You Now Here »

Polri Takut Pada Kaum Intoleran  (Read 69 times - 94 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,253
  • Poin: 25.332
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Polri Takut Pada Kaum Intoleran
« on: January 12, 2022, 08:37:34 PM »




TMP2020:
Polri Takut Pada Kaum Intoleran


Memang Presiden ga takut ??

WeleWeleAntiJoker:
Takut juga tapi belajar untuk berani dengan bubarkan hti & fpi

TMP2020:
Nanti kedepannya kita dukung saja Presiden yg intoleran jg, spy tdk takut menghadapi kaum intoleran tsb. wkwkwk

FAUZi:
amat sangat takut.........................................................

B-Over:
Polri harus mengambil sikap jika tidak mau Indonesia hancur berkeping-keping.
Kapolri akan kasih statemen, saya tidak mau mengintervensi proses penyidikan dan penyelidikan. Begitu aja terus sampai ke level presiden

TMP2020:
Blom tentu bung. Bisa saja Jokowi akan telpon langsung Kapolri, spt kasus pungli di T. Priok yg lalu....keren ya...wkwkwk

Kalo ttg Penegakan Hukum yg terkait agama yg mayoritas, pdhal bertentangan dg Konstitusi Negara, diem2 bae. Giliran soal pungli mau turun. Sopir truk lah diundang ke istana.

Pencitraan Receh....

«§» ??? ?????:
kalo urusan pungli, sopir truk diundang ke istana.
kalo urusan kadrun, polisi sowan dan sungkem ke habib bencong.

lebih bermartabat pelacur daripada polisi

«§» ??? ?????:
jokowi baru mau peduli jika kasus sudah mengenai recehan.
maklum aja presiden mantan pengusaha kayu, pikirannya duiiittt mulu .... mana peduli hak asasi rakyat minoritas.

katanya mengutamakan keselamatan rakyat.
rakyat minoritas itu tidak termasuk rakyat?

TMP2020:
Sangat peduli bung, makanya dikasihlah jalan tol, bandara, pelabuhan, bendungan, dana desa, sertifikat tanah, sampai sirkuit balap motor.

Yg semua itu kecil perlawanan politiknya. Yg ada malah ikut menikmatinya

«§» ??? ?????:
yaaa dibangun semuanya aspal beton tapi rakyat berantem karena pemujaan agama
dan jokowi lepas tangan (baca : auto pilot), membiarkan mafia hukum beRPihak pada mayoritas dan membungkam minoritas.

kalo si mangkrak bisa auto pilot, jokowi juga bisa auto pilot, alasannya, tidak mau intervensi

Pejoeang NKRI:
Kamu pindah  negara lain aja klo ga mau dipimpin Jokowi.  Gitu aja koq repot.  Kaum kufur nikmat.

«§» ??? ?????:
niqmat apa?
semua presiden juga kerjaannya bangun aspal beton.
tapi tak ada satupun presiden yg menyentuh pembangunan di bidang hukum dan pendidikan makanya tidak ada pembangunan karakter bangsa.
akibatnya ideology sesat pemuja agama makin berkembang.

kalo mau jadi cebong, yaa jadi cebong yg realistis dong ....
jangan memuja jokowi tanpa melihay realita secara holistik. hanya menonjolkan aspal beton tapi intoleransi berkembang lo abaikan.
gue yakin indeks intoleransi di rezim planga-plongo lebih tinggi daripada rezim mangkrak.

Tony Gede:
"tapi tak ada satupun presiden yang menyentuh pembangunan di bidang hukum dan pendidikan, makanya tidak ada pembangunan karakter bangsa."

Komentarmu menarik, mas sob.

Bisa lebih spesifik, pembangunan di bidang hukum seperti apa yang diharapkan?  Dan pembangunan di bidang pendidikan seperti apa yang diharapkan?

Di bidang hukum, apakah berarti pemerintah seharusnya menegakkan konsep hukum di atas agama yang sejak semula dicanangkan para pendiri bangsa?

Di bidang pendidikan, apakah berarti pemerintah seharusnya memajukan pendidikan secara sekuler, membina mental kebangsaan semua generasi penerus?  Sedang urusan pendidikan agama, lebih baik dikembalikan ke tiap kelompok agama masing2 saja, dan jangan dimasukan ke dalam kurikulum sekolah umum?

«§» ??? ?????:
bidang pendidikan :
1.harus ada pemisahan antara pendidikan formal dan pendidikan keagamaan.
kenyataannya : ada tumpang tindih, sekolah formal dipaksa harus mengajarkan pend, agama bahkan porsi pend agama lebih besar daripada pend formal.
sekolah agama (pesantren, madrasah dll) malah juga mengajarkan pend formal.

Seharusnya, sekolah formal hanya mengajarkan pend formal dan sekolah keagamaan hanya mengajarkan pend agama.
(berlaku juga utk sekolah berbasis minoritas : sekolah kristen/katolik, hindu, buddha, konghucu).

sekolah negeri harus bernuansa nasionalisme, tidak ada nuansa SARA, tidak ada simbol² keagamaan di sekolah negeri,
pengajar tidak boleh memakai simbol² keagamaan.

2. fokus pada pembangunan karakter, mental, moral, disiplin, etika
khususnya utk pendidikan dasar.
sekolah tingkat dasar harus berpusat pada pembentukan karakter moral mental etika disiplin, kenyataannya sekolah dasar dipaksa harus juga memberikan pendidikan formal (harus bisa baca tulis hitung).
seperti di jepang, sekolah dasar di jepang sampe kelas 4 hanya mengajarkan nilai² moral disiplin etika dan belom mengajarkan baca tulis hitung.
pend agama di sekolah lebih banyak mengajarkan hal² teknis keagamaan (cara sholat, cara membaca kitab, doktrin keagamaan) dan sedikit sekali pembelajaran moral disiplin etika mental karakter.
malah pendidikan agama yg diberikan sudah disusupi ideology radikal yaitu mengajarkan utk membenci yg berbeda agama.

anggaran apbn sebesar 20% utk pendidikan dihabiskan hanya utk gaji pengajar (guru) dan rehab bangunan sekolah tapi tidak utk pembangunan mutu pendidikan.
gaji guru tinggi tidak menjamin mutu pendidikan.

harus membangun pendidikan dgn membangun kurikulum dan sistem pendidikan serta sistem pembelajaran yg berpuaat pada peningkatan karakter mental moral etika dispilin terutama di pendidikan dasar.

3. harus ada pengawasan melekat terhadap lembaga² pendidikan akan keberadaan paham² atau ideology sesat yg tidak sesuai pancasila, terutama di sekolah² (lembaga pendidikan) berbasis keagamaan (pesantren, madrasah, sekolah tinggi atau univ keagamaan).
agar tidak terjadi penyimpangan² seperti pemerkosaan di pesantren, berkembangnya radikalisme di perguruan tinggi.

Aan Widjaya:
Konsep mas sob sama dengan di singapore.

TMP2020:
Mau konsep apapun, selama pelaksanaan ato prakteknya tdk konsisten, tebang pilih, maju mundur, sdh bisa diduga ujungnya apa dan kemana.

Tinggal 3thn lagi, naikan taruhannya, laksanakan "sdh tanpa beban" dlm Penegakan Hukum.

Kenapa Jokowi bisa dianggap berhasil dlm bidang pembangunan, karena dibidang ini "sdh tanpa beban" dan perlawanan politiknya kecil !!

Ini sy dukung !!

Tony Gede:
Bener banget tuh

Tony Gede:
Bener.

«§» ??? ?????:
bidang hukum :
meningkatkan profesionalisme dan integritas bagi institusi hukum
-investigator/penyidik, lawyer/pembela, prosecutor/penuntut, judge/hakim, dan lembaga penahanan/penjara).
kenyataannya :
-penyidik malas memproses laporan (bergerak jika diberi ongkos), dan baru mulai proses jika sudah viral.
bahkan seringkali korban dipaksa "berdamai" dgn pelaku, misal : korban pemalakan disuruh mengalah dgn memberikan duit ke ormas pemalak.
-lawyer membela yg bayar sampe harus menggadaikan kewarazan.
lawyer harus kembali ke fungsi dasar : tujuan utama bukan utk memenangkan kasus atau membebaskan klien dari hukuman tapi memastikan klien mendapatkan hak²hukumnya.
seperti adnan buyung : jangan bayar saya jika kamu mau bebas tapi silahkan gunakan jasa saya jik kamu ingin mendapatkan hak² hukummu .
-penuntut, saling pegang ekor , menahan kasus sbg bentuk bargain dgn eksekutif (bupati walkot gub).
melakukan tuntutan hanya by-the-book, pokoke mencuri harus dihukum, memgabaikan aspek keadilan (kasus nenek dihukum hanya karena memungut 2 buah coklat).
memberikan tuntutan hukuman yg rendah utk teman sejawat (kasus jaksa pinangki).
melakukan penuntutan utk pencitraan (kasus pelaku asabri, pelaku dituntut hukuman mati tapi koruptor² lainnya di kasus lain tidak pernah dituntut hukuman mati)
-judge, (termasuk panitera)
bermain mata, menerima suap,
bisa ditekan massa (kasus ahok)
-lembaga penahanan (penjara)
sel penjara rasa hotel bintnag lima, kerusuhan napi, napi kabur, sipir terima suap, peredaran narkoba dari dalam penjara, dll.

the point is :
harus ada rekrutmen, diklat, pengawasan, dan penindakan utk membentuk profesionalisme dan integritas dari setiap aparat dan lembaga hukum.

kenyataannya : dunia hukum di indonesia adalah seperti hutan belantara, berlaku hukum rimba, siapa yg punya duit dan kkekuasaan dan koneksi bisa "membeli" hukum.
aparat hukum hanya bekerja by-the-book, hanya berdasarkan teknis hukum tapi mengabaikan keadilan.
hanya menegakkan hukum tapi tidak menegakkan keadilan.

rakyat harus menerima apapun yg diberikan aparat/lembaga hukum walau tidak adil

Tony Gede:
Testified...

«§» ??? ?????:
itu hanya khayalan yg sepertinya tidak akan mungkin terjadi
seperti mengharapkan madona jadi pacar gue
????

sengaja dipelihara tetap berantakan agar bisa bermanuver.

Tony Gede:
Btw... Madona?

Umur sampeyan ini berapa?

Jangan2 sama tuwirnya sama mbah Kolik, om Roedy, sama om Fauzi ya? ??? ??? ??? ?????

Kadal Gunung:
muahahahaha detil2 gitu mohon diabaikan, umur boleh tuwir, semangat masih remaja toh

Tony Gede:
Ndak apa2.
Tetap saya anggap komentar yg bagus, terarah, kritis, dan bermutu.

Kadal Gunung:
lebih mungkin madona jadi pacar situ, daripada hal2 diatas jadi kenyataan

Popeye:
Semua sia sia om... mental masyarakat dan pejabat disini kebanyakan mental menadahkan tangan.
No money no action.
No viral no action.
No fasility no action.
+ ajimumpung dan selalu minta dilayani dan gila kuasa dan sekalinya berkuasa mau aman dan nyaman dengan intrik2 yg kelihatannya bagus.

«§» ??? ?????:
itulah karena tidak ada karakter mental moral etika disiplin.
makanya pembangunan bidang pendidikan (pendidikan loh, bukan agama) harus diutamakan.

indonesia lebih mementingkan ekonomi dan agama.
dianggap orang kaya berduit kenyang pasti akan bersikap baik ternyata makin kaya makin korup, makin hedon.
dipikirnya orang beragama pasti akan bersikap baik tapi kenyataannya berkembang intoleran, dan ideology khilafah radikal dan pembodohan masy oleh penjual agama.

Kadal Gunung:
katanya revolusi mental?apa yg sudah dilakukan untuk revolusi mental?

«§» ??? ?????:
lempar janji sembunyi muka

Anton Sihotang:
bener juga sih semua pernyataan diatas, menurut ku ga bisa juga semua diserahkan ke Presiden, toh dia juga ga bisa kerja sendiri, dia harus dibantu oleh orang lain
cuma permasalahannya kebanyakan pembantunya masuk anjing, padahal kalau dipikir pikir semua ada kesatuannya, Polri, TNI, dan ada penegak hukum lainnya, hanya menyelesaiakan segelintir orang pun susahnya minta ampun, masih banyak PR nya negri ini

«§» ??? ?????:
presiden punya kuasa dan wewenang utk mendelegasikan tugas².
sejelek²nya soeharto tapi bisa mengerakkan orang²nya sementara orang²nya jokowi cenderung melawan jokowi, belom lagi kadrun yg selalu melawan jokowi.

TMP2020:
Siapa yg dipilih langsung oleh rakyat ?
Siapa yg menerbitkan PERPU pengganti UU ?
Siapa yg beranggung jawab mengelola APBN ?
Siapa yg memilih dan mengangkat pembantu tsb ?
Siapa yg memberikan target2 kerja kpd pembantu tsb ?
Siapa yg mengevaluasi dan mengawasi pembantu tsb ?
Siapa yg bisa menonaktifkan pembantu tsb ?

Cuma 1 orang dinegri ini, yaitu Presiden, orang paling berkuasa dinegri ini !!

Apabila para pembantu tsb berhasil ato cakap kerjanya, itu adalah prestasi Presiden. Kalo pembantunya pd "masuk anjing", boleh ga kita sebut Presidennya tdk berprestasi ??

Kadal Gunung:
tergantung, kalo menurut pemuja presiden ya gak boleh, sama kayak pemuja gotbener, separah apapun hasilnya, bukan salah gotbener

B-Over:
Bener sih, om. Tapi jangan tutup sebelah mata kalau presiden diberikan hak prerogatif untuk memilih pembantu2nya di kabinet sampai non kabinet. Kinerja para pembantunya kan sangat mudah dimonitor langsung oleh presiden.

Intinya, jika suatu organisasi berjalan timpang yang paling berkompeten mengubah itu ya pimpinannya. Bicara arah pemerintahan suatu negara ya jelas dong spotlightnya ke pimpinan negara yang mengeksekusi jalannya pemerintahan.

Kadal Gunung:
makanya harusnya yg diurusi presiden adalah hal2 yg berskala nasional seperti ini, bukan masalah pembangunan yg bersifat lokal, pembanguman wilayah seharusnya menjadi tanggung jawab gubernurnya masing2, katanya otonomi daerah? kecuali pembangunan skala nasional semacam tol laut atau tol langit, lha kalau bikin waduk, bikin jalan raya? kemana pemerentah daerah setempat?

«§» ??? ?????:
percuma aja otonomi daerah, hanya akan membentuk raja² kecil di daerah.

Kadal Gunung:
nyatanya emang begitu, cuma sibuk memperkaya diri, sok bikin aturan syari sendiri, urusan pembangunan gak mau tahu

Aan Widjaya:
betul bingit, faktanya banyak.

Aan Widjaya:
Betul, di bidang pendidikan, kan lagi digarap ama sob gojek. Kalau dibidang hukum hehe...kayanya kelaut aja deh selama ini. Udah bangga punya pimpinan dr minoritas, eh jebulne ora wanian, ya dikecengin deh ama anak buahnya, ngomongannya doang ekor kepala dipotong, faktanya kagak ada. Mau urusan yg bau agama atau pidana yg lain berlakulah uud.

FAUZi:
Justru wajib memberi masukan agar 'petrus' dihidupkan kembali membasmi kadal gurun .................... hanya itu caranya kalau ingin NKRI mkasih eksis dalam beberapa dekade kedepan

B-Over:
Speechless ya melihat realita seperti itu..
Ketawa aja deh... Hahahahaha

Popeye:
Mumpung tertawa itu belum dilarang atau belum berbayar seperti toilet spbu? ??? ??? ??? ??? ??? ????

B-Over:
??? ??? ??? ???

Pejoeang NKRI:
Itu argumen ala kadrun...  Semua salah jokowi.  Semua hrs Jokowi yg urus.  Klo ada penulis yg menulis tema Sara,  kaum minoritas yg komen tdk ada bedanya ama kadrun. Bole kecewa pd kinerja polri tp ga hrs ditarik ke urusan yg lain. Lbh bgus ksh solusi drpd SARA ato yg lbh miris lg menghina negeri sendiri.

TMP2020:
Kalo Polri Tegas ato berhasil, itu strategi catur Jokowi ya, Prestasi Jokowi ya, Jokowi tepat memilih orang ya. Kalo Polri mengecewakan, ga boleh bawa2 Jokowi ya ??

Koplak lu...

B-Over:
Kalau mengecewakan pasti karena sibeye... Hahaha

«§» ??? ?????:
ketika kadrun membabibuta, sibeye yg disalahkan karena membiarkan kadrun berkembang.

cebong pemuja jokowi pake cara si edan : selalu menyalahkan pihak lain

B-Over:
Mungkin kalau suatu saat sibeye sudah berpulang, yang disalahkan hayam wuruk lagi. Hahahahaha

Popeye:
Itupun sudah haj amwuruk

B-Over:
Hajj Al-Aim wuruk, ya om... Hahaha

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Polri Takut Pada Kaum Intoleran Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/polri-takut-pada-kaum-intoleran-cbdhE6vAmU

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: