You Now Here »

Mendag, Robot Trading, Minyak Dan Kedelai Yang Dimakan Babi Cina  (Read 110 times - 111 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,694
  • Poin: 25.773
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Mendag, Robot Trading, Minyak Dan Kedelai Yang Dimakan Babi Cina
« on: February 23, 2022, 05:28:01 AM »




doodleramen:
Sekelas Mendag tapi bahasanya mirip orang yang tidak lulus sekolah. Bukan hanya itu, datanya juga ngaco. Dari media luar, malah katanya China sudah berusaha mengurangi kadar kedelai dalam pakan babi untuk mengurangi ketergantungan impor dari AS. Artinya dari dulu pakan babi di sana sudah mengandung kedelai, bukan hanya belakangan. Lagian jumlah babi di sana hanya 500 jutaan, kelebihan satu nol itu. Trus, yang menentukan harga itu bukan si babi, tapi pengekspor dari negara2 lain yang menaikkan harga karena permintaan melebihi supply yang ada. Supply vs demand, prinsip ekonomi paling mendasar. Masa sekelas Mendag ngga bisa menjelaskan dengan benar?

Manuel Mw:
Orang Indonesia rebutan soybeans sama babi

Juan:
ketika membangun narasi politik dan menyemai bibit kebencian menjadi lebih utama daripada kerja, maka pak menteri telah lulus mata kuliah Anies-isme.

Martabak Sweet:
Ternyata Indonesia yang negara bagus ini masih nggak bisa mencukupkan kebutuhan kedelai secara lokal. Jadi gini Pak Mendag. Sini saya ajarkan. Daripada sibuk urusin robot trading, mendingan mendag hidupkan perdagangan dalam negeri. Kan di kabinet ada menperin, mentan dan lain-lain. Collab dong, jangan kerja sendiri-sendiri. Bikin penghasil kedelai sendiri di Indonesia sehingga cukup.


Lah yang mengeluarkan kuota import mau bawang, cabai, kedelai kan kemendag. Kalau Indonesia bisa mandiri tanpa import, profit ngemplang monopoli import bahan pangan pokok dan upetinya hilang dong?

Jangan dikira cuma kemenkes dan BUMN yang main gila saat covid.
Kemendag sih sudah puluhan tahun bagi jatah import dan cari uang dari situ.

Tony Gede:
Dari Kemendag periode satu juga udah keliatan mainannya.

Disikat sama Buwas waktu itu, tapi ngelesnya macem2? ???

Akhirnya malah jadi perang di media.

Kadal Gunung:
udah lama kali kalo babi di china dikasih kedele, kok baru sekarang membabihitamkan babi china

Martabak Sweet:
Statement keluar bahwa harga minyak sudah diturunkan. Setelah harga minyak diturunkan, barangnya ghoib sob. Di pasar-pasar, minyak 14 ribu pun juga jarang bisa didapatkan. Warga mengalami manic depression. Mau makan murah saja kok nggak bisa? Saya heran sama pemerintah khususnya mendag.


Ini yang terjadi saat obat obat terkait covid Harga Eceran Tertingginya di setting ngawur rendah, tiba tiba kosong barangnya di Apotek.

Tapi lucunya Harga Eceran Tertinggi obat yang dibuat BIOFARMA DAN ANAK PERUSAHAANNYA selalu rajin diadjust dan tinggi secara relatif.

Tony Gede:
Keliatan polanya ya.

Pas diturunkan paksa sama pemerintah, mereka tahan stok.

Ini rasanya harga naik krn kebutuhan tinggi menjelang lebaran, baru mereka keluarin simpanan stok yg ditimbun.

Martabak Sweet:
Lutfi ini kan 1 geng dengan erick tohir dan sandiaga uno yang sama sama tidak becus kerja.
4 sekawan tolol.

Dulu sudah ngawur tentang masuk mall harus PCR.
Sekarang ngawur dan cari kambing hitam urusan kedelai. Cina kan import kedelai. Kalau Indonesia kekuarang kedelai ya tugas menteri tolol ini untuk cari sourcing dan compete. Atau koordinasi dengan instansi terkait supaya produksi dalam negeri rantai supply dan yield efisien.

Tony Gede:
Betul.

Sekelas kementrian mustinya bisa mengorganisasikan, pake teknologi big data.  Udah jaman modern ini.

Kalo bisa minta agar per wilayah stok dan kebutuhan di pasaran selalu real time, pake AI pasti bisa dilihat polanya.

Lantas bisa keliatan kapan waktunya musti pesan stok di awal, kapan jangan pesan kalau udh menjelang panen.

Jadi jgn impor klo stok dalam negeri hasil panen melimpah, biar petani jangan rugi.

Baru impor kalau emang udah prediksi cadangan akan habis dlm bbrp waktu ke depan.

Jadi harga jg relatif stabil.

Martabak Sweet:
Tidak perlu pakai AI, sebelum AI ada sudah ada disiplinnya untuk memrediksi kapan harus pesan stok. Teknik industry, inventory manajemen sudah mengajarkan itu.
Kalau mereka melakukan itu, nanti upeti dari bagi bagi kuota impornya hilang dong?

TukangTembok:
otaknya si lutpi otak udang, eh babi.

ada data dan buktinya 5 milliar babi diberi makan kedelai?
tadinya tuh babi makan apa?

saya ralat, otaknya otak keledai.

Arif Soetanto:
Sebelumnya dikasih makan otak

Mr. Anonimus:
Maksudnya Pak Menteri, kedelai itu impor tidak bisa ditanam di Indonesia, jadi kurangi konsumsi kedelai... jadi tempe itu sesungguhnya makanan mahal sekelas makanan babi... kurangi makan tempe...

Ari Truth:
Mungkin selain dimakan babi di China, bisa jadi babi2 itu juga menyimpan untuk stok makan mereka karena harga lagi tinggi...

Kayanya mendag harus razia ke gudang2 di China, siapa tau ada babi2 yang kedapatan menimbun kedelai dalam jumlah besar

Hehehe

hoetomo:
Saya hanya bisa ketawa ...........ha ha ha ha ha ha ha
Saya kadang2 senyum sendiri waktu jalan kalau ingat Indonseia , dan  cepat2 tak tutup mulutku takut
disangka orang gila.
Mudah2an aku tidak gila ya he he he he he he

firman proindo:
berarti daging ayam langka karena semua kucing,anjing diberikan makan daging ayam ???? ????

Tony Gede:
Daripada makan tempe, mending sekarang makan babi aja.

Daripada digoreng pake minyak goreng mahal, mending babinya direbus atau dipanggang.

Masih enak kok.

Kalo ga percaya, coba makan babi rebus pake kacang merah.... Hmmmmm? ??? ??? ??? ??? ??? ????

Martabak Sweet:
Geng erick tohir, sandiaga uno, lutfi ini memang isinya orang tolol semua.

Ketagihan pamer ketololan seperti saat memaksa harus PCR untuk masuk mall

Tony Gede:
Satu geng ya pas kuliah dulu mereka2 ini?

Atau satu geng karena sama2 anak orang kaya semua???

Martabak Sweet:
Kuliah dan main bareng di Amerika.

firman proindo:
Kedelai langka karena dimakan oleh babi, daging ayam langka karena untuk makan kucing dan anjing ????

Tony Gede:
Ya udahlah.  Sementara makan sayur rebus dulu aja? ???

Jay:
Jurus ngeles...kerja kagak becus.

Stevanes Ariffin:
Walaupun omongan Mendag pada dasarnya tidak salah juga, karena peningkatan demand kedele gara gara babi di cina kini dikasih makan kedele, maka harga kedele internasional meningkat. Tapi, ungkapan yg bawa bawa babi itu dlm kondisi masyarakat Indonesia yang lagi sensitif gara gara covid, jelas tidak bijaksana. Peningkatan demand kedele oleh Cina belon tentu seluruhnya karena babi. Bisa juga karena demand Tofu (tahu), bukan karena mereka pada sok tahu, maka harga kedele meningkat.

Martabak Sweet:
Salah sekali. Karena babi tersebut bukan kemarin sore baru makan kedelai, tapi sudah puluhan tahun makan kedelai.

Hari ini anda makan 10 ton nasi
10 tahun lalu anda makan 10 ton nasi

Lalu anda berkata, ada peningkatan demand nasi makanya harga naik?

Freez  ????:
Mendag kali ini . masalah harga2 pangan selalu kacau..

rcc bali:
"Mendag ternyata dengan bawahan-bawahannya seperti Bappebti dan OJK"........ baru tahu OJK itu bawahan Mendag? ??? ??? aq kok ngelu

Wanda Bagus Sebastian:
Gak sekalian bubarkan Mendag?

Arif Soetanto:
Sabar sob
Robot trading bakal aktif lagi stl regulasi jadi. Mungkin 3 - 4 bulan lagi

TMP2020:
Saya jadi kasihan sebetulnya sama Presiden Joko Widodo. Mungkin dia nggak bisa kontrol sepenuhnya menteri-menterinya, karena masih banyak kepentingan politik.


Loh knp dikasihani, lelah ato ga mampu ??

irina breach:
Usul : pecat menteri macam beginian. Mentri nggak mutu. Mutunya rendah banget. Alasan : terlalu bodoh

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Mendag, Robot Trading, Minyak Dan Kedelai Yang Dimakan Babi Cina Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/mendag-robot-trading-minyak-dan-kedelai-yang-iWKbrBLhp2

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: