

Dedi Kuswandi:
Saya tidak yakin bhw dgn adanya vaksin berbayar ini maka akan mengurangi vaksin gratis mengingat penerintah pun sangat membutuhkan agar 70% rakyat secepatnya di vaksin. Yg perlu disikapi secara sangat serius adalah banyak rakyat tidak bersedia di vaksin akibat terpengaruh oleh  berita2 negatif yg sengaja disebarkan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan politisi brengsek

Martabak Sweet:
Yang anda tidak yakin salah. Anda harusnya yakin.
Vaksin gratis dan vaksin tidak gratis memang asalnya bukan sama sama dari biofarma?

Vaksin poolnya sama

Lone Wolf? ???:
Business opportunity janganlah dibilang pintu masuk setan.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Vaksin Berbayar, Pintu Masuk Setan ? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/vaksin-berbayar-pintu-masuk-setan-yWE7dOWigt

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: