You Now Here »

Bung Joni Dan Mas Budi Harus Tanggung Jawab Soal Bocornya Data User EHAC  (Read 56 times - 56 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,746
  • Poin: 24.825
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Arif Soetanto:
IT pemerintah Indonesia parah bgt memang. Masih kuno. Ibarat Processor masih single thread, padahal sekarang sdh 128 thread.
Liat saja spesifikasi lelang komputer. Setiap tahun itu itu aja.

rcc bali:
setuju, mesin pencarian data di dukcapil, harus memasukkan data yang dicari secara lengkap dan titik komanya harus persis, kalau nggak gitu dibilang data tidak ada atau tidak ditemukan, pdhal dengan aplikasi pecaharian sederhana saja dengan memasukkan sebagian kata yang dicari, sudah bisa dilakukan.

rcc bali:
ini menunjukkan manusia nggak sempurna, begitu juga bang joni dan kang budi ..............

Bobo Djowang:
Sistem kemanan Seword jelas lebih baik karena bikinan orang kafir wkwkwk

Manuel Mw:
Maaf Anda salah! Yang bikin sistem keamanan Seword adalah bintang iklan, coverboy yang juga merangkap sebagai salah satu pemegang kunci surga. Sebut saja Ahli Surga.

Dedi Setiadi:
Nunggu komentar penulis seword dengan inisial N, A, serta R tentang tulisan ini

Jay:
Paling cuma ngeles...

Buaya-kun:
ini contoh bikin sistem nggak mikirin skalabilitas, bikinnya aplikasi buat jualan online skala warung tapi dipake buat jualan skala tokopedia :D

Wanda Bagus Sebastian:
Kalau data bocor ini sampai ke tangan yang salah, bisa-bisa Anies Baswedan menang nih karena ada politisasi data, selain ayat dan mayat.
Rancu sekali σ( ̄、 ̄〃)

NightRouge:
Kebocoran data itu udah jadi masalah klasik  baik di web pemerintah maupun swasta. Akar masalahnya itu sebenarnya cuman satu, terlalu memandang remeh atau menyepelekan.

Pesen buatin website, yang penting asal jadi nggk dilihat gimana celah atau bug yang ada, bahkan kadang saking nyepelekannya ada lho website pemerintah daerah yang masih pakai domain gratisan blogspot(dot)com atau wordpress(dot)com.

Kerjasama sama dengan jasa bughunter nggk mau, bahkan klo ada bughunter yang nemu celah dan dikabarkan ke pemilik website responnya lama, bounty yang diberikan pun cuma sedikit dan nggk sepadan dengan risk severity-nya bahkan cuma dibalas "terimakasih" aja. Ya jangan heran kalau ada yang nemu celah nggk dilaporkan, tapi malah dieskploit sendiri dan hasilnya dijual di forum hack atau Darknet karena lebih menguntungkan.

Banyak data penduduk Indonesia yang dijual di forum dan darknet hingga sekarang. Tapi ya sayangnya bapak² di kementerian cuman bisa blokir doang, bukan memperbaiki masalahnya.

Badam Sinaga:
ini pentingnya menjalin kerjasama dg anak2 muda berkompeten di dunia IT, kementrian isinya bapack2 boomer semua

Leonidas:
bisa merujuk ke bank ke bandara ke dexacorn unicorn startup kan teknologi performance dan securitynya udah standard dunia

Yosef Kurniawan:
Yah sebenernya ga heran sih, aplikasi pemerintah biasanya terlalu kuno, banyak fungsi yang cuman tulisan doang, fungsinya tidak jalan sesuai tulisannya. Dan yang lucu kan ini tiap kementerian jalan sendiri-sendiri, Kemenkes bikin Ehac, masa sih ga ada mikir-mikirnya gitu libatin kemenkominfo? Dan yang paling naas, ada ketentuan tidak ada pertanggungjawaban kebocoran data. Ya kalau aplikasi abal-abal buatan anak magang sih gak apa-apa, tapi ini kan aplikasi yang harus dipakai kalau bepergian di Indonesia, datanya banyak dan valid, lengkap sampai foto. Terus aplikasi ini kan dibikin pakai dana APBN, ada duit rakyat juga di situ. Masa kita gak boleh sih nuntut data kita harus aman? Kalau misalnya ketentuan kebocoran data ini ada karena pemerintah PD kemampuan pengamanan digitalnya gak akan bisa dijebol sih bagus, tapi kan ini sebaliknya. Maintenance dan keamanan siber kita jelek, tau kayak gitu bikin ketentuan gak boleh protes kalau data bocor!  Ini sih kelihatan tidak ada itikad baik untuk perlindungan data dari negara sendiri.

firman proindo:
Tenang nanti paling Menkominfo lapor ke polisi. ????

Roy Hidayat:
Pimpinan wajib tanggung jawab kalau masih punya hati nurani

F545150:
Jon en mas bud (jembud)

Pak Budi:
Dasar otak cuan, gak mikirin safety n security.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bung Joni Dan Mas Budi Harus Tanggung Jawab Soal Bocornya Data User EHAC Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/bung-joni-dan-mas-budi-harus-tanggung-jawab-soal-57u90DgaiD

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: