You Now Here »

Adakah Potensi Korup, Dzolim Serta Kebodohan Di Proyek Aplikasi Peduli Lindungi?  (Read 69 times - 80 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,769
  • Poin: 24.848
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




iam hêylêl:
itu aplikasi bagus kok, cuma tidak mengira akan ada "bugsat"  dari kelurahan yang jadi maling.
semoga bisa di cari jalan keluarnya untuk mengatasi "bugsat".

ahaha

........:
hati hati ad sobat Johnny

Aji Soko Santoso:
Setuju dengan tulisan Anda.

cak anton:
Halo dok...semoga sehat selalu....

Lone Wolf? ???:
Aplikasi dibuat secara cepat dalam keadaan darurat maka wajar terdapat kekurangan yang penting sekarang sudah dilakukan perbaikan agar kedapannya tidak lagi terjadi kebocoran data. Tidak perlu menyalahkan siapa-siapa karena aplikasi ini merupakan kerja sama banyak pihak .

cak anton:
Bukan kebocoran, itu pintunya dibuka lebar....salah desain, gak perlu hacker atau cracker, orang awam dari desa seperti saya saja bisa menjual sertifikat vaksin palsu kalau caranya begitu..Ini bukan soal menyalahkan, tetapi itu seperti bukti ego sektoral kementerian yang harus disadari lalu dibenahi....

Seharusnya makin banyak yang ngurus, makin baik dan itu membantu dikala mendesak....Yang penting baik secara komunikasi, berbagi tugas serta konsolidasinya akhirnya....

Jika saya yang rakyat jelata bukan siapa-siapa, gak kerja sebagai tenaga ahli di bidang itu saja bisa membuat list, seharusnya orang-orang hebat dan para tenaga ahli di kementerian itu bisa melakukan lebih...Tapi masalahnya, mereka mau atau tidak....

Lone Wolf? ???:
Mau tapi tidak sempat karena banyak kesibukan.

cak anton:
Ini dibuat karena dianggap penting...jadi harusnya diberlakukan skala prioritas dong...

Semarsays:
Yg paling bertanggung jawab adlh pemberi proyek??
Jokowi itu pemberi proyek pada para menterinya dlm bentuk tugas dan kewenangan dan anggaran, lalu jika menteri2 nya itu korupsi maka Jokowi yg paling bertanggung jawab dong, jika itu logika berpikir yg dipakai, maka harusnya saat juliari dan edhi prabowo di sidang maka jokowi pun harus disidang krn dia pemberi proyek pd mereka
Jokowi kasih proyek dlm bentuk tugas, kewenangan dan anggaran pada polri dan kemenag utk ngatasin radikalisme dan intoleransi, faktanya 2 hari lalu terjadi pembakaran mesjid ahmadiyah, kl logika anda yg dipakai maka jokowi sbg pemberi proyek itu dong yg paling bertanggungjawab dan bersalah
Org yg berpikir nalar sehat akan selalu mendudukkan suatu soalan pada tempatnya bukan memaksakan kemauan atau cara berpikirnya, yg salah ya harus di kasi sanksi tapi yg tidak salah tidak patut utk dihakimi dengan membabibuta
Org yg berpikir nalar sehat bisa menilai, JGP sdh dgn sangat santainya ngomong tanya sm kemenkes, artinya ini bukan proyek kominfo, sebaliknya menkes budhi yg sangat sibuk klarifikasi sampai minta maaf segala dan berjanji akan memperbaiki aplikasi itu ( ada di media2 beritanya ) dari sini saja sudah kelihatan dan terbaca jelas situasi yg benar itu kayak apa
Siapa yg merasa bersalah sudah terlihat sekali di situ

cak anton:
Siap...Terima kasih untuk koreksi...tapi izinkan saya untuk menjelaskan yang saya maksud agar tidak salah paham.....Maksud pimpro di sini adalah orang lapangan yang menjadi tenaga ahli dari kementerian terkait, saya paham, menteri hingga kepala lembaga seperti BSSN itu diplot dalam jabatan bukan berarti paham terkait hal teknis, tetapi terkait kepemimpinan yang meliputi berbagai hal dari kepentingan politik dan sebagainya...Dan itu bisa dipahami...

Kalau seumpama anda bilang Presiden yang bertanggung jawab sebenarnya itu menjadikan segalanya mudah, tinggal pecat aja menterinya...Tapi kan maksudnya bukan begitu...Jadi jangan emosi dulu, di sini saya gak menyebutkan nama Menteri yang anda bela, karena yang saya kritisi bukan menterinya...Tapi pimpro dan orang-orang teknis hingga konsultan untuk project itu....

Kalau itu benar bukan proyek kominfo, Kesalahan kominfo itu mau nama atau identitasnya digunakan sebagai pemilik resmi di aplikasi yang tertera pada playstore...Ini pun sudah  mengajarkan ketidak perdulian terhadap pentingnya sebuah data....Contoh sederhananya begini, saya pinjam nama plus identitas anda untuk pinjam di bank, uangnya untuk saya...Kalau saya nunggak nyicil, maka nama anda yang tercoreng di perbankan, bukan saya....Itulah pentingnya sebuah data....


Tulisan saya bukan mengahakimi atau meminta menteri yang anda bela untuk dipecat...tetapi memberi masukan hal teknis sederhana yang seharusnya dipahami oleh si pimpro yang ditunjuk oleh menteri siapappun itu entah kominfo, BUMN atau Kemenkes...Begitu sob..

Semarsays:
Sy tidak dan bukan membela si mentri om, sy mah nggak pernah dan gak sudi jd fans boy JGP, sy msh normal kok om jd nggak mungkin mengidolakan cowok tua berkumis, kl amanda mannopo atau enzy storia sih masih bisa lah di masukkin daftar idola bagi sy
Anda berkali2 bilang sy membela mantri itu, sy tidak bela dia, sy hny mendudukkan suatu soalan pd tempatnya sesuai dgn fakta2 yg ada,
Ini kl mau fakta lain, Risma itu mensos, lalu kalo data penerima bansos bermasalah apa dia yg harus tanggung jawab dan mundur? Sm halnya dgn kasus jokowi dan mantrinya yg korupsi
Org2 penulis seword pd teriak2 JGP harus mundur dan malu pdhl belum tentu dia yg salah, kl cara berpikir seperti itu yg terus2an disampaikan ke publik mk jokowi dan risma pun harus malu dan mundur
Harusnya kan cari tahu dulu siapa yg salah baru "gebukin " rame2
Tidak juga mengarah sepenuhnya ke tulisan om penulis sih, cuma sebal aj liat kelakuan org2 itu, lom apa2 udah maen nyuruh mundur, udah nyuruh malu
JGP dan jajaran kominfo tetap ada salah dan kurang, yg jelas mereka kurang teliti atau terlalu percaya dgn rekan sesama instansi jd gak di cek ricek lg isi aplikasi tsb, ttp seperti yg om tulis dlm tulisan itu, beban kesalahan itu ada pd org yg memutuskan utk menampilkan data pribadi org2 scr bgt terbuka ( mungkin inilah pimpro yg om penulis maksud )

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Adakah Potensi Korup, Dzolim Serta Kebodohan Di Proyek Aplikasi Peduli Lindungi? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/adakah-potensi-korup-dzolim-serta-kebodohan-di-Y6Yhjib6bD

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: