You Now Here »

MUI Keras Soal Kasus Ferdinand, Tapi Giliran Kasus Abdul Somad Anteng Anteng Saja  (Read 122 times - 89 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,999
  • Poin: 26.078
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




HARIARA:
Kalau mau adil, proses lagi dong kasus Somad, kenakan Pasal Penistaan Agama, diproses di Kepolisam dan bergulir hingga Pengadilan. Yang menetukan salah atau benanrnya Abdul Somad itu Pengadiilan, bukan pembelaan MUI.


Ngak mungkin, mas sob!

Muslim dari sejak lahir di awal abad ke-7 sudah menghina, menghujat, menista YESUS KRISTUS dan KEKRISTENAN.

Ngak perlu diproses hukum. Mereka sudah mendapatkan upahnya.

Saya teringat dengan apologet Kristen, eks muslim kelahiran Mesir dan berbahasa ibu bahasa Arab. Beliau berkata kita harus tanpa lelah menjelaskan kebenaran INJIL YESUS KRISTUS kepada mereka yang telah disesatkan literatur mereka.

Cepat atau lambat sebagian (menurut saya, ngak mungkin semua muslim; hanya terwakili semua bahasa dan suku bangsa muslim) bakal menerima TERANG KRISTUS.

Roy Wijaya:
yup, Kristus memberikan Amanat Agung "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Sangat aneh orang kristen kalau tidak dibilang memalukan yang malah cuek dan tidak peduli dengan Amanat Agung

Kadal Gunung:
orang kristen sendiri suka pilih2 ayat, dipilih yg nyaman2 aja, banyak juga tu oknum pendeta yg mewajibkan perpuluhan harus 10% dari penghasilan, mereka pura2 lupa kalo Yesus gak pernah narik perpuluhan, malah ngasih makan.
Saya juga heran kalo ada yg pede jadi teladan, saya sendiri gak mau meneladani manusia walaupun itu sri paus, teladan cuman satu Yesus Kristus

F545150:
Beri perpuluhan maka tuhan akan membuka tingkap2 langit dan mencurahkan berkhat sodara... bisnes sodara akhan di berkhathe...

Kadal Gunung:
malah kayak beli hujan.....bonus petir dan guntur, serem ah

Masrat Viola:
Buy one get seven sob

Stefan Daniel:
Ajaran untuk perpuluhan sebenarnya di agama lain juga ada sob.

Kadal Gunung:
sudah menjadi tugas setiap orang yg mengaku Kristen untuk memberitakan injil, tapi nyatanya ya begitulah......

Pria Berkumis:
Cara memberitakan injil kan tidak harus dengan menyampaikan ayat demi ayat dari injil, tapi minimum menyampaikan dengan cara hidup yang kristiani, seperti berbagi pada yang membutuhkan, memaafkan, taat pada peraturan lalu-lintas dan cara hidup baik lainnya..
Mulai lah dari situ dulu.

Kadal Gunung:
siapa yg bilang harus ayat demi ayat? itu buat yg udah kristen, pelajari ayat per ayat, yang harus diberitakan itu cuman kabar baik, apa kabar baiknya? bahwa dosa kita sudah ditebus oleh Yesus, itu aja, silahkan percaya atau ngga, mau gak percaya silahkan, saya gak maksa, mau percaya oke saya arahkan ke gereja terdekat
cara hidup baik? saya gak sepede itu bisa bener2 baik, sekali terpeleset yg ada malah mencoreng kekristenan, ujung2nya setengah mati berusaha menutupi aib demi citra baik tadi.
cara hidup baik yg anda sebutkan apa mutlak cuma orang kristen yg melakukannya? tuh kelompok buddha tzu chi kalo amal gak tanggung2, justru yg inti dan unik dari kekristenan itu adalah penebusan oleh Yesus dan itulah yg harus diberitahukan ke setiap orang

Roy Wijaya:
setuju sekali, oom Kadal.

Masrat Viola:
Beritakan injil .........
Memangnya injil yg mana yg diberitakan ????
Jangan krn ada kalimat spt itu maka ke semua orang di sebutkan ayat ayat alkitab satu persatu. Sudah hampir seperti kadrun menafsirkan sesuatunya.
Ask again injil yg mana?? Deep question

Roy Wijaya:
memberi teladan itu cuman kecil sekali efeknya. Sudah banyak orang yang bisa memberi teladan lebih baik dari orang kristen sendiri, jadi di mana uniknya kekristenan kalau mengandalkan teladan saja dan contoh hidup? Kalau anda sering terlibat diskusi lintas agama, itulah kesempatan sangat baik untuk mewartakan Injil karena banyak orang non kristen tidak tahu kalau Injil punya ajaran dan ayat-ayat yang menguatkan dan inspiring. Contoh yang baru saja saya lakukan ke kawan saya yang muslim, dia bilang "insha allah semua akan indah pada waktunya". Saya langsung balas dia satu perikop dari Pengkhotbah, karena kalimat lengkap itu berasal dari Kitab Pengkhotbah 3:11, bukan dari quran, hadits, apa lagi sirah dan tafsir. Sungguh mudah sekali melakukan evanjelisasi di jaman modern sekarang. Kalau teknologi ini sudah ada di jaman Bapa Gereja, islam dan ajaran sesat lainnya nggak akan muncul.

Kadal Gunung:
haduh sampe hafal perikopnya dimana, kadal kebon kayak saya cuman tau ada ayat begitu tapi lupa sebelah mana......

Roy Wijaya:
Sudah begitu, mengaku sebagai pembimbing katekumen...miris sekali rasanya. Memalukan dan menyedihkan.

Kadal Gunung:
hihihihi masih inget aja....paling ngga udah banyak yg mulai sadar, dan untuk permulaan bisa lewat dunia maya dulu sih....

Roy Wijaya:
hahahaha! Amin, oom kadal...agar Injil bisa menyentuh semua orang dan semua bangsa...Maranatha!!

Kadal Gunung:
Amin...come, O Lord!!

zombieeee dongooookkk:
Si tonggoz mah bebas ngemeng apa ajah......kan kacian dah komuknye ancur masih ditambah gelar penista agama...... Ntar tau tau sakit puluhan taoon ga bisa gerak ky deedad yg mati tp msh hidup.... Jiahahaha

Bagaz:
Menjalankan kehidupan suci itu tdk sembarang manusia sanggup. Ciri2nya mereka berlatih keras menurunkan ego, nafsu duniawi jg tdk kawin mawin spt ayam jago, ttp sll menjaga kebugaran tubuh spt para biksu shaolin. Si Somad jelas gak masuk hitungan figur spt ini. Beliau mah kebanyakan nyipok...

Kadal Gunung:
menjaga kebugaran dengan melakukan (s)exercise setiap hari, lebih bagus lagi kalo sparring partnernya ada 4, makin bugar kan?

Mblandyang:
majelisnya ulamanya indonesia itu representasi islam indonesia kah ?

jika tidak,. lha kok umat islam di luar majelis itu pada diam ?!
khususnya yg selalu berkaitan dg hal seperti ini,. mungkin pr komentator yg islam bisa memberikan pandangannya juga,. matur nuwun

HARIARA:
di dalam MUI atau di luar MUI sama aja, mas sob! ajaran dan orientasi mereka sama: agama islam, bukan TUHAN YANG BENAR

Mblandyang:
yois angel klo sudah gitu

F545150:
katanya ketemu angel(malekat) di goa jd nya  kok angel

Kadal Gunung:
jelas angel, itu angel nyuruh2 baca di goa yg gelap, emang keliatan? walau bisa baca juga angel kan? kalo terang namanya bukan goa tapi got

Ⓕⓡⓔⓔⓩ ♾:
Apalagi ga bisa baca .. goblog ga tuh si angel..

Kadal Gunung:
apa angelnya sih ngajarin membaca dulu? emangnya angel juga bawain penerangan biar keliatan apa yg mo dibaca? atau si angel bikin mujizat, orang ga bisa baca ga perlu belajar jadi langsung bisa baca.
Si angel kangelan sampe gemez dan main piting

Ⓕⓡⓔⓔⓩ ♾:
Angel Goblokiel ya gitu kelakuannya.. secara bobot bibit bebet ga layak ko bisa2nya jadi TO ..

Masrat Viola:
Kam angel nya bawa petromax

Lone Wolf? ???:
Ya jelas beda UAS seorang ustad kondang sedangkan FH cuma mualaf abal-abal. Ngomong-ngomong si Lae Ferdinand sudah ditahan sama Bareskrim, ah kasihan bisa dilulur tinja dan digebukin sama algojo Irjen Bonaparte dia nanti.

Kadal Gunung:
syahadat ulang aja bersama ustad ganteng, pasti aman dari lulur natural

Indriawan Sutanto:
MUI emang tidak jelas didirikan oleh ORBA untuk menandingi NU dan Muhammadiyah, dan difasilitasi pemerintah untuk cari uang dengan sertifikat halal nya, miris emang, semenjak Pak Jokowi jadi Presiden sering buat pernyataan yang malahbuat panas negeri terus.

Wanda Bagus Sebastian:
Pantesan banyak duit yang diterima melebihi NU dan Muhammadiyah

Titiek:
MUI itu cuma selevel ormas.
Tdk mewakili seluruh umat islam di indonesia.
Mau ngemeng apa ya abaikan saja ????

TukangTembok:
baiknya dibubarkan saja.
sudah ngeruk banyak duid dr label halal pula.

Jesse Sihombing:
Kalau MUI sudah mengatakan menyakiti/melukai hati umat,, nah itu masuk penistaan agama. Kalau tidak melukai maka kita harus menahan diri, mari kita tabayun

F545150:
Ngomongnya aja tersakiti pdhl di belakang ketawa ketiwi sambil atur strategi nge pansos dan habisi yg di anggap lawan

Bravo 1960:
#Semua ketimpangan perlakuan kasus2x penistaan agama menunjukkan:
- Kebenaran agama hanya dongeng.
- Ketidak adanya kepercayaan diri sehingga benci sama agama lain serta agamanya dibela dng kebodohan yg dungu.
- Pikiran yg kerdil dan yang terbelakang.
- Ujung2xnya salahin kafir. Tapi masih pakai Produknya. Munafok yg akut.

Stefan Daniel:
Tuhan Yesus tidak perlu dibela sob

Erick 73:
Ketidak adilan dipertontonkan,  apa tidak malu kah?

Nawadi Zheng:
Urat malunya dikebiri tgl gak malu lagi.

F545150:
MalU malu In...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel MUI Keras Soal Kasus Ferdinand, Tapi Giliran Kasus Abdul Somad Anteng Anteng Saja Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/mui-keras-soal-kasus-ferdinand-tapi-giliran-kasus-jq6pi4u54J

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: