You Now Here »

Saktinya Kepala BPOM, Bikin Vaksin Nusantara Terhambat  (Read 85 times - 33 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,769
  • Poin: 24.848
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Saktinya Kepala BPOM, Bikin Vaksin Nusantara Terhambat
« on: August 27, 2021, 12:41:55 PM »




Stefan:
Kalau mau informasi ini benar. Sebaiknya pecat orang yang menghambat karya anak bangsa.

Senopati:
Vaksin Nusantara diakui Dunia, dibeli Turki ? wk wk . . .
.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya tidak ada sumber yang kredibel bahwa dunia sudah menyetujui Vaksin Nusantara. Kemudian, jurnal yang dijadikan landasan pengembangan Vaksin Nusantara tersebut baru berupa hipotesa. Jurnal tersebut berisikan hipotesa terhadap kemungkinan terdapat efektivitas melawan Virus Corona, bukan jurnal yang melaporkan hasil penelitian.
.
Peneliti vaksin dan doktor di bidang Biokimia dan Biologi Molekuler di Universitas Adelaide Australia, dr. Ines Atmosukarto melalui Kompas menjelaskan bahwa jurnal yang sudah dipublikasi bukan berarti valid sepenuhnya dan tidak bisa dijadikan alasan suatu jurnal terpublikasi sebagai validasi mutlak. Ia juga menyatakan bahwa jurnal yang dijadikan acuan pengembangan Vaksin Nusantara tersebut bukan jurnal acuan untuk pelaporan penelitian vaksin, “Jadi sifatnya spekulatif tidak didukung pembuktian,” kata dr. Ines melalui Kompas.


Ref:
COVID19 go id : HOAX BUSTER "salah-akhirnya-dunia-setujui-vaksin-nusantara"
kominfo go id : "disinformasi-dunia-setujui-vaksin-nusantara"
KOMPAS "ahli-jurnal-vaksin-sel-dendritik-tidak-disertai-pembuktian"
CNN:  "satgas-klaim-vaksin-nusantara-dapat-pengakuan-dunia-hoaks"
.

Arijanto Notorahardjo:
Pecat saja Kepala BPOM yang menghambat vaksin nusantara. Kenapa dibiarkan terus berlarut?

Njoto:
Bagian dari sabotase agar covid tetap ada di Indonesia, untuk mengeruk keuntungan... ulah para mafia dan kaitannya dengan bohir

Buaya-kun:
karena duitnya nggak ada boss, kalo luar punya kan ada upetinya :D

Orang Bodo:
lihat saja,,,, bpom itu banyak diduduki org kelompok mana.....dan didukung oleh kelompok mana

Ndemik:
Bp*m & ID* 11-12 tingkahnya.. udah berapa kali dalan 1,5 th ini mereka berseberangan dg pemerintah. Trakir ivermectin tadinya bp*om ga ngasih ijin edar, ketika ET bikin lewat Indo akhirnya kluar juga ijin edar.. sumpek saya ama mereka.. sok-sokan banget. Paling ujungnya D juga..

si memble:
Di mancanegara, bobot gelar s3 seseorang dinilai dari prestasi dan banyaknya karya2 ilmiah/buku yg dihasilkan, disini sudah dianggap hebat kalo sudah selfie dgn buku sbg latar belakang. ????

Abdul Kahar:
widodo sp penulis seword kan mendukung bpom tuh, ngakunya punya data2nya..entah data dari dua pihak atau data dari bpom saja, soal kaidahnya beda yang dipersoalkan bpom..ya pasti beda karena vaksin nusantara ini baru yang pertama didunia yang mengunakan sel dendritik.
masa aktif vaksin benar 6 bulan, tapi kalau yang bersangkutan kena virus covid..antibodinya akan aktif lagi, karena sel memorinya masih punya rekaman data2 virus..dan sel memori bertahan puluhan tahun..

B-Over:
Jauh sebelum dr Terawan digeser dari posisinya di kemenkes, saya pribadi sudah mendengar desas desus yang berasal dari beberapa biro didalam kemenkes. Setelah akhirnya dr Terawan diganti, baru terlihat ada geliat lagi biro2 di kemenkes dalam menjalankan program yang saya ikut terlibat sebagai rekanan. Bisa saya simpulkan, dr Terawan sangat sangat tidak konsumtif mungkin terlalu irit bahkan. Namun ya itu panggilan jiwanya sebagai seorang dokter.

Pada akhirnya apapun itu di Indonesia ya, UUD

Jay:
BPOM kadrun..vaksin Nusantara karya anak minoritas.

Jesse Sihombing:
Waduh aku sudah mau bilang kek gini, tapi itulah kenyataannya di negeri ini.
Kalau kita masih berkutat dengan mayoritas dan minoritas pasti ind tidak akan bisa jadi negara maju.,,,sedih lihat oknum di negeri ini.

Stevanes Ariffin:
Sesuai dengan namanya, BPOM seharusnya mengatur makanan, obat atau vaksin yg sudah dan akan beredar, ga usah ikut campur dengan proses riset dan pengembangan....

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Saktinya Kepala BPOM, Bikin Vaksin Nusantara Terhambat Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/saktinya-kepala-bpom-bikin-vaksin-nusantara-1bmCcNbVsV

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: