You Now Here »

Ogah Diwawancarai Media Asing Karena Dicap Radikal, Anies Harusnya Introspeksi  (Read 93 times - 111 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,229
  • Poin: 25.308
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




enzo:
Anis terlalu berlebihan menanggapi niat media asing. Mereka hanya mau bertanya hal yang berbeda dengan di negara mereka. "Bagaimana caranya memasukkan air hujan ke tanah." Trus....salahnya di mana.......?

Arijanto Notorahardjo:
Betul juga. Seoalnya di negara-negara lain gak ada yang bisa seperti Anies, memasukkan air hujan ke tanah memakai TOA.

B-Over:
Eiitss, jangan lupa juga dengan e-book tutorial menghadapi banjir, om

B-Over:
Ngga salah juga sih, tapi itu juga hal yang ditakuti gotbener, karena media asing kalo tanya bisa bolak balik sebelumnya pertanyaannya terjawab

Ari Kurnia:
Menolak Dan menghindari wawancara sama media asing juga sudah tersebar sejak lama kalau Dia menangnya dgn cara yg radikal Dan brutal, ga mungkin media asing ga tau

WeleWeleAntiJoker:
gak mau ketemu sama wartawan karena sudah punya janji ketemu sama buzzer2 nya... jadi aman, 'kan?

kita pun belajar positive thinking, ya, siapa tahu aja, dia bermaksud menjaga nama baik indonesia, gak mau permalukan indonesia..

bayangkan jika diwawancarai wartawan asing, lalu gak sengaja ketahuan bodohnya saat wawancara. it's ok lah, jika demikian

B-Over:
Yang gotbener tau persis, wartawan asingnya pasti ngga seperti najwa yang cuma satu arah

iam hêylêl:
Kalo oleh media asing di cap radikal, berarti benar. Ahaha

B-Over:
Setelah itu gantian media asing dapat cap islamophobia dari anwar abbas, mui dki dan pemuja gotbener... Hahaha

Anak kemarin Sore:
Kasian, pak joker tersindir ketika tema dari wawancara bertema radikalisme dalam agama, dan akhirnya ia merengek kedepan publik, sudah tau media orang orang luar menyoroti permasalahan agama, terutama radikalisme dan ekstremis, dan konflik dalam agama. Bgitulah ketika orang rasis disinggung, ia akan kabur sepeeti pengecut, dan seolah merasa benar dan tidak mau berintrospeksi diri sendiri.

HARIARA:
"Alasannya, media internasional hanya menyinggung isu global yang erat dengan masalah ekstremis, radikalisme, dan konflik antar agama."

Apa betul media internasional ngurusin 'agama'? Kalau ya, ilmu mereka yg bekerja di media internasional itu CETEK dong.

Bukankah wawancara dengan media internasional seharusnya menjadi panggung yg bagus buat wan abud sebagai modal kampanye pilpres 2024? Dia bisa pamer kemampuan bahasa Inggrisnya tak tertandingi saingannya.

Anak kemarin Sore:
Heleh, mukanya aja jelek kyk orang buangan, tpi gayanya banyak.

Arif Soetanto:
Terbukti radikal

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Ogah Diwawancarai Media Asing Karena Dicap Radikal, Anies Harusnya Introspeksi Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/ogah-diwawancarai-media-asing-karena-dicap-radikal-b1FvvaH00z

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: