You Now Here »

(Bahar Merajalela) Restorative Justice Kapolri Listyo Gagal Total, Wibawa Polisi Jatuh  (Read 97 times - 112 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,240
  • Poin: 25.319
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




B-Over:
Akhirnya, salah satu faktor penting mengenai lemahnya penegakkan hukum untuk situasi dan kondisi terkini diangkat juga oleh salah satu penulis seword dengan sangat lugas dan terang benderang. Duh serasa kaya orang2 demongkrak kalau pakai kata terang benderang... Hahahaha

Sikap Kapolri yang "seperti tersandera" oleh stigma yang dimunculkan oleh para pengacau memberi dampak yang sangat mahal untuk dibayar oleh nilai kebangsaan di negara ini. Ulah pengacau seperti sumait dan kawan2 akan menjadi tolak ukur bagi pengikut2nya bagaimana harus meladeni situasi negara secara umum, politik, hukum dan toleransi yang mereka anggap tidak sejalan dengan otak dungu mereka.

Indisen:
Pemerintah kalah di propaganda, makanya seperti di lingkaran setan. Kejadian yang sama seperti berulang (time looping?) ??? ?????

Untung ada Buzzer NKRI yang bantu kontra propaganda.. Tapi tentu tidak cukup kalau pemerintah masih terkesan diam.

B-Over:
Tetap semangat, om. Kita dukung pemerintah, tapi kritik lugas seperti ini sangat diperlukan. Kalaupun pemerintah masih terkesan diam, para pembaca yang juga bagian dari rakyat kan tercerahkan. Tercerahkan melihat hubungan sebab akibat yang hakiki. Jangan sibuk melihat akibat tanpa mau melihat sebab.

Bobo Djowang:
Itulah kalo mindset sudah di indoktrinasi bahwa semua yang berbau-bau agama itu diatas segalanya, Ulama berada diatas aparat, bahkan diatas Presiden, ketika ada gerombolan mbelgedes bikin rusuh dan meresahkan bawa2 agama mayoritas, jadi gak berani ngapa2in takut kena ajab sudrajab katanya.

Anak kemarin Sore:
Kalau dri ideologi bangkrut, pemegang kunci surga adalah yang diatas, bahkan malah terkesan menuhankan ulama, siapa suruh manggap manggap jdi budaknya si ulama itu, tunduk atas perintahnya, bahkan menghina ulama aja dibilang dosa, heran ma agama baperan hukum nya kyk gimana..

hartono:
saya setuju sekali dengan isi tulisan ini, bahwa semua golongan harus di undang dan di rangkul, tidak malah golongan besar yang didatangi dan dirangkul.... wibawanya tentu ditiru bawahan-nya.

WeleWeleAntiJoker:
kalau gue sih masih berpikir ada baiknya mengalah untuk menang
bagi gue, nu & muhammadiyah emang di-tua-ken kok
sekarang itu masih susah lawan arus

tapi anak buah gak boleh begitu
lainlah politiknya, kalau mau ditinjau kasus per kasus
rekomendasi: anak buah harus konsultasikan ke atasannya sebelum sowan ke ormas

Indisen:
Masalah caranya brow. Kalau sampai Polri yang sowan, seolah aparat itu wibawanya di bawah ormas. Lebih elegan kasih undangan biar mereka yg datang.

Ini Indonesia negara hukum atau negara ormas Islam? Bukan masalah mengalah, kalau mereka udah besar negara yang bisa kalah duluan.. lah Muhammadiyah aja terbukti ga bisa ngatur bawahannya kok, tetap aja ngacau

WeleWeleAntiJoker:
anak buah yg baik pasti ngerti gak boleh tiru yg tidak boleh ditiru

kalau dalam catur itu ada namanya ROKADE
raja berlindung melangkah sowan mendekat dulu ke arah benteng, benteng lalu bergerak menempati tempat di samping raja, ke posisi yg lebih berbahaya

Indisen:
Jangan terlalu idealis, yg nurut banyak tp yg ga nurut jauh lebih banyak bahkan berkuasa. Muhammadiyah makin radikal krn ga bisa kontrol gerbong Amin Rais CS..

NU tinggal tunggu waktu, udah banyak gejalanya.

Bukan saatnya lagi negara merasa minder sama ormas, bangsa yang besar kok berlutut di bawah kaki ormas. Rangkul silakan, tp kl ga ada efek sudah saatnya pakai cara lain..

WeleWeleAntiJoker:
saya setuju2 kok pendapatmu. realistis itu perlu, idealis juga perlu. saya sih mau ambil jalan di tengah2 biar enak rasanya gitu...

Indisen:
Loh tunduk di bawah ormas itu bukan tengah loh. Itu udah ke kanan banget. Lebih tengah Soeharto kalau gitu, Fauzi mana Fauzi

WeleWeleAntiJoker:
kalau dalam pengamatanku , tidak selamanya sowan berarti tunduk atau di bawah ormas
ibaratnya, gue punya teman nih, gue sowan karena temanku itu lebih dituakan, jadi gue merendah hati aja, tapi bukan untuk selamanya saya mau tunduk atau ditaruh bawah teman terus, bisa disuruh2 teman, ya gue sih bisa berontak juga,  itu maksudku

Indisen:
Logika aja. Lebih elegan mana polisi undang suruh datang ormas, atau polisi minta datang?maka Jokowi sampai protes saat Kapolda sowan ke ormas, karena merendahkan wibawa aparat.

Faktanya di bawah ormas kok, kalau yg ada kasus embel-embel ormas Islam langsung mengkeret.

Ini dilakukan sudah puluhan tahun hasilnya tetap ga ada perubahan malah makin parah, melakukan hal yang sama berulang-ulang tapi mengharapkan hasil beda = Gila!!

WeleWeleAntiJoker:
speechless gue...

Indisen:
Maka harus ada Fauzi biar makin ramai ??? ?????

WeleWeleAntiJoker:
ada waktunya mundur dulu karena koala lapar mau santai dulu makan daun eucalyptus

dinangd dinang:
MENJAGA DAN merawat NKRI,juga kewajiban BAIS/Intel,potong saja parasite/ kanker dengan pisau bedah layaknya  dokter profesional...

Hafiez Sayid:
Selogan baliho polisi NKRI HARGA MATI...giliran bahar menghina pribumi nyembah pohon dan simbol negara mencegahnya setengah mati...lama2 rakyat antipati

Hafiez Sayid:
AUDIT KEUANGAN MUI!!!

WeleWeleAntiJoker:
yuppp setidaknya wacana ini kita harus meng-gol-ken

Bobo Djowang:
Awas, nanti ada yang teriak2 kriminalisasi Ulama

iam hêylêl:
Polisi mah sudah biasa seperti ini. Dari dulu bahkan sejak kapolrinya muslim sekalipun. Pada takut sama si bohir.. heran gue.. Susah amat matiin tuh bohir,.  ahaha

F545150:
Matiin duitnya baru ngga berkutik lagi...

Indisen:
Lingkaran setan. Mau dimatiin duitnya, tetap harus pakai penegak hukum. Nah penegak hukumnya udah disusupi juga. Hail hydra!!

........:
maka pk cara lain, KILL dlm senyap!

WeleWeleAntiJoker:
kill bill eh kill hydra!

WeleWeleAntiJoker:
boleh juga
biar pun koala mati kutu, yg penting f545150 gak mati kutu berkomen

WeleWeleAntiJoker:
kesel juga lihat kiprah bohir
mungkin terlalu lama orba berkuasa, cara patahkan kuasa itu yg sulit, mungkin perlu satu generasi, 40 dikurang 40 tahun lagi baru ke titik 0 (nol)
itu pun kalau yg pimpin kita niat & aksinya konsisten mau beresin/bersih2 indonesia

yg kulihat saat ini ada "perombakan orang2 yg berkuasa di area strategis"
setidaknya orang2 pilihan yg naik, itu tanda2 berkembang ke arah positif

iam hêylêl:
Si tua itu cm perlu di covidkan, or di seranganjantungkan.. ahaha

WeleWeleAntiJoker:
saya juga suka kalau cara mie instan gitu
ehehe

B-Over:
Betul. Apalagi kalau berpotensi berhadapan dengan massa... Pegel kita nungguinnya untuk tegas

WeleWeleAntiJoker:
sabar
jangan kesusu
lagi bertapa dulu
mau dapat wangsit petunjuk dari atas
 
dalam sejarah, al capone, gangster sadis amerika yg licin sekalipun itu akhirnya polisi berhasil menangkap karena kasus tax evasion dan 11 tahun di penjarakan
(soal pembunuhan dll sangat licin, sulit dibuktikan karena semua bukti dihilangkan, saksi bungkam atau ditewaskan)
lihat caranya amerika, indonesia bisa belajar taktik juga seperti itu

Bobo Djowang:
Sekarang justru Amerika yang belajar dari Indonesia, itu yang pas kalah teriak2 curang

WeleWeleAntiJoker:
ehehehe setuju
ternyata "bocor-bocor" juga cara koar2 nya sampai ke mamam rika
dann.... hasilnyaaa.... ikutan gatot juga = gagal total
gagal maning ...
gagal maning ...

(aku penasaran apakah x-pres amrik koar2 mau bawa bukti satu truk jugakah? sembah sujud juga kah?)

........:
??? ??? ??????it krn konsultan politiknya sama

Anak kemarin Sore:
Jangan takut sama ormas agama baperan, ideologi mereka itu ideologi bangkrut yang ingin maju tapi tersandera oleh hukum agamanya, mereka tidak belajar dan akan menyalahkan orang lain jika mereka gagal sendiri - begitulah konsep agama baperan

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel (Bahar Merajalela) Restorative Justice Kapolri Listyo Gagal Total, Wibawa Polisi Jatuh Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/bahar-merajalela-restorative-justice-kapolri-ExNPzyQhc8

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: