You Now Here »

Yang Kita Butuhkan Bukan Toleransi Beragama, Tetapi.  (Read 94 times - 125 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,229
  • Poin: 25.308
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Yang Kita Butuhkan Bukan Toleransi Beragama, Tetapi.
« on: December 01, 2021, 08:21:44 AM »




Lone Wolf? ???:
Di negara-negara maju agama urusan individu dan negara tidak ikut campur. Patokannya hukum bukan aturan agama, siapa yang melanggar hukum ditindak. Disini hukum lentur sama mayoritas tapi "tegas" sama minoritas.
Terlalu banyak energi dihamburkan untuk urusan agama, debat agama, debat ayat makanya kita hanya jadi bangsa pengekor. Mana ada orang Indonesia jadi pemenang hadiah Nobel misalnya, ya salah satunya karena sibuk berantem soal agama mulu.

Tony Gede:
Bener banget sob.

Btw tumben komentar loe serius? ??? ??? ?????

Lone Wolf? ???:
Karena tidak ada  kaitannya langsung dengan Mas Anies....

F545150:
Dan di perparah oleh ulah trik kampanye mas anies sampean dan bohir kumis chapling beserta sekelompok orang dungu...

Parganago Lumbannahor:
Sur ah Al el dul 551 ; coleklah kafir dimanapun mereka engkau jumpai.

iam hêylêl:
Trimakasih atas tulisannya om Gede..  ijin nambah info dari ane yang beragama kristen.

kalo di kristen untuk sikap toleransi ada dasar hukumnya, namanya Hukum Kasih.

Matius 22:34-40
 "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

lalu dijabarkan lebih dalam sikap nyata sebagai buah Roh :

Galatia 5 :22-23 :
"Tetapi buah   Roh   ialah: 
Kasih
Sukacita
Damai sejahtera
Kesabaran
Kemurahan
Kebaikan
Kesetiaan
Kelemahlembutan
Penguasaan diri
Tidak ada hukum  yang menentang hal-hal itu"

simpulan :
1. hukum kasih adalah dasar bagi hadirnya hukum yang mengatur hubungan timbalbalik antar sesama manusia seperti hukum Taurat, hukum"adat" bahkan produk hukum Negara.

2. Tujuannya jelas, agar tidak menghasilkan manusia yang sukses beragama tapi gagal bermasyarakat.

ahaha

Anak kemarin Sore:
Sebenernya point om tony jelaskan diatas sangatlah bagus, mungkin aku pengen menambahkan satu lagi..
5. Mendorong individu berani berinovasi tanpa memikirkan resiko didalam agama.

Semuanya bagus, yang diperlu selanjutnya kemauan setiap individu dan waktu. Seperti bbrp hal om jelaskan, dimana sering sekali kelompok kelompok mayo terutama dari kalangan kadrun sendiri yang sangat nyaman di zona nyaman agamanya. Sehingga mereka mempertahankan hal hal seperti itu, hingga ketika disenggol dikit saja sudah marah minta ampun, semua ajarannya ditelan habis habisan, hingga ia tidak mau berinovasi dan mengembangkan kreativitas, serta mengontrol dirinya sendiri. Perilakunya dikontrol oleh agamanya, bukan dari jiwanya sendri

Martabak Sweet:
Toleransi antar umat beragama itu tidak cukup.

Yang kita butuhkan adalah saling menghormati antar umat beragama.

Dan ini tak akan terjadi kalau manusia-manusia ngawur penyebar ajaran kebencian yang mengaku diri mereka ulama dibiarkan terus.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memberlakukan sertifikasi ulama, untuk semua agama di Indonesia.

Kedua, segera penjarakan mereka-mereka yang tidak bersertifikat, tapi masih terus melakukan ceramah keagamaan. Apalagi jika ceramahnya menghasut.

Ketiga, hapuskan mata pelajaran agama dari sekolah-sekolah.

Pelajaran agama seharusnya dikembalikan ke masing-masing tempat ibadah saja.

Keempat, ganti mata pelajaran agama dengan kurikulum yang mengajarkan sikap saling menghormati antar golongan.

Mungkin dengan begini, kita bisa merevolusi mental generasi mendatang


+1000

Tony Gede:
Makasih2x udah mampir.

Your comment just made my day? ??? ??? ?????

Martabak Sweet:
Arti kata toleransi itu apa sih sebenarnya?
Sederhananya, menoleransi itu artinya bersabar, membiarkan, membolehkan.
Kalau ditilik lebih dalam, konotasinya tak menunjukkan kesejajaran.


Karena itulah, situasi di Indonesia tidak akan selesai. Karena Toleransi bukan ajaran semua Agama. Ada agama yang tidak mengajarkan toleransi.

Makanya ketika ada kasus kekerasan dengan dalih agama, "pengobatannya" bukan "toleransi adalah ajaran Agama", tetapi "toleransi perlu karena berbeda-beda"

Ya tidak nyambung. Kenapa harus bersabar kalau itu bukan ajaran agama (ya yang itu itu saja)? Kan dalihnya selalu seperti itu?

Tony Gede:
Itu namanya mabok beragama, tapi gagal jadi manusia.

Manusia kan bisa berpikir, bernalar.

Walau diajarkan / dihasut begitu pun, ya bisa bernalar

Menghormati orang dari golongan lain kan nggak pernah salah. ????

Gimana mau hidup bermasyarakat kalau konsep yg mendasar gini aja ga paham ya?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Yang Kita Butuhkan Bukan Toleransi Beragama, Tetapi. Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/sosbud/yang-kita-butuhkan-bukan-toleransi-beragama-k9IwbTMoAH

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: