You Now Here »

Gandeng Cina, Taliban Masuk Kandang Buaya?  (Read 64 times - 110 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,769
  • Poin: 24.848
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Gandeng Cina, Taliban Masuk Kandang Buaya?
« on: August 22, 2021, 12:08:45 PM »




Donny Rahardian:
Amerika tidak kalah, korporasi nya msh akan beroperasi dengan aman dan nyaman di sektor2 SDA potential, begitu juga dengan senjata yg memang sengaja ditinggalkan.

Pasukan yg ditarik belum ada yg sampai Amerika, msh di Teluk Persia bersama dengan 5th Fleet dan 7th Fleet, artinya Amerika sanggup kuasai Kabul, dan Taliban tidak akan gegabah masuk Kabul kalau tidak ada perjanjian diantara kedua nya.

Hal seperti ini kurang lebih sama dengan apa yg terjadi di Indonesia tahun 1965, dimana Kudeta dilakukan dengan kekuatan Militer dari dalam dengan segala support, Intel, Senjata, dan dukungan Politik serta Ekonomi bila berhasil.

Cost nya akan lebih murah bagi amerika menggunakan tangan Taliban untuk melawan ISIS,AL Qaeda bahkan mengusik China karena berbatasan langsung.

Kalau Taliban macam2 dan keluar dari perjanjian, tinggal di gulingin lagi seperti Soeharto, toh msh ada Mujahiddin yg selalu siap perang.

Odank Sagala:
menarik, tapi valid g nih.... jangan jangan hanya opini

Tony Gede:
Kalo soal apa yg terjadi di Indonesia jaman kudeta 1965 dulu, valid.

Entah klo soal yg di teluk Persia? ???

iam hêylêl:
Amrik cm incar minyak, diluar minyak amrik rada kurang minat. Sptnya amrik sdh memetakan sumberdaya afganistan  dg hitungan mrk tdk menguntungkan, so cabut.. beda dg china apapun di kerjain wlw utg sdikit.. ahaha

Bagaz:
Kelakuan US agak mirip2 di Irak. Ssdh keberatan modal, pura2 minggat. Biar negara lain sj yg ekspansi.
Dn gk pake lama ikut nebeng sekutu gempur isis didikannya sendiri dgn alasan muridnya mli nakal dgn mnghalalkn menjarah, memperkosa dn membunuh warga setempat seenak udelnya sndr....

iam hêylêl:
Atau US malah bersepakat dg china, china dpt minyak si sadis afgan, US dpt pasar "rossa" china.
 Ahaha

Bagaz:
Yoi mereka fifty2 pecundangi manusia2 berpikiran purba kek gw hahaha...

Panda:
Menurut US foreign CPA, China adalah negara paling licik Di dunia.
Nah Amerika sendiri negara paling apa? Entah sdh berapa negara
"Di rusak" oleh Amerika setelah itu
Di "tinggal"
Emang China pernah "merusak" suatu negara???
Amrik lah negara paling sombong, kaya Tapi "bodoh"
20 th abis Hampir 1T dollar Di Afghanistan, apa yg didapat Amrik?

Lanina:
Refugees

Arijanto Notorahardjo:
Pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh industri senjata plus kemenangan politis bagi para senator disana.

Jay:
Kadrun onta gmna...?

W1R⊙:
Mungkin juga ini hanya strategi perang. Dengan ini semua pejuang akan muncul dipermukaan dalam pemerintahan jadi kebih mudah untuk diperangi......waktu juga akan menjelaskan nanti.
Kalo masalah cina ga bisa dibanding afganistan dan malasia.......diafganistan saudara sendiri saja dibunuh...  apalagi hanya orang kafir seperti cina yang kontrak kerja sama.......hal mudah untuk usir cina.....paman sam aja kabur menurut penulis......
Sebenarnya ini peluang bagus bagi JK untuk kerja sama usaha dengan afganistan......

Panda:
Lebih Cepat lebih baik
Chaplin brangkat ke Afghan

Johan Mulyadi T:
Dan ga usah balik

Dedi Kuswandi:
Kalau ahli perang di afganistan udah banyak, yg ngga ada dan yakin butuh adalah ahli tata kata utk komunikasi internasional. Di indonesia ada ahlinya yg ngga ada tandingan. Mungkin oleh pa JK bisa ditawarkan kpd pemimpin taliban....he.. he   he..

Firman Nugroho:
Mgkn kandang buaya lebih sedikit aman drpd kandang macan bung..

Smga begitu.

W1R⊙:
Buaya ga ada apa apanya kalo dibom......macan juga kabur ga kuat........

Lone Wolf? ???:
Mungkin JK bisa diangkat sebagai penasehat ekonomi Taliban dalam negosiasi dengan RRC,

doodleramen:
Salah satu negara yang paling sering dikerjain Cina dalam soal pendanaan adalah Malaysia. Fakta ini diakui oleh mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.

Sejelek-jeleknya China, ternyata Mahathir masih lebih milih bergabung dengan China daripada AS kalau disuruh memilih antara keduanya. ???? https://www.cnbc .com/2019/03/11/malaysias-mahathir-says-he-will-side-with-china-over-us-scmp.html

Kayanya penulis kebanyakan termakan oleh propaganda AS. Begini, China dan AS dua2nya bukan negara yang tidak pernah bikin dosa. Tapi dalam abad terakhir ini, dosa yang dilakukan AS itu jauh2 lebih banyak daripada China. Mike Pompeo saja mengakui sendiri bahwa mereka tidak segan berbohong, menipu dan mencuri. Itu sudah bagian dari tugas mereka: youtube .com/watch?v=6RmEsPE7iq0

Tony Gede:
Seenggaknya, Cina ga pernah mendalangi kudeta di Indonesia agar perusahaan2 mereka bisa menguasai sumber2 daya besar.

Amerika pernah, itu makanya Soekarno tersingkir, lantas perusahaan2 besar Amrik seperti Freeport, Chevron, Motorola dsb bisa masuk.  Melalui karpet merah yg disediakan Orba dlm UU penanaman modal asing.

Cina so far kalau mau masuk berinvestasi, ya melalui deal2 bisnis.

Munajat Munajat:
Nih penulis jgn2 termasuk kelompok yg suka teriak anti asing  .... anti aseng, pdhal bujin artikelnya pk merk asing n aseng jg

........:
ga bisa menyalahkan siapapun, krn amerika udh rugi banyak akibat perang it, menguasai afghan trnyata lbh besar pasak drpd tiang, udh dr zaman trump udh nemikirkan caranya gimana klr dr irak dan afghan! makanya sy tebak cepat atau lambat, amerika akan tarik pasukan lagi, salahkah? Ga, ya krn RUGI ngapain dipertahankan, seni berperang jg adalah seni dlm mengexploitasi
semua negara dimanapun akan cari untung ga ad namanya licik, kata licik hanya argumen dr pihak yg kalah bersaing dlm bisnis ????
tp tanpa kehadiran amerika yg diuntungkan mmg china russia iran! china si dpt proyek infrastruktur di sana, russia dpt pengaruh regional masalah pipa minyak, iran jg seneng krn proyek china russia tembus ke iran sampe suriah tersambung semua, apalagi kl irak ditinggal lagi ya udah wilayah it jd masuk pengaruh russia semua! makanya doktrin agama ga bermain di sini, tp lbh ke geopolitik doang! jd dampak ke indonesia disambungin ke ideologi taliban itu ga akan, krn mmg dr dl jg kita ud hdp dgn ideologi radikal mirip taliban di sini!

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Gandeng Cina, Taliban Masuk Kandang Buaya? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/gandeng-cina-taliban-masuk-kandang-buaya-gMI1VqIP2U

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: