You Now Here »

Enak Aja, Seorang Pria Tantang Pemerintah Beri 10 Miliar Kalau Paksa Vaksin  (Read 100 times - 71 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,875
  • Poin: 24.954
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Panda:
Orang spt ini perlu Di Tangkap

larick irenk:
Weh ada kadrun juga disono ya, tuh daerah sulut kan pasti "torang semua basodara", jangan jangan ada kadrun dari Jawa yg nyusup kesono.
Liat klo daerah seperti Sulut, ada sperti itu, bisa jadi ada kadrun lagi bikin program keliling nusantara, bikin rusuh aja.

cinick:
catat nama dan alamatnya, kl sakit jangan dilayani termasuk pemakamannya

Arif Soetanto:
Kalau vaksin sdh tidak gratis lagi, bakal nangis guling guling

Bobo Djowang:
Tangkap, penjarakan, no materai.

Mr. Anonimus:
Globalis tidak perduli nyawa manusia, karena tujuan mereka memang ingin mengurangi populasi dunia... namun mereka menyempatkan juga cari cuan... jualan vaksin. Kalau vaksin ga ada manfaatnya, ga mungkin dagangan globalis akan laku... Bagi yang ga mau di-vaksin silahkan saja, toh semua manusia  pada akhirnya akan mati, cuman siapa yang mau duluan aja... saya mah mau di-vaksin, toh ditanggung biayanya sama negara... dan saya bersyukur punya Presiden yang masih punya hati nurani membebaskan biaya vaksin bagi rakyatnya.

septian rc:
i told you the truth : covid is real, vaksin is suck and stupid. yang mati karena vaksin ada, tapi yang sehat dan tidak kena covid karena divaksin itu tidak ada sampai detik ini. semua berkilah vaksin itu membuat imun tubuh kuat jika kena covid.. kata siapa? kajiannya mana? jurnalnya mana? oleh siapa? jawabannya semua itu = NO ANSWER. bahkan BPOM pun ditantang utk mengeluarkan itu, mereka tidak dapat dokumennya dari yang bikin vaksin tsb,, tapi lucunya BPOM mempertanyakan itu semua ketika vaksin nusantara dibuat dan dikeluarkan. JANCOEKS!
Vaksin menjadi keharusan karena bisnis, bukan murni kesehatan. BODOH lah orang yang bilang : biar ga menularkan orang lain maka kita harus mencegah diri kita sendiri demi orang lain.

Blokh! yang uda vaksin pun masih bisa kena covid, dan memungkinkan juga utk menularkan orang sampe meninggal karena covid itu. lalu kenapa yang blm vaksin di judge seolah manusia haram dan penyakitan? BODOH lagi kan

kalian percaya vaksin itu bagus bla bla bla,, karena yang ngomong dari dokter (doksat kalo saya sebut)... coba yang ngomong tukang sayur atau sopir, kalian ketawain... karena bodoh lah maka gampang dipengaruhi... karena bodohlah, maka seorang yang berprofesi dokter pun dipercaya telan mentah2 kata2nya.. (ustad kadrun contohnya, cukup berpeci jenggot dan dasteran sambil ngomong arab, uda dijudge kyai ustad habib.. padahal dalemnya setan dajjal) BODOH 3 deh

Mayoritas orang pada vaksin karena membutuhkan sertifikatnya, yah karena dipaksa.. untuk syarat bikin itu, masuk ke sana, beli ini...  Dan ini melanggar HAM sebenarnya, tapi yang dibilangin kyk gitu malah ngeyel :
- tapi kan lu juga melanggar HAM karena lu menyebarkan penyakit karena blm vaksin, makanya divaksin.. blokh! balik lagi ke atas : "yang uda vaksin masih bisa kena covid dan menularkan"
- tapi kan efek menularkannya ga separah sama yang belum di vaksin..,, tapi kan badan jadi lebih tahan setidaknya kalo lu terpapar covid.... blokh! balik keatas lagi : "Mana penelitian formalnya?" lu cuma katanya katanya. suru makan tanah kalo dokter bilang menyehatkan juga percaya aja kali ah..

Gs:
Siapa bilang vaksin pasti melindungi 100%, seingat saya tidak ada peneliti yg mengatakan begitu.
Sebagai contoh, SINOVAC, efikasi 65%, berarti dari 100 orang yg divaksin 65 orang akan terbentuk antibody dan 35% akan tidak terbentuk antibody.

Siapa bilang orang yang sudah terbentuk antibody tidak bisa terpapar bahkan sakit.
Orang yg sudah divaksin masih bisa terpapar kuman yg divaksin.
Seperti contoh dengan vaksin yg sudah lama (tetanus), orang terluka, lukanya bisa saja terpapar Cl. tetani tapi tidak menjadi sakit kerena sudah memiliki antibody terhadap Cl. Tetani (terutama yg sudah dapat 5x vaksin tetanus (bisa DPT, DT atau TT).

Begitu juga dg vaksin sar-cov2, buat yg terbentuk antibody (selluler dan humoral) tetap bisa terpapar dan TIDAK SAKIT kerena antibody yang memadai (tapi bisa menularkan) atau SAKIT RINGAN/SEDANG kerena jumlah antibody tidak cukup banyak tapi mempunyai cetakan untuk produksi antibody (sudah punya cetakan).
Tapi yg tidak terbentuk antibody (yg 35% tadi PINTER) bisa SAKIT BERAT.
Yang sudah kena covid19 saja masih bisa terkena lagi PINTER (artinya vaksinasi aktif saja tidak 100% menjamin terbentuk antibody yg adekuat).

Segini sajalah dulu, kerena ini saja pasti sulit dipahami orang PINPINBO seperti di atas.

septian rc:
Memakai teori anda seperti itu, artinya yang sudah divaksin dan belum divaksin itu mempunyai kadar virus maupun antivirus yang sama. Ini ada kajian jurnalnya dari Public Health England.

Masalahnya yg saya kemukakan itu adalah : yang sudah divaksin itu masih parno sama yang belum divaksin, dan yang sudah divaksin masih harus tes PCR ato antigen lagi.. lalu apa gunanya faksin?

Anda bicara antibodi? Tanpa harus disuntik, banyak Sekali makanan dan asupan alam untuk memperkuat antibodi kita. Masalahnya, ilmu alamiah itu ga diberikan sama doksat2 mafia brengsek. Pengennya orang itu sembuh dengan obat.

Gs:
Yang sudah divaksin bisa TERPAPAR oleh virus, bisa jadi OTG dan ini menjadi carrier virus.
Gunanya vaksin untuk memperkecil kemungkinan sakit, sama seperti vaksin DPT, BCG, POLIO, CAMPAK dll.

Makan bergizi seimbang bisa memperkuat daya tahan tubuh BETUL, tapi membentuk ANTIBODY  tidak kerena antibody baru terbentuk setelah ada antigen masuk tubuh.

Emangnya bisa terbentuk antibody terhadap tbc, tetanus, diptheri, pertusis, poliomylitis, campak hanya dengan makan yg bergizi seimbang saja kalau tidak di vaksinasi atau pernah terinfeksi dan sembuh?

Public Health England, judulnya apa ya? ??? ??? ??? ??? ????
Britania Raya penduduknya sudah divaksin lebih dari 50% sebelum piala Eropa, dan setelah piala Eropa terjadi lonjakan kasus dengan kebanyakan gejala ringan serta angka kematian "sangat rendah".

Mudah2an anda sekeluarga bisa membentuk antibody dgn ilmu alamiah anda dan konsisten tidak perlu juga vaksin lain seperti BCG, DPT, POLIO, CAMPAK dst.

septian rc:
vaksin DPT, BCG, POLIO, CAMPAK dll itu sudah ada jurnal dan penelitian ilmiahnya boss. Dan diakui oleh semua dokter kalangan manapun. Vaksin copid buatan mafia ini mana penelitiannya, mana jurnalnya? Bisa bawa ke saya sumbernya? Bukan katanya katanya si dokter ini dari dokter ini yang katanya yah..

BPOM aja diminta keluarin dokumen itu, dia ga bisa ngasi kok.. tapi maen terima2 aja itu fuksin mafia.. yah bisnis boss..

Lalu anda bilang fuksin copid guna memperkecil kemungkinan penyakit? Lah hasil CT scan dari alat tes PCR antara yg blm vaksin sama yg Uda kena vaksin itu sama kok saat terkena covid. Datanya ada. Tapi ga dishare. Kalo dishare malu donk mereka yg promosikan fuksin mafia ini.. wkwkwkwk..

Lalu soal Britania sudah difuksin 50% lebih sehingga memperkecil kemungkinan parah sampe meninggalnya berkat di fuksin? Karena ini statistik, boleh donk saya bilang juga : bisa dengan probabilitas yang sama, akan ada kemungkinan sedikit yg meninggal kalo mereka tidak divaksin. Ya donk.. apa ada data yg mengatakan jumlah populasi yg blm divaksin meninggalnya sekian, lalu populasi yg uda divaksin meninggalnya sekian? Ga ada boss.. jadi sah2 aja saya mengklaim "tanpa divaksin pun ketika kena copid, yg meninggal bisa kecil juga"

Intinya gunanya fuksin itu cuma bisnis saja saat ini. Membodohi orang2 seperti anda ini yang terlalu polos dan lugu.. coba baca dan cari jurnal2 dari luaran, jgn ngandelin jurnal dari dokter sini, karena ga mampu.. sebelum baca, saya sortir kok mana penelitian yg HOAX dan bukan. Jadi yg saya sampaikan itu bisa diadu kebenarannya kalo emang berani ada yg mo debatin..

Gs:
Vaksin astraZeneca, pembuatnya melepaskan hak paten untuk kebutuhan orang banyak.

Justru kerena vaksin COVID-19 masih baru sehingga akan terus diteliti sampai mendapatkan vaksin yang efektif.

Ya samalah, virusnya saja sama. Emangnya yg belum divaksin dgn yg udah divaksin terpapar virus yg berbeda.
Pintar kok dipelihara.

Saya baca jurnal2 JAMA, Lancet, CDC, WHO dll serta saya juga tidak merasa dibodohi.
Coba googling saja, spt artikel dari lancet:
"Safety and efficacy of the ChAdOx1 nCoV-19 vaccine (AZD1222) against SARS-CoV-2: an interim analysis of four randomised controlled trials in Brazil, South Africa, and the UK".

Masih banyak lagi jurnal lain, tapi cari sendirilah Mr. Pintar.

Johan Mulyadi T:
Waktu memprovokasi dia pakai masker ngga? Mau nyaingin Jerinx kali?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Enak Aja, Seorang Pria Tantang Pemerintah Beri 10 Miliar Kalau Paksa Vaksin Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/enak-aja-seorang-pria-tantang-pemerintah-beri-10-7I4XVgzyde

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: