You Now Here »

Masihkah Pak Jokowi Fokus Jadi Presiden Buat Rakyat Kecil?  (Read 63 times - 41 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,024
  • Poin: 25.103
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Masihkah Pak Jokowi Fokus Jadi Presiden Buat Rakyat Kecil?
« on: November 11, 2021, 12:13:54 PM »




rudi sasongko:
Asal jgn cuman semua salah jokowi. 5 orang baik dikelilingi 55 garong ya tetep pincang hasilnya. Jokowi sdh benar memberikan landasan yg kuat baik dan benar utk pemimpin selanjutnya. 2024 Rakyat Waras Bersatu pilih penganti JOKOWI yg bisa spt Jokowi.

Tony Gede:
Saya masih tetap percaya Jokowi lurus.

Masalahnya adalah orang2 di sekitar dia di Ring 1 ini.

Realistis aja, sebagai politikus, Jokowi belum lepas dari siklus politik dagang sapi di Indonesia.  Dia terpaksa mengakomodasi pendukung-pendukungnya dalam lingkar pemerintahan.

Akibatnya ya kita lihat sendiri.

Makanya paling baik dia segera resuffle, dan singkirkan menteri2 bermasalah.

Luhut, Erick Thohir, Teten, menteri desa, dan menteri2 lain yang ga menunjukkan hasil kinerja, mending diganti.

rudi sasongko:
Ooo.. iya kita masih tetep percaya dng Jokowi 100%. Cuman menganti orang juga tdk mudah. pergantian Perangkat RT/RW saja ada selalu ada intrik. pada hal itu cuman tugas sosial. Orang ga cari duit disitu. Tapi ada orang yg cari 'MUKA' disitu. Lha ini apalagi bisa cari duit dng Jabatannya. Ya pd rebutan jadi garong. Orang2 dng latar belakang Parte kan tdk mudah utk diganti. Untung msh banyak Rakyat Waras Bersatu mengawal Jokowi.

«§» haholongan panggoaran:
Saya tulis uraian ini karena saya lihat pak Jokowi seperti dikerjai dan disesatkan orang-orang terdekat di Ring 1. Sehingga mulai teralihkan fokusnya dari rakyat kecil.
sepertinya sudah ada gejala ABS (asal babeh senang) di sekitar jokowi.
LBP, ET adalah contoh orang² yg mempersempit gerak dan pandangan jokowi sehingga jokowi menjadi “terbelenggu”.
mereka² itu bebas berbisnis apalagi membisniskan pandemi dan jokowi tidak bisa berbuat apa² dgn kelakuan mereka.

dan juga jokowi lebih fokus pada nasionalisasi perusahaan asing dan pembangunan infrastruktur, belom menyentuh pada pembangunan ekonomi kerakyatan (seperti misalnya pembangunan bidang koperasi).
jokowi lebih cenderung melayani ekonomi korporasi yg identik dgn bohir.

Tony Gede:
Well said... Well said... ??? ??? ??? ??? ????

Bestofgres:
Rubish! Tulisan ini panjangnya dan lebarnya luar biasa, tapi cuman penuh pertanyaan2, komplain2 dan keluhan2 belaka. Sangat negative dan pessimistic. Panjang lebar tapi ngga memberikan solusi ataupun jalan keluar.  Kalau di perusahaan, yg seperti ini biasanya karyawan2 yg paling bawah di food chain, ngobrol di kantin 1.5 jam ngomelin bossnya, ownernya, peraturan perusahaan, tanpa pernah ngasih solusi, karena kalau dibawa meeting cuman diem doang sambil sesekali main hp, tapi kalo gaji telat sehari aja udah tereak2, sambil nulis2 status di sosmes berkeluh kesah.

Heulang Dugul:
setuju!
Bedanya denga tukang nyinyir, tidak ada serangan langsung ke presiden aja.

Roedy Siswanto:
Cakeep om Toni ....,? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ????

Tony Gede:
Kalo cakep, dishare ya...

Roedy Siswanto:
Pastilah

Sita W:
Setelah 'menyentuh' pembangunan pedesaan dengan segala pernak-perniknya, saat ini Pak Jokowi memang terlihat sedang gencar melirik start up gede dan menarik investor, makanya setiap kunjungan dari luar negeri selalu ada berita bisa membawa investasi triliunan rupiah. Harapannya tentu membuka lapangan kerja baru dan alih tehnologi (yang kekurangannya sdh diulas di artikel). Bila dilihat dalam satu frame besar, memang betul Mas Tony ada sektor yang 'tertinggalkan', terutama yg menyangkut rakyat kecil, baru berusaha bertumbuh, belum sampe tuntas dan Pakde sudah harus beralih ke sektor lain, belum lagi membuat antar sektor bahu membahu untuk mewujudkan satu visi besar 'Indonesia Maju dan Makmur'. Terlalu banyak yang harus dibenahi dan dikembangkan, dari skala kecil sampe skala besar. Saya setuju Mas Tony, agar saat memberi kesempatan perusahaan besar untuk tumbuh dan berkembang, juga bisa sekaligus meningkatkan perusahaan kecil tumbuh menjadi besar,tentu dibutuhkan regulasi agar keduanya bisa seiring sejalan, karena kita juga tidak bisa menutup mata bahwa perusahaan-perusahaan dengan modal dan nama besar akan lebih mudah bersaing di kancah Internasional, sedangkan membuat perusahaan kecil menjadi besar dan mampu bersaing membutuhkan pendampingan dan waktu panjang. Jadi di tangan Jokowi dan Pemimpin selanjutnyalah, bagaimana agar perusahaan besar dan investor bisa 'dipaksa' untuk mendongkrak usaha kecil menjadi besar dan bukan untuk makin 'mengenyangkan' pengusaha besarnya. Berbicara tentang Koperasi, saat KKN saya tau ada KUD (Koperasi Unit Desa), entah saat ini, apakah kita bisa berangkat dari situ? mungkin Mas Tony bisa cerita banyak tentang ini? (Jadi semangat pengen tau tentang Koperasi? ???). Harapannya Pakde baca artikel ini! Lanjuut Bung? ??? ????

Kolik2000:
Berat berat berat

Tony Gede:
Apanya yang berat?

Badan saya emang berat sih... heheheh...

Lone Wolf? ???:
Realitanya para elit pendukung  Pak Jokowi minta imbalan atas dukungan mereka yang mau tidak mau terpaksa diakomodasi oleh beliau.

Tony Gede:
Ini susahnya politik dagang sapi di Indonesia ini.  Seorang Jokowi pun bahkan nggak lepas dari efeknya.

BTW, belum Sabtu kok udah serius aja komentar loe, sob? ????

Lone Wolf? ???:
Bukan hanya disini dinegara lain juga sama saja karena begitulah politik. Tokoh politik butuh dana, tokoh bisnis punya dana jadilah simbiose mutualistis.

Tony Gede:
Sad but true.

jane ora dong:
Kita tunggu output dari kartu prakerja yg sdh berlangsung dan adakah evaluasi dgn yg dihasilkan.
Bagaimanapun enterpreneur muda perlu dihasilkan sebanyak banyaknya, bisa kita lihat tetap saja orang muda lebih tertarik menjadi pegawai karena melihat kenyataan, terutama jadi pns, meskipun kita tahu persoalan gaji pegawai saat ini apakah bisa dikatakan efisien  atau tidak.

Tony Gede:
Kalau saya pikir sih, balai-balai latihan kerja mungkin lebih masuk akal.

Juga, pendampingan untuk mulai usaha oleh pemerintah.  Seperti pendampingan modal, pelatihan usaha, konsultasi, dan hal-hal serupa.

Emang ribet kalau yang didampingi harus per individu.

Tapi kan pengusaha-pengusaha pemula ini bisa bergabung dalam koperasi pengusaha kecil, mirip dengan koperasi pedagang yang dibikin Risma di Surabaya.

Pendampingan lantas bisa dilakukan per koperasi ini.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Masihkah Pak Jokowi Fokus Jadi Presiden Buat Rakyat Kecil? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/ekonomi/masihkah-pak-jokowi-fokus-jadi-presiden-buat-F5mOL3I5Bo

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: