You Now Here »

Anehnya Relawan Ganjar, Berharap Dapat Rekom Bu Mega, Tapi Nyerang Anaknya  (Read 74 times - 42 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 24,872
  • Poin: 24.951
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Teras Samping:
Bagi saya, kedua2nya lebay. Puan lebay karena sampai mengecualikan Ganjar dlm rapat di Jateng dulu, dan pasang baliho. Ganjar, relawannya yang lebay.

Saya kira Ganjar didukung karena dianggap paling "mending" dari calon2 populer lainnya. Prestasinya  hanya lumayan, sangat jauh dibandingkan dengan Jokowi.

Saat ini, yang prestasi dan style-nya agak mirip Jokowi adalah Risma. Suka kerja, gaya bicaranya sederhana dari hati dan tidak pakai bahasa menara gading, visioner, dan cintanya untuk rakyat. Saya ga bilang soal elektabilitas saat ini tapi. Tahun 2011, elektabilitas Jokowi untuk presiden mungkin masih nol.

Stevanes Ariffin:
Masalahnya Bu Risma itu wanita. Sangat rentan jadi sasaran politik ayat/mayat sob....

Debrodjo:
Memang aneh, gerakan seperti itu bukan demi Indonesia yang lebih baik, tetapi demi syahwat saja: demi rusaknya soliditas sebuah partai, demi gaduhnya Indonesia. Karena itu sesungguhnya bukan demi naiknya Ganjar, tetapi hancurnya Ganjar, supaya tidak fokus kerja sebagai gubernur. Terlalu pagi, terlalu dini, terlalu tidak masuk akal, dan terlalu bodoh.

SolaSido 5671:
.. sungguh.. terlalu, terlalu..

Greg X:
Ah, jadi teringat 2014. Ada anak petinggi partai yang bermuka kecut ketika tukang mebel dijagokan jadi petinggi negeri.

F545150:
Semoga next tukang markobar

Yohanes Kristanto:
Saya warga Jateng, bener2 merasakan pelayanan administrasi birokrasi dari level desa, kecamatan hingga kabupaten lebih efisien sejak GP menjabat gubernur Jateng. Nggak heran banyak prestasi yang diraih pemprov Jateng dibidang administrasi birokrasi pemerintahan....maaf penulis bisa aja kurang Googling ya, sehingga menilai GP gak ada prestasi. Bagi Cak Alif mungkin lebih fokus ke pembangunan fisik, untuk menilai legacy seorang gubernur.
Saya bisa merasakan perbedaan administrasi birokrasi ini karena ada pembanding, saat saya mengurus dokumen2 kependudukan di Jawa Barat, ternyata masih lebih efisien di Jawa tengah. Reformasi birokrasi di Jateng saya nilai lebih berhasil.
GP juga gubernur yang tegas menentang radikalisme di dalam jajaran birokrasi nya. Belum ada kayaknya yang setegas GP dalam hal ini.
Semoga ini bisa memberikan gambaran bagi yang meragukan prestasi GP.

Ki Mupeng 212:
Alif lebay juga krn hanya berpatok prestasi scr monumental dan berdasar info medsos atau berita
Tuh lif, rakyat asli jateng berbicara scr fakta lapangan.

TMP2020:
Pertanyaannya, semua kelompok relawan itu sangat tergantung pada logistik. Tidak mungkin kelompok relawan melakukan deklarasi, tapi logistiknya nol sama sekali. Pergerakan itu butuh biaya, seperti kendaraan yang perlu bensin.


Ayo nih, dijawab oleh para PEMUJA nya....modal sendiri ato ada pemodalnya. Jangan koar2 atas kehendak rakyat saja yaa...hi hi hi

WeleWeleAntiJoker:
Ingat. Yg lebay itu relawannya Ganjar. Bukan Ganjar. Tapi nanti Ganjar diserang dan senasib dengan Jokowi karena disuruh tertibkan tapi ujungnya tetap dianggap gak becus ngurusin buzzernya eh relawannya haha joke sarkas

Lone Wolf? ???:
Relawan Mas Ganjar sungguh kelompok yang tidak tahu diri. Cobalah dibandingkan Mas Ganjar itu siapa dan Mbak Puan itu siapa. Dari segi silsilah Mas Ganjar hanya keturuanan orang biasa dan bisa jadi Gubernur semata-mata karena dukungan PDIP. Sedangkan Mbak Puan adalah cucu Bung Karno presiden pertama RI sekaligus puteri Bu Mega presiden kelima RI yang sampai hari ini adalah Ketum PDIP, ayahnya pernah jadi Ketua MPR. Mbak Puan sendiri pernah jadi Menko dan sekarang Ketua DPR. Jadi dari segi keturunan dan lingkungan pergaulan serta pengalaman di pemerintahan tidak ada calon yang lebih sempurna selain Mbak Puan. Sebelum terlambat sebaiknya relawan Mas Ganjar segera putar haluan dan alihkan dukungan kepada Mbak Puan demi soliditas partai dan demi masa depan Mbak Puan. Atau Mas Ganjar daripada pura-pura bilang tidak mikir untuk jadi capres lebih baik secara tegas bubarkan kelompok relawan pendukungnya sebelum turun sanksi berat dari DPP PDIP.

Aris Wijayanto:
Yp jujur kalau dng rasa krnapa ya kok mbak Puan itu sprt gak ada apa2nya.. sbnrnya bisa kerja apa gak? Punya prinsip apa gak? Jujur gak kedengaran... ini masalah rasa... gak tau sebenarnya... ibarat produk dagangan sy gak heran kenapa mbak Puan gak laku dipasarkan krn sprt gak ada daya tariknya.. ya gak bs hanya ktn anak Bu Mega, cucu Bung Karno.... kalau hanya itu kenapa gak jagoin mas Guruh? Jd jaman sekarang rakyat perlu melihat dan merasakan apa yg ditawarkan (selain baliho)

Lone Wolf? ???:
Semoga baliho bisa bantu Mbak Puan semakin terkenal diseluruh nusantara.

Greg X:
Mbak Puan punya kesempatan begitu banyak untuk memperkenalkan diri melalui posisinya di partai dan pemerintahan.
"Main baliho" sebenarnya adalah langkah degradasi bagi orang sekelas Mbak Puan. Di kota saya yang jauh dari Jawa saya juga melihat ada baliho-baliho besar memamerkan wajah Mbak Puan. Apakah Mbak Puan akan masuk gelanggang pilpres dengan mengandalkan wajah yang glowing, bukan rekam jejak seorang maharani ?

Lone Wolf? ???:
Dari baliho melangkah ke istana....

Rosita:
LOL, mengerti, mengerti!

WeleWeleAntiJoker:
Really?
Are you sure?

Lone Wolf? ???:
Absolutely.

Stevanes Ariffin:
Baliho mengantarkan Habib Rizieq ke penjara Bung...

WeleWeleAntiJoker:
Karena bali terkenal..
Jadi idenya adalah: pakai bali dan ho ho ho

Stevanes Ariffin:
Cucu Bung Karno tidak identik dengan Bung Karno Bung. Belum ada pemikiran apalagi tindakan Puan yg menunjukkan bahwa doi sekaliber dengan Engkongnya.... Tapi, setuju kalo pendukung GP jangan lebay juga lah.. harus penuh perhitungan dan taktik dalam berbicara dan bertindak

Mblandyang:
hahaha,. kali ini saya swangat tertawa dg opinimu cak,.  swumpaahh ketawa mpe ngekel . .

saya ini di tinggal daerah jateng, bahkan cuma di tingkat kecamatan, desa swepi yg terhubung jalan propinsi,. dari jaman yg dulu" mpe sekarang n baru skrg gubernur dipegang Ganjar,.bwaanyaak hal yg jauuhh lebih baik,.
emang apa aja ?!
punya kuota ta buat gugling, ato mgkn pnya kenalan di jajaran pemerintahan jateng,. bisa ditanyakan gmn skrg dipegang Ganjar

kerjaanku tu dilapangan,. dan banyak "pekerjaan lapangan" yg sedikit susah saat Ganjar jd Gubernur,
dan byk lg lah

soal relawan,... ini semua permainan politik,. jadi swangat lucu jk pean kok mlh nyalahin relawan ..
klo lagi galau jgn bikin artikel cak,.. gae indomiii ae nei ndog

C33B:
Loh aneh kenapa?yg diduga akan nyapres kan emang cuma dua orang itu…lha terus mau nyerang siapa…Hasto???
Sedangkan kuasa tetap pada nyonya besar,yg kebetulan ibunda calon satunya,ini tentu wajar karena masih dalam koridor satu partai.
Kalau relawan mendorong GP cabut dari partai pastinya gak perlu rekom Bu Mega, wajarlah namanya persaingan…

Ju Kamto:
Yg menyedihkan kenapa pdip blm jg bubar atau ya jd guremlah , sdh bosan saya lihat pdip tdk baik untuk apa dipertahankan dan semoga gurem spt bemo

iam hêylêl:
Pada akhirnya Gibran yang dapat rekomendasi.  Ahaha

yani:
Bagi saya, nilai GP turun krn Beliau msh dijajah koped, vaksin ,klaster krn hrsnya kita sdh merdeka dr koped.

jane ora dong:
Capres masih bisa berubah sesuai waktu dan kondisi, bisa juga orang yg cenderung lebih baru tdk seperti opini saat ini.
Lihat saja nanti diakhir 2022 atau awal 2023 apakah ada kejadian besar dan luar biasa keadaan politik yg bisa saja menjungkir balikkan logika politik saat ini.

Pertarungan politik saat ini adalah apakah kekuatan reformasi 98, orde baru atau khilafah yg akan memenangkan pd 2024.
Tentu para pihak sdh mengumpulkan kelemahan2 lawan dan ini pasti tdk lepas dari saling menjerat pd sisi hukum, terutama penggunaan keuangan negara saat ini, tinggal siapa yg punya bukti maka dia pasti akan bongkar.
Seyogyanya kalau mau menang janganlah terjerat perkara korupsi, karena ini akan menghancurkan kredibilitas siapapun dia berasal.
Tunggu saat paling seru ketika waktu itu tiba.

Opini Tadeus:
#PERDANAX..... Setuju.... Bisa jadi masukan bagi para relawan...

WeleWeleAntiJoker:
Relawannya masih kurang beradab. Gak sesuai sila kedua 'kemanusiaan yg adil dan Beradab" haha
harusnya sopan dan sowan gitu sama yg empunya "rumah" apalagi rumahnya megah, besar, dan cukup mumpuni memiliki massa yg setia yg menjaganya.
Kalau mau banding2kan Ganjar, jangan ama Puan dong. Ama An**s aja. Lumayan, kan, biar lucu; bagaikan bumi dibanding dgn got yg gak punya partai haha

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Anehnya Relawan Ganjar, Berharap Dapat Rekom Bu Mega, Tapi Nyerang Anaknya Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/anehnya-relawan-ganjar-berharap-dapat-rekom-bu-ldbFvosRWV

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: